Feng May Series: Fu TianYu Story

Feng May Series: Fu TianYu Story
Menemukan Feng May



“Angela apa yang kau lakukan?” Feng May dan wanita didepannya menoleh dan menatap kearah seorang laki-laki yang berjalan cepat menuju kearah 2 wanita tersebut. Wanita yang dipanggil angela itu langsung berhambur memeluk laki-laki itu “kakak!!” Teriaknya sambil berlari.


“Apa yang kau lakukan Angela? Lepaskan wanita itu! Kau mau terkena hukuman?!” Ucapnya sambil menatap tajam kearah adiknya. Angela merengut mendengar ucapan kakaknya, namun ia tetap menjalankan perintah kakak. Setelah Feng May lepas dari ikatannya dia berdiri dan memijat pergelangan tangannya yang terasa sedikit pegal.


“aku tidak tahu kalau kau punya adik, wajah kalian sama sekali tidak mirip. Apa benar dia adikmu?” tanya Feng May kepada Agon. Agon menatap kearah Feng May dan meminta maaf kepada gadis itu, dia juga menyuruh adiknya untuk meminta maaf. “aku minta maaf karena tidak memperhatikan keadaan dunia spirit yang sedang kacau,” ucapnya.


“Tidak masalah! Aku juga baru tahu soal ini dari singa ungu taring emas, jadi aku langsung datang kemari. Namun sebelum melakukan penyelidikan aku sudah diculik dan disekap di daerah tempat tinggal ular piton Forbes!” ucap Feng May.


“Dia adalah piton Forbes itu, leluhurnya adalah teman leluhurku. Jadi kami cukup dekat,” ucap Agon. “oh apa kalian punya kontrak pernikahan?” tanya Feng May. Karena Angela menatap Feng May seperti musuh bebuyutan dan ia berusaha melindungi miliknya, gadis itu bahkan menatap sinis kearah Feng May.


“kami sama sekali tidak memiliki kontrak pernikahan, lalu aku sudah menemukan seseorang yang akan menemani sisa umur ku!” jawabnya. “oh kalau begitu kau harus segera menikahinya dan jangan lupa mengundang ku!” ucap Feng May.


Angel menatap tidak percaya kearah Agon dia juga menatap tajam kearah Feng May yang menyuruh Agon agar menikahi orang yang dia sukai. “kak siapa dia?!” tanyanya tidak suka. Agon menatap kearah Angela “dia adalah ratu dunia spirit!” jawab Agon.


Feng May menguap “aku ingin tidur, kau hubungi Zhi Shen agar menemuiku!” ucapnya dan dianggukki oleh Agon. “apa kau lebih sering tidur sekarang?” Tanyanya namun tidak mendapatkan jawaban sebab Feng May sudah tertidur pulas. Agon geleng-geleng kepala dan kemudian dia menghubungi Zhi Shen dan menuntun laki-laki itu menuju tempat tinggal Angela.


Disisi lain ...


Zhi Shen mendapat pesan suara dari Agon dan dia pun menyuruh agar Feng Gu dan Zou Jing mengikutinya. “kalian berdua ikuti aku, aku sudah menemukan lokasi may’er!” ucapnya. Feng Gu dan Zou Jing menatap kearah Zhi Shen “apa kau benar-benar sudah menemukan keberadaan may’er?” tanya Feng Gu dan mendapatkan anggukan kepala dari Zhi Shen.


Mereka pun berjalan sesuai arahan Agon, tak lama kemudian mereka menemukan sebuah goa besar. “sepertinya ini tempatnya, tapi ... Kenapa sangat mudah ditemukan!” ucap Zou Jing. “formasinya sudah dibuka!” jawab Zhi Shen.


Mereka bertiga masuk kedalam dan menelusuri goa tersebut hingga akhirnya menemukan Feng May yang sudah tertidur pulas. Mereka langsung melihat keadaan Feng May dan seluruh tubuh Feng May “dia baik-baik saja!” ucap Agon yang dari tadi melihat kearah Feng Gu dan Zou Jing yang terlihat khawatir.


