Dzifa

Dzifa
Gosong



Sepulang sekolah Lutfi dan Dzifa telah menaiki mobinya


Di dalam mobil


"Berhenti di supermarket dulu ya!"pinta Dzifa pada Lutf


"Lo mau apa?mau ngerampok gw sekarang!"


"Ya iyalah,sekalian mau beli beberapa stok yang udah abis!"jawabnya santai


"Stok apa? Sayuran masih banyak?"


"Hahahaa kepo lu,udah berhenti aja dulu gak usah banyak tanya,entar juga tau!"ujar nya malu karna yang mau di belinya adalah perlengkapan wanita


Supermarket


"Mau beli apa sih lu,muter sana muter sini?Cepetan habis ini gw harus kerja!"ucap Lutfi yang kesal karna harus kesana kesini mengikuti Dzifa yang sedari tadi memilih macam² yang gak di mengerti oleh Lutfi


"Udah diem aja,,eh ia ke rak makanan yuk,perlengkapan gw udah lengkap?"ajaknya dan Lutfi pun menuruti nya


"Fi gw mau yang ini,ini,ini,ini,sama ini oke?"


"terserah apa mau lo,yang penting lo bahagia"jawabnya dengan nada kesal


"you are the best honey"jawabnya diiringi dengan senyuman


"Gak usah manis² deh ujung²nya entar gw bangkrut di rampok lo mulu"jawabnya


"Ikhhh sebel klo gak ikhlas ngapain minta gw masuk ke organisasi yang paling gw benci"guman Dzifa berlalu meninggalkan Lutfi karna kesal dengan jawabannya


"ko gw di tinggal sih"tanyanya sambil mensejajarkan diri dengan Dzifa.


"Udah sana bayarin"ucap Dzifa


"Berapa mbak?"tanya lutfi pada sang pelayan


"Rp 825.000 dek!"jawab pelayan


Lutfi pun memberikan kartu kredit nya ke pada pelayan


"Bisa-bisa beneran bangkrut gw"ucap Lutfi dalam hati


Di mobil"Lo belanja apaan aja sih?heran gw makanannya gak banyak itu juga yang tadi lo pilih gak banyak?"tanya Lutfi


"Gw juga gak tau harga yang gituan mahal apa enggaknya karena selama ini yang beli semua yang tadi gw pilih itu nyokap gw."jawab Dzifa di dalam hatinya gak enak karna harus membebani Lutfi dengan semua barang² yang selama ini ia pakai"Emang nya mahal banget ya?"tanyanya


"Ya udah deh ini yang terakhir aja,gak usah beli lagi,gw gak tau klo selama ini nyokap gw beliin buat kulit gw segitu mahalnya"ujar Dzifa dengan rasa bersalahnya


"Gak lo boleh ko beli itu,gw gak tau semua kebutuhan tentang wanita,makanya gw tadi kayak gitu maaf ya"ucapnya karna tak enak melihat Dzifa yang terlihat sedih.


"Gak usah makasih sebelumnya,Gw bisa ko nanti minta sama nyokap sekalian mau minta di transperin uang jajan gw,karena udah 3hari ini belum di transfer ²"ucapnya yang membuat lutfi menghentikan laju mobilnya


"Gak usah lo hubungi orang tua lo,dan jangan sekali² lo minta uang sama mereka,gw bisa ko menuhin semua kebutuhan lo,beliin apa yang lo mau asal jangan yang aneh² dan lo harus belajar ngimbangin gw,gw gak sekaya dan semampu orang tua lo,tp gw akan berusaha ngidupin lo dengan baik,lo sekarang tanggung jawab gw,apapun masalah yang nanti datang ke lo atau ke gw,apa itu masalah ekonomi atau halayak lain lo harus ngomong ke gw,baik atau buruknya kita pecahin masalah kita bareng-bareng oke"ucap Lutfi tegas.itu membuat hati Dzifa tersentuh karena ucapannya lalu lutfi pun menjalankan mobilnya kembali ke apartemen


Di apartemen Lutfi telah bersiap dengan baju casualnya untuk pergi ke toko tempatnya.


"Lo jadi berangkat?"Jawab Dzifa yang baru keluar dari kamar mandi


"Iya,Lo mau ikut?"tanya Lutfi


"Ogah,gw mau tidur siang"Lutfi memutar bola matanya jengah dan menggeleng²kan kepalanya berlalu pergi meninggalkan Dzifa


Jam sudah menunjukan pukul 08:00 Dzifa sudah merasa lapar karena memang sudah waktunya makan malam.Dia pun melangkah kan kakinya ke dapur.


"Is gw masak apa"ujarnya sambil membuka kulkas dan lalu membuka laci"Gak ada makanan mie instan lagi! gw coba masak kali ya?"Dzifa pun berinisiatif memasak makanan simple,pertama² ia mencuci bersih beras,setelah bersih ia memberinya sedikit air dan memasukannya ke rice cooker lalu ia terdiam bingung akan memasak apa hingga akhirnya ia memutuskan untuk menggoreng telur ia pun mengambil teplon,memberi sedikit minyak lalu memecahkan telurnya dan memberi sedikit garam entah apa yang ada di pikirannya ia malah asik dengan hp nya hingga akhirnya gosong


"aduh ko gosong sih?"ucapnya sambil menggaruk² kepalanya


"Lo masak?"tanya Lutfi yang kebetulan baru pulang dari tokonya


"hehe"jawabnya cengengesan


"ko gosong?"tanyanya


"tadi gw tinggal tiat chat dari anak²"


Lutfi pun membuang nafas kasar"Klo mau masak jangan sambil main hp,gimana klo lupa kebablasan dan ujung² kebakaran"ucap Lutfi


"Ya maaf"


"Ya udah sini gw ajarin"ajak Lutfi dan di ikuti Dzifa.Mereka pun memasak bersama.


❤❤❤❤❤❤❤


Jangan lupa like,comment dan shere ya


🤗🤗🤗🤗🤗