
"Woy jangan mesra-mesraan bukan Mahram"Teriak Sandi keras.
Disana bukan hanya Sandi namun semuanya,Dzifa pun segera mendorong Lutfi saat mendengar teriakan Sandi.
"Bagaimana ini?"Tanya Dzifa panik
"Gak usah panik,aku ambil Undangan dulu,kamu mau masuk duluan atau nunggu aku!"Ucap Lutfi sambil mengelus-ngelus pipi Dzifa
"Gak usah pegang-pegang!"Ucap Dzifa sambil menepis tangan Lutfi
"Kamu jangan marah lagi,itu cuma salah paham!"
"Udah sana?"Usir Dzifa.Dzifa pun pergi meninggalkan Lutfi,Lutfi hanya diam menggelengkan kepala saat melihat Dzifa menjauh darinya.
Dzifa pun duduk di ruang tamu di sana sudah ada teman-temannya yang lain.
"Coba Jelasin?"Ucap Siska dengan sinis.
"Yang?"panggil Willy.
"Apa?Jelasin Dzif gak usah bertele-tele lagi,gw sama Willy di bilang zina sama si Arya,tapi lo yang keterlaluan gak ada yang berani negur!"cerocos Siska.
""Yang?"panggil Willy
"Diem,gak usah manggil-manggil kesel gw!"Ucap Siska dengan nada meninggi
Dzifa menghela napasnya panjang."Apa yang kalian mau denger?"Ucap Dzifa.
"Ini"Sambung Lutfi sambil memberikan kartu undangan pada Willy dan Willy membagikannya lalu memberikan surat nikah pada Sandi
"Gw sama Dzifa udah nikah lama.seminggu setelah masuk kelas 12,kenapa gw dan Dzifa nyembunyiin semuanya itu karena gw sama Dzifa masih sekolah,jadi untuk kalian semua maaf"ucap Lutfi.
"Selama itu?"tanya Ifat
"Ya,kita nikah karena perjodohan!"ucap Dzifa
"Dan gw minta maaf sama lo Sis,mungkin ucapan Arya nyinggung lo,kemarin kita lagi saling cerita dan ada sedikit menyinggung tentang zina mata,tangan,kaki dan juga mulut yang kalo di dalam islam di sebut zina mujazi.nah mungkin Arya memberi tahu kalian namun dengan cara yang agak sedikit salah,maaf ya Ya?"Ucap Lutfi dan di angguki Arya"Namun ada baiknya,ia mengingatkan kalian supaya tidak terjerumus pada dosa!"lanjut Lutfi.
"Kenapa kalian nyembunyiin ini semua?"tanya ifat dengan wajah yang menunjukan kekecewaan bukan hanya ifat namun Bima,Sandi dan Ais pun merasa kecewa.
"Kita gak ngasih tau karena....
"Karena lebih sedikit yang tau lebih aman dan leluasa untuk mereka bersekolah."ucap Luna memotong ucapan Dzifa yang terlihat gugup karena takut mengecewakan teman-temannya.
"Gw kecewa!"ucap Bima
"Gw gak nyangka,lo bisa nutupin rahasia besar dari kita!"ucap Ifat
"Dan lo anggap kita apa hah?"tanya Ais.
"Gw Anggap kalian sahabat gw,gw ngelakuin ini semua karena perintah nyokap dan bokap gw sebagai tanda bakti gw ke mereka!"lirih Dzifa
"Tapi kenapa lo harus sembunyiin ini dari kita?"tanya Ifat dengan nada meninggi.
"Karena hati manusia tak ada yang tahu,kecuali dirinya sendiri! "Ucap Luna sambil melirik ke arah Siska.
"Apa yang akan kalian lakukan bila tahu Dzifa dan Lutfi menikah?dari sejak awal."tanya Arya.karena melihat Luna menatap Siska dengan tatapan yang tak mampu di artikan.iya yakin da sesuatu diantara mereka.
"Itu kan hari bahagia nya sahabat kita,ya kita mau lihat lah?"jawab Ais.
"Lalu?"
"Dzifa dan Lutfi menyembunyikan pernikahan nya karena mereka masih sekolah,paham gak?mau kalian liat Dzifa dan Lutfi di keluarin dari sekolah?"tanya Arya
"Ya enggak lah?"jawab Ais.
"Hahahaaa gw setuju!"jawab Danu.
"Harus lah,mamam wenak nih kak!"ucap Wina.
"Mau makan dimana?"
"Ngaliwet we lah,bakar hayam,lalab sambel pedo pisan!"Celetuk Wina
"Pas pisan lalabna daun Sampeu(pas banget lalapannya daun singkong)"jawab Lutfi
"Cih lo pada ngomong apa sih?"tanya Arya.
"Hahaha,A ngala lauk na di balong ajakan tuh si Arya,keceburkeun,,hahahaa(kak,abil ikannya di kolam ajak Arya terus ceburin)"Ucap Wina sambil tertawa di ikuti Lutfi.
"Cih sebel gw,ngedenger bahasa planet yang gw kagak ngerti!"ucap Arya.
"Hus,udah-udah.kita makan di rumah ini aja gimana?besok baru jalan-jalan!"tanya Lutfi
"Makan Apa?"tanya Sandi
"Nasi liwet!"jawab Wina
"Masa nasi doank?"
"Ya enggak lah,nanti kak Lutfi beli Ayam atau ngambil ikan di kolam di belakang terus di bakar,mau berapapun ikan yang lo mau tinggal di angkat dari kolam dan lo Bakar bebas!"jawab Wina
"Serius?"tanya Dzifa dengan mata yang berbinar-binar,karena dia suka sekali dengan ikan bakar.
"Serius lah,ya udah sono para cowok ambil ikan di kolam,gw mau ke warung Ceu Mimin beli Bumbu!"
"Bumbu apa?"
"Bumbu buat masak lah!"jawab Wina.
"Ngomong aja pengen ketemu sama kang Adi!"
"ikh bukan kan mau ke warung!"kilah Wina
"Beli karedok?"
"Nah tuh tau!"
"Kakak satu ya pedes?"
"Siap Bos"jawab Wina.
"liat dulu di kulkas ada apa aja,yang gak ada nya baru kamu beli aja!
"Sip,kak Dzifa mau ikut?semuanya juga boleh kok ikut?"ajak Wina
"Gw belum shalat!"jawab Dzifa
"Sebelum melakukan kegiatan ngambil ikan sama jalan-jalan keluar mending shalat dulu di mushola!"ajak Lutfi
"Mushola nya dimana?"tanya Sandi
"Tuh di kamar Pojok"tunjuk Wina.
Merekapun shalat di mushola didalam rumah itu,mereka sudah tidak mempermasalahkan lagi tentang pernikahan Dzifa dan Lutfi yang di sembunyikan karena menurut mereka pernikahan Lutfi dan Dzifa di sembunyikan demi kebaikan.
☺☺
maaf ya kemarin gak update namun insyaallah hari ini lebih dari satu🤗