FORGETTING YOU

FORGETTING YOU
Extra part - menyempurnakan ibadah



Semoga part ini lulus review, harap maklum bagian panas sekarang sering ditolak 😁.


...----------------...


Sudah saatnya Ayasha menjadi istri seutuhnya buat Rafael, begitu pula Rafael yang menginginkan Ayasha seutuhnya menjadi miliknya seorang, sudah tidak ada kata menunda lagi jika memang tidak ada halangan.


Rafael dengan lembutnya merangkul kembali tubuh Ayasha, dan wajahnya menunduk, bibir penuhnya pun mulai menyapu bibir ranumnya, lalu kedua tangan Ayasha pun terulur dan melingkar ke leher suaminya.


Sentuhan lembut itu mulai menelusuri rongga rongga mulut mereka, mencecap rasa manis kasih cinta, berbagi saliva dan saling membelit lidah menikmati madu dunia.


Perlahan-lahan resleting dress Ayasha pun sudah dituruni oleh tangan Rafael, hingga dress brokat putih itu pun semakin melorot dari tubuh Ayasha hingga akhirnya jatuh dari tubuh istrinya ke lantai. Dan tanpa melepaskan pagutan, Rafael mengendong Ayasha bagaikan baby koala, lalu membawanya ke atas ranjang yang sudah bertaburan kelopak bunga mawar dan merebahkannya dengan hati-hati.


Sesaat Rafael melepaskan pagutannya, untuk membuka semua pakaiannya yang masih melekat di tubuhnya hingga menyisakan boxer berwarna hitamnya, setelahnya dia kembali merangkak dan mengungkung istrinya kemudian menatap kagum tubuh istrinya  yang masih mengenakan bra dan penutup bagian intimnya yang berwarna hitam yang sangat kontras dengan warna kulit Ayasha berwarna putih itu.


Sejenak Rafael dan Ayasha sama-sama menatap hangat, lalu sama-sama membaca doa sebelum berhubungan suami istri.


Setelahnya sentuhan-sentuhan hangat dari bibir Rafael mulai menelusuri bagian titik-titik yang mampu membangkitkan gairah wanita itu. Gelombang hasrat yang belum pernah Ayasha rasakan tiba-tiba hadir dan menggelitik di dalam perutnya.


 Tangan wanita itu pun mulai meremat rambut Rafael, ketika pria semakin turun dan saat ini bermain dengan sumber asi anaknya kelak.


“Hubby ...,” suara merdunya pun akhirnya keluar dari mulutnya, sudah tak bisa dia tahan kembali. Dengar suara merdu sang istri membuat Rafael semakin menggila namun tetap bergerak lembut, pria itu pun turun bergerak kebagian bawah perut istrinya, yang belum pernah dia jamah, baru hanya disentuh saja selama sudah menikah.


Ayasha sudah pasrah jika Rafael sudah berada di bagian paling feminimnya, miliknya sudah menjadi milik suaminya.


“AAKKH ... Hubby.” Tubuh Ayasha menggeliat, sensasi yang tak pernah dia rasakan tiba-tiba membawanya ke awam-awam. Kedua tangannya pun meremat kain sprai dan kembali mengeluarkan erangan, lenguhan panjang akibat permainan suaminya di bagian feminimnya, sampai di titik dia merasakan seakan jiwanya terlepas dari raganya, hingga meninggalkan rasa lemas ditubuhnya.


Tubuh Ayasha berkeringat, Rafael pun tersenyum saat melihat istrinya sudah mendapat pelepasannya untuk pertama kali. Salah satu tugas suami yaitu membahagiakan istri di atas ranjang, jangan mendahulukan memuaskan hasratnya terlebih dahulu.


“Hubby,” Ayasha langsung memeluk suaminya. Pria itu pun mengecup kening istrinya dengan lembut, dan membiarkan sejenak Ayasha mengatur napasnya serta memulihkan tenaganya dalam dekapannya.


