Feng May Series: Fu TianYu Story

Feng May Series: Fu TianYu Story
Episode 100



Feng Gu mengerutkan keningnya, “jangan berputus asa seperti itu, siapa yang akan menjaga anak mu kalau bukan kau sendiri!” Ucap Zou Jing. “Anak ku menyukai mu, mungkin kau bisa ku percaya untuk menjaganya! Tolong jaga dia untukku!” Ucapnya kemudian induk menghilang dan menjadi serpihan yang menutrisi dunia spirit.


Feng Gu menatap kearah hewan kecil yang tengah bersedih itu karena ditinggal mati oleh induknya, dia mengelus lembut kepala hewan itu sambil tersenyum “tenanglah, kami akan menjadi keluarga mu mulai sekarang!” ucapnya.


FLASHBACK END ...


“seperti itulah! Aku tidak tahu siapa saja pendekar itu, namun yang pasti mereka bukan dari daratan ini!” ucap Feng Gu. Feng May geram mendengar cerita Feng Gu tentang salah satu hewan spirit yang dikroyok oleh beberapa pendekar yang datang tanpa diketahui dari mana asalnya. Tak lama kemudian beberapa orang datang dan mereka melihat rombongan Feng May.


“sepertinya mereka yang mengambil buah hukum, dan lihat disana! Bukankah itu anak hewan spirit, bagaimana mereka mendapatkan?”


Feng May menatap kearah mereka, pandangannya berkilat-kilat terlihat kemarahan dikedua bola mata gadis itu. “jangan gegabah!” ucap Zhi Shen. “mereka harusnya mati karena keserakahan mereka!” ucap Feng May. “kau benar, namun saat ini prioritas kita adalah melindungi anak hewan spirit itu dan Zou Jing yang masih menyerap buah hukum! Kalau kau menyerang mereka dalam keadaan marah, mereka akan menemukan kelemahan mu dan menjadikan mu sebagai sandera!” ucap Zhi Shen.


“tenanglah, aku akan menggunakan hukum petir untuk menghalau pergerakan mereka. Dan kau buat formasi kamuflase untuk menipu mereka! Sekalian kita cari cara untuk mengikat mereka sekau agar tidak mengganggu kita!” ucap Zhi Shen. Feng May meredam amarahnya dan menganggukkan kepalanya menyetujui usul Zhi Shen.


“lalu? Aku? Apa yang harus aku lakukan? Tidak mungkin kan aku diam saja!” ucap Feng Gu. “kakak bantu aku jaga kak Zou Jing dan anak hewan spirit itu dari belakang sekalian membuat pertahanan!” ucap Feng May dan dianggukki oleh Feng Gu. Zhi Shen berdiri didepan Feng May, dan Feng Gu berdiri dibelakang Zou Jing yang masih menyerap buah hukum. Dan Zhi Shen langsung menyerang tanpa memperkenalkan diri atau basa-basi.


“sialan! Apa kau ingin aku menghancurkan tangan mu hah?!” teriak salah seorang dari mereka yang berbadan paling besar.


“kita patahkan langsung saja kak kedua tangannya kemudian menghancurkan kultivasinya! Biar dia jadi orang tidak berguna!” ucap temannya.


“benar kak, kemudian kita bisa memiliki hewan spirit itu dan wanita cantik yang bersama dengan mereka!” ucapnya sambil tertawa.


Zhi Shen semakin geram mendengar ocehan mereka dan dia pun mengarahkan pisau kecil yang terselip di pinggangnya kearah orang itu dan langsung menancap dikepala orang itu. Kemudian Zhi Shen menarik pisau kecilnya. “heh hanya dengan orang-orang seperti kalian berani menginginkan wanita ku!” ucapnya dengan tatapan tajam yang mengintimidasi. Dan akhirnya mereka terlibat pertarungan dijarak jauh, Zhi Shen mempertahankan posisinya yang berdiri didepan Feng May.


