Feng May Series: Fu TianYu Story

Feng May Series: Fu TianYu Story
Kejadian tak terduga 2



“Jangan sembarangan bicara! Berani-beraninya kau memfitnah adikku!” ucap Feng Gu marah.


“Sebelumnya May’er baik-baik saja sebelum kau datang dan pura-pura terjatuh! Kau pasti mencampurkan sesuatu kedalam minuman atau makanan adikku!” ucap Zou Jing.


Wajah pelayan tersebut nampak pucat pasi, dadanya bergemuruh dengan kencang.


“Pengawal periksa tubuh pelayan tersebut!” Perintah kaisar.


Pengawal kaisar langsung memeriksa tubuh pelayan tersebut dengan seksama, dan salah satunya menemukan bubuk racun yang tadi dia berikan kepada Feng May. Kemudian pengawal yang masih memeriksa menemukan giok milik Feng Shiya.


“Yang mulia saya menemukan giok milik nona Feng Shiya!” ucap pengawalnya.


Semua orang menatap kearah Feng Shiya, bahkan kaisar memberikan tatapan tajam kearah wanita itu. Feng Shiya langsung bersujud dan mengatakan bahwa dia tidak mengenal pelayan tersebut.


“Yang mulia tolong selidiki lagi masalah ini! Saya tidak bersalah, pelayan ini pasti mencuri barang milik saya. Bukankah tadi dia bilang kalau yang memerintahkannya adalah Feng May!” ucapnya sambil menangis.


“Berani-beraninya kau ingin mencelakai adikku dan sekarang kau bilang kalau adikku ingin meracuni pangeran ke-7 dan selir kaisar!” ucap Feng Gu.


“ Feng May sama sekali tidak pergi dari acara perjamuan yang pergi tadi adalah kau! Dan setelah kau kembali ada kejadian seperti ini!” ucap Zou Jing.


“Bisa saja dia menjebak ku! Dia bertindak seolah-olah dia adalah korban!” ucap Feng Shiya.


“Diamm!! Pengawal periksa semua orang yang tadi meninggalkan perjamuan dan semua pelayan yang ada didalam perjamuan ini!” ucap kaisar.


Pengawal langsung menjalankan perintah kaisar, mereka memeriksa semua orang didalam pesta perjamuan yang pergi sebentar dari perjamuan tadi. Dan semua pelayan ditempat tersebut. Sampai saat pemeriksaan salah seorang pelayan maju kedepan dan memberitahu Kasim sesuatu.


“Ada apa?” tanya Kasim tersebut.


“Anu tuan tadi saya melihat nona Feng Shiya memberikan uang kepada pelayan tersebut dan membisikkan sesuatu sambil memberikan bungkusan putih itu!” ucap pelayan tersebut.


“Kalau begitu kau langsung laporkan kepada yang mulia!” ucap kasim tersebut sambil melangkah menuju kaisar.


“Maaf yang mulia pelayan ini ingin memberikan kesaksian! Ucap kasim.


“Katakanlah!” perintah kaisar.


Kemudian pelayan tersebut menjelaskan semua yang dia lihat saat Feng Shiya memanggil pelayan yang diperintahnya tadi. Dibalik pelukan Feng Gu, nampak Feng May tengah tersenyum tipis mengejek kearah Feng Shiya. Dan sialnya Feng Shiya melihat hal itu. Bahkan Feng May dengan terang-terangan mengacungkan jari tengah kearah Feng Shiya tanpa diketahui oleh orang lain. Feng Shiya yang melihat hal itu menjadi sangat marah kepada Feng May, ia berdiri dan kemudian menyerang Feng May. Dia menyiramkan air keras kewajah Feng May, namun Feng Gu dengan sigap menutupi Feng May.


Feng Shiya makin benci dengan Feng May, ia kemudian maju dan hendak mencakar Feng May. Namun Zou Jing dengan cepat melempar tubuh Feng Shiya agar menjauh dari adiknya.


“Pengawal tangkap nona Feng dan masukkan dia kedalam penjara bawah tanah!” perintah kaisar.


Dengan cepat pengawal menjalankan perintah kaisar. Mereka membawa Feng Shiya kepenjara istana.


