Young Mama

Young Mama
Bab 11: ~Kisah Perjalanan Keano (2)~



Keluar dari perusahaan besar Hayashi, Hiroshi masih sedikit ketakutan. Bagaimana bisa dia meminta perusahaan untuk membayar jasanya. Ia tak habis pikir dengan jalan pikiran temannya itu, ia kira temannya adalah sosok yang lembut, ternyata penuh dengan misteri.


"Kau tadi sangat mengagetkanku Keano." Dengan gemetar dia mencoba meminta penjelasan kepada Keano.


"Aku tak suka di remehkan. Aku membantunya ikhlas namun dia malah memandang rendah, sekalian saja aku meminta harga yang setimpal." jawab enteng Keano.


Mendengar jawaban dari Keano, Hiroshi hanya menggelengkan kepala. Satu fakta lagi yang ia ketahui tentang temannya, ia harus mencatat dalam memorinya.


"Lebih baik kita makan dulu, aku sungguh sangat terkejut membuat energiku terkuras habis."


Keano hanya memutar bola matanya, ia sangat tau Hiroshi, itu hanyalah alasan dia belaka.


.


.


.


Waktu sudah berjalan beberapa hari dari saat Keano menerima tantangan tuan Hayashi. Dan hari ini saatnya tantangan di mulai. Tanpa keano ketahui, tes yang akan di berikan oleh tuan Hayashi sangatlan berat. Bahkan kalau sampai tak kuat, nyawalah taruhannya.


"Perlu kalian ketahui anak muda. Perusahaan ini bukanlah satu-satunya perusahaan yang ku miliki. Ini merupakan perusahaan yang legal si mata pemerintah. Namun, perusahaan ini hanyalah kamuflase dari perusahaan ku yang sebenarnya. Karena kamu memintanya, akan aku berikan kalau kamu memang layak untuk mendapatkannya. Berusahalah."


Mendengar penjelasan dari tuan Hayashi, dia malah semakin merasa tertantang. Bukan surut semangatnya, malah semakin bergelora ambisi yang terpancar dari matanya.


Tuan Hayashi tersenyum kecil melihat respon Keano. Sepertinya dia akan segera mendapatkan penerus yang sesuai.


Langkah awal yang harus Keano lakukan adalah menghandel perusahaan ini. Meskipun masih di bawah pemantauan dari tuan Hayashi, namun Keano sudah langsung di tes secara ekstrim. Awalnya ia merasa kuwalahan, namun seiring berjalannya waktu, dia semakin mahir dan mampu meningkatkan presentasi keuntungan perusahaan. Di bantu Hiroshi yang menjadi asistennya, Keano mampu menaikan pendapatan yang sangat signifikan.


Tuan Hayashi sangat senang dengan pencapaian yang di lakukan oleh Keano. Hanya dalam waktu enam bulan saja Perusahaan di tangan Keano semakin maju pesat.


"Keano, kamu sudah menunjukan kepadaku kemampuanmu, kini aku akan menyerahkan perusahaan ini kepadamu, namun sebelum itu, aku akan mengangkat mu sebagai anak ku. Setelahnya semua yang ku miliki akan menjadi milikmu."


Keano terkejut. Dia tak berpikir kalau tuan Hayashi akan mengangkatnya sebagai anak. Dia hanya mau perusahaan, bukan semua yang tuan Hayashi miliki. Apakah dia layak menjadi anak dari seorang keluarga besar Hayashi.


"Seperti yang kamu tau, aku tak memiliki istri ataupun anak, dan aku percaya, pertemuanku dengan kamu sudah ditakdirkan."


Keano masih merenung menimbang-nimbang permintaan dari tuan Hayashi. Kalau dia di angkat anak, apakah dia harus melupakan sang ibu? hatinya sungguh sangat bimbang.


"Kalau kamu setuju, Kamu akan menjadi Kenji Hayashi, anak dari Mamoru Hayashi."


"Apakah identitas ku yang sebenarnya harus di lepaskan?"


Tuan Hayashi tersenyum mendengar pertanyaan dari Keano. Kini dia tau apa yang membuat Keano bimbang. Ia tak mungkin rela melepaskan identitas yang telah di berikan sang ibu.


"Tidak. Kamu akan tetap menjadi Keano, namun kamu juga merupakan Kenji Hayashi, Tuan muda dari keluarga Hayashi, anakku."


Mendengar jawaban dari tuan Hayashi, Keano menjadi tenang. Akhirnya dia mengangguk menerima syarat yang di berikan oleh tuan Hayashi.


"Baiklah, Tes yang sebenarnya baru akan di mulai." tuan Hayashi menyeringai.


Hiroshi yang melihat seringaian dari tuan besar mereka sedikit merasa ngeri. Sebenarnya tes seperti apa yang di maksud? kenapa tes yang sebenarnya baru akan di mulai. Bukankah kemarin mereka sudah menjalani tesnya dan sudah lulus? pikiran Hiroshi melayang kemana-mana.


Tuan besar Hayashi membawa mereka ke lantai bawah tanah bangunan ini. Hanya orang-orang tertentu yang memiliki akses ke lantai bawah tanah. Juga tak ada orang yang tau jika bangunan ini merupakan dua perusahaan yang saling bertolak belakang. Orang-orang awam hanya mengetahui jika perusahaan ini merupakan perusahaan nomor satu di jepang, namun bagi mereka yang berkecimpung di dunia gelap, di bawah perusahaan ini merupakan markas anggota mafia terbesar di jepang.


Keano dan Hiroshi saling memandang. Mereka bertanya-tanya hendak di bawa kemanakah mereka. Asisten tuan Hayashi hanya menyeringai melihat tingkah bingung anak angkat tuannya itu.


"Jaga tingkah mu D." Tuan Hayashi memperingatkan sang asisten.


Mereka telah sampai di lantai 15 bangunan bawah tanah. Tak terlihat kumuh sama sekali, justru lebih gemerlap dan glamour. Di sana beberapa orang terlihat sedang berlatih bela diri. Pria maupun wanita berlatih bersama. Tak tanggung-tanggung dalam berlatih, mereka benar-benar saling pukul bahkan sudah ada yang babak belur.


"Kumpulkan semua anak buah mu, berkumpul di aula utama." Yamada, atau yang sering di panggil D, sekaligus asisten tuan Hayashi memberi perintah kepada pemimpin kelompok.


Turun satu lantai lagi merupakan lantai untuk latihan tembak. Tak banyak yang berlatih tembak. Sebagian besar dari mereka mempunyai mata yang tajam dan sinis. Namun pelatihnya sungguh jauh dari kesan sadis. Dia malah terlihat cantik dan anggun. Siapa yang akan menyangka kalau dia adalah sniper wanita yang amat sadis.


D memberi perintah yang sama kepada gadis pelatih itu. Menyuruh mereka untuk berkumpul di aula utama.


Tatapan mata Keano tak lepas dari sang gadis. Pandangan mereka terkunci satu sama lain sebelum akhirnya terputus oleh pintu lift yang membawa Keano semakin turun.


"Kamu tertarik?" goda D oada Keano yang membuat pipinya bersemu. "Dia adalah V, sniper kebanggaan kita. Dia mampu menguasai beberapa senjata yang bahkan laki-laki tak bisa menggunakan. Pemegang rekor tertinggi dalam membunuh jarak jauh, pemegang rekor terjauh dalam menembak." D menjelaskan secara lebih detail.


Hiroshi yang mendengar penjelasan D langsung merasa ngeri, semoga dia tak berurusan dengan wanita itu. Berbeda dengan Keano, mendengar penjelasan D justru dia semakin ingin mengenal sosok gadis bernama V itu.


Aula utama terletak di lantai 17. Mereka masuk dan menunggu semua berkumpul. Baik Keano maupun Hiroshi masih bingung dengan apa yang sedang terjadi. Namun tuan Hayashi masih meminta mereka menunggu dengan sabar.


Setelah beberapa menit menunggu, semua orang telah berkumpul. Mereka semua terlihat bengis. Badan mereka ada banyak tato. Namun satu kesamaan dari tato mereka adalah tato naga berwarna emas. Meskipun letak tato tersebut beragam namun semuanya sama.


"Baiklah, karena kalian semua sudah berkumpul, aku akan menyampaikan pengumuman penting kepada kalian." tuan Hayashi memulai pembicaraan. Mereka tak ada yang berani bahkan untuk sedikit berbisik. "Yang berdiri di sampingku ini adalah Kenji Hayashi, suatu hari nanti yang akan memimpin kalian semua." Tuan Hayashi memperkenalkan Keano di depan mereka semua. Keano yang di perkenalkan pun membungkuk memberi hormat kepada mereka semua.


