
Ryan mengeluarkan earphone nya , memasang nya tanpa ragu ke telinga Fia
"Ga perlu ijin ya?". ketus Fia. Ryan hanya tersenyum tanpa membantah.
"Lagu nya bagus sih".
Fia juga diam-diam menikmati lagu nya, gadis itu memandang Ryan yang melihat keluar jendela, Ryan sedang menikmati hembusan angin yang membelai wajah sempurnanya.
Deg.
Fia merasakan jantung nya berdegup secara abnormal, ia meletakkan tangannya di dada nya berharap jantung nya akan kembali normal, Fia pun berusaha keras untuk terlihat normal. Sadar sedang diperhatikan, Ryan menoleh ke arah Fia dan melihatnya heran. Fia terkejut, takut Ryan menyadari kegugupan nya sedetik kemudian Ryan tersenyum...
"Stacie oricco, There's gonna be more to life"
"Oh". Jawab Fia pura-pura acuh. Diam-diam Fia menghela napas lega ternyata Ryan tidak menyadari apa yang terjadi padanya, bahwa hatinya sedang bergemuruh hebat hanya dengan memandangnya. Mereka menghabiskan sisa waktu istirahat nya mendengarkan lagu dari satu earphone, kalau diingat-ingat lagu yang pernah Fia dengarkan bersama Ryan adalah lagu-lagu yang belum pernah ia dengar sebelumnya... Fia penasaran dan mulai searching di google, lagu-lagu itu dari awal tahun 2000an. Ternyata selera lagu Ryan seperti ini.
Satu per satu teman-teman yang lain mulai masuk kelas, karena jam istirahat hampir selesai, mereka heran melihat Ryan dan Fia terlihat bersama, pasalnya Fia tak pernah berbaur dan Ryan sepertinya tak pernah peduli akan kehadiran Fia, melihat mereka bersama hampir sama mustahilnya dengan melihat hujan salju di Indonesia. Tidak Mungkin. Dan Fia sendiri kebingungan, bagaimana bisa dirinya dan Ryan melakukan itu seolah mereka teman dekat? Fia bukannya tidak senang malah dia bahagia tp dia bertanya dalam hati
apa aku boleh bahagia?
Masih dalam kebingungan yang sama, bagaiman Fia bisa berakhir pulang bersama Ryan. Perasaan canggung membayangi Fia tapi Ryan seperti nya sangat nyaman walaupun sepanjang jalan mereka hanya diam. Fia sudah bisa mengendalikan ritme jantung nya meski dengan susah payah. Fia merasa sepanjang jalan pulang sangat menyiksa karena jantung nya terus berdegup kencang... kini mereka sampai di persimpangan jalan, jendela rumah Fia terlihat dari sana, saatnya berpisah
"Sapu tangannya akan ku kembalikan setelah ku cuci"
hanya itu kata-kata perpisahan yang terlintas di benak Fia.
"Santai aja, ga dibalikin juga ga apa-apa kok, buat kamu aja"
Siapapun tahu sapu tangan merk Louis Vuitton ini sangat mahal... Fia tidak bisa menerima barang semahal itu.
"Besok aku kembalikan" Fia memaksa
"Iya, terserah kamu aja" jawab Ryan santai.
"Aku duluan ya, rumahku di sana"
Sambil menunjuk sebuah rumah bercat hijau telur asin dengan jendela yang menghadap mereka..
gerutu Fia dalam hati.
"Iya, aku tahu kok, aku sering lihat kamu tidur di jendela itu"
Satu tangan Ryan menunjuk ke arah rumah dengan warna hijau itu,
"Huh?" raut wajah kebingungan Fia memuaskan Ryan.
"Rumahku ke arah sini".
Ryan menunjuk arah berlawanan dari rumah Fia. jadi selama ini Ryan tinggal di perumahan elite castle in the sky. itu menjelaskan kenapa ia dengan mudah nya memberikan sapu tangan Louis Vuitton kepada Fia seolah sapu tangan itu mudah didapatkan dimana saja sebagai barang palsu
Jika selama ini Fia merasa ada yang memperhatikan nya saat tertidur di jendela apa itu Ryan? tapi jendela kamar Fia memang bisa dilihat oleh siapa saja orang yang lewat persimpangan jalan itu.
Jadi itu bukan termasuk stalker kan? ah aku merinding memikirkan nya
dalam batin fia.
***. ***. ***
Bau yang enak.... Fia heran dari mana bau ini berasal sampai membuat nya lapar. Fia menuruni tangga dan mendapati ibu nya sedang memasak, Fia merasa jangan-jangan ia bermimpi. Sejak Ayah Fia meninggal 11 tahun lalu ibu nya lah yang menjadi tulang punggung keluarga, Fia jarang bertemu ibu nya karena selalu pulang malam dan belum bangun saat Fia mau berangkat sekolah, Fia jarang makan di rumah, biasanya hanya delivery atau makan diluar. Jadi ini adalah pertama kalinya dapur digunakan setelah 5 tahun mereka pindah ke rumah ini.
###
halo.... apa kabar?
mohon maaf kalau cerita HEY SOFIA tidak memuaskan .. 🙏🙏.
jujur saya ga punya pengalaman sama sekali. saya cuma orang yang suka banget menulis... jadi saya menulis dengan gaya saya aja, kata kata puitis yang buat baper juga ga ada disini tapi saya akan terus belajar jadi lebih baik mudah-mudahan 😊😊.
jadi mohon saran nya ya.... jangan lupa beri love 💜💜 terimakasih
i purple you all