“Lepaskan aku!! Dasar kalian orang rendahan berani-beraninya kalian menyentuh tubuhku yang berharga!! Aku adalah nona bangsawan dan juga nona kediaman Feng kalian berani menyeret ku hah!! Lihat saja aku akan membuat perhitungan kepada kalian! Aku akan membuat hidup kalian menderita!! Feng May lihat saja aku akan membalas mu!!” teriak Feng Shiya.


“Apa yang dilakukan oleh nona ke-4 Feng itu? Apa dia mengancam yang mulia kaisar dan semua orang yang hadir dalam perjamuan ini?” ucap seorang bangsawan.


“Dia berani berteriak-teriak seperti itu! Sepertinya dia akan menjadi pembicaraan banyak orang besok!” ucapnya.


“Benar! Saat dia keluar dari penjara dia pasti akan mendekam dikamarnya!” ucap yang lain.


“Hah itu pun kalau dia masih punya malu!” ucap bangsawan yang lain.


Banyak bangsawan yang menertawakan Feng Shiya. Sedangkan Feng May masih dalam sandiwaranya. Ia tersenyum melihat Feng Shiya yang menunjukkan sifat aslinya. Kalau saja dia saat ini sudah kembali kekamarnya dia pasti akan tertawa sampai berguling-guling.


Feng May pun akhirnya pura-pura pingsan agar Feng Gu dan keluarga Zou segera pulang ke kediaman Zou. Dan benar saja bahkan Feng Gu yang panik langsung pergi membawa Feng May tanpa berpamitan, dan akhirnya Zou Jing meminta maaf kepada kaisar dan sekalian pamit kepada kaisar.


Kaisar memaklumi sikap Feng Gu dan mengijinkan mereka untuk kembali lebih dulu dan membiarkan Feng May istirahat. Sedangkan seseorang yang tengah duduk dikursinya sambil minum melihat semua tingkah Feng May dan semua ekspresi yang ditunjukkan oleh Feng May kepada Feng Shiya.


“Ada apa? Kenapa tuan muda Liu ini tersenyum?” tanya temannya.


“Jangan ikut campur!” ucapnya.


Dikediaman Zou tempat tinggal Feng May ...


“Bagaimana keadaan Feng May?” tanya Zou Jing.


“Tabib bilang May’er mungkin akan lebih baik untuk tidak keluar dari kediaman! Racun itu membuat tubuhnya menjadi lemah kembali dan tabib tadi memberikan obat untuk May’er minum saat dia sudah bangun tadi!” ucap Feng Gu.


“Baiklah kalau begitu biarkan May’er istirahat! Kita pergi dan kembali kekamar masing-masing!” ucap paman Zou.


Zou Jing dan Feng Gu pergi kekamar mereka begitu juga dengan paman dan bibi Zou. Saat didepan mereka melihat Ucil dan Jie Yu yang tengah berdiri tegap menjaga pintu kamar Feng May.


“Kalian bisa kembali ke kamar kalian! Aku akan meminta pelayan menyiapkannya!” ucap bibi Zou.


“Tidak usah nyonya! Tugas kami adalah menuruti semua perintah nona Feng May dan kami hanya akan istirahat setelah nona Feng May yang memberi perintah!” jawab Ucil.


“Baiklah kalau begitu!” ucap bibi Zou.


Akhirnya mereka pun pergi dan Ucil dan Jie Yu masih tetap berjaga didepan dengan sikap istirahat ditempat. Bahkan ada kalanya mereka bersandar ditembok dan memejamkan mata. Sedangkan didalam ruangan Feng May tengah tertawa sambi guling-guling diatas kasur, bahkan dia sampai mengeluarkan air matanya karena banyak tertawa.


“Haah ... Benar-benar acara yang menyenangkan! Aku yakin besok kaisar akan mencabut gelar bangsawan bocah bodoh itu dan dia juga akan menghukumnya untuk menghafal kitab Budha atau menjadi biksuni!” ucap Feng May.


Feng May menghirup udara dalam-dalam kemudian ia menidurkan dirinya dan mulai tertidur pulas.


Disisi lain ...


Feng Kui atau kepala keluarga Feng saat ini meminta maaf kepada kaisar karena acara menjadi tidak berjalan lancar akibat ulah Feng Shiya. Dia juga berpamitan kepada kaisar untuk kembali kekediaman Feng lebih awal, dan kaisar mengijinkannya.


Dikediaman Feng ...


Ibu dari Feng Shiya meminta kepada Feng Kui untuk membebaskan anaknya dari penjara.