
“cih! Hanya seperti itu saja? Aku bahkan bisa lebih kejam darinya!” Ucapnya.
Laki-laki itu menatap kearahnya sambil tersenyum meremehkan “kau benar! Mungkin kau bisa lebih kejam darinya! Tapi apa kau bisa begitu mempesona sepertinya, gadis itu terlihat seperti kupu-kupu yang indah karena terkena sinar matahari atau bulan. Namun dia sangat beracun dan sulit didekati, itu adalah hal menarik bagi lawan jenisnya. Lalu menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi seseorang yang memiliki jiwa yang mudah tertantang!” Jelasnya panjang lebar.
“huh, bukankah selama ini banyak pria yang mendekati ku! Bahkan banyak dari mereka yang memiliki kekuasaan!” ucap wanita itu masih menyombongkan dirinya.
Laki-laki itu tersenyum tipis “kau benar! Kau dan dia sama-sama banyak diminati. Perbedaannya adalah kau mudah didekati karena ingin memanfaatkan posisi yang mereka miliki, sedangkan gadis itu ... Tidak ada yang berani mendekatinya meskipun mereka sangat ingin! Seperti yang ku katakan sebelumnya, dia seperti seekor kupu-kupu yang bersinar indah saat terkena terpaan matahari atau rembulan namun sangatlah beracun!” ucapnya.
“sampai kapan pun kau tidak akan pernah dapat mendekatinya, bahkan kau tidak akan dapat menyentuh seujung rambutnya!” lanjutnya. Wanita itu mendengus kesal dan marah dengan wanita yang berulang kali dipuji oleh laki-laki didepannya. “jangan sekali-kali mengusiknya kalau kau ingin hidup dengan tenang!” ucapnya kemudian laki-laki itu meninggalkannya tempat tersebut.
“wanita yang kau maksud itu pasti akan aku permalukan sampai dia tidak akan berani menunjukkan wajahnya lagi!” gumamnya.
Disisi lain ...
“Kapan kita akan bergerak mencari tahu tentang orang-orang dari dunia kegelapan itu? Kenapa kita hanya diam saja disini dan sama sekali tidak melakukan apapun?!” gerutu Zou Jing yang sudah bosan. Feng Gu dan Zhi Shen secara bersamaan memukul lengan Zou Jing sampai laki-laki itu mengaduh kesakitan. “auuh ... Benar-benar ya kalian ini, kenapa sekarang kalian berdua sangat kompak dan sama-sama menindasku!” ucap Zou Jing tidak terima akan pukulan dia terima.
“Kau tidak bisa diam ya! Kenapa selalu saja membuat ku geram? Apa kau tidak bisa bersabar?!” ucap Feng Gu. Feng May menatap kearah 3 orang yang sudah mengganggu latihannya. “kapan aku dapat menerobos tingkatan ku jika mereka terus saja mengganggu ku seperti ini?!” batinnya.
Kemudian Feng May memutuskan untuk meninggalkan mereka dan mencari tempat ternyaman dan sunyi disekitar tempat sebelumnya.
Feng May melihat sekitar kemudian menganggukkan kepalanya beberapa kali “sepertinya ini tempat yang nyaman dan aman untuk berlatih, yang pasti jauh dari gangguan 3 orang laki-laki itu! Jie Yu dan Lin kalian keluarlah!” ucap Feng May.
Jie Yu dan Lin keluar dengan mengerucutkan bibir mereka, “kenapa bibir kalian seperti itu?” tanya Feng May bingung. “kami sebal! Bisa-bisanya kakak melupakan kami, bukan saat ini Ucil, Yu Tu dan yang lainnya menggerutu karena kakak hanya sibuk dengan orang-orang di dunia spirit ini!” jawab jie Yu.
“bukankah aku selalu bertanya kepada kalian, apa kalian berniat keluar dari dalam ruang dimensi atau tidak? Dan jawaban kalian adalah tidak! Kalian juga menjawabnya dengan sangat tegas, jadi bagaimana bisa aku memaksakan kehendak ku!” ucap Feng May.