“Sayang sudah capek kah?” tanya Rafael, sebelum melanjutkan.


Ayasha menengadahkan kepalanya, dan menatap hangat suaminya, dia tahu kewajiban inti belum dimulai, dengan naluri ingin menyenangi suaminya, Ayasha menyentuh bibir Rafael dan melummatnya penuh gairah, Rafael pun membalasnya dengan hasrat yang membuncah, hingga dilepaskan nya boxer yang dia kenakan.


Ayasha pun mulai merasakan ada yang menegang sedang menggesek bagian feminimnya, dan dia tahu itu pasti milik Rafael.


Rafael melepaskan pagutannya, mata berkabut gairah itu menatap Ayasha. “Aku masuk ya sayang,” izin Rafael, suaranya terdengar parau menahan hasrat yang mengelora di jiwanya.


Ayasha menganggukkan kepalanya. “Masuknya pelan-pelan ya, hubby.”


“Iya sayang, kalau sakit bilang ya.”


“Mmm ...”


Rafael membuka lebar kedua kaki istrinya, dan Ayasha siap menerima tamunya. Tamu itu pun mulai mengetuk dan mencoba masuk ke dalam rumahnya.


Wajah Ayasha mulai meringis kesakitan, dan hal itu kelihatan di mata Rafael. Pria itu kembali cium bibir Ayasha, untuk mengalihkan rasa sakitnya, padahal baru disenggol sama ujung milik Rafael.


Rafael sebenarnya juga kesusahan untuk masuk ke dalam, pintunya terlalu sempit, dan sangat butuh kerja keras rasanya. Pria itu diam sejenak lalu kembali menatap istrinya, diusapnya kening Ayasha yang mulai berkeringat, kemudian dikecupnya dengan lembut.


“Apa kita tunda dulu, sayang?” tanya Rafael.


“Sudah terlanjur hubby,” tolak Ayasha, karena jika ditunda pasti akan sama saja rasa sakitnya. Dia jadi teringat dengan Amelia yang bercerita gara-gara malam pertamanya dengan Satya suaminya, tiga hari tidak bisa jalan. Dan sekarang Ayasha jadi paham kenapa sahabatnya tidak bisa jalan, ternyata sangat sakit, padahal belum sempurna berada di dalam dirinya.


“Sayang bisa tahan sebentar ya, ini memang agak sakit pertamanya,” pinta Rafael ada rasa tidak tega, tapi milik dia juga terasa sakit, namun sudah kepala nanggung jika tidak dilanjutkan, tapi dia juga tidak mau egois.


Ayasha hanya mengangguk pelan. “rangkul leher aku, sayang,” pinta Rafael. Ayasha pun menuruti nya.


Sekali, dua kali, tiga kali dorongan, suara robekan akhirnya terdengar pada bagian feminim istrinya, Ayasha pun teriak kesakitan hingga kuku tangannya mencakar punggung suaminya, Rafael langsung mengecup pipi istrinya, dan berhenti sejenak membiarkan Ayasha menyesuaikan diri dulu dengan tamu yang sudah sempurna masuk ke dalam rumahnya.


Hingga akhirnya suara merdu dari mereka berdua saling bersahutan, AC yang terasa dingin di dalam ruangan terasa panas bagi mereka.


“I love you, Ayasha,” ucap Rafael beriringan erangan dengan napas nya yang tersengal-sengal, tubuhnya masih menegang, benih-benih nya pun mulai berhamburan di dalam rahim Ayasha.


“I love you, Om Rafael.” Napas Ayasha masih memburu tak karuan setelah berulang kali dia diberikan kenikmatan dunia oleh suaminya untuk pertama kalinya.


Pria itu memeluk tubuh istrinya dengan erat, dan menghunjami kecupan kecupan mesra saking dia bahagianya. “Terima kasih sayang, sudah memberikan hadiah yang terindah dan terbaik untukku, semoga kamu segera hamil ya sayang,” ucap Rafael, tangannya mengusap perut rata Ayasha. Bagaimana Om Rafael gak bahagia wong dapat perawan, yang rasanya amat legit 😂.


