
"Gila ini jantung kaya abis maraton,berhenti donk berhenti please gw malu klo ketahuan"ujar Dzifa dalam hati
"Fa lo kenapa ada disini?"tanya Ais sambil menepuk pundak Dzifa membuyarkan lamunannya
"emmmmk liat yang pentas lah..."jawabnya
"Oh kirain? emangnya gak sibuk?"
"Sibuk sih,bentar aja napa?"cengengesan
"Lo di sini liat dan dengerin si Bento anak IPA HAH?suara pales gitu lo dengerin!"gerutu Ais
"Gw ke belakang dulu"Tanpa menghiraukan teman nya Dzifa pergi ke belakang panggung dengan tergesa-gesa
"Kenapa tuh anak"gumam Ais sambil menggelengkan kepalanya
☺☺☺
Dzifa pun bertemu dengan Willy dan mengambil gitarnya tapi dia belum bisa menetralkan detak jantungnya,entah mengapa?dia pun bingung akan melanjutkan ke inginan nya menyanyi di atas panggung sebagai penutup atau bagai mana?hati nya gelisah dan dia gak tau harus bagaimana untuk menetralkan nya.
"Jadi kan Fa?"tanya Susi
"Gak tau gw bingung mau nyanyi apa?"
"Ahhhh lu gak serius?"Susi pun berlalu pergi ke atas panggung kembali.
Acara demi acara pun berjalan dengan lancar hingga akhirnya Dzifa pun di panggil,awalnya Dzifa membatalkan ke inginnannya tadi namun Susi tetap bersikukuh..hingga akhirnya mau tak mau Dzifa pun menyanyi di atas panggung entah apa yang di pikirkan nya hingga ia menyanyikan lagu Perfect-Ed Sheeran....ia bernyanyi sangat luar biasa ia menyanyi dengan penuh penghayatan hingga semua yang mendengar terkesima dengan suara merdu yang di lantunkan...
"wahhh gak nyangka anak bar bar itu bisa nyanyi sekeren ini"ucap salah satu siswi
"Iya keren ngalahin perwakilan² kelas"
Begitu lah ucapan2 yang terlontar dari mulut anak² SMA tersebut
Pukul 17:00 semua acara beres dan semua murid pun sudah pada pulang tinggal panitia dan anggota osis yang akan membereskan bekas acara.Selepas shalat magrib mereka semua pun bergegas beres² saling gotong royong karena besok akan mulai lagi belajar mengajar di sekolah tersebut
"Badan gw?"keluh Susi
"Sama badan gw juga"ucap Santika sambil merebahkan badannya di lantai di susul dengan yang lainnya
"Eh lo balik sama siapa Fa?"tanya Anggi
"Gw gak bawa kendaraan!"jawabnya tanpa bangun dari tidurnya
"kemana motor lo?"tanya Dian
"Dirumah!"
"kayanya bareng Lutfi ya lo?"tanya Dian lagi
"Hemmmmm"
"Pak ketu gw sama Anggi nebeng ya?Sekalian nganter Dzifa!"ucap Santika
Lutfi pun menoleh ke arah Dzifa yang masih membaringkan tubuhnya karena lelah"Hemmm"
Mereka pun pulang meski badannya sudah sangat capek dan lagi harus mengantarkan dulu teman²nya yang ikut dengannya,Dzifa yang sudah tak kuat menahan rasa kantuknyapun setelah masuk mobil langsung tidur tanpa menghiraukan gurauan dan pertanyaan dari temen²nya itu.
"Fa bangun?"ucap Lutfi saat sampai di apartemen nya
"Hemmm"
"*Dzifa,Dzifa gw juga capek fa masa gw harus gendong lu ke lantai 6 "ucap Lutfi dalam hati
"ya sudahlah*"
Lutfi pun menggendong Dzifa hingga ke depan pintu apartemennya,Lutfi merasa kesusahan untuk membuka pintunya karena dia harus memasukan pinnya.
"Fa bangun Fa"ucapnya
" Aaaaaahhhh...."..Dzifa pun teriak saat ia membuka matanya dan gendongan Lutfi pun terlepas karena mendengar teriakan Dzifa yang langsung masuk kedalam telinganya
Brukkk
"Awwww....tega bener sih!"keluh Dzifa yang merasakan sakit di bagian bolongnya
"Makanya jangan teriak²....sakit nih kuping!"keluh Lutfi sambil memegang telinganya.
Lutfi dan Dzifa pun masuk ke kamar lalu membersihkan diri secara bergantian dan beristirahat karena besok harus kembali bersekolah.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