
"Kita kerja untuk dia kan?"tanya Lutfi
"Tapi.....
"Kebutuhan setelah berumah tangga itu sangat banyak?"tanya saga memotong ucapan Yusril
"Gak ada tapi-tapian kan namanya juga tanggung jawab!"ucap Lutfi,sebelum memasukan nasi ke mulutnya,ia sudah bosan dari tadi berbicara dan menunda makannya.
"Ingat gak 'Dan nikah kan lah orang-orang yang sendirian di antara kamu,dan orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba sahayamu laki-laki dan hamba sahayamu yang perempuan.Jika mereka miskin Alloh akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Alloh maha luas pemberiannya lagi maha mengetahui!"Ucap Alfi.
"Qur'an Surat An-nuur ayat 32 ?"tanya Devi.
"Yap!"jawab Alfi
"Ada Empat perkara yang termasuk sunah Rosul yaitu sifat malu,memakai wewangian,bersimak,dan menikah.benarkan?"tanya Devi.
"Iya,Nikah itu suatu ketaatan dan tidak mungkin Alloh membiarkan hambanya sengsara ketika mereka ingin berbuat kebaikan,karena menikah adalah suatu kenaikan!"jelas Davi.
"Nah itu Davi dan Devi paham masa kamu yang sebentar lagi menikah tak paham."ucap Lutfi.
"Masih ada keraguan Fi!"jawab Alfi
"Emangnya aku dulu enggak,dulu aku hanya baru bisa mengembalikan modal dan mencicil apartemen dari Abi ku.lalu Abi menjodohkan ku,namun setelah itu aku bisa mengembangkan tokoku memperbesarnya."
"Terus rumah mu yang sekarang?"tanya Khairul
"Rumah adalah kado pernikahan dari mertuaku aku hanya mengisi furniture nya.mobil juga kado pernikahan dari Abi.seandainya aku gak di beri itupun kalau aku gak membeli toko sebelah untuk memperbesar usahaku,aku sudah bisa membeli itu semua.Ibnu mas'ud Radhiallahu 'anhu berkata"Carilah kaya atau berkecukupan dengan menikah".nah alhamdulillah memang benar dengan menikah kita bisa merasakan segala sesuatu tercukupi.tapi bukan hanya dengan duduk diam,tapi dengan ikhtiar."jelas Lutfi.
"Siap...
"Siap gak siap itu karena belum di jalani,yang bilang nya siap kadang mereka mengeluh setelah mereka melangkah dan bahkan sebaliknya!"potong Lutfi hingga Yusril tak mampu menyelesaikan ucapannya.
"Kak Lutfi gak sekolah seperti kita tapi pemahamannya bagus!"Ucap Devi.
"Iya,kita mah enggak terlalu paham,tapi setelah kak Lutfi menjelaskan dengan detail sedikit ada pencerahan mengenai bab nikah,kak Lutfi hebat!"puji Davi pada Lutfi.
"Kakak merasakannya dan kakak langsung praktek makanya kakak paham!"
"Segalanya kamu praktek?kalian masih sekolah loh?"tanya Saga.membuat semua yang ada disana menatap Lutfi penasaran hanya Davi dan Devi yang tak paham atas pertanyaan yang di lontar kan Saga.
"Vulgar banget sih nanya nya!"keluh Lutfi
"Jawab aja apa susahnya?"tanya Saga
"Haram hukumnya bila ku membukakan tentang hubungan ***** ku dengan istriku.'Sesungguhnya orang yang paling buruk kedudukannya di hari kiamat di sisi Alloh adalah laki-laki Yang menyetubuhi istrinya kemudian ia menceritakan rahasia istrinya,begitupun sebaliknya.pahamkan?gak usah nanya yang begituan!Astagfirullah haladzim!"Ucap Lutfi sambil mengelus dadanya,ia merasa risih ditanya hubungan nya setelah menikah yang terbilang Vulgar.
"ASTAGFIRULLAH HALADZIM"
"Maaf Fi?"Ucap Saga.
"Cukup kalian tau sedikit perjalanan hidup ku,dan bukan hal itu."
"Iya hal seperti itu cukup orang yang menjalaninya saja yang tau,tak perlu di umbar ke publik terkecuali bila kalian di harapkan dengan masalah seksualitas,alat reproduksi ataupun penyakit hal itu di perbolehkan di ceritakan kepada Dokter spesialis,psikolog atau penyuluh dengan syarat semua tetap terjaga kerahasiaannya agar orang lain tak mengetahuinya."Jelas Khairul.
"Oh seperti itu!"ucap Alfi
"Banyak ilmu yang di dapat hari ini!"Ucap Davi
"Iya,maaf ya Fi sebelumnya aku gak tau!"Ucap saga.
"Gak papa!"
"Istrimu dimana udah mau magrib?"tanya Khairul
"Dia tidur,mungkin kecapean dan juga sepertinya sudah mulai sakit perut!"jawab Lutfi
"Hemm"
"Buatkan dia minuman hangat Fi,biar enakan perutnya!"Ucap Yusril
"Nanti selepas shalat aku buatkan wedang jahe kesukaannya!"