Ayasha hanya bisa bergumam, dirinya sudah kelelahan setelah dilahap sama suaminya, hingga wanita itu pun tertidur dalam pelukan suaminya.


Wajah Rafael masih tampak berseri-seri, melihat istrinya sudah tertidur pulas dalam pelukannya. Ditariknya bed cover dengan kedua kakinya untuk menutupi tubuh polos mereka berdua, dan dia pun turut tidur dengan memeluk Ayasha.


Sempurna sudah ibadah Ayasha dan Rafael sebagai suami istri.


...----------------...


Sebulan kemudian ...


Mansion Rafael


“Huek ... huek,” Rafael mengeluarkan isi perut semenjak bangun dari tidurnya, Ayasha dengan sabarnya mengusap tengkuk suaminya, kemudian memberikan segelas air hangat untuk diminum.


“Sayang, peluk aku,” rengek Rafael saat sudah mengeluarkan isi perutnya, dan kini sedang terduduk lemas di atas closed


Ayasha langsung memeluk suaminya, sambil mengusap lembut rambut Rafael, buat pria itu rasanya nyaman jika dipeluk istrinya. “Hubby, kita ke rumah sakit yuk, sudah dua hari hubby muntah-muntah terus deh, aku takut hubby sakit gangguan pencernaan,” pinta Ayasha dengan lembutnya.


“Gak mau sayang, lagian kalau sudah peluk kamu, rasa mualku hilang kok,” jawab Rafael, terdengar manja.


“Tapi aku nya gak bisa ngapa-ngapain hubby, masa sudah dua hari aku peluk hubby terus. Aku juga pengen masak buat hubby biar cepat sehat. Kita ke dokter ya,” ajak Ayasha, mulai memaksa.


Pria itu malah mengusel-ngusel kepalanya yang bersandar di dada istrinya. “Aaw ... hubby geli ah. Udah ah semalam kan sudah dikasih jatah.” Rafael mendongakkan wajahnya, dan menatap menggoda istrinya.


Ayasha mulai menggelengkan kepalanya, hampir setiap hari mereka sudah memadu kasih tidak mengenal waktu.


“Sudah ah hubby, kalau dekat hubby terus bisa berabeh, habis badanku di cap macan tutulnya,” cicit Ayasha, dia mengurai pelukannya. Baru saja Ayasha melepas pelukannya, perut Rafael kembali bergejolak dan mengeluarkan isi perutnya.


“Huek ... Huek.” Rafael kembali mengeluarkan isi perutnya di wastafel.


“Hubby, aku suruh mas Satya panggil dokter aja, kalau hubby tidak mau ke rumah sakit. Aku gak tega lihat hubby sampai lemas begini,” ujar Ayasha. Dia melap bibir Rafael setelah pria itu berkumur-kumur, lalu kembali memeluknya biar tidak muntah kembali, sembari mengajak untuk kembali ke ranjang, Rafael hanya menuruti dan mengikuti istrinya, karena badannya sudah terlalu lemas.


 bersambung ...


Kakak Readers jangan lupa mampir ya ke kisah Almira dan Arash ya, di sebar VOTE buat mereka juga boleh biar naik ke beranda. Terima kasih sebelumnya.


Kenalkan MC wanita di karya terbaru Mommy Ghina.


Deandra Athasa, usia 22 tahun, profesi sebagai staf keuangan Perusahaan Nusantara Nationalty. Adik ipar angkat Aidan Trustin.



Aidan Trustin, usia 35 tahun, CEO dan pemilik Perusahan Zen Zero. Kakak ipar angkat Deandra.


 



Apa yang terjadi dengan mereka berdua di kisah terbaru Mommy Ghina? Stay tune ya, tunggu tanggal rilisnya.