
Mereka bertiga masih saja memperhatikan apa yang dilakukan oleh Feng May, sampai akhirnya ...
“Emm tuan ... Bisakah anda menemani saya ke hilir sungai untuk mandi sebentar?” Ucap seorang gadis dengan tersipu malu.
Feng Gu, Zou Jing, dan Zhi Shen menatap kearah gadis itu kemudian mereka saling pandang “tidak bisa!” Jawab mereka serempak.
“Jika kau ingin pergi ke hilir sungai untuk mandi kau bisa mengajak salah satu temannya bersama dengan seorang pemuda yang memiliki kekuatan yang mumpuni. Dan juga jika ke hilir sungai kau pilih yang paling dekat dari sini agar kami bisa mendeteksi hawa kekuatan kalian dengan begitu kami bisa mengetahui keadaan kalian sebenarnya!” ucap Feng Gu kepadanya.
“baik tuan!” jawabnya dengan raut wajah kecewa yang sangat terlihat jelas. Kemudian dia pergi bersama temannya untuk pergi ke hilir sungai bersama.
“Sepertinya dia ingin menarik perhatian kalian bertiga. Kenapa tidak mengikuti kemauannya agar dia tidak terlalu menunjukkan raut wajah yang tidak enak di pandang begitu!” ucap Feng May yang sudah duduk di samping Zou Jing.
“siapa yang perduli! Aku tidak suka gadis yang pura-pura lemah dan menunjukkan wajah seperti ****** tadi!” ucap Zou Jing.
“Waw mulut mu pedas juga ya! Tapi benar sih yang kau katakan, dia berniat menarik perhatian kita semua yang artinya dia murahan! Benar-benar menjijikkan!” ucap Zhi Shen.
“jaga mulut kalian! Gadis itu adalah anak dari tetua ke-3 akademi Langit dan ku dengar juga keluarganya memiliki janji pernikahan dengan seseorang dari akademi Xiang!” ucap Feng Gu.
Zou Jing, Zhi Shen dan Feng May menatap kearah Feng Gu secara bersamaan “benarkah?” Ucap mereka serempak.
“tentu saja benar! Hanya saja dari info yang ku dapatkan orang itu tidak mau, maksudku gadis itu tidak mau!” ucap Feng Gu. Ke-3 orang di samping Feng Gu mengangguk-anggukkan kepala mereka.
“lalu apa dia berniat menarik perhatiannya kalian agar pernikahannya dibatalkan begitu?” ucap Feng May.
“Kami?” ucap Zou Jing dengan alis bertaut menatap kearah Feng May. Feng May menganggukkan kepalanya “iya! Kalian, kan di antara kalian bertiga yang memiliki status menguntungkan adalah kalian berdua!” ucapnya.
“astaga ... Benar juga! Tapi sayang sekali kami sama sekali tidak tertarik dengannya!” ucap Feng Gu dan dianggukki oleh Zou Jing “mungkin kalau dia seunik diri mu masih bisa dilirik!” ucap Zou Jing.
“kau tertarik dengan may’er?” tanya Zhi Shen dengan aura menggelap disekitarnya. “aku? Tentu saja aku menyukainya, jika ada yang seperti may’er mungkin aku akan mempertimbangkan orang itu untuk menikah dengan ku!” ucapnya.
“berarti kalau tidak ada yang seperti ku, kakak tidak menikah?” tanya Feng May. Zou Jing langsung menoyor kepala Feng May sampai gadis itu mengaduh dan dengan cepat Zhi Shen meletakkan kepala gadis itu dipundaknya sambil di usap-usap.
“jangan sembarangan, kalau tidak ada yang seperti mu bukan berarti aku tidak akan menikah! Aku akan menikah hanya saja tunggu orang lain tepat!” ucap Zou Jing. Yang lainnya pun mengangguk mengerti, Feng Gu langsung berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri Feng May dan Zhi Shen kemudian memisahkan keduanya.
