
Pagi hari di Apartemen
"Hari ini gak masak?"tanya Lutfi
"Enggak males ntar gosong kaya waktu itu!"jawabnya yang tengah duduk Sandai di depan tv dan sambil memakan cemilannya karna hari ini weekend
"Tapi gw laper"ucap Lutfi"Masakin donk?apa aja deh?"
"gak mau ahhh males,lagi PW(posisi wenak) "
"Gak guna banget sih lu jadi bini!"gerutu Lutfi
"Biarin"
"Ya udah sini minta cemilannya,buat ganjel perut"ucapnya lalu mengambil makanan yang sedang di makan Dzifa
"Apaan sih ini lagi di makan sama gw"ucapnya kesal karna makanannya di ambil Lutfi
"Biarin"
"issst nyebelin"jawabnya dengan wajah cemberut
"Siapa suruh jadi bini gak guna"ujar Lutfi
"Gue bukan babu lo"ucapnya tegas
"Gw gak nganggep lo babu tapi gw anggep lo istri"
"isst bawa² status"
"Emang ia kan?gw gak minta jatah malam pertama ya, gw cuma minta di masakin gue laper"ucapnya edisi bernegosiasi
Saat mendengar ucapan Lutfi sontak Dzifa menoleh ke arah Lutfi dan bergidik ngeri dengan ucapan Lutfi itu dan ia pun berkata"issstttt otak lo geser ya?"
"Enggak emang bener kan? apa lo mau malem pertama nya sekarang?"goda Lutfi
"ikkh elu ya mesum bener"jawab Dzifa "Ya udah gw masakin mie instan oke"lanjutnya sambil berlalu ke dapur Lutfi hanya tersenyum melihat Dzifa pergi ke dapur.
selepas masak Dzifa dan lutfi pun menikmati mie mereka
tingg suara hp Dzifa
gruf chat "Gas pool"
📨Bima : kumpul yuk gays
📨Ais : nanti sore jam 3 ya gw masih pengen rebahan
📨Fatimah : kebo lu😂😂😂
📨Sandi : yuk, semuanya harus kumpul ya di cape biasa?
📨Arya : Aaaaaaaaaaasssiiiiiiiapppp
📨Bima : kebanyakan nonton atta halilintar lo
📨Ais : Dzifa mana Dzifa ko gak muncul
📨Sandi : curiga gw dia masih ngorok
📨Fatimah : hahahaa😂 bisa jadi.
📨Bima : Ya udah nanti sorean kalian hubungi dia kasih tau klo kita mau ngumpul
📨Arya : kenapa gak lo aja
📨Bima : gw takut lupa
📨 Fatimah: Kebo lu
📨Bima: se bahagia lu aja deh fat
"duh gimana ya gw lagi boke"ucap Dzifa di dalam hati
"Siapa yang chat ko muka lo nyampe di tekuk gitu"tanya Lutfi yang melihat raut wajah Dzifa yang tiba² murung
"Gak apa² cuma anak² ngajakin ngumpul"
"Siapa aja?"
"Bima,Arya,Sandi,Ais dan si Ifat"
"Oh,mau pergi?"tanyanya
"Ko gitu?"
"Males aja,lagian motor gw di rumah"
"Tinggal ambil dulu"
"Kan Ibu sama Ayah masih di luar kota mau ambil gimana?"ucapnya
"Oh pke motor gw aja,meski bukan motor sport tp bisa lo pake"
Dzifa ada rasa senang dengan tawaran lutfi tapi ia tak pegang uang sepeser pun"Enggak ahhh mending istirahat"
"ya udah klo gitu gak usah cemberut lagi" ucapnya sambil mencubit pipi cabinya Dzifa dan Dzifa pun merintis"Udah maen ps aja yuk?"lanjut ajak nya
"Emang ada ps?"
"Ya ada lah tuh di laci"jawabnya
mereka pun main ps hingga sore hanya terselang shalat saja dan makan yang di pesan lewat go-food,karena obrolan dan permainan mereka yang begitu asikhingga Dzifa sendiri tak sadar klo Ais dan Fatimah beberapa kli menghubunginya.
Adzan magrib berkumandang Dzifa dan Lutfi pun menyudahi permainannya dan mereka melaksanakan sholat berjamaah,setelah shalat di lanjutkan dengan mengaji silih bergantian hingga Adzan isya berkumandang dan mereka pun melaksanakan shalat isya.
Dzifa merasa ada hal aneh dari dirinya saat bersama Lutfi,dulu ia sangat jauh dari agama nya tapi setelah hidup bersama meski belum seminggu ada rasa nyaman dan damai di hati nya.
Setelah selesai shalat dan merapikan mukena dan sajadahnya Dzifa pun beranjak ke kasur nya berniat untuk istirahat,karena perutnya sudah kenyang dan dia pun tidak tidur siang makanya matanya sudah sangat mengantuk.
"Mau istirahat sekarang?"tanya Lutfi
"Iya gw udah ngantuk?"ucap nya sambil merebahkan tubuhnya"tadi siang keasikan maen jadi gak tidur siang"
"Tunggu bentar!"ucap Lutfi dan mendekati Dzifa
"Apa..?jawab Dzifa ia pun terbangun dan duduk menghadap ke arah Lutfi
" Ini " ucap Lutfi sambil memberikan amplop berisi uang 2jta
"Apa ini?"tanya nya bingung
"Uang lah,masa sampah"
"Ko banyak banget?"tanyanya lagi"Uang untuk apa?"
"Itu untuk uang saku mu"
"Ini kebanyakan?"ucap Dzifa
"Emang berapa uang bulanan lu?"
"700.000"jawabnya
"Ya udah itu yang sebagian kamu bagi²aja buat belanja kebutuhan di rumah seperti listrik,air dan beli isi kulkas,bisa kan?"titahnya pada Dzifa
"Dan juga lu bisa beli apa aja yang lo butuhin dengan uang itu,seperti apa yang lu beli kemarin,Cuma gw minta lo jangan boros² sebisa mungkin uang nya cukup sampe akhir bulan"sambung Lutfi
"Lu dapet uang dari mana?"tanya Dzifa
"Kan gw bilang gw kerja di toko baju distro yang di pasar ujung jalan depan,itu halal ko,tenang aja"ucapnya meyakinkan Dzifa
"Gw gak nyangka di usia lo,lo bisa nerima tanggung jawab ini,dan lu bisa sedewasa ini"ujar nya dalam hati
Tak terasa air mata nya menetes di hadapan Lutfi tanpa ia sadari.
"Kenapa lo nangis?"
"Enggak gw cuma kelilipan"jawabnya sambil memalingkan wajahnya "issst malu"cicitnya
Lutfi pun tersenyum" kenapa lu baper? "
"isss siapa? gw ke lu?"ujarnya tak terima sambil mengarahkan telunjuknya."Ngarep lu"
"Ya gak salah lah klo gw ngarep"
"udah ahhh gw mau tidur"ucapnya sambil melangkahkan kalinya ke lemari pakaiannya dan menyimpan uang pemberian Lutfi.
setelah itu mereka berdua pun tidur bersama
❤❤❤❤❤❤❤
jangan lupa like comen and share ya gays
🤗🤗🤗🤗🤗