
Toko Lutfi
"Ayo masuk?"ajak Lutfi pada Dzifa
"Gw laper"ucap Dzifa yang masih diam mematung di depan toko
"Ya udah lo mau makan apa?"tanya Lutfi
"Nasi padang boleh?"ucapnya antusias
"Boleh,yuk masuk dulu"ajak nya
"Mba tolong pesenin nasi padang 2 porsi ya,anterin ke atas sama kopi" ujar Lutfi
"Nasi padang nya mau pake apa?"tanya karyawati toko
"Mau sama apa makannya?"tanyanya
"Sama ayam balado aja,minumnya teh manis!"
"Ya udah,udah kedengeran kan mba? saya tunggu di atas!" ucap Lutfi sambil menggandeng tangan Dzifa berjalan ke arah tangga
"Fi ini toko lu?"tanyanya namun hanya di jawab senyuman.
sesampainya di ruangan Lutfi yang tak terlalu besar karna banyak stok pakaian yang masih harus di cek.di sana tak ada pembicaraan antara mereka Lutfi yang sibuk mengecek pakaian² yang baru datang itu sedangkan Dzifa yang sibuk dengan lamunannya di depan kaca yang mengarah ke jalanan yang cukup ramai,Dzifa masih memikirkan bagaimana menjelaskan statusnya pada teman²nya pasti akan ada yang terluka terutama Bima.sesekali Lutfi melihat ke arah Dzifa yabg sedari pulang sekolah hanya diam dan bicara hanya seperlunya.namun ia urungkan niatnya untuk bertanya ia ingin Dzofa sendiri yabg terbuka terhadapnya.
"Dif makan dulu !" ajak nya pada Dzifa.
"hemm" Dzifa pun berjalan menuju makanan yang di pesan nya tadi yang telah di simpan di piring
"Maaf ya di sini gak ada sofa empuk,cuma ada tikar!" ucap Lutfi sambil membuka bungkusan nasi pesenan nya
"Ya gak papa,enak ko disini meski tempatnya sempit mungkin karna sedang banyak barang"jawabnya sambil melihat ke arah tumpukan barang
"Ini sih masih lumayan luas,biasanya kalo lagi ada model baru dan mau ada acara seperti lebaran,tahun baru atau acara² tahunan disini duduk aja sulit karna gw ska stok barang yang banyak,lumayan lah"ucap nya
"Sejak kapan lo rintis bisnis ini?"tanyanya penasaran
"Sejak gw ketahuan kerja sambilan sama nyokap,Emang sih bokap sama nyokap gak marah cuma langsung ngasih gw modal buat rintis usaha sendiri,kurang lebih udah mau 1 tahun"jawabnya
"Lu gak cape?ngurusin ini sama sekolah?"tanya Dzifa
"Kalo di sebut cape iya capek,tapi kan seorang laki² harus kerja keras demi memenuhi tanggung jawabnya di kemudian hari,dan sekarang kan gw udah punya lo, jadi gw harus lebih dari sebelumnya"ucap Lutfi sebelum memasukan makanannya ke mulutnya
"Gak usah di porsir banget lah,lo juga harus jaga kesehatan"ucap Dzifa sambil melemparkan senyum kearah Lutfi"Gw gak mau lu sakit ?"
"Kan ada lu?"
"Gw gak bisa ngurus orang sakit...emangnya elu beneran pengen sakit hah,sakit itu gak enak"
Lutfi hanya tersenyum mendengar ucapan Dzifa."Eh gimana respon temen² lo?"
"Gak usah di bahas?"ucap Dzifa
"Ada masalah ya?"tanya Lutfi penasaran
"hemmm"
"Apa?"tanyanya
"tenyata lo kepo dan bawel juga ya?"ucap Dzifa sambil menoleh ke arah Lutfi yang terlihat Lutfi sangat antusias ingin mendengar cerita Dzifa
"Cuma di depan lo doank ko,lo tau sendiri kan di kelas gw jarang banget ngobrol,paling sama Danu anak IPS 4 dan sama si willy.itu juga karna emang mereka temen sekolah dan temen pertama gw pas gw pindah ke kota ini saat SMP"jelasnya Lutfi
"Oh gitu,sekali kali gabung sama yang lain donk kan lo ketos"
"Males,sekalinya gabung pasti cewek² yang langsung pada wiuh"ujarnya"udah sekarang jawab dulu pertanyaan gw"
"Temen² curiga gw punya rahasia,jadi mereka curiga sama gw,apa lagi beberapa kali kita ketauan bareng,tadi juga gw liat sebelum gw masuk mobil ada Arya yang merhatiin gw"keluh Dzifa
"Gue takut ngelukain hatinya Bima dan Fatimah"
"Tapi kalo di nanti² terus kasian mereka,awal akhir pun mereka akan terluka"jawabnya sambil mengelus lembut hijab Dzifa
"Ahhh entah lah gw gak tau cara jelasinnya."jawabnya
"chat aja Arya sama Ais karena tadi gw lihat Ais juga ada di parkiran pas lu masuk mobil.bicara baik² supaya mereka paham alesan utamanya elo sembunyiin masalah ini karna lo gak mau ngelukain sahabat² lo...insyaallah mereka akan paham " ujarnya sambil mencoba menenangkan hati Dzifa
" iya gw coba"jawabnya sambil merain hp nya
📨Dzifa: Ais maaf
📨Ais: masih inget lu ma gw?
📨Dzifa : Ais ko lo gitu sih?
📨Ais : lu yang aneh.ada hubungan apa lu sama si ketos? lu pacaran sama dia? apa susahnya sih jujur ?
📨Dzifa : karna gw takut nyakitin hatinya Fatimah dan Bima.
📨Ais : gw paham,maaf gw udah salah paham...ntar anak² ngajakin kumpul,gw bantu jelasin sama mereka.
📨Dzifa: thank ya,maaf gue udah nutupin hubungan gw sama Lutfi
📨Ais: woles bro yang penting jangan lupa pj hahahaha.ntar lo ikut ngumpul gak?
📨Dzifa :gak deh,gw masih takut hihihi
📨Ais : ya udah sampai jumpa besok ya.
"Alhamdulillah"ucapnya membuat lutfi yang sedang sibuk dengan barang² nya menoleh.
"Gimana?"tanyanya
"Alhamdulillah Ais mau bantu jelasin sama anak²"jelas Dzifa
" Arya?"
" belum ni baru mau di chat" ucapnya sambil melihat hp nya tak berapa lama pesan masuk pun datang dan ternyata Arya
📨Arya: Lu pacaran kan sama si ketos? gw lihat lo masuk toko nya?
📨Dzifa: hehehe maaf
📨Arya : gak perlu minta maaf Fa ,masalah hati kan siapa yang tau,sama siapa pun lo yang penting lo bahagia
📨Dzifa: thank ya bro...gw bahagia banget ada temen kaya lo dan Ais yang ngertiin posisi gw saat ini
📨Arya: ntar gw jelasin sama yang lain,mereka pasti bakalan ngerti.
📨Dzifa: Makasih ya.
📨 Arya : sama², jangan lupa pj ya bro hahaha
"kapan pulang"tanya Dzifa setelah selesai chatan dengan teman² nya
"yuk,udah beres ko tinggal di pajang di bawah"jawabnya sambil beranjak mendekati Dzifa
Mereka pun pulang karna hari sudah sore sudah mau waktunya magrib
❤❤❤❤❤❤❤❤
Jangan lupa like komen dan share ya gays and satu lagi jangan lupa vote ya
🤗🤗🤗🤗🤗