“Kan kakak bisa membujuk kami!” ucap jie Yu. Feng May mengangkat sebelah alisnya “memangnya kalau aku bujuk kalian mau? Sepertinya jawaban kalian masih tetap sama, kalian juga berasalan kalau kalian terlalu lemah dan sama sekali tidak dapat menjadi bala bantuan untuk ku! Dan juga naga hitam dan emas sama sekali belum terbangun!” ucap Feng May.
Jie Yu dan Lin saling pandang selama beberapa detik, kemudian mereka kembali menatap kearah Feng May. “kakak yakin akan menggunakan tanaman itu? Kakak tahu kan kalau tanaman itu beracun, dan sama sekali tidak ada penawarnya! Belum lagi tingkatan kakak saat ini, meskipun kakak adalah level spirit tingkat pertama namun tetap saja akan berbahaya jika kakak menggunakan tanaman chamoile sembarangan!” jelas Lin.
Feng mengangguk-anggukkan kepalanya “kau benar! Dan aku tahu efek samping dari pemakaian tanaman ini! Namun tetap saja, tidak ada salahnya kalau ingin mencobanya kan? Dan lagi saat seseorang memasuki jalan kultivasi mereka harus siap sedia dengan kemungkinan yang akan mereka alami. Aku ingin menjadi kuat, sangat kuat sampai orang-orang akan takut hanya dengan mendengar namaku disebut!” ucap Feng May dengan sorot mata yang tajam dan penuh keyakinan.
“sangat mirip! Lihatlah tuan Yang, keturunan sangat mirip dengan mu. Sama sekali tidak ada keraguan didalam hatinya! Aku akan mengabdi padanya sama seperti saat aku mengabdi padamu dulu, aku akan menjaganya dan setelah waktunya tepat aku akan memberitahunya mengenai garis keturunan keluarga kaisar Yang didalam dirinya. Aku berjanji akan menjaga penerus tahta sesungguhnya kekaisaran Bulan perak!” batin Lin.
“Kalau begitu terserah anda saja nona, kami akan menjaga anda disini!” ucap Lin. Feng May berbalik dan menatap kearah 2 hewan berbeda garis keturunan tersebut. Dia tersenyum sangat ceria seperti sinar matahari berada tepat di belakangnya “terima kasih!” ucapnya.
Setelah itu Feng May mulai berlatih dengan serius, dan jie Yu juga Lin berjaga-jaga disekitar tempatnya.
1 jam kemudian ...
Lin Dan Jie Yu merasakan kehadiran seseorang, mereka pun bersiap-siap menyerang dan segera berdiri didepan Feng May yang masih belum menyelesaikan latihannya. Tak lama kemudian sosok laki-laki dan perempuan datang dan menatap kearah Feng May dengan 2 kucing yang sedang berjaga.
“Ku kira apa yang ada disini, ternyata hanya 2 ekor kucing yang sedang berjaga-jaga didepan seorang gadis!” ucap si laki-laki sambil menghembuskan nafas lega.
“Ahhh ... Kak lihatlah 2 kucing itu sangat lucu, aku ingin membawa mereka pulang!” ucap si wanita sambil berjalan mendekat kearah Lin Dan Jie Yu.
Jie Yu dan Lin menggeram kearah laki-laki dan perempuan itu, “grrrr ....” perempuan itu semakin mendekat dan akhirnya berhasil menangkap Jie Yu. Kemudian ia menatap kearah kakaknya, “kak lihatlah dia sangat cantik kan! Aku ingin memilikinya!” ucapnya dengan senyum ceria.
“Kembalikan! Itu bukan milikmu, kau tidak lihat perempuan yang sedang mereka jaga adalah pemilik kedua kucing itu,” ucap si laki-laki dengan nada lemah lembut.
Gadis itu terlihat merengut mendengar ucapan kakaknya “nanti akan kakak belikan saat kembali ke ibukota! Sekarang kembalikan kucing itu dan kita pergi, Jangan mengganggu latihan nona muda itu!” ucap si laki-laki dengan sangat lembut berusaha memberikan pengertian kepada adiknya.
“Tapi ini sangat lucu kak, tidak ada yang menjual kucing seperti ini di ibukota!” ucapnya sambil terus memegangi Jie Yu.