
"Jangan banyak bicara cepat selesaikan masalah ini dulu baru menggerutu!" ucap Kui Ling.
Mereka kembali menghadang serangan yang menuju kearah mereka.
"Kita satukan kekuatan dan membuat pelindung yang dapat melindungi semuanya jika seperti ini terus kita akan kehabisan qi dan tenaga sebelum bocah ini menyelesaikan pekerjaannya!" teriak naga emas.
Yang lainnya mengangguk dan segera berkumpul kemudian menyatukan kekuatan mereka dan membuat pelindung untuk semuanya. Mereka duduk bersila dengan formasi yang sudah ditentukan.
Didepan ada YuTu, dibelakangnya ada Jie Yu, dan Kui bersaudara, dan terakhir ada naga emas dan naga hitam. Mereka memusatkan konsentrasi sekalian menyerap qi murni disekitar untuk memperkuat pelindung yang mereka buat.
Sedangkan Feng May yang masih dalam pencarian mencari titik pusat formasi mengalami sedikit kendala yang membuatnya harus menghadapi ilusi.
Feng May melihat aura membunuh yang sangat kental sampai membuatnya sedikit tertegun.
"Berapa banyak orang yang sudah dibunuh oleh pembuat formasi ini sampai ada aura pembunuh didalam formasinya atau sebenarnya ini adalah aku sendiri?" ucap Feng May sedikit bingung.
Feng May berusaha tenang ia juga tidak mengeluarkan auranya sama sekali.
"Tidak masalah ini hanyalah sebuah ilusi!" gumam Xana sambil melangkah maju kedepan.
Setalah itu aura membunuh itu hilang. Feng May menghela nafas panjang dan menghembuskan perlahan.
"Oke aku harus maju kedepan dan mencari ujung dari formasi ini!" ucap Feng May.
Feng May berhasil melewati setiap rintangan yang ada didalam formasi tersebut.
Didunia nyata...
Yu Tu dkk masih berusaha menahan serangan dengan perisai mereka, sesekali Yu Tu atau yang lain batuk darah karena hampir mencapai batas. Untungnya Yu Tu membawa pil darah yang dibuat oleh Feng May untuk memperkuat fisik dan pil embun untuk memperkuat qi didalam tubuh.
2 jam kemudian Yu Tu dan yang lainnya hampir tumbang disaat bersamaan Feng May sudah berhasil menemukan titik pusat formasi dan ia langsung menghancurkannya dengan sekali hantaman. Feng May terkejut saat melihat keadaan Yu Tu dan yang lain.
"Ternyata kalian melindungi ku dengan pelindung ini ya?" gumam Feng May.
Dengan cepat Feng May membantu pemulihan teman-temannya.
Didunia spirit...
Feng May yang sudah selesai menjalani tes akhirnya bisa keluar dari dunia spirit tersebut.
"Anda akan menuju kemana nona?" tanya Ucil.
"Anda menuju ke ibukota langsung nona?" tanya Ucil.
"Yah!" jawab Feng May.
Ucil mengikuti langkah Feng May dan mereka berjalan menuju kearah ibukota kerajaan Langit.
Kembali kedaerah dataran petir hitam...
Selesai mengobati teman-temannya Feng May membawa mereka menuju kekediaman didalam gelang dimensi dan membiarkan mereka beristirahat untuk memulihkan keadaan.
Feng May kembali kedataran petir hitam dan mulai mendekati kabut ungu yang ternyata berada dibelakang Feng May bermeditasi.
"Benar-benar menyusahkan!" ucap Feng May.
Dengan cepat Feng May membabat semua daun kabut ungu dan ia melihat pohon kabut tersebut. Feng May memiringkan kepalanya berusaha untuk mengobrak-abrik isi kepalanya.
"Seingat ku ada jurus yang dapat digunakan untuk membuat senjata langsung dengan menyerap bahannya tapi apa ya? Otak ku sepertinya sedang loading karena digunakan terlalu banyak berfikir untuk memecahkan formasi!" gumam Feng May masih dengan berfikir.
"Ah akhirnya ketemu juga! Hukum langit dan bumi!" pekik Feng May.
Feng May memfokuskan dirinya untuk menyerap kekuatan langit dan bumi serta menggabungkan hukum yang ada di benua tersebut. Berulang kali Feng May menghirup nafas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan.
Setelah 1 jam lamanya akhirnya kekuatan langit dan bumi berkumpul didantian milik Feng May. Ia membuka matanya perlahan dan mulai menyerap pohon bambu kabut tersebut, kekuatan didalam bambu kabut ditambah dengan hukum langit dan bumi membuat senjata yang tercipta menjadi sangat kuat.
"Ini...," gumam Feng May saat senjatanya sudah terbentuk.
***
Dan senjata yang dimiliki oleh Feng May adalah...
Jeng... jeng... jeng..
Sabar ya nunggu cerita author update 😁
See you...😘
Bye.. bye...👋