Tak lama kemudian Feng May memanggil harimau putih dan kilin api peliharaan nya untuk membantunya. Kedua hewan itu langsung menyerang orang-orang yang hendak menargetkan Feng May. Kilin juga membantu Feng Gu untuk memperkuat perisai yang dibuatnya dan juga membantu menambah kekuatan qi didalam tubu Feng Gu, karena Feng Gu adalah yang paling lemah didalam kelompok tersebut meskipun dalam tingkatan Feng May adalah yang terbawa.


Selama beberapa saat mengulur waktu akhirnya Feng May sudah berhasil membuat teknik kamuflase dan segera menggunakannya, dan kemudian terdengar suara ledakan dan dibarengi dengan datangnya asap yang hitam pekat. Setelah asap itu hilang Feng May dan yang lainnya juga ikut menghilang.


“uhuk .. uhuk .. dimana mereka semua? Bisa-bisanya mereka menghilang begitu saja!” ucapnya.


“Cih! Dasar orang-orang pengecut! Lagak laki-laki itu seperti dia yang paling kuat saja, padahal juga hanya orang tidak berguna! Kalau aku bertemu lagi dengannya akan aku remukkan kepalanya dan memperkosa wanitanya didepannya!” ucapnya marah.


Mereka pun pergi meninggalkan tempat itu setelah menyusuri semua tempat disana dan tidak menemukan apapun. “ayo pergi dari sini! Sudah tidak ada apapun disini!” ucapnya sambil berjalan menjauh lebih dulu.


Setelah kepergian orang-orang itu, Zhi Shen melampiaskan amarahnya “lihat saja jika aku bertemu dengan orang-orang itu, akan aku potong lidahnya dan kepalanya! Kau juga kenapa lama sekali hah bangunnya hah?!! Jika bukan karena mempertimbangkan keselamatan mu aku sudah mematahkan leher mereka semua!” teriak Zhi Shen kepada Zou Jing yang masih belum bangun.


“sudahlah, kenapa kau marah-marah pada kakak ku! Nanti kalau ketemu lagi kau bisa membantu mereka menghadap malaikat maut!” ucap Feng May sambil melemparkan sepatu yang dipakainya kearah Zhi Shen. Zhi Shen menarik nafas dalam-dalam, kemudian mengambil sepatu Feng May dan memakaikannya. “tenanglah sebentar lagi kak Zou Jing akan sadar! Dan lagi menyerap intisari kekuatan hukum dari buah hukum sebab dan akibat tidaklah gampang, dia harus memahami hukum sebab dan akibat dulu baru bisa menyerap intisari buah tersebut!” ucap Feng May dan dianggukki oleh Zhi Shen.


Feng May memangku hewan spirit kecil milik Zou Jing, dan memerintahkan kedua hewan peliharaannya untuk kembali kedalam ruang dimensi dan berlatih. “kalian berdua kembalilah berlatih!” ucapnya tanpa perasaan. “kau ini kejam sekali kak, bisa-bisanya baru memanggil kita sudah disuruh bertarung! Sudah gitu selesai bertarung langsung disuruh kembali untuk berlatih!” ucapnya dan dianggukki oleh kilin.


Feng May langsung menarik paksa mereka masuk kedalam ruang dimensi. “sepertinya kau kesal melihat 2 hewan peliharaan mu itu!” ucap Zhi Shen. Feng May menatap kearahnya “siapa yang tidak kesal kalau mereka begitu kurang ajar padahal aku majikan mereka!” ucap Feng May. “mungkin mereka mengganggap mu sebagai teman atau sebagai saudara, itulah kenapa mereka bersikap santai padamu!” ucap Zhi Shen sambil merangkul Feng May dan meletakkan kepala gadis itu dipundaknya.


Feng Gu yang melihat hal itu dengan cepat duduk ditengah-tengah dan meletakkan kepala adiknya di pangkuannya. “tidak baik laki-laki dan perempuan yang tidak punya HUBUNGAN KHUSUS bermesraan! Karena aku KAKAKNYA jadi aku lebih punya HAK untuk melindungi adikku dari ORANG SEPERTI MU!!” ucap Feng Gu sambil tersenyum.