
Jam istirahat
"Eh Fa,kemana aja lu 3 hari ini...?"tanya Ais teman sebangku Dzifa.
"Ada urusan gw"
"So sibuk lo"Ucap Sandi
"Klo gw sibuk masalah buat lo? enggak kan!"ucap Dzifa sambil berdiri "Makan yuk gw laper"
"Yuk"ucap mereka bersamaan (Sandi dan Ais)
Mereka ber3 pun makan di kantin.
Tingg suara pesan masuk pun terdengar dari hp Dzifa
📨Lutfi: Dimana?
📨Dzifa: Kantin!
📨Lutfi: Bareng siapa?
📨Dzifa: Sandi sama Ais
📨Lutfi: Makan yang banyak biar cabi😂😂
📨Dzifa: Apa sih lu Geje😒
📨Lutfi:Hahahaa 😁
"Apa sih ni orang geje banget"ucap Dzifa dalam hati
"kenapa ekspresi muka lu?" Tanya Sandi
"Ia ada pesan dari siapa sih?"lanjat Ais
"Gak apa-apa cuma biasa ada yang Geje"jawabnya jujur
"siapa?"ucap nya serentak
"Kepo lu " timbalnya
"Eh iya katanya ada kasus di organisasi Osis"ucap Ais sambil mengaduk² minumannya
"Iya kasian si Lutfi dia sekarang tugasnya banyak setelah di lengserkannya wakil ketua Osis siapa ** namanya gw lupa lagi?"sambung Sandi.
"Maksud lo Rere?"jawab Dzifa
"Iya,itu tuh anak IPS yang suka bareng sama sekertaris dan anggota keamanan sekolah klo gak salah,mereka di lengserkan sama Kepsek karena ada yang laporan soal di UKS"Ucap Sandi
"Di UKS"Ucap Dzifa kaget
"Iya yang waktu itu tuh waktu si Nadia sakit,kan dia sampe di lari kan ke RS besok nya dan sekarang juga masih di RS"Ucap sandi yang sangat antusias menceritakan kepada Dzifa
"Kan dia waktu itu baik² aja"ujar Dzifa yang kebingungan karena setelah pulang sekolah ia yang mengantar Nadia sampai ke mobil yang menjemput nya.
"Ya gw gak tau pasti sih tp katanya gara² 3 cewek itu,Bener gak San...?"ucap Ais
Dzifa pun beranjak lalu pergi meninggalkan Ais dan Sandi yang kebingungan dengan tingkah Dzifa yang pergi begitu saja
Di kelas Lutfi sedang asik ngobrol dan di sesekali tertawa bersama dengan Fatimah
Dzifa pun menghampiri mereka"Fat gw pinjem dulu ni orang ya?tanyanya pada fatimah tanpa menunggu jawaban fatimah Dzifa langsung meraih tangan Lutfi dan menyeretnya"Ikut gw" ucapnya dengan lantang dan sorot mata tajam dan segera keluar dari kelas sontak semua mata tertuju pada mereka berdua.
Di ruang Osis
"Apa masalah yang gw gak tau selama gw libur"tanya Dzifa dengan tangan yang di lipat di dada dan menatap tajam ke arah Lutfi
"Sejak kapan lu tertarik soal Osis?"tanya balik Lutfi
"Gw butuh jawaban bukan pertanyaan"Ucap Dzifa yang langsung duduk dan menatap ke arah depan tempat duduknya dan di ikuti dengan Lutfi yang ikut duduk
"Gw gak tau jelas nya,yang gw tau sekarang tugas gw nambah banyak"keluh Lutfi
"Entah lah,yang jelas gw harus nyari pengganti wakil ketos,sekertaris dan yang bertugas di kedisiplinan sekolah!"ucap Lutfi
"Udah ada orang nya?"ucap Dzifa,,Dzifa merasakan apa yang ada di pikiran Lutfi karna ia pun pernah merasakan nya waktu ia di SMP dulu.
"Udah,Tapi gw belum tanya langsung sama satu orang lagi!"jawabnya
"Siapa? gw bakal bantu lo sebisa gw buat yakini itu orang"ujarnya tanpa menoleh ke arah Lutfi
Saat mendengar ucapan Dzifa lutfi langsung menoleh ke Dzifa "Serius?"tanyanya
"Iya"
"Alhamdulillah"ucapnya sontak Dzifa pun menoleh keheranan"jadi gini gw mau usulin Angga dan Sarah anak IPS ,terus Dika dan elu"lanjut Lutfi
"HAH gak salah lu pilih gw,ogah gw kagak mau,udah kenyang gw ikutan kepengurusan kayak begituan?"ucapnya sambil berdiri ingin beranjak pergi namun terhenti karena tangan nya di pegang Lutfi,dengan sigap Lutfi pun mendudukan Dzifa ke tempat duduk yang tadi didudukinya.
"Dengerin gw,gw butuh lu,jujur soal kepengurusan ginian gw kalang kabut karna banyak banget tugas yang harus gw urus,makanya gw butuh lu buat bantu gw,gw juga harus kerja buat biaya kita,makanya gw butuh lu buat ikut kepengurusan ini."
"Kan yang kosong itu 3 ko lu mau ngerekrut 4 orang,aneh lu"tanya Dzifa
"Kan yang milih bukan gw tapi Kepsek sama guru². itu cuma calon² kandidat nya aja"ucapnya
"Gw males"
"Please bantu gw"ucapnya sambil menyatukan kedua telapak tangannya🙏
"Apaan sih lu alay"ucap Dzifa yang tak suka dengan kelakuan Lutfi
"Plese lah mau ya mau?"rengek Lutfi yang membuat Dzifa risih
"Apa sih lu? Ogah.."
"Plese lah, ringanin beban gw dikit aja"
"Resiko lu"
"Ahhhh lu gak sayang sama gw"keluh Lutfi
"Ngarep lu gw sayang sama lu"
"Biarin,plese lah lo bantuin gw."ucap nya"fiks gue beliin lo tas deh"
"Ogah gw bukan Emak-emak"
"Atau gw ajak lu ke warnet deh?"
"Ogah,,,,tapi kalo lu beliin motor sport edisi terbaru sih gw sih yes"ucapnya dengan memainkan alisnya
Lutfi yang mendengar ucapan Dzifa syok karna permintaan yang keterlaluan itu "Ogah,bangkrut gw klo lo minta itu"ucapnya sambil menggeleng²kan kepalanya
"Ya udah kalo gak mau"
"Ini penawaran terakhir oke,terserah lo mau tau enggak,gw beliin cemilan deh"tawar Lutfi karna Lutfi tau kalo Dzifa sangat seneng dengan ngemil
"Tapi yang banyak kan?"tanyanya ymdengan wajah yang antusias
"Elu itu bukan bocah PUTRI NADZIFA "Ucap nya dengan meninggikan saat memanggil nama asli Dzifa
"Ya udah klo gak mau"
"Semerdeka lu deh Fa"
"Oke klo gitu,makasih My hubby"ucap nya sambil beranjak dari tempat duduknya karna sudah bel,namun pas sampai pintu ia berbalik dan berkata"Traktir cemilannya Sebulan ya yang banyak sesuka gw oke by gw duluan"lanjutnya dan berlalu pergi
"Sabar Sabar ini ujian insyaallah kedepannya bakal lebih baik oke...semangat Lutfi, semangat oke,"ucapnya dalam hati dan berlalu pergi untuk mengikuti jam pelajaran berikutnya
❤❤❤❤❤❤❤❤
Jangan lupa like comment and share ya
🤗🤗🤗🤗🤗