
Keesokan harinya ...
Feng May bangun pagi-pagi sekali dan mulai berlatih, kalau tidak dia akan mendengar teriakan dan Omelan Zou Jing. Zou Jing dan Feng Gu melihat Feng May sudah berlatih dengan giat dipagi buta. “oh gadis itu sudah rajin berlatih sekarang,” gumam Zou Jing sambil mengangguk-anggukkan kepalanya. Sedangkan Feng Gu, ia duduk sambil minum teh hijau disebuah kursi didekat taman sambil memperhatikan Feng May.
“Apa kita makan disini saja?” Ucap Zou kepada Feng Gu. Laki-laki itu menoleh dan kemudian menganggukkan kepalanya. Tak lama kemudian ia datang dengan membawa makanan untuk mereka bertiga, “may’er kemari! Kita sarapan dulu!!” teriaknya. Feng May menoleh dan kemudian berjalan mendekati tempat kakaknya makan.
Selesai makan, mereka membersihkan sisa makanan dan tempat yang mereka gunakan. Tak lama kemudian muncullah Xiao Zheng datang bersama dengan wanita yang kemaren. “ada apa lagi kalian kemari?” tanya Feng Gu.
“Kami datang untuk menyusul kalian bertiga, kita akan pergi kedunia spirit!” ucapnya. “tunggu sebentar!” ucap Zou Jing. Tak lama setelahnya mereka ber-5 menuju ketempat kepala akademi untuk bertemu dengan murid yang lainnya.
***
Disana juga ada Zhi Shen, laki-laki mendekat kearah Feng May setelah melihat kedatangan perempuan itu. “karena kalian sudah berkumpul maka kita akan segera berangkat menuju dunia spirit!” ucap kepala akademi. “akan ada 3 orang tetua yang akan pergi bersama kalian untuk melindungi kalian, lalu Zou Jing, Feng Gu, Mu Sia dan Xiao Zheng akan menjadi pemimpin kalian. Mereka ber-4 yang akan memastikan kehadiran kalain dan yang bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada kalian didalam dunia spirit. Karena tetua tidak akan bisa masuk kedalam dunia spirit! Jadi kalian harus selalu waspada dan jangan sampai terpisah dari kelompok kalian!” ucap kepala akademi. Setelah pengarahan panjang lebar akhirnya sekitar 20-an orang lebih menuju kedunia spirit.
Dunia spirit ...
Semua tetua disetiap akademi berkumpul disatu titik dan menyuruh semua muridnya untuk mundur kebelakang, karena mereka akan menghancurkan segel dunia spirit. “kita harus memperbaiki segel bersama dengan Agon,” bisik Zhi Shen kepada Feng May. Feng May menatap kearah kemudian menganggukkan kepalanya. Taka lama setelah itu segel hancur dan terdengar suara Agon.
"kalian yang berada ditingkat spiritual diijinkan untuk masuk namun yang berada ditingkatan atasnya akan langsung dikeluarkan dari dunia spirit. Laku kalian dilarang untuk membawa hewan spirit tanpa keinginan hewan spirit itu sendiri dan kalian semua tidak diperkenankan untuk mengambil lebih dari satu tanaman spirit tingkat atas, kalian juga dilarang melakukan pembunuhan baik itu kepada hewan spirit atau kepada sesama manusia. Kalian tidak diijinkan untuk menguras dunia spirit semau kalian, dan jika ada yang berani melanggar maka dia akan langsung dibunuh ditempat yang tubuhnya akan menghilang tidak tersisa!” ucapnya.
“selamat datang,!” ucap Agon tanpa melihat kearah Zhi Shen dan Feng May. Zhi Shen mengajak Feng May duduk disampingnya, dia menarik sebuah kursi untuk wanitanya tersebut “duduklah,” ucapnya kemudian salah seorang pelayan datang dan menuangkan teh untuk Feng May dan Zhi Shen. “bagaimana memantau mereka sedangkan disini sama sekali tidak ada akses apapun? Apa kita menunggu laporan dari hewan spirit?” ucap Feng May.
