
Hari senin adalah hari paling melelahkan,kenapa?karena setiap hari senin anak² SMA tersebut harus datang lebih pagi karena ada pemeriksaan atribut dan akan melaksanakan upacara,begitupun Dzifa yang notabennya sering absen saat upacara namun saat ini ia tak bisa berleha² karena ia sudah masuk dalam organisasi OSIS sebagai sekertaris KETOS.
"nguap mulu dari tadi fa..?"tanya Sarah
"hehehe gak biasa gw jam segini harus udah standby di sekolah"jawabnya cengengesan
"ya udah nih aku ada kopi mau ?tawar nya
"Gak usah,gw gak biasa pagi² minum kopi,dan lagi gw belum sarapan,laper gw"tolaknya.
"Oh ya udah lo ke kantin aja gih beli roti ke atau apa gitu"titah Sarah.
"Oh ya udah,kalo gitu lo jaga di gerbang ya,klo Lutfi atau yang lain nanya gw ke kantin bentar oke..?" ucap Dzifa menjauh dari Sarah
"oke"
tak beberapa lama Lutfi dan beberapa anggota lain ikut bergabung untuk merajia anak² yang menyalahi aturan sekolah,Lutfi celengak celinguk mencari Dzifa.
"Sarah,Dzifa udah kesini kan?
"udah ko tapi dia tadi ke kantin dulu,!"
"Ngapain?"
"makan, laper katanya belum sarapan"
Setelah mengetahui Dzifa ada di kantin Lutfi pun melanjutkan lagi kegiatannya.
selepas merajia dan upacara anak² OSIS berkumpul di ruangan OSIS sebelum bel masuk di mulai...
"Gw tunggu laporan nya,serahin semuanya sama Sekertaris gw"ucap Lutfi
"Siap pak ketu"ucap Nano
"Eh ia berapa bulan lagi ada acara anak² club Drama,gimana rencana lo?"tanya Safira pada Lutfi
"besok kita bahas setelah urusan rajia ini di serahkan ke BP"
"Oke" jawab anggota semua dengan serempak dan mereka satu persatu pamit ke kelas nya karna jam belajar sudah akan di mulai.Dzifa dan Lutfi pun berjalan beriringan,tanpa ada percakapan apapun..
☺☺☺
"Gila ini laporan banyak banget"keluh Dzifa
"Udah kerjain aja jangan banyak ngeluh"ucap Lutfi
"Bantuin lah,ini juga kan tugas lu"rajuk Dzifa
"Ntar malem gw bantuin,sekarang gw ngurusin dulu ni barang² jualan...biar dapet doi"
"Ahhhhh lu mah gitu"
"eh ia ntar belanja ya ke supermarket,kayanya stok di dapur udah pada abis"
"Perhatian baget lo sama kebutuhan dapur"sindir Dzifa
"ya kan itu kebutuhan"
"tapi lu yang bayarin ya,jebol gw kemarin udah ngeluarin 450 rbu,buat belaja ini ono sama bayar tagihan listrik dan air"gerutu Dzifa
"Iya"Jawabnya dengan senyuman
"Eh iya emang lu masih ada duit? kan penghasilan lu di kasihin ke gw!"
"Ada lah,ya kali semuanya di kasihin ke lu!"
"Ya udah gini aja gimana?"
"Gimana apanya?"
"Ya soal kebutuhan rumah kita belanja bareng lah,gak usah gw yang bagi² pusing gw! "
"Ya udah klo gitu kemauan lu"
"tapi uang jajan tetep kan"ucap Dzifa cengengesan
"Ya udah cepetan beresin kerjaannya,biar cepet pulang..."ucapnya
"Udah pulang aja yuk"ajaknya sambil beranjak mendekati Dzifa yang sedang berkutat dengan laporan² dari sekolah
"kerjaan masih ber karung² gitu?"
"Udah lah besok lagi,toh tinggal masang harga sama majang di bawah"jelasnya
mereka berdua pun pulang.
