
Keesokan harinya...
Feng May bangun dari tidurnya dan merenggangkan otot-ototnya. Ia menoleh kesamping dan melihat bahwa Jie Yu masih tertidur pulas.
"Aku akan berlatih dihalaman belakang kediaman Zou setelah selesai mandi saja," gumam Feng May sambil berdiri dan berjalan menuju kearah meja rias.
Dihalaman belakang...
Feng May mulai mempraktikkan jurus yang didapatnya dari perpustakaan.
"Hyaaaaahh," teriak Feng May bersamaan dengan hancurnya batu besar yang ada dihadapannya.
Batu itu hancur berkeping-keping dan sama sekali tidak ada potongan besar dari batu itu. Sedangkan, dilain tempat Zou Jing dan Feng Gu berlari dengan cepat karena mendengar ledakan yang besar begitu juga dengan pasukan didalam kediaman.
Sesampainya ditempat terjadinya ledakan Feng Gu da Zou Jing tergugu ditempatnya, begitu juga dengan pasukan didalam kediaman. Feng May berbalik dan memandang kearah mereka.
"May'er apa yang kau lakukan?," tanya Feng Gu.
Feng May menatap keadaan disekitarnya, Ia mendapati bahwa tempat dibelakang kediaman Zou sudah sangat hancur karena ledakan yang tidak disengaja olehnya.
"Aku hanya sedang berlatih disini! Siapa sangka bahwa ternyata tempatnya sangat rapuh dan tidak dapat menahan serangan ku," ucap Feng May.
Semua orang menatap kearah Feng May antara percaya dan tidak.
"Kau yang melakukan ini May'er?," tanya Feng Gu sambil menunjuk kekacauan dihadapannya.
"Iya! memangnya kenapa? Apa aku harus mengganti fasilitasnya?" tanya Feng May yang bingung dengan raut wajah orang-orang dihadapannya tersebut.
"Tidak perlu mengganti apapun May'er. Sejak kapan kau bisa beladiri dan juga sudah bisa menggunakan jurus? Lalu jurus apa yang kau gunakan? berapa tenaga yang kau keluarkan? Dan kau sudah ada ditingkatan apa sekarang?" tanya Zou Jing bertubi-tubi.
"Tanyalah satu-satu kau membuat May'er bingung," ucap Feng Gu yang sebenarnya juga ingin menanyakan segala hal yang ditanyakan oleh Zou Jing.
"Aku sudah bisa beladiri sejak beberapa bulan yang lalu," jawab Feng May.
"Lalu kenapa tingkatan mu tidak dapat dilihat seharusnya belum ada ditingkatan yang sama dengan Feng Gu dan aku kan," ucap Zou Jing.
"Aku masih ditingkat energi internal level misterius," jawab Feng May.
Semua orang tercengang mendengar jawaban Feng May.
"Hanya dalam waktu beberapa bulan saja nona lemah Feng itu sudah mencapai tingkat energi dalam tingkat misterius bahkan orang normal saja memerlukan waktu sebanyak 2 tahun untuk sampai energi internal level ekstrem, kemudian memerlukan waktu paling sedikit 6-10 tahun untuk menembus energi internal level bakat kemudian memerlukan waktu paling sedikit 15 tahun untuk memasuki tingkatan misterius dan mereka yang mendapatkan sumber daya masih memerlukan waktu paling sedikit beberapa tahun untuk dapat menembus batasan mereka," mungkin seperti inilah batin orang-orang.
"Apa yang kau lakukan dan makan sampai bisa sekuat itu aku dan Feng Gu yang dikatakan jenius kekaisaran saja memerlukan waktu sebanyak 5 tahun untuk menembus batasan," ucap Zou Jing.
"Entahlah! Aku hanya mengikuti takdir saja," jawab Feng May.
"Hah! Jawaban macam itu yang kau berikan kepada kakak mu ini," ucap Zou Jing setengah berteriak.
"Apa kau mengonsumsi pil yang dapat meningkatkan kekuatan mu dengan cepat?" tanya Feng Gu.
Feng May menoleh menatap Feng Gu. Ia menghembuskan nafas.
