Feng May Series: Fu TianYu Story

Feng May Series: Fu TianYu Story
Menuju ke gunung Art 2



"Nona Feng May sudah dalam perjalanan menuju kegunung art tuan muda," jawab pengawalnya.


Gui Feng mengerutkan dahinya bingung dengan laporan pengawalnya.


"Bukankah kau bilang bahwa May'er pergi kedataran petir dan kawasan serigala hitam? Kenapa ia pergi ke gunung art?" tanya Gui Feng.


"Nona berniat untuk pergi ke kawasan serigala hitam dengan melewati gunung Art tuan muda," jawab pengawalnya.


"Lalu apakah ada alasan lain dia melewati gunung art selain menuju ke kawasan serigala hitam?" tanya Gui Feng.


"Saya tidak tahu dengan pasti rencana nona Feng May tuan muda," jawab pengawalnya.


"Kalau begitu lanjutkan lagi pengawalan mu! Laporkan setiap bulan kegiatan Feng May dalam bentuk dokumen!" perintah Gui Feng.


"Baik tuan muda!" jawab pengawalnya.


"Aku ingin tahu sebenarnya siapa nona Feng ini? Bagaimana bisa tuan muda yang seharusnya hanya fokus dengan pendidikan untuk menjadi kaisar selanjutnya malah lebih memilih mengawasi nona Feng," gumam pengawalnya dengan bingung.


***


Feng May tengah mengamati peta yang didapatnya dari Yu Tu dan naga hitam sesuai dengan yang ada didalam ingatan mereka dan juga buku yang ada di perpustakaan didalam ruang dimensi.


Feng May mengerutkan dahinya.


"Bukankah jalan ini bukan jalan menuju kegunung Art?" tanya Feng May sambil menunjuk jalan yang ada di peta dengan tanda x.


"Dijalan itu ada sedikit kekuatan ku yang tertinggal! Jika kau bisa mendapatkannya kekuatan mental mu akan sedikit lebih kuat dibandingkan orang yang sudah mencapai ranah God," ucap naga hitam.


"Baiklah kalau begitu kita akan lewat jalan ini saja! meskipun sangat berbahaya kita bisa mencobanya," ucap Feng May.


***


Disisi lain Feng Gu dan Zou Jing tengah mempersiapkan diri untuk pergi keluar akademi guna menjalankan misi pemburuan.


"Feng Gu apa kau tahu apa yang dilakukan oleh May'er?" tanya Zou Jing sambil mempersiapkan bekalnya.


"Aku belum menemui May'er sama sekali!" Jawa Feng Gu.


"Bagaimana kalau kita temui May'er sebelum berangkat untuk memburu Jia Kun?" ucap Zou Jing.


Feng Gu nampak berfikir sejenak.


"Oke!" jawab Feng Gu singkat.


Setelah selesai berkemas dan menyimpan barang-barang mereka didalam cincin ruang, keduanya langsung melesat menuju tempat tinggal Feng May.


Sesampainya di rumah Feng May keduanya dibuat bingung lantaran kediaman Feng May nampak senggang.


"Sepertinya May'er tidak ada dirumah! Apa dia pergi menghadiri kelas ya?" tanya Zou Jing.


"Apa kau tidak tahu bahwa saat ini masih dalam waktu libur untuk murid baru!" ucap Feng Gu.


"Lalu dimana May'er? tidak mungkin kan dia pergi untuk menjalankan misi atau mungkin dia pergi ketempat tinggal temannya?" ucap Zou Jing.


Feng Gu mengangkat sebelah alisnya.


"Apa kau pikir Feng May akan pergi berkeliaran saat ia ada waktu untuk berlatih meningkatkan kekuatannya?" ucap Feng Gu.


"Lalu dimana May'er?" tanya Zou Jing.


"Kita hanya saja kepada ketua perguruan atau guru," ucap Feng Gu.


"Apa kau mikir mereka akan memberitahukan kepada kita keberadaan May'er? Mereka pasti akan mengatakan agar kita fokus pada misi kita saja!" ucap Zou Jing.


"Haah 2 orang tua itu tidak akan membuat kita beristirahat walau hanya untuk melihat sekilas wajah adik kesayangan kita itu!" lanjut Zou Jing.


