Dzifa

Dzifa
kumpul -kumpul



"Kapan-kapan liburan bareng yuk?"ucap Danu tanpa mengalihkan pandangannya dari layar tv.


"kemana...?"Tanya Siska


"ke sentul yuk kita trek²an"ajak Ais dengan santai.


"maksudnya?"tanya Willy yang syok akan ajakan Ais bukan hanya willy namun Danu,Luna,Siska dan Wina pun sama


"ya balapan lah"jawabnya singkat


"WHAT,,,"Teruskan serentak dari Wina,Luna,Siska dan Willy bikin telinga pengang


"Ngapa sih kalian teriak²,Woles aja kali emang nya kalian gak tau tuh"ucap Ais sambil menunjuk Dzifa dengan dagunya" Dia bulan lalu balapan dapet juara ke 2"


Mendengar jawaban itu semua teman nya Lutfi menoleh ke arah Lutfi dan Dzifa yang sedang asik dengan hp nya masing²,hingga Danu pun yang sedang asik main ps sengaja mempouse dulu game nya karna ingin mendengar penjelasan dari Dzifa kekasih dari Lutfi sahabatnya..Dzifa yang merasa di tatap oleh banyak orang ia pun mendongkakkan kepala melihat ke arah yang menatapnya.


"Ngapain lu pada ngeliatin gw kaya gitu?"ucapnya


"Apa benar yang di ucapkan Ais?"tanya Wina dengan wajah polos nya


"Apa?"tanyanya heran karna ia tak menyimak perbincangan mereka.


"Lo suka balapan?"tanya Danu


"Iya "jawabnya singkat


"Lo tau Fi?"tanya nya pada Lutfi


"Tau"


"Sejak kapan?"tanya willy


"Sejak hari ini?"jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya pada layar hp nya


"lo gak......"tanya willy tak selesai karna Lutfi melanjutkan ucapan ya.


"Gw gak peduli masa lalunya kaya gimana?kesukaan nya atau hobinya kaya apa?karena gw percaya dia,meski dia gak peminum kaya cewek lain dan pecicilan juga urakan.dia bisa bedain mana hal yang bener sama yang salah"jelasnya


"Ya jelas lah?"jawab Dzifa


"Ya jelas lah Fi,Fi lo itu cowok yang pertama bisa ngeyakinin si Dzifa jadi pacarnya"jawab Arya yang lumayan tau banyak tentang Dzifa


mendengar itu Lutfi menoleh ke arah Dzifa


"Gw bukan lo ya yang masih pitik udah pacaran!"jawab nya..


"Udah udah gak usah di perpanjang,,ini udah jam berapa sih..?"tanya Bima melerai pembicaraan Arya dan Dzifa


"Jam 3 bentar lagi ashar!"jawab Wina "Emang kenapa?"


"Pantesan perut gw udah bunyi"jawab Sandi


"Ya bro,gw juga"ucap Ifat menimpali ucapan Sandi


"Eh ege lo dari tadi makan gak berhenti masih bilang lapar?perut apa karet?"tanya Dzifa pada Ifat yang dari tadi makan


"hahaha....kan ini mah cuma camilan Fa bukan nasi"jawabnya sambil cengengesan..Dzifa hanya geleng² kepala.


" Ceff Fi masak gih,gw kangen pasakan lo?"Ucap wina


"mau makan apa?"tanya Lutfi


"Gak yakin gw lu bisa masak?"tanya Bima


"Apa aja yang penting mantul"jawab Wina tanpa mempedulikan Bima.


"Ini di sini cewek² gak ada yang bisa masak gitu?"tanya Danu


"Masak apa?"tanyanya


"Masak Air"jawabnya dengan cengengesan


"Gila gak guna banget lu pada jadi cewek?"


"Cewek itu bukan pembantu kan??"ucap


"Ia bukan Win,,tapi"


"Udah lu gak bakalan menang ngomong sama para cewek"ucap Bima yang tau klo Dzifa,Ais dan Ifat paling gak mau mendengar debaran yang berhubungan dengan dapur


Dzifa mengikuti Lutfi yang berjalan ke arah Dapur untuk memasak


"Ya kin lo mau masakin mereka?"tanya Dzifa


"Ya kenapa enggak?"


"Minumannya bakal kurang,Air galon nya tinggal dikit"ucap Dzifa yang tengah melihat ke arah Dispenser.


"Ya udah beli gih,gw masak disini?"


"Males gw?"


"Suruh yang lain lah"ucapnya


Dzifa pun berjalan ke tempat anak² berkumpul.


"Ya,Bim beliin minuman kaleng gih sama cemilan?kalo bisa sekalian beli Air galon,galon semua pada abis"titah Dzifa pada Arya sambil membuka dompetnya membawa uang 2 lembar uang seratus ribu


"Ko elu yang ngeluarin duit sih?"tanya Bima


"Ya gak papa ntar juga bakal di ganti"ucap Dzifa


"Kan orang nya ada di dapur tinggal minta sama dia?"tanya Arya


"Fa duitnya di dompet gw di kamar,,,lagi nanggung gw"Teriak Lutfi dari dapur


"Denger lu,kagak mau gw klo harus ke kamarnya?cepet gih ahh"ucap Dzifa


"Ya udah"mereka pun pergi berbelanja ke minimarket yang ada di sebelah gedung apartemen


1 jam sudah Lutfi bergelut di dapur di dampingi Dzifa,Siska dan Luna sedangkan Wina asik berceloteh dengan Bima ntah dari kapan mereka dekat


"makannya di sini aja ya lesehan!"ucap Lutfi sambil membawa nasi di ikuti yang lain yang membawa lauk dan piring


"Is wanginya bikin ngiler"ucap Ipat


"Aneh lu,bisanya cuma makan doank"


"Bomat"


mereka pun makan bersama tak dengan lahap karna meskipun makanan nya sederhana tapi enak sesuai selera lidah semuanya


"Fa lo beruntung punya cowok yang jago masak?"ujar Arya


"perfect "timbal Ifat


"Udah makan yang banyak biar gak mubajir ** makanannya..."ucap Wina"nanti klo kurang,minta lagi sama tuan rumah?"


"uhuk uhuk "Lutfi tersedak saat mendengar ucapan sepupunya itu"tekor gw"


mendengar itu Meraka semua tertawa.


❤❤❤❤❤❤❤