Dzifa

Dzifa
Menjadi Suami Istri



Pernikahan yang di adakan di rumah kakek Dzifa pun berjalan dengan lancar.yang hadir di pernikahan mereka pun hanya sedikit hanya keluarga dekat dan juga tetangga² rumah kakek Dzifa saja,mereka tak mengundang satupun teman dan juga guru-guru mereka.


Sore itu Pernikahan telah selesai dan hanya tinggal keluarga dan sebagian sanak sodara yang masih ada.


Ibu Dzifa pun menghampiri Dzifa dan Lutfi yang tengah asik dengan hp nya masing-masing" khemmm" deheman Ibu Dzifa membuat Dzifa dan Lutfi kaget dan sedera menaruh hp nya di sopa yang mereka duduki"Kalian lagi apa ko sibuk sendiri-sendiri..?Ibu mau kalian banyakin komunikasi biar kalian cepet akrab dan pada tau akhlak pasangan masing2,jangan kaya barusan Ibu liat kalian sibuk dengan hp masing-masing"


Mereka pun saling tatap lalu tersenyum kepada Ibunya


"Ya udah sekarang kalian lebih baik beresin pakaian kalian"ujar sang ibu


"Mau ngapain Bu,kita masih mau santai². Ia kan..?"tanyanya sambil menoleh ke arah Lutfi dan di angguki oleh Lutfi


"Kalian kan harus sekolahan besok,jadi sore ini kalian berdua harus pulang ke jakarta. you understand..?jawab sang ibu


"HAH,,Yah Ibu ya kali kita harus langsung balik jam segini?"ujar Dzifa dengan wajah kecewa


"Bu....."ucap Lutfi namun terhenti tak bisa melanjutkan ucapannya karena terpotong oleh ucapan sang Ibu.


"Dari sini ke jakarta kan cuma beberapa jam jadi kalian bisa pulang sekarang dan sesampainya di sana kalian tinggal istirahat."ucap sang ibu santai" Ayo cepat berkemas"


Mereka pun langsung berkemas.setelah selesai berkemas merekapun menghampiri seluruh keluarganya yang ada di ruangan depan.


"Udah beres berkemas nya?"ucap Umi Lutfi


"Ya udah yuk kita antar mereka ke depan"sambung Abi Lutfi


"Emang Abi,Umi,Ayah dan ibu juga semuanya gakakan pulang ke jakarta sama²"ucap Dzifa


"Ya enggak lah kan kita mau pada Honeymoon dulu disini"jawa


"cihh,,, ini ** siapa yang nikah? siapa yang honeymoon sih! Geje banget udah tua juga!"cibir Dzifa dengan wajah kesal.


"husss jangan liat kesingnya,"ucap sang Ayah


"Udah-udah jangan di terusin entar nyampe nya ke maleman lagi"ucap Umi Lutfi sengaja mengalihkan perhatian


"Eh ia ini Hadiah dari Abi atas pernikahan kalian"ucap Abi lutfi sambil memberikan sebuah kunci mobil dan surat²nya.


"Makasih Bi"ucap Luthfi dan Dzifa bersamaan


"Nah klo dari Ayah nanti setelah kalian lulus"ucap Ayah Dzifa.


"Kalian main cantik dulu kalo mau ya"timbal sang ibu sambil mengedip²kan mata nya sebelah.


"Siap bu"jawabnya dengan senyum kecut(terpaksa)pada Ibu Dzifa


"Apaan lu siap siap,awas lu kalo macem² gue gebok lu"jawab Dzifa sambil mengarahkan kepalan tangan dan juga tatapan tajam kepada Lutfi,namun Lutfi menghiraukan ucapan Dzifa


Seluruh keluarga yang ada di sana seketika tertawa saat mendengar apa yang di ucapkan Dzifa.Dzifa pun merasa malu karena jadi pusat perhatian yang ada di sana...sesat kemudian Dzifa dan Lutfi berpamitan dan mereka berangkat ke jakarta dengan mobil baru hadiah dari Abi nya Lutfi,di perjalan hanya ada suara musik saja tak ada percakapan..namun setelah sampai jakarta Dzifa memecahkan keheningan


"Ke rumah gw aja yah.."ucap Dzifa


"Ngapain?Emang nya ada kunci nya?" tanya Lutfi tanpa menoleh kearah Dzifa


"Isst ia gw lupa,terus kemana?"


"Ke Apartemen lah"


"Ahhh ogah, eh ia gw gimana besok sekolah??"


"Gimana apanya???"


"Peralatan sekolah gw kan di rumah"ucapnya kesal dan frustasi karna ia melupakan kunci yang seharusnya ia minta pada orang tuanya


"Emang nya kamu gak tau klo kemarin Ibu dan Umi beresin apartemen bersama pelayan pelayannya dan memindahkan barang²mu ke apartemen,begitupun barang²ku yang ada di rumah,semua di pindahkan ke sana.mungkin gak semua masih ada sebagiaan pakaian yang ada di rumah tp sebagian besar udah di pindahin ke apartemen"jelas Lutfi pada Dzifa


"ikhhh beneran ya itu emak emak"ujarnya kesal


"Udah kita udah sampe"ucap Lutfi segera keluar dan membuka bagasinya


Mereka pun berjalan masuk ke Apartemen nya


"Gw mandi dulu"ucap Dzifa sambil membuka koper dan mengambil handuk lalu masuk kedalam kamar mandi...


20 menit kemudian Dzifa pun keluar dan melihat Lutfi sedang asik dengan laptopnya


"Elu gak mandi?"tanya nya


"Ia,kan tadi ada lu yang di kamar mandinya"ucap Lutfi.Lutfi pun mematikan laptopnya dan menyimpannya di meja belajar lalu pergi untuk membersihkan diri.


waktu pun terus berjalan dan Dzifa pun mengantuk,lalu ia tertidur pulas,,Lutfi yang baru saja menyelesaikan mandi nya ia pun bergegas ke ranjang karna mungkin sudah terlalu capek maka mereka pun ter tidur pulas.