
"Sayang pamit dulu sama Uwa"Ucap Lutfi pada kedua anaknya
"Uwa Afifa,Alfi Bunda dan Ayah pamit ya!"Ucap Afifa.
"Iya Hati-hati di jalan ya sayang"Ucap Ais pada Afifa.
"Iya Uwa,Aa' Fifah berangkat dulu ya"pamit Afifah pada Aji.
"Iya, hati-hati"
Dzifa Lutfi dan anak-anak nya pun pamit untuk pulang ke Jakarta karena masih banyak pekerjaan yang harus di kerjakan keduanya,apalagi sekolah akan di mulai artinya Afifa akan mulai untuk bersekolah kembali.
"Alfi,kita baca do'a dulu yuk sebelum berangkat"ajak Afifah pada Adik laki-laki nya dan diangguki oleh Alfi.
Lutfi dan Dzifa hanya melihat dan memperhatikan interaksi kedua anak kecil itu
"Bismillahirrahmanirrahim,Allohumma hawwin 'alainaa safaranaa hadzaa waatwi' annaa bu'dahu. Allohumma antashookhibu fiissafari walkholiifatu fii ahli.
Ya Alloh mudahkanlah kami bepergian ini,dan dekatkanlah kejauhannya.Ya Alloh yang menemani dalam bepergian,dan engkau pula yang melindungi keluarga.Amin..."
"Amin.."Ucap Alfi Lutfi dan Dzifa bersamaan.Lutfi pun langsung menginjak gas nya dan pergi meninggalkan halaman rumah Khairul.
"Adek ko bacaan do'anya bukan yang biasa?"tanya Dzifa
"Karena kita mau bepergian jauh."
"Emang bedanya apa kak?"tanya Alfi.
"Kata Ayah kalau keluar rumah sama bepergian jauh beda do'anya...
"Tapi sama-sama harus dibaca dek!"potong Lutfi
"Iya ayah,tadi sebelum aku keluar rumah Uwa aku sudah baca do'a yang biasa"
"Bener?"selidik Dzifa
"Bunda gak percaya!"ucap Afifah dengan wajah yang sudah di tekuk
"tadi kan kamu Ngombol terus sama Aa'?
"Bukan berarti lupa Bunda"bela Afifah
"Anak siapa sih ini,jago bener jawabnya!"ucap Dzifa
"Anak kamu lah,kamu juga pinter jawab sama kayak Afifah.
"Oooohhhh ya,ya gak papa bagus ya nak."
"Iya Bunda"
☺️☺️☺️
"Teh gimana keadaan kandungannya?"tanya Humairah.sekarang mereka sedang ada di halaman belakang bersama para suami-suami nya setelah kepergian Lutfi dan Dzifa
"Alhamdulillah sehat dan Alhamdulillah nya ada Aa' yang selalu siap siaga"jawab Ais
"Suami siaga gitu a'?tanya Humairah
"Iya,kan ini juga kewajiban kita sebagai seorang suami,suami itu wajib peka terhadap apapun apalagi seorang istri tengah hamil, sangat-sangat sensitif."
"Setelah melahirkan pun Aa' harus lebih peka karena mengurus bayi dan mengurus rumah itu sangat-sangat melelahkan apalagi anak kita bukan hanya yang bayi saja"sambung Ais
"Iya sayang,kamu Taukan gimana aa dulu waktu pertama punya anak,repot iya apalagi punya berbentrokan dengan pekerjaan tapi Aa' usahain menyempatkan diri mengurus dan memperhatikan kalian,terutama makanan karena paska melahirkan kamu disibukan dengan mengurus anak-anak sampai lupa waktu makan."Jawab Khairul
"Emangnya kamu gak bisa ambil sendiri Is?"tanya Arda
"Bukan gak bisa Ar...
"namun karena kadang anak itu tak mau di tinggal Ar jadi waktu makan Ais itu akan acak-acakan tak sesuai jadwal."sambung Khairul
"Segitu nya teh?"tanya Humairah yang hanya di angguki Ais
"Tapikan pekerjaan suami itu lebih penting karena menyangkut kelangsungan hidupnya kedepannya."ucap Arda
"Iya benar Ar,namun suami wajib menyediakan sandang pangan dan papan untuknya dan itu hukumnya wajib.