😉😉😉
Sekolah sedang ramai karena beberapa hari lagi akan di adakan acara pentas drama dan juga penampilan karya seni dari perwakilan masing² kelas,awalnya acaranya hanya untuk anak² dari club Drama tapi atas usulan Dzifa dalam rapat Osis yang menyarankan untuk semua kelas harus mengirimkan perwakilan agar semua nya bisa berpartisipasi utamanya menciptakan keakraban sesama murid dan menciptakan gotong royong mencegah perselisihan dan lain hal.dan juga bila hanya pementasan dari club drama saja itu akan mengeluarkan dana yang cukup besar dan banyak yang akan mubajir beda hal nya bila banyak yang berpartisipasi di mulai dari waktu dan pentas yang akan lebih banyak dan lebih meriah juga bajet yang di keluarkan hanya berselisih tak jauh dari bajet yang di keluarkan bila hanya club drama saja.jadi Dzifa mengusulkan hal tersebut dan di setujui oleh semua anggota Osis dan juga para guru terutamanya kepala sekolah juga mendukung acara yang telah di usulkan dan telah di susun rapi.
Dzifa di bantu Lutfi menyusun semua nya agar acara berjalan dengan lancar.meskipun mereka harus lembur terutama Lutfi yang menomer dua kan pekerjaannya.tapi Lutfi bersyukur karena acara yang di usulkan Dzifa,Dzifa sendirilah yang sangat antusias tak jarang dia sendiri yang terjun langsung mengecek apa saja yamg di butuhkan.Lutfi sangat senang karena mempunyai partner kerja yang seperti Dzifa tak banyak mengeluh dan profesional dalam bekerja sama.
"Fi gw gak beres² ya,gw capek?"ujar nya sambil merebahkan tubuhnya di kasur
"Ya udah,tapi mandi dulu gih"
"Gw bilang capek Lutfi"dengan nada kesalnya
"Jorok Dzifa"
"Isss iya ia gw mandi,,,bawel"dumelnya sambil beranjak ke kamar mandi.
😄😄😄
Lutfi terbangun ketika alarm di hp nya berbunyi,waktu menunjukan pukul 3 iya pun bergegas ke kamar mandi untuk bersih²,setelahnya memasak untuk sarapan karena ba'da subuh iya dan Dzifa harus segera berangkat untuk mengecek semua perlengkapan untuk acara yang akan di mulai tepat pukul 9.
"Fa bangun "ucap Lutfi sambil menggoyahkan tubuh Dzifa.
"5 menit lagi"
"Cepetan Fa ini udah kesiangan,,,kita harus segera ke sekolah"
"Gw masih ngantuk"ucapnya tanpa membuka matanya sekalipun
"ACARA DRAMA SEBENTAR LAGI DZIFA"teriak Lutfi di telinga Dzifa hingga si empunya langsung membuka mata.
"Kenapa gak bilang dari tadi sih ege"ucap Dzifa kesal dan lansung bergegas ke kamar mandi,,,setelah Dzifa berpakaian Lutfi mengajak nya untuk sholat subuh sebelum bergegas berangkat.
Saat Dzifa hendak mengambil air ia melihat ada nasi goreng di meja "Fi ini nasi goreng siapa?"
"nasi goreng buat sarapan!"
"Gak bakalan keburu ege"ucap Dzifa
"Terus gimana,gw laper"jawab Lutfi sambil berjalan mendekati meja makan
"Ya udah bentar"Dzifa pun bergegas pergi ke arah rak piring mengambil toples bekal dan memasukan nasi goreng tersebut tak rupa telor mata sapi nya juga,setelah itu Dzifa mengajak Lutfi bergegas berangkat.
di mobil
"Fa gw bilang kan tadi laper"ucap Lutfi sambil menyetir mobilnya
"Iya bentar bawel"ucap Dzifa sambil membuka toples makanan yang di bawanya dan menyendok nasi tersebut mengarahkannya ke arah Lutfi"Aaaaa..."Lutfi pun menyambut sendok yang mengarah ke mulutnya itu dan memakannya
"Fa lo baik deh?"ucapnya sambil tetap mengunyah makanan yang tadi di suapi Dzifa
"Baru nyadar lo"
"iya sampe bela²in nyuapin gw"ucapnya tanpa menoleh ke arah Dzifa.
"Jangan GR lo,gw nyuapin lo sekalian karna gw juga makan dan lagi lo kan lagi nyetir klo lo gak nyetir gw juga ogah nyuapin lo...?'elak Dzifa
"Ya iya,ya udah mana aaa..."pintanya
Dzifa pun menyuapi Lutfi dengan telaten dan di selangi dengan canda tawa sebelum akhirnya sampai di sekolah...
❤❤❤❤❤❤❤
jangan lupa like komen and share ya...