"Wah aku juga mau kak?"Ucap Davi.
"Jadi Rindu Umma!"Sambung Devi.
"Kata Umma uangnya gakan cukup bila dibarengi dengan kita pulang!"keluh Devi
"Oh,Ya udah kalian kapan liburnya?"
"Seminggu lagi juga libur!"Ucap Davi.
"Ya udah nanti kakak pesenin tiket pulang pergi buat kalian,mau?"tanya Khairul.ia merasakan bagaimana rindunya jauh dari orang tua apalagi ini mereka tinggal di negri orang dan di titipkan hanya pada Khairul.
"Mau,tapi apa kak Dzifa takan marah?"
"Enggak akan,seminggu lagi itu acara resepsi pernikahannya kakak.bukan resepsi modern hanya pengajian biasa di rumah.gimana kalau gini?sebagai ganti tiket kalian,kalian bisa ikut berpartisipasi disana!"ucap Lutfi yang tau kalau mereka tak akan menerima uluran tangan dari Lutfi karena sekarang Lutfi sudah tidak sendiri.
"Gimana?"tanya Davi pada Devi kembaran ya.dan Devi pun mengangguk,ia merasa senang akan pulang ketanah air untuk bertemu dengan Umma dan Abah juga ke dua adik nya.
"Fi,lebih baik kamu diskusikan dulu dengan istrimu sebelum kamu mengambil keputusan!"Ucap Khairul,ia tak mau ada ke salah pahaman diantara Lutfi dan Dzifa di kemudian hari.
"Aku gak marah kok kalau Lutfi membelikan tiket buat si kembar.malah kalau Lutfi membelikan untuk semuanya juga gak papa?karena dalam rejeki yang di dapat kita sekarang itu ada hak orang lain juga!"Ucap Dzifa sambil berjalan ke arah dispenser.
"Bangkrut dong aku Fa,kalau gitu!"keluh Lutfi.
"Ya syukur lah kalau seperti itu!"jawab Khairul
"Syukur apa dulu nih?"tanya Lutfi
"Syukur dapet tiket pulang pergi gratis!"Goda Khairul yang membuat yang lain terkikik geli saat Lutfi syok mendengar ucapan Khairul.
"Yang,produksi barang-barang kamu distop setahun ya!"Ucap Lutfi pada Dzifa
"Hah kenapa?"tanya Dzifa bingung.
"Kamu bilang apa barusan!"
"Gak papa kalau kamu beliin tiket si kembar sama semuanya juga,itu maksudmu?
"Satu orang kurang lebih 8juta,gulung tikar langsung toko aku yang!"Ucap Lutfi sambil menepuk judatnya membuat yang lain terbahak-bahak.
"Ya janganlah kan aku cuma misal aja,karena memang aku takan marah bila kamu gunakan uang mu untuk membantu orang,asal janga. di pake maksiat sama nyari istri baru,lagian kamu kan mau beliin nya juga cuma buat si kembar doank bukan sama yang lain,aku juga mikir berkali kali,mereka kan disini sambil berkerja kecuali si kembar.masa mereka gak ada ongkos buat pulang,harus kita yang bayarin!"Ceroscos Dzifa.Lutfi hanya menggaruk tengkuknya karena ia telah salah menanggapi ucapan Dzifa
"Dengan kalian memberi tiket pulang pergi buat si kembar aja udah Alhamdulillah kita mah Fi"Ucap Alfi yang sama merasakan rindu jauh dari orang tua,tinggal di negri orang dan hanya mengandalkan kiriman.
"Bener itu."Ucap Yusril.
"Tapi kalian datang kan?"tanya Lutfi
"INSYAALLAH"
"Alhamdulillah,mudah-mudahan Alloh mengijinkan kalian pulang ketanah Air denga. selamat. bukan hanya ingin melihat Teman kalian ini bersanding di pelaminan namun kalian juga bisa berkumpul bersilaturahmi dengan keluarga,sahabat dan teman-teman kita di tanah Air."Ucap Lutfi
"Acaranya di kampung kah?"tanya Yusril
"Di Jakarta,tepatnya di rumah ku!"
"Kenapa tak di bandung?"
"Teman,keluarga dan sodara sudah banyak yang tinggal di jakarta jadi kita pilih di jakarta.kan dulu akad nikah nya di adakan di bandung jadi resepsi nya kita adakan di rumah!"jelas Lutfi
"Acaranya apa aja?"
"Sungkeman,lempar bunga,dan Pengajian"jawab Dzifa
"Hanya itu?"
"Iya"Ucap Lutfi dan Dzifa bersamaan.
"Sudah Adzan,lebih baik kita ke mushola"ajak Khairul
"Dzifa tolong...
"Ini pekerjaanku,sana ke mesjid!"Ucap Dzifa memotong ucapan Lutfi saat Lutfi ingin menyuruhnya membereskan bekas makanan di meja makan.Lutfi pun hanya tersenyum menanggapi ucapan Dzifa.
Mereka semua pun bergegas ke mesjid.
❤Jangan lupa kasih dukungannya ya,Like, komen,share juga vote😊