
"Yang maaf!"Ucap Lutfi setelah masuk kedalam kamar.
"Hemm"
"Mau makan lagi gak?"tanya Lutfi.
"Gak,mau beres-beres!Besok kita pulang!udah gak mood aku disini!"
"Yang,Astagfirullah kita baru nyampe tadi pagi loh,masa besok udah mau ke jakarta aja kan belum jalan-jalan."
"Pokoknya aku mau pulang."
"Ya udah,jangan nyesel ya."
"Gak bakalan."Jawab Dzifa.Dzifa pun mendekat ke arah kasur dan berbaring disana.Lutfi pun mendekat dan memeluk Dzifa.
"Maafin aku ya!"Ucap Lutfi.
"Hemmm"
"Yang!"
"Hemm"
"Aku...
"Apa?"
"Enggak!"
"kalau mau di maafin masakin aku ikan goreng sambel ijo"
"Iya"
"Jangan iya-iya aja."
"Hemmm"
"Kamu gak makan?"
"Gak napsu!"
"Ya udah!"
"Kamu gak mau bujukin?"
"Aku harus peduli gitu?yang bakalan sakit magh kamu?yang bakal ngerasain nyeri juga kamu bukan aku!"
"Ko kamu gitu?"
"Kamu juga gitu!"
"Gitu apa?"
"Diem,aku ngantuk!"
"Udah mau magrib,jangan tidur."
"Gak peduli!"
"Pamali Dzifa."
"Aku lagi gak punya waktu.kamu pergi sana jangan deket-deket."Usir Dzifa dengan sedikit mendorong tubuh Lutfi.
"Pantesan kamu barusan kaya singa betina!"
"Apa?Ngajakin ribut?"
"Ngajakin olahraga!"
"Mesum!"
"Sama Istri sendiri juga!"
"Gak aku lagi ada tamu!"jawab Dzifa dengan menghilangkan kedua tangannya di dada.
"Iya aku tau!"
"Pergi sana jauh-jauh!"
"Jangan marah-marah mulu ntar cepet keriput !"
"Lutfi,jangan mancing-mancing emosi deh !"
"Iya sayang,boleh aku kasih saran?"tanya Lutfi dengan lembut.
"Apa?"
"Kalau lagi PMS banyakin istigfar jadi pas ada celotehan atau gurauan gak langsung naik darah,gak langsung emosian."
"Nyari pembenaran nih dari kejadian tadi"Ucap Dzifa sinis.
"Allohu akbar,sayang bukan itu kan kamu lagi gak ada waktu tuh,mending kamu banyakin istigfar di sela-sela luang kamu,biar nambah pahala,soal yang tadi aku sadar ko aku yang salah.jadi maaf ya!"Ucap Lutfi.
"Pergi sana makan"Ucap Dzifa
"Aku tinggal ya!"Ucap Lutfi sambil berjalan ke arah pintu.
🙂🙂🙂
"Fi"panggil Alfi.
"Hemm"
"Istri?"
"Maafin aku dan istriku tadi,maklum wanita lagi masa sensitif-sensitif nya!"
"Sensitif?"tanya Saga tak mengerti dengan apa yang di maksudkan Lutfi.
"Iya"
"Coba jelasin?"tanya Yusril.
"Diem"jawab Khairul,Alfi,Saga dan Yusril bersamaan.
"Dia Lagi di hadapkan dengan makanannya tiap bulan jadi emosinya meledak-ledak!"jelas Lutfi yang membuat yang ada di sana mental Lutfi bingung."Tau PMS?"
"hemm"jawab Khairul.
"Ya itu!"
"Sumpah aku gak ngerti?"Ucap Yusril
"Sama"Jawab Saga dan Alfi bersamaan.
"Tau gak kenapa ada masanya seorang istri tak mau di goda suaminya?"
"Emang ada?"tanya Khairul penasaran
"Ada lah A!"
"Kapan?"
"Ketika istri di hadapkan dengan tamu bulannannya,makanannya tiap bulan yang membuat mood nya hancur!"
"Hancur?"tanya Alfi.
"Ya,hancur.Setiap tamu bulanan nya datang itu adalah saat-saat tersulit bagi mereka.mereka di hadapkan dengan banyak masalah seperti jerawatan,mood yang berubah-ubah,napsu makan berlebih,emosi yang naik turun sama sakit perut,kadang sampai mereka pingsan karena mereka menahan sakit ketika datang bulan."
"Seserius itu?"
"Hemm"
"Sakit perut,sampe pingsan?"
"Iya,itu yang di ceritakan Dzifa.dan aku lupa waktu jatuh tempo nya.dan saat itu aku malah mengolok-olok nya.Astagfirullah,bukan malah aku mengubah mood nya yang ancur jadi lebih baik malah ngancurin mood dan hatinya!"
"Kita gak tau harus komen apa?karena kita...
"Aku paham ko,cuman aku mau minta maaf aja atas apa yang terjadi tadi!"Ucap Lutfi memotong Ucapan saga.
"Gak papa Fi,Sedikit nya kita dapat ilmu supaya nanti bila kita di hadapkan dengan istri yang lagi berubah mood kita bisa lebih paham!"jawab Khairul.
"Masih ada ikan gak A?"
"Untuk apa?"
"Mau bikin ikan goreng sambel ijo,Dzifa besok pagi mau makan itu katanya?"
"Ya udah nanti Aa beliin ke supermarket!"
"Makasih!"
"Fi kamu ko nurut baget sama Dzifa"tanya Saga
"Gak juga!"
"Terus?"
"Ada Waktunya kita manjain dia,ada juga waktunya kita mengajari nya!"
"Memanjakan bukankah itu akan membuat dia berani ya sama kita?"tanya Saga.
"Ya tidak lah,soal nya ada porsinya. Memanjakan bