
Pukul 03:00 Lutfi telah bangun lebih dulu,ia segera mandi,wudhu dan melaksanakan shalat malam setelah shalat malam ia mengaji sambil menunggu waktu subuh.Sedangkan Dzifa masih asik dengan mimpinya.
Adzan subuh pun berkumandang, Lutfi ingin membangunkan Dzifa namun di urungkan karena takut jika Dzifa marah.ia hanya mondar mandir tak jelas selang beberapa menit suara jam beker pun berbunyi namun Dzifa tak berdeming dari kebisingan alarm tersebut yang akhirnya Lutfi memutuskan untuk menyetel alarn tersebut dekat dengan telinganya namun hasilnya nihil Dzifa tak bergeming.ia pun melaksanakan shalat nya terlebih dahulu karna mengingat waktu subuh tak lama...selepas shalat ia mencoba lagi membangunkan Dzifa dengan menggoyang² tubuh Dzifa tapi tetap hasilnya nihil.
"Kenapa susah sekali bangunin ni anak"ucapnya dalam hati..
"Bismillah ini percobaan terakhir"ucap Lutfi sambil meraih hp Dzifa menyetel volumenya hingga pul dan mengubah lagunya dengan Qs Yasin lalu menyimpannya di samping telinga Dzifa dan ia pun menelpon ke no hp Dzifa saat dia tengah di Dapur sambil menyiapkan makanan untuk sarapan,kenapa gak menunggu di dlm kamar aja?kerena takut Dzifa histeris
"YAAASSSIIINNN"Suaranya hp Dzifa
"Aaaa ahhhh hhhhhhhh"Dzifa pun terbangun dan teriak saat mendengar nada panggilan di hpnya namun naas karna panik Dzifa pun jatuh
"GUBRAK" Suara jatuh Dzifa pun ter dengar sampai ke dapur hingga membuat Lutfi panik dan segera menghampiri ny
krek suara pintu terbuka"kenapa?"tanyanya
"Diem lu,jail amat jadi orang.ngapain lu ganti nada dering hp gw terus malah nyimpen hp di pas telinga gw,dendem apa lu ama gw?"oceh Dzifa kesal
"Lagian siapa suruh gak bangun²,cepetan bangun waktu subuh udah mau abis nih"ucap nya sambil meraih tangan Dzifa namun di tepis oleh nya
"Jangan pegang² gw bisa sendiri"ucapnya dan berlalu masuk ke kamar mandi sedangkan Lutfi kembali ke dapur...
30 menit kemudian Dzifa keluar dari kamar setelah ia shalat,mandi dan berpakaian seragam sekolahnya.
"Udah dandannya lama amat"ucap Lutfi yang kesal dari tadi menunggu di depan pintu
"ngapain lu nunggu di depan pintu?"tanya Dzifa
"Nungguin lu lah,kan gw mau siap² juga kan kita hari ini sekolah"
"Oh ia gw lupa"
Lutfi pun segera masuk ke kamar dan bersiap².selang 10 menit ia pun keluar dan melihat Dzifa yang sedang asik memainkan hp nya di ruang tamu.
"Gak sarapan?"tanya Lutfi
"Mau sarapan apa?sarapan Roti ogah nanti aja di kantin!"jawabnya tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar hp.
"Tuh gw udah siapin di meja makan"
"Siapin apaan?"tanyanya namun tak dapat jawaban dari Lutfi,Dzifa pun merasa penasaran dan mengikuti nya dari belakang
"Wiiihhhh siapa yang masak?"ujar Dzifa"kayanya enak nih"
"Makanya cobain dulu"ujar Lutfi
"Ini yang masak lu semua?"tanyanya namun hanya di jawab senyuman"Ogah ahhh nanti gw diare makan masakan elu"
"Ya udah kalo gak mau"ucap lutfi sambil mengambil nasi,Ayah goreng dan sup bakso
Melihat Lutfi yang menikmati masakan itu dengan lahap membuat Dzifa penasaran alias ngiler dengan masakan yang ada di hadapannya
"Udah cepetan makan nanti telat lo"ucap lutfi
"Gimana?"tanyanya dengan antusias
"Lumayan masih bisa di makan"jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari makanan di hadapannya
"Lumayan ko lahap bener?"ledek Lutfi
"Udah cepetan ini udah jam setengah tujuh ntar telat"ucap Dzifa
merekapun menyelesaikan makanannya tanpa berbicara,lalu berangkat bersama menggunakan mobil yang di berikan Abi Rudi sebagai hadiah pernikahannya.
Didalam mobil
"Turunin gw di persimpangan jalan ya"ucap Dzifa
"Kenapa?"tanyanya sambil melihat ke arah Dzifa
"Yah gak enak lah nanti jadi bahan gosif di sekolah"
"Oh gitu ya udah"
Dzifa pun turun dari mobilnya dan berjalan kaki,tak lama setelah Lutfi pergi datanglah Bima yang membonceng Sandi
"Kenapa lo jalan kaki"tanya Bima yang menghentikan motornya tepat di sambung Dzifa
"Pengen aja emang gak boleh"sewot Dzifa
" Motor lu kemana?"tanya Sandi
"Di rumah"
"Kenapa gak lu bawa?"tanyanya lagi
"Kepo lu..udah sono duluan"
"Ya enggak lah,kita kan temen masa kita tinggal"Ucap sandi.
"Terserah lu ahh"ucap Dzifa sambil mendahului teman²nya itu
"Ya udah klo lu gak mau di temenin gw duluan"ucap Sandi pada Dzifa
"Ya udah yuk"ajak Sandi pada Bima
Mereka pun berangkat mendahului Dzifa
❤❤❤❤❤❤❤❤
maaf ya update nya telat.
Jangan lupa like,comen,shere dan juga vote ya
🤗🤗🤗🤗🤗