"Aku tidak menggunakan pil obat apapun yang dapat meningkatkan kekuatan ku! Aku hanya menggunakan pil tingkat tinggi yang dapat meningkatkan kekuatan fisik ku saja," jawab Feng May.
"Hah! Dari mana kau mendapatkan pil obat tingkat tinggi tersebut?" tanya Zou Jing.
"Pil itu dapat meningkatkan kultivasi kalian menjadi 3 kali lipat tanpa efek samping," ucap Feng May.
"Tunggu May'er dari mana kau mendapatkan pil obat ini?" tanya Feng Gu.
"Aku membuatnya sendiri dan lagi tidak susah juga membuat pil obat tingkat tinggi itu," jawab Feng May sambil berlalu meninggalkan mereka yang masih tercengang mendengar kata-kata Feng May.
"Gu'er sepertinya aku akan menderita penyakit jantung jika May'er terus memberikan kejutan yang tidak pernah kita tebak sebelumnya," ucap Zou Jing.
"Aku tidak menyangka bahwa May'er seorang alkimia tingkat tinggi," ucap Feng Gu.
"Tuan muda maaf jika hamba lancang tapi apakah anda yakin jika nona Feng benar-benar seorang alkimia sekaligus seorang pendekar?" tanya salah seorang prajurit.
"Kami percaya padanya sepenuhnya," ucap Feng Gu dan diangguki oleh Zou Jing.
"Kalian semua kembalilah ketempat kalian dan rahasiakan hal ini," ucap Feng Gu.
"Jika ada diantara kalian yang berani menyebarkan hal ini maka kepala kalian akan jadi sasarannya," ucap Zou Jing dengan senyuman devil.
Semua prajurit merinding dan dengan cepat menganggukkan kepala mereka kemudian kembali ketempat mereka bertugas.
"Senyuman mu itu mengerikan tahu tidak," ucap Feng Gu yang juga merasakan bulu kuduknya berdiri melihat senyuman Zou Jing.
"Memangnya kenapa senyuman ku menawan kok," ucap Zou Jing dengan percaya diri.
"Menawan pala bapak kau tuh," ucap Feng Gu sambil berlalu masuk kedalam kediaman.
"Memangnya kau pernah menatap kepala ayahku? Sopan sekali anda," ucap Zou Jing sambil berjalan menyusul Feng Gu.
Didalam kamar tidur Feng May...
"Memangnya sesulit apa untuk menembus level tingkatan energi internal?" tanya Feng Gu pada Jie Yu dan Yu Tu.
"Kak sebenarnya seperti apa yang dikatakan sulit menurut anda?" tanya Yu Tu.
"Yang menurutku sulit hmmm ketika aku sedang malas mengerjakan sesuatu maka itu terasa sangat sulit untuk ku," jawab Feng May.
Yu Tu dan Jie Yu menepuk jidat mereka.
"Jadi selama ini kakak jarang sekali berlatih karena ia malas. Dan sekalinya berlatih ia bisa menembus 2 tingkat sekaligus," batin Yu Tu menangis mendengar jawaban Feng May.
"Pantas saja kakak Feng May tidak terlalu buru-buru mengejar tingkatan ternyata karena sedang malas berlatih ya," batin Jie Yu yang sudah tahu alasan kenapa Feng May jarang berlatih.
"Kalau guru akademi besar dan juga guru besar kekaisaran pasti menangis mendengar jawaban kakak ku ini," batin Yu Tu dan Jie Yu bersamaan sambil saling tatap.
"Kakak alasan mu jarang berlatih apa karena malas?" tanya Jie Yu.
"Alasannya karena aku tidak ingin buru-buru dan alasan utamanya adalah karena aku sedang sangat malas," jawab Feng May.
"Aku rasa dewa sangat tidak adil," ucap Jie Yu.
Feng May dan Yu Tu memandang kearahnya seolah bertanya kenapa menggunakan tatapan mata.
"Kakak berlatih saat ia benar-benar ingin dan bisa langsung menembus 2 tingkatan sekaligus bahkan tanpa hambatan apapun ditambah lagi ia akan menembus ketingkat Qi level 1. Sedangkan kita harus bersusah payah dan juga menggunakan bantuan pil obat untuk menembus tingkatan ," ucap Jie Yu yang diangguki setuju oleh Yu Tu.