Dzifa

Dzifa
kabar bahagia Ifat



"Kamu buat ulah?"tanya Bima pada Alexa


"Enggak"Elak Alexa


"Jangan membuat ulah dengan semua sahabatku,atau aku kirim kamu pada keluargamu."ancam Bima


"Kamu mengancam ku?silahkan kalau itu mau mu,aku dengan senang hati pulang ke rumah orang tua ku"


"Kamu menantang ku,oke Kemasindo barang-barang mu"Ucap Bima dan berlalu pergi dari kamar.


"Aku menikahi mu karena keluarga mu memohon pada keluarga ku,ingat kamu saat itu"sambung Bima


"Ya ya ya aku ingat,aku telah hamil anak si brengsek itu. kamu gak usah ungkit semua tentangku."


"Lalu apa yang kau lakukan hah?aku cuman minta satu hal aku ingin kamu berlaku baik pada seluruh sahabatku dan aku akan perlakuan kamu dengan baik,namun nyatanya kamu selalu saja membuat gara-gara dengan mereka,dengar kamu jangan menganggap kita orang paling kaya di antara meraka.masih ada Willy dan Lutfi yang lebih kaya.seluruh apa yang kita punya tak bisa di bandingkan dengan mereka.namun mereka tak pernah sombong tak pernah membanggakan diri.ingat Alloh tak suka dengan orang-orang yang menyombongkan diri,karena semua yang ada di dunia ini milik-Nya kita hanya dititipi sedikit hartanya yang mungkin suatu saat akan Iya ambil kembali."Jelas Bima


"Maaf"


"Aku gak butuh maaf mu!"ucap Bima yang masih setia di dekat pintu"Aku hanya butuh kamu merubah sikap"


"Iya,aku kan berusaha!"


"Besok senin jadwal cek up kedokteran,aku harap kamu bisi hamil lagi dan mengandung anakku"Ucap Bima


"Aku...


"Aku ingin anak,anak pembawa rejeki dan kebahagiaan"


"Tapi...


"Apa?kamu bersedia mengandung anaknya meski dia pergi dan menikah dengan wanita lain.tapi kamu tak mau mengandung anak ku hah?kenapa?


"Bukan begitu"


"Lalu apa?aku menerima mu dan anak mu,kamu tau bagaimana perlakuanku pada alm Alma,aku menyayanginya meski dia bukan darah dagingku.masih kurang hah?harus bagaimana lagi aku hah?"ucap Bima Emosi


"Iya aku akan usahakan secepatnyaaku hamil lagi,maaf"


Bima menikahi Alexa saat Alexa tengah hamil atas permintaan kakak dari Alexa teman sekaligus rekan bisnis Bima saat Bima tengah merintis usaha.Bima yang merasa Iba pun tergerak hatinya ia ikhlas menerima Alexa dan Anak yang tengah di kandungnya itu.Bima tak pernah mempermasalahkan perlakuan Alexa yangbegitu buruk terhadapnya saat awal-awal pernikahannya karena ia tau perubahan hormon orang hamil akan berpengaruh pada Akhlak dan moodnya.namun Bima tak menyangka setelah Alexa melahirkan pun akhlaknya masih sama malah ia dengan sengaja bepergian tanpa membawa Alma anaknya.hingga di suatu malam saat Alexa belum kembali Suhu tubuh Alma Tinggi di sertai kejang-kejang.Bima sendiri yang membawanya dengan di temani ibu mertuanya kerumah sakit namun naas tak lama sampai Alma di nyatakan meninggal.


Seluruh keluarga kecewa terhadap Alexa karena Alexa tak bisa di hubungi hingga acara pemakaman Alma.hingga berselang 2 hari setelah meninggalnya Alma,Alexa baru kembali.keluarga semua menyuruh Bima menceraikan Alexa namun Bima bersikukuh untuk mempertahankan karena menurutnya menikah bukan lah permainan,dan menerima apa adanya adalah hal yang lumrah karena semua manusia di dunia ini tak luput dari kekurangan dan kesalahan.mempertahankan dan belajar untuk membenahi rumah tangga nya dengan baik adalah suatu cara yang baik menurutnya di saat itu.Alloh membenci perceraian dan itu di anut olehnya,bukan hanya Bima tapi semua teman-temannya pun.


"Siapkan baju ku,kita pergi ke rumahnya Lutfi hari ini."


"Iya"Jawab Alexa.


🙂🙂🙂


"Adudududuh ini jagoan-jagoan nya Ayah Lutfi,Papa Arya dan Abi Khairul Giman kabarnya?"tanya Bima yang baru saja sampai ke teras rumah Lutfi dengan membawa dua kantung belanjaan.


