Dzifa

Dzifa
Demam



Pagi hari Dzifa lebih dulu bangun jam sudah menunjukan pukul 07:00


"What,gila gw kesiangan!"ucapnya saat melihat jam di dinding depan tempat tidurnya"Ehhhhh ko si Lutfi masih ngorok,tumben ! ahhhh bodo mending gw mandi duluan!"ucapnya sambil turun dari tempat tidur lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


sekitar 20 menit ia membersihkan diri,ia pun mendekat ke arah ranjang berniat untuk membangunkan Lutfi.


"Fi,bangun,bangun woy,Fi bangun "Ucapnya sambil menyisir rambutnya di tepian ranjang"Kenapa ni anak kok gak bangun-bangun ya?" Dzifa pun menyentuh tangan Lutfi dan betapa terkejutnya saat mendapati tubuh Lutfi yang panas"Aawwwww panas banget"lalu ia pun memegang dahinya Lutfi dan ternyata memang ia demam.


Dzifa bingung harus berbuat apa,ia pun membuka hp nya dan mencari bagai mana cara menurunkan demam,dia memang pintar dalam hal pelajaran atau apapun kecuali masak namun dalam ke adaan tertentu seperti panik,pemikiran nya tak pernah bisa konek dia hanya bisa mengandalkan hp nya untuk mendapatkan sebuah ideu


"Air hangat,handuk"Ucap nya saat membaca Artikel di hp nya"Oke..!"ia pun bergegas ke dapur untuk mengambil air hangat dan mengambil anduk kecil untuk mengompres Lutfi.


"haaaiissst lo kenapa sakit sih,ehhh iya ia kan harus makan obat berarti harus beli dulu ke minimarket yang di bawah,gak papa kali ya gw tinggal sebentar sama nyari tukang bubur kalo ada,klo gak ada aduuh curiga gw harus masak,gw kan gak bisa!"cerocos Dzifa dalam kepanikan.


"Udah lah Fi,gw ke bawah dulu do'ain mudah2an ada tukang bubur "ucapnya sambil beranjak dari duduknya untuk pergi ke bawah membeli obat dan mencari tukang bubur yang biasa setiap pagi selalu ada di depan minimarket sebelah apartemen.


30 menit sudah Dzifa pergi,dan dia kembali namun hanya membawa obat saja karena tukang bubur biasa sudah tak ada,dan secara otomatis dia harus memasak.dia tak ingat dengan aplikasi pemesanan makan online mungkin karena panik ya gays hihihi.


Dzifa pun mencoba memasak bubur dengan mengandalkan YouTobe,dan hasilnya dapur berubah jadi kapal pecah dan entah bagaimana rasa masakannya ?


Setelah memasak ia pun segera menyajikannya di dalam mangkuk dan berjalan ke arah kamar untuk membangunkan Lutfi


"Fi bangun,makan dulu"ucap Dzifa sambil menggoyang2 kan tubuh nya


"Hemmm"ucapnya sambil membuka matanya


"Makan dulu ya?"ucap Dzifa sambil mengarahkan satu sendok bubur ke arah Lutfi yang sudah bangun dan terduduk.


"gimana rasanya?"tanyanya pada Lutfi


"Coba kasih garam sedikit"ucapnya dengan suara serak


"kurang garem?"dan Lutfi pun mengangguk


"Fa ambil aja garam nya kesini"Ucap Lutfi saat melihat Dzifa sudah ada di ambang pintu,Dzifa pun pergi ke dapur mengambil garam


Setelah mengambil garam dan memasukan nya sedikit pada bubur Lutfi,Dzifa pun menyuapi Lutfi dengan telaten dan setelah itu ia pun memberikan obat yang tadi ia beli.dan akhirnya Lutfi pun tertidur kembali


"Haissst capeknya"Ucapnya sambil duduk di kursi ruang tv"mana laper lagi,delivery ahhh!eh iya kenapa tadi masak? kenapa gak delivery aja? ikhhhh bego!" gumamnya


Tak beberapa lama pesanannya pun datang dan ia manggung memakannya karena saking lelah dan lapar,setelah makan di ruang tv ia pun ke dapur untuk membuang keresek bekas makanan yang tadi ia makan dan betapa terkejutnya nya melihat dapur yang kotor dan seperti kapal pecah ulah nya sendiri tadi pagi,ia pun menghela napas kasar dan membereskan kekacauan yang ia buat sendiri.butuh waktu 20 menit ia membereskan dapurnya dan ruang makan sungguh melelahkan.


Setelah semuanya beres Dzifapun merebahkan tubuhnya di atas sofa yang ada di ruang tv,ia pun segera membuka hp nya melihat banyak pesan dan panggilan masuk.


📨Bima


Lo dimana pa?


gak masuk lo hari ini?


bales woy?


📨Ais


Fa lo dimana?


Sebentar lagi jam masuk ?


Fa lo libur?


Fa bales woyy?


📨Willy


Fa dimana lu sama si Lutfi ko kagak nongol-nongol?


Dzifa pun membalas pesan willy


📨Dzifa: Will ijinin gw sama Lutfi,Lutfi lagi sakit dia demam dan gw di suruh jagain dia sama nyokap nya.


📨Willy:siap bro.


"Maaf ya gw cuma bisa ngabarin Willy karena klo gw kabarin kalian pasti bakal lebih banyak pertanyaan" ucapnya sambil melihat poto ke 5 sahabatnya.....


❤❤❤❤❤❤❤❤❤