"Kau benar juga! Mungkin yang kau katakan sebelum benar!" ucap Feng Gu.


"Yang mana?" tanya Zou Jing sambil mengendikkan dagunya.


"Kau yakin?" ucap Zou Jing balik bertanya.


Feng Gu tidak menjawab pertanyaan Zou Jing, ia nampak berfikir.


"Ah sudahlah lebih baik kita memfokuskan diri untuk merencanakan penangkapan terhadap Jia Kun itu! Jika May'er memang menjalankan misi mungkin kita bisa bertemu dengannya diperjalanan!" ucap Zou Jing.


Feng Gu hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Kemudian keduanya melesat meninggalkan tempat tinggal Feng May dan kembali ketempat mereka.


***


Feng May telah sampai disebuah tempat yang menuju kearah gunung Art tepatnya ditempat yang telah diberi tanda X oleh naga hitam.


"Apa kau yakin bahwa tempat ini adalah tempat mu meninggalkan kekuatan mu saat itu?" tanya Feng May memastikan.


"Iya!" jawab naga hitam dengan singkat.


"Aku tidak merasakan apapun dari tadi!" ungkap Feng May.


Saat baru tiba ditempat tersebut Feng May memang merasakan sebuah energi yang kuat, Namun bukan kekuatan naga hitam yang ia kenali dari tubuh naga hitam sendiri.


"Tapi ingatan ku masih sangat tajam untuk mengetahui sisa-sisa kekuatan ku sendiri yang tertinggal," ungkap naga hitam.


"Kalau begitu rasakan sendiri kekuatan mu yang tertinggal itu!" perintah Feng May.


Naga hitam terdiam beberapa saat. Ia berusaha untuk mengenali kepingan kekuatan spiritual miliknya. Feng May masih menunggu konfirmasi dari naga hitam, Dan dia pergi menelusuri sekitaran tempat itu.


Feng May melangkah tak tentu arah, seolah-olah ada sesuatu yang menuntunnya untuk berjalan terus kedepan. Langkah Feng May berhenti disebuah kolam teratai yang terlihat indah namun sebenarnya memiliki kandungan racun dan penawar segala racun secara bersamaan.


Feng May mengamati kolam tersebut.


"Ah! aku ingat ini adalah kolam Fujin!" pekik Feng May.


"Kakak!" panggil Yu Tu.


"Kakak!" pekik Jie Yu.


Kui Fey dan Kui Ling ikut keluar dari dalam ruang dimensi. Feng May memandang mereka satu persatu. Naga hitam dan naga emas juga ikut keluar dari dalam ruang dimensi. Kedua naga tersebut berubah kecil dan mendarat dikedua pundak Feng May.


"Hah! ada apa?" tanya Feng May.


"Kolam ini adalah kolam ajaib kan?" tanya Jie Yu.


"Iya! Tapi kita harus memisahkan racun dan penawar didalam kolam ini!" jawab Feng May.


"Bukankah sulit memisahkan racun dan penawarannya?" tanya Kui Fey.


"Tidak sulit! Aku punya caranya!" ungkap Feng May.


Semua mata menatap kearah Feng May, mereka semua mengerjabkan mata kearah Feng May.


"Kalian diam saja disana!" ucap Feng May sambil menunjuk sebuah tempat yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri.


"Aku akan memurnikan air kolam ini dan menyimpan racunnya didalam botol!" lanjut Feng May.


"Dan kau! Lanjutkan pencarian mu untuk menemukan kepingan kekuatan mu!" perintah Feng May kepada naga hitam.


"Hmm," naga hitam berdeham menyahuti perkataan Feng May.


Kemudian semuanya menjalankan perintah Feng May, sedangkan Feng May fokus untuk memurnikan air kolam Fujin.


***


Disisi lain Gui Feng tengah dalam perjalanan menuju ke perguruan Fajar, sebelum itu ia memberikan sebuah surat beserta dengan kotak dan meminta pengawalnya untuk memberikannya kepada Feng May.


Gui Feng juga meminta agar pengawal pribadinya itu meninggalkan minimal 3 orang pengawal untuk mengawal perjalanan Feng May saat menjalankan misi.