“siapa yang kau maksud wanita mu? Kau pikir may’er menyukai mu!” ucap Zou Jing. Zhi Shen hanya mengangkat kedua bahunya keatas. “dia baik-baik saja, oh iya apa kalian menemukan sesuatu saat menyelidiki mengenai air sungai itu?” tanya Agon.


“Kami menemukan ada sebuah racun didalam air sungai, itulah penyebab kegilaan pada hewan spirit!” ucap Agon. “aku menyelidiki masalah ini dan menemukan bahwa orang yang memberikan racun adalah orang dari dunia kegelapan dan mereka menggunakan racun itu untuk mengendalikan pikiran para hewan spirit!” ucap Angela.


“apa kau sudah mencobanya mangkanya tahu?!” ucap Zhi Shen. “aku bilang aku sudah menyelidikinya!” ucap Angela kesal. “kenapa kau tidak langsung melaporkannya padaku, dan juga tidak menangkap orang dari dunia kegelapan itu?” tanya Agon.


Angela menatap kearah Agon “kakak sedang berlatih dan fokus pada latihan ku agar kau bisa menerobos tingkatan. Aku tidak ingin membebani mu!” ucap Angela. Agon mengela nafas mendengar ucapan Angela “lain kali langsung laporkan padaku jika ada masalah seperti ini!” ucap Agon dan dianggukki oleh Angela.


“Lalu kau akan bagaimana mengatasi hal ini?” tanya Feng Gu kepada Agon. Agon menatap kearah Feng Gu “aku akan berusaha menangkap mereka dan menormalkan kembali hewan spirit yang sempat menggila, sekaligus membersihkan air sungai dari racun!” ucapnya.


“masalah membersihkan air sungai itu biar may’er saja, lalu yang menormalkan kembali pikiran hewan spirit laki-laki itu bisa melakukannya!” ucap Zhi Shen sambil menunjuk Feng Gu. “kau fokuslah berlatih agar dapat menghadapi orang-orang dari dunia kegelapan itu!” lanjutnya. Agon menganggukkan kepalanya “baiklah kalau begitu, terima kasih! Aku serahkan semuanya kepada kalian, mohon bantuannya!” ucapnya.


Setelah itu mereka beristirahat sambil menunggu Feng May bangun dari tidurnya, 2 jam kemudian Feng May melenguh dan bangun dari tidurnya. Dia melihat kearah 3 orang laki-laki yang tengah tertidur sambil duduk didekatnya “mereka menunggu ku? Ah tidur ku nyenyak sekali, sepertinya aku harus mencari tahu masalah didalam tubuh ku. Hanya perjalanan sedikit saja aku sudah lelah, benar-benar sangat lemah!” gumamnya sambil merenggangkan otot-ototnya.


Zhi Shen membuka matanya dan menatap kearah Feng May yang sudah bangun “apa kau baik-baik saja? Kau sekarang jadi sering tidur!” ucapnya. Feng May menatap kearah Zhi Shen “apa tidur mu nyenyak?” tanyanya. “tidak badan ku pegal-pegal tidur disini, lebih nyaman tidur diatas kasur! Atau kau mau tidur dengan ku. Dimana saja pasti nyaman!” ucapnya.


Namun tak lama setelah Zhi Shen bicara seperti sebuah sepatu mengenai wajahnya “aku membantu mu membunuh seekor nyamuk yang hinggap di wajah jelek mu!” ucap Zou Jing. Zhi Shen berdecak mendengar alasan Zou Jing “ck bilang saja kau iri!” ucapnya dan kemudian sekali lagi sebuah sepatu mendarat diwajahnya.


“kau sepertinya tidak pernah mendapatkan pelajaran tata krama dan sopan santun!” ucap Feng Gu. Zhi Shen kembali berdecak dan menatap tajam kearah 2 orang laki-laki itu. “may’er kau akan kemana?” tanya Zou Jing. Feng May menatap kearah Zou Jing “aku ingin berburu untuk membuat makan malam!” jawabnya.


“kau mau membunuh hewan spirit hah?!” teriak Angela.