Dzifa

Dzifa
Sepupu



"Lutfi"ucap Arda


"Arda wijaya?"jawab Lutfi setelah mengenali siapa yang memanggil nya


"Hay bro,lama tak jumpa?"tanya Arda sambil mengarahkan tangannya ke arah Lutfi


"Hem,bagaimana kabar mu ?" tanya Lutfi yang langsung dapat pelototan dari Dzifa,bukan karena soal mereka yang saling kenal namun ucapan Lutfi yang lembut terhadap Arda


"Baik,kamu?"tanyanya


"Baik,gimana kabar Om dan tante?"


"Baik,kapan-kapan main lah ke rumah Natasya selalu nanyain kamu Fi"ucap Arda yang hanya di jawab dengan senyumana oleh Lutfi


"Kalian saling kenal?"bisik Dzifa


"Hemm,kenalin ini Dzifa istriku?"ucap Lutfi yang membuat Dzifa kaget atas pengakuan yang di lakukan Lutfi


"What,istri?kapan menikahnya kak?"tanya Arda yang kaget.


"kakak?"ucap Dzifa


"Iya dia anak dari tante Sari adik nya Umi dan om Ari Wijaya"


"Hah?"


"Iya memangnya kenapa?"ucap Lutfi"Tante Sari waktu itu datang lo acara nikahan kita cuma tak lama karena harus cepat-cepat ke solo ada urusan katanya"


"Jadi lo sekarang Adek sepupu gw donk"ucap Dzifa sambil menunjuk ke arah Arda


"Nemu dimana sama dia kak?"tanyanya tak suka


"Kami di jodohkan dek"


"Oh ya?"tanyanya sambil tersenyum mengejek ke arah Dzifa"Dan kamu kak ko sekarang berubah drastis?"


"Emang ada yang beda?"tanya Lutfi bingung atas pertanyaan adik sepupu nya tersebut


"Iya lah,ko bisa sekeren ini"tanyanya sambil menepuk² pundak Lutfi


"Hem"jawabnya dengan tersenyum lebar ke arah Dzifa"Namanya juga sudah punya istri dek,ya beginilah?"ucapnya bangga.


"Terus sekolah mu?"tanya Arda


"Ya kami masih sekolah,hanya keluarga saja yang tau tentang pernikahan kami,jadi rahasiakan ya bro"ucap Lutfi


"Hemm oke siap?"ucap Arda.


Dzifa pergi begitu saja ke ruangan yang ada di lantai atas ia tak suka dengan keadaan dimana dirinya telah menjadi kakak sepupu dari orang yang pernah iya cintai dan orang yang pernah membuatnya hancur.


☺☺☺


"Kenapa harus dia?Ya Tuhan aku tak mau mengenal nya lagi,tapi kenapa kau pertemukan ku lagi dengan dia.Ya Tuhan Astagfirullah,kenapa ini ?ada apa ini?kenapa?kenapa? kenapa dia lagi lagi datang?hidupku udah bahagia Tuhan!aku tak mau merasakan sakit yang seperti dulu lagi,aku sudah belajar untuk merubah diriku Tuhan,aku sudah belajar untuk ikhlas....hiks hiks hiks,Kenapa? kenapa?Aku benci dia aku benci hiks hiks..."Ucapnya sambil terisak


"Apa yang terjadi di masa lalu mu Dzif,hingga aku harus mendengar tangisan pilumu ini,Tuhan kuatkan lah hati Dzifa apapun yang terjadi,dan hapuskan memori - memori yang buruk dalam dirinya"ucapnya dalam hati.


"Dzifa"ucap Lutfi sambil memegang pundak Dzifa,Dzifa pun kaget dan langsung menyeka air matanya kasar.