Pangan itu makanan,dan itu wajib kita sediakan sebisa mungkin setelah istri kita melahirkan harus kita sediakan karena ia tak mungkin pergi kemana-mana untuk membelinya,bukan hanya paska melahirkan saja namun sebisa mungkin setiap hari pun kita wajib peka mengecek apa ada makanan atau tidak karena makanan adalah bahan pokok untuk kita sehari-hari.
Papan adalah tempat tinggal yang layak dan bersih,jadi membersihkan rumah juga kewajiban kita.
Selama ini istri membantu tugas kita beres-beres dan semacamnya nah saat istri di hadapkan pada kehamilan atau saat melahirkan itu kembali menjadi tugas kita."jelas Khairul yang di angguki Ais
"Sebenarnya istri juga ingin membantu pekerjaan rumah namun keadaannya yang menuntut dia lebih mengutamakan anak dibanding lainnya."sambung Ais.
"Iya,kalau kita lelah bekerja kan kita bisa panggil orang untuk membersihkan rumah,mencuci dan membantu menjaga anak kita yang lain apabila kita benar-benar sibuk"
"Oh seperti itu ya teh!"
"Iya,nanti juga kamu dan Arda akan ada di masa seperti itu,Arda wajib sabar karena wanita hamil itu sensitif sekali dan emosi nya tak tertahan.aku pernah dengar keluhan Lutfi saat Dzifa di hadapkan dengan ngidam anaknya yang sekarang,saat itu ia ingin makan Dodol Garut,tapi harus asli Garut dan harus hari itu juga sedangkan itu sudah lewat isya, Lutfi memaksakan pergi ke Nagreg untuk membeli Dodol,setelah ada Dzifa cuma makan satu biji lalu berlalu tidur,keesokan harinya dia tak menyentuhnya sama sekali.dan saat Lutfi mengungkit Dodol Dzifa marah karena perubahan hormon."
"Dan kamu pun seperti itu"Sambung Khairul,Ais hanya tertunduk malu atas ucapan Khairul
"Bahagia ya"ucap Humairah,ia merasa terharu dan iri dengan rumah tangga kakak iparnya itu
"Kamu juga"ucap Ais
"Iya."
"Apakah kalian menunda kehamilan?"tanya Khairul
"tidak/iya!"jawab Humairah dan Arda bersamaan
"Yang mana yang benar?"tanya Khairul penuh selidik
"Tidak A' aku tak menunda."jawab Humairah
"Lalu kenapa Arda berucap Iya"tanya Khairul.Arda dan Humairah pun saling tatap
"Iya Arda memang menunda untuk menghamili istri Arda"jawab Arda
"Maksud kamu?"
"Aa' dan Ais tak perlu tahu,ini rumah tangga kami!"ucap Arda
"Apa yang terjadi?"tanya Ais pada Humairah
"Tak ada yang terjadi teh,aku memang tak menggunakan KB namun benar apa yang di ucapkan Arda"jawab Humairah, Khairul dan Ais saling pandang mencoba mencerna apa yang di ucapkan pasangan ini.
"Segeralah memiliki satu anak setelah itu kalian bisa menunda sampai kalian mau."Ucap Khairul dan berlalu pergi dari tempatnya di susul Ais.rasa kecewa dan kecurigaan nya terjawab sekarang.adiknya belum berubah.
"A' "
"Jangan di pikirkan"Jawab Arda
"tapi..
"Aku belum siap"
"kenapa?"
"aku takut menyakiti mu,maaf"
"Aku tau"
"Berkemas lah besok kita akan pulang ke cimahi dan tinggal di sana"
"Baik"
"Jangan terlalu pormal,belajarlah membiasakan diri, maaf karena aku kamu...
"tak apa"
Sedih pasti,kecewa iya,namun itulah rumah tangga ada pasang surut seperti air laut namun bila di Hayati dan di nikmati dengan ikhlas semua akan indah pada Akhirnya.
❤️❤️❤️❤️
Happy reading maaf lama banget up nya🙏