“Sebentar lagi akan ada akses untuk kita melihat semua kegiatan orang-orang itu!” ucap Agon. “oh ya bagaimana hubungan kalian? Apa sama sekali tidak ada tanda-tanda pewaris yang akan lahir?” tanya Agon yang langsung mendapat lemparan gelas dari Feng May. “jangan sembarangan bicara, mau aku potong lidah mu!” ucapnya kesal. Sedangkan Zhi Shen hanya tersenyum tipis saja.
“Aku harus menikahinya dulu kan baru akan membuat calon pemimpin untuk dunia spirit!” ucapnya yang langsung mendapat tatapan tajam dari Feng May. Agon hanya tertawa mendengar ucapan Zhi Shen dan reaksi Feng May. “sudahlah kalian nikmati saja minum teh dan berbincang-bincang ringan! Jangan memikirkan tentang pernikahan atau apapun! Oh iya karena peraturan yang mengatakan kalau sampai mereka melanggar peraturan maka akan dibunuh ditempat baru saja aku terapkan. Jadi apa kalian bisa melakukannya? Mengendalikan kekuatan dan membunuh mereka jika ada peraturan yang mereka langgar, sedangkan jasad mereka akan langsung menghilang begitu roh mereka meninggalkan tubuh!” ucap Agon.
“Kau membuat peraturan tanpa persiapan apapun?” tanya Feng May. “aku bisa melakukannya! Kau tenanglah jika Agon tidak membuat peraturan seperti itu, maka mereka akan merajalela dengan mengambil semua yang ada didunia spirit!” ucap Zhi Shen kepada Feng May. “terserah kalian saja! Yang pasti semuanya sudah sesuai dengan peraturan dan prosedur dari dunia spirit!” ucap Feng May sambil meminum tehnya.
“Siapkan makanan ringan untuk mereka berdua!” perintah Agon. Pelayan dengan cepat membawa makanan ringan untuk mereka ber-2. Tak lama setelahnya ada beberapa layar yang menampilkan setiap kegiatan dari masing-masing orang. “oh ternyata saat mereka semua masuk kedalam dunia spirit mereka akan terpisah,” ucap Feng May yang baru tahu.
“iya karena itulah mereka membawa alat pelacak agar dapat menemukan keberadaan kawanan mereka! Kau tahukan kalau dunia spirit adalah tempat semua hewan spirit, jika mereka diakui oleh salah satu dari hewan spirit tersebut maka orang itu akan menjadi incaran semua orang. Sebab itulah mereka harus selalu bersama dengan kawanannya!” jelas Zhi Shen.
Feng May hanya ber o ria saja “oh aku ingat kalau kakak ku belum memiliki hewan kontrak, biasanya mereka hanya akan menggunakan aura atau kemampuan jiwa mereka untuk menyerang lawan yang lebih kuat dari mereka!” ucapnya. “mereka ber-2 memiliki kemampuan dan kekuatan jiwa yang kuat pastinya akan mampu menarik minat hewan spirit untuk menjadi teman kontrak mereka, hanya saja belum tentu akan ada yang cocok dengan elemen yang kedua orang itu miliki!” ucap Agon.
“Memangnya kenapa dengan elemen yang dimiliki oleh kakak ku?” tanyanya. “kakak mu memiliki elemen es dan api yang mana kedua elemen bercampur dengan elemen lain dari kekuatan darah, itulah kenapa mereka masih belum memiliki hewan kontrak yang cocok!” jelas Zhi Shen. Feng May mengangguk paham sambil ber o ria. Mereka kembali memperhatikan setiap pergerakan dari masing-masing perguruan.
“sepertinya kakak mencari kita,” ucap Feng May. “menilik dari kepribadian dan kekuatan garis keturunan Feng Gu dia mungkin cocok dengan satu hewan,” ucap Zhi Shen sambil mengamati baik-baik kemampuan Feng Gu. Feng May menoleh begitu juga dengan Agon “siapa?” Mereka berucap bersamaan.