"Hem"jawabnya


"Boleh aku peluk?"tanya Lutfi dan di angguki Dzifa.mereka pun berpelukan dan tak lama Dzifa pun kembali menangis didalam pelukan Lutfi


"Kenapa?mau cerita?"bisiknya pada Dzifa namun Dzifa menggelengkan kepalanya


"Ya sudah menangislah,bila itu akan mengurangi rasa sakit hati mu,Dengar Dzifa apapun yang terjadi di masa lalu jadikan itu pelajaran hidup.jangan pernah takut menghadapi hari esok karena kita tak tau hari esok akan bagaimana dan seperti apa?kunci bahagia itu adalah ikhlas,ikhlas lah karena dengan ikhlas Alloh senantiasa memudahkan jalan kita menuju ke kebahagiaan yang sesungguhnya"ucap Lutfi sambil mencium pucuk kepala Dzifa


"lebih baik kita shalat Dzuhur,adukan keluh kesah mu pada Nya,dia sang maha pemberi kebahagian dan sang pengobat luka"ucap Lutfi dan di iyakan oleh Dzifa.mereka pun bergegas mengambil wudhu dan shalat


☺☺☺


"Sayang bagai mana kalo yang ini?"tanya Alexa


"Yang mana pun yang menurutmu bagus"jawabnya singkat.


Mood Arda hancur saat tau yang menikah dengan kakak sepupunya itu adalah Dzifa kekasih yang iya tinggalkan begitu saja.


Awalnya Arda tak menyukai Dzifa karena sifat pemimpinnya namun karena Dzifa begitu populer di sekolahnya dan juga dia adalah Ketos yang sering di puji² oleh guru dan anak² SMP nya terdahulu iya pun mendekati Dzifa karena menginginkan kepopuleran.


Namun setelah Arda mendapatkan Dzifa,Arda di pertemukan dengan Alexa cinta masa kecilnya.


Entah apa yang di pikirkan nya saat itu iya rela melepaskan Dzifa demi Alexa,dia rela melakukan berbagai macam cara meskipun cara kotor demi mempertahankan kepopuleran nya.


Dan akhirnya tragedi itu pun terjadi ia menjebak Bima dan Dzifa di salah satu gudang di sekolahnya dengan memberi obat tidur terhadap keduanya,ia ********** ke duanya hingga guru-guru dan kepala sekolah melihat mereka ************ .


Semua Guru-guru kecewa dengan perilaku Ketos yang melakukan hal menjijikan seperti itu.Dzifa dan Bima pun menjadi bahan bulian dan mendapat peringatan keras,hingga Bima terpaksa harus di keluarkan dari sekolah,sebenarnya hanya di score selama satu minggu dan di lengserkan jabatan yang sedang mereka pegang,namun karena emosi atas tuduhan yang di layangkan guru-guru terhadapnya iya pun tersulut emosi dan menojok guru-guru yang mencibirnya dan Dzifa.


"kenapa sih yang?tanya Lexa


"Mmmmpt gak papa,Aku cuma capek!"ucap Arda berkilah


"Hempt ya udah yuk pulang!"ajaknya


"Bajunya?"tanya Arda


"Bajunya mahal-mahal banget yang klo yang itu!"ucap Alexa


"Emang berapa?"tanyanya sambil meraih bandrol yang ada di kemeja di depannya,matanya pun membulat seketika saat melihat harga yang tertera di kemeja tersebut,ia pun beralih ke celana dan kaos yang ada di sana betapa terkejutnya saat melihat harga yang cukup mahal dan juga betapa terkejutnya ia melihat merk yang tertera di baju-baju itu "Dzifa fashion".


"Kita pulang"Ajak Arda setelah menstabilkan keterkejutannya


"Dzifa fashion,apa itu merek Dzifa....berarti dia owner ditoko ini,dan Lutfi?apa ini toko mereka?"ucapnya dalam hati.


Saat mereka sampai di luar Arda melihat "L'FASHION" iya pun terkejut dan bertanya tanya apa ini memang toko Lutfi kakak sepupunya?sungguh ia bingung dengan pertanyaan² yang bersarang di kepalanya saat ini.