Feng Gu memukul kepala Zhi Shen kemudian diikuti oleh Zou Jing, “jangan tidak sopan dengan ku yang lebih tua dari mu! Kau seharusnya memanggil kakak kalau ingin ku akui sebagai calon adikku! Kau pikir hanya kau saja yang menginginkan adikku, banyak yang menginginkannya bahkan ada juga lamaran dari pangeran kerajaan Long untuknya!” ucap Feng Gu.
“Eh benarkah? Aku tidak menerima surat apapun!” ucap Feng May terkejut. “tentu saja kau tidak menerima surat apapun! Surat-surat yang di kirim kepada mu semuanya harus melalui Feng Gu dan aku, jika surat tersebut memiliki kualifikasi untuk kau terima maka akan kemi berikan! Tapi untuk semua surat lamaran yang datang, semuanya di tolak oleh Feng Gu dengan alasan tidak ada yang cocok untuk mu!” jelas Zou Jing.
“ah ... Ternyata begitu! Ya sudah kalau begitu untuk seterusnya tolong bantuannya ya kak, kalau bisa tolak saja bahkan jika surat itu datang dari kaisar! Selama itu bukan surat yang ditujukan untuk satu keluarga maka jangan beritahu aku!” ucap Feng May.
Feng Gu dan Zou Jing mengangkatnya tangan mereka dan membentuk huruf o untuk membalas ucapan adiknya tersebut. Feng May tersenyum senang melihat jawaban yang diberikan kakaknya, sedangkan Zhi Shen. Laki-laki nampak sangat senang meskipun wajahnya tidak menunjukkan reaksi apapun.
2 hari kemudian ...
“Apa tubuh kalian semua sudah lebih baik?” tanya Feng Gu. “kami semua sudah jauh lebih baik senior Feng, kami sudah bisa melanjutkan perjalanan kembali!” jawab salah satu murid akademi. Feng Gu mengangguk-anggukkan kepalanya “bagus! Kalau begitu sekarang kita melanjutkan perjalanan, dan ingat jika kalian ingin mengambil sesuatu maka beritahu padaku agar kita bisa menunggu kalian. Jadi tidak akan ada yang terpisah di kelompok kita!” Ucapnya dan dianggukki oleh semua murid akademi.
“Bagus! Kalau begitu ayo jalan sekarang!” ucap Zou Jing dan ia pun berjalan lebih dulu kemudian di ikuti oleh semua murid akademi Langit.
“dia semangat sekali! Apa dia berniat untuk membalaskan dendam murid-murid akademi yang terluka karena serangan dari murid akademi lain?” ucap Zhi Shen yang melihat wajah Zou Jing yang berbunga-bunga.
Feng May mengangkat kedua bahunya keatas “entahlah, mungkin saja iya!” ucapnya. Mereka pun berjalan dan sekali-kali berhenti ketika ada seorang murid yang akan mengambil sesuatu seperti bahan herbal, atau apapun yang bisa mereka gunakan untuk meningkatkan kekuatan mereka.
Beberapa saat perjalanan ...
“kenapa sama sekali tidak ada siapapun? Bukankah seharusnya ada setidaknya satu atau 2 kelompok murid dari akademi lain, ini kenapa sama sekali tidak ada siapapun?” ucap Zou Jing.
“Ah .. apa mungkin semuanya sudah keluar dari dunia spirit dan meninggalkan kita didalam sini. Bagaimana kalau kita tidak bisa keluar dari sini?” ucap para murid yang mulai panik.
“sepertinya tidak seperti itu. Jika pintu keluar dari dunia spirit akan tertutup mestinya ada pemberitahuan kepada seluruh siswa yang ada di dalam dunia spirit!” ucap Feng May.
“iya harusnya seperti itu! Sepertinya semua murid dari akademi lain berkumpul di satu titik!” ucap Zhi Shen. “kalau begitu kita cari tahu dimana lokasi mereka berkumpul kan?” ucap Zou Jing.
“Diantara kalian apa ada yang memiliki peta dunia spirit, atau setidaknya informasi tentang ada kejadian apa yang akan terjadi di dunia spirit ini?” ucap Feng Gu kepada semua murid akademi Langit.
“Senior, saya baru ingat sesuatu!” teriak salah satu murid.