"Jangan membungkuk, kelak kau akan memimpin mereka, jangan terlalu lembut, atau banyak yang akan memberontak." Tuan Hayashi memberi pelajaran pertama untuk menjadi pemimpin yang tangguh.


Keano hanya mengangguk, ia akan mengingat nasehat yang di berikan oleh ayah angkatnya.


Karena Keano akan menjadi pemimpin masa depan, tuan Hayashi sendirilah yang mengajari segala hal pada Keano. Sedangkan Hiroshi di ajari oleh Yamada.


Mereka melewati hari-hari penuh penderitaan. Tuan Hayashi tak tanggung-tanggung dalam melatih calon pemimpin masa depan itu. Tak jarang Keano harus berbaring beberapa hari di rumah sakit karena cidera yang diperolehnya.


Siang ia harus menjalankan perusahaan legalnya, malam harus berlatih bela diri menembak bahkan menjadi sansak hidup dari tuan Hayashi.


Keano tak pernah mengeluhkan pelatihan yang dia jalani. Dan seiring berjalannya waktu, pribadinya pun berubah menjadi tegas, dingin dan bengis. Tuan Hayashi sangat puas dengan kemajuan yang di perlihatkan Keano, Inilah saatnya untuk mengumumkan, bahwa Keano atau Kenji adalah anaknya yang sah yang di masa depan nanti akan meneruskan bisnisnya.


"Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan, akhirnya setelah sekian lama, aku memperoleh seseorang yang layak untuk meneruskan semua bisnis ku. Marilah kita sambut K, tuan muda dari keluarga Hayashi dan calon pemimpin masa depan dari Golden Dragon." tuan Hayashi memperkenalkan Kenji di depan para anak buahnya yang merupakan anggota inti dari Golden Dragon.


Dengan diperkenalkannya Kenji, dan memperoleh name code K, Kenji resmi menjadi calon pemimpin menggantikan tuan Mamoru Hayashi. Semua orang yang hadir bertepuk tangan riuh. Mereka senang akhirnya mereka mempunyai calon pemimpin. Selama ini mereka khawatir kalau sampai terjadi sesuatu dengan tuan Hayashi, bagaimana nasib mereka karena tuan Hayashi tak memiliki calon penerus. Dengan kedatangan K, mereka sangat senang, apalagi waktu dia masih dalam proses pelatihan, sudah menunjukan prestasi yang menonjol.


Setelah proses perkenalan Kenji, Hiroshi juga di resmikan sebagai anggota Golden Dragon dengan name code L, dia memperoleh nama barunya yaitu Leon. Semua anggota ini tak memakai nama asli mereka, agar tak mudah di lacak. Hanya sang kepala saja yang memakai nama asli, yaitu Mamoru Hayashi.


"Ayah, terimakasih sudah mengabulkan permintaan ku untuk tidak mengekspos aku di dunia luar."


"Selesaikan dendam mu, Barulah tunjukan pada dunia bahwa kau adalah anakku."


Keano memang tak menginginkan dirinya sebagai Kenji di ketahui dunia. Dia ingin menjadi pemimpin bayangan sampai waktu yang belum di tentukan. Hanya di organisasi gelap inilah namanya akan di kenal, agar dia punya waktu untuk melebarkan sayapnya lebih luas, barulah nanti ia akan guncang dunia.


Beesambung...


catatan kecil:


Hallo para pembaca setia. Disini Keano memiliki nama lain yaitu Kenji, jadi jika suatu saat nanti aku pakai sudut pandang Kenji kalian jangan bingung ya. Keano/Kenji/K adalah orang yang sama. Jadi jangan sampai jika saatnya tiba ada yang tanya, itu kok Kenji bukan Keano, itu kok K bukan Kenji. jangan ada yang seperti itu ya.


Dan ini masa lalu Keano sampai sini dulu. Bab selanjutnya akan kembali ke cerita. Masa lalunya yang lain biarlah menjadi misteri lainnya.


Aku mohon kalian jangan bingung ya, karena ini alur ceritanya akan maju mundur. Siapkan otak cerdas kalian.


Sampai jumpa di Bab selanjutnya.