"Baik"Jawab semuanya


"Alhamdulillah,Uncle ke dalam dulu ya!"


"Iya.


"Assalamualaikum"Ucap Bima dan Alexa


"Waalaikum salam"


"aduh udah komplit nih"Ucap Bima


"Belum,Willy sama Sandi masih belum datang!"jawab Arya


"Kemana dulu mereka?"tanya Bima


"Willy Kitaa suruh beli makanan,Kalau Sandi dan Ifat aku suruh kepasar"Jawab Ais


"Ini aku bawa Kueh macem-macem kesukaan kalian"Ucap Bima sambil menyimpannya di meja.


"Dek,bisa tolong ambilkan piring"titah Ais.dan di angguki Humairah.


"Males banget kamu Is,sampe nyuruh-nyuruh orang,Tuan rumah nya lagi malah enak-enak selonjoran gitu"


"kamu gak lihat kita lagi hamil besar,susah tau nyari kenyamanan kaya sekarang"jawab Ais


"Iya apalagi lagi udah kaya aku ini"Sambung Dzifa"Kaki bengkak,pinggang panas belum lagi pegel"


"Hehehe kan aku gak tau!"


"Emang waktu Alexa hamil gak kaya kita"


"Aku gak semanja itu"Jawab Alexa,Bima hanya memutar bola matanya jengah.


"Kita Munggahan nya mau bakar-bakar atau mau gimana?"tanya Lutfi


"Huss,ko ngomongnya gitu?"tegur Luna


"Iya,gak lucu tau gak guyonannya!"ucap Ais yang tengah di pijat bokongnya oleh Khairul


"hehe, geje banget ya aku"


"Yah,kompres kaki bunda dong!"pinta Dzifa, Lutfi pun bergegas pergi untuk mengambil kompresan.


"Manja bener!"Dengus Arya


"Mau nyoba?"tanya Ais


"Apa?"


"Hamil!"


"itu tugas perempuan,bukan laki-laki Aisyah Mutmainah"


"emang,tapi kan ada campur tangan laki-laki jadi laki-laki harus ikut andil"jawab Ais, Dzifa yang di sampingnya hanya geleng-geleng kepala tak habis pikir.


"Anutlah peribahasa Wanita selalu benar"Ucap Bima


"Ehhh si Curut curhat"Ucap Sandi.


"Salam cuy,salam bukan malah ngatain orang"jawab Bima kesal


"Hehe, Assalamualaikum"Ucap Sandi,Ifat, Willy dan Gina.


"Duduk dekat Dzifa ya sayang"Ucap Willy dan di angguki oleh Gina


"Romantisnya"Ucap Ais


"Harus"jawab Willy


"Gina lagi hamil?"tanya Dzifa


"Belum di cek teh,cuman berharap nya sih iya soalnya udah seminggu ini aku selalu muntah-muntah di pagi hari,kurang enak badan dan Haid juga udah telat"


"Wah mudah-mudahan ya"ucap Dzifa senang


"Wah keduluan nih kita"ucap Sandi


"Kata siapa?"tanya Ifat


"Emang kamu lagi hamil"


"Alhamdulillah,cuma belum di cek ke dokter baru pake testpack aja"Jawabnya sambil makan kue yang tadi di bawa oleh Bima


"Wah,bahagianya bisa dapet kabar gembira"Ucap Dzifa sedangkan Sandi melongo dengan jawaban istrinya


"Kamu gak seneng?"tanya Ifat


"kamu seriusan?"


"Serius lah"jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari makanan


"Alhamdulillah"Ucap Sandi lalu memegang keduluan pipi Ifat dan menciuminya.karena saking senengnya ia tak menghiraukan kalau disana teman-teman nya sedang memperhatikan nya


"Dunia berasa milik berdua ye?"ucap Arya


Sandi pun melepas tangannya dari pipi Ifat karena Ifat sudah mencubitnya


"Sakit yang"keluh Sandi


"Makanya jangan asal nyosor,nih makan "ucap Ifat sambil memberikan kue lapis pada Sandi.


"Aku bahagia,makasih ya kabar bahagianya"


"Sama-sama,dan jadi suami siaga kaya Lutfi,Arya juga A' Khairul"


"Insyaallah"


❤️❤️❤️❤️


Alhamdulillah sudah masuk Ramadhan mudah-mudahan kita semua di lancarkan ibadah nya bagi yang melaksanakan.


Dan tetap taati apa yang di usulkan pemerintah ya,karena semua itu demi kebaikan bersama.


mohon maaf kalau tulisan aku geje dan sedikit bikin gereget.


jangan lupa like,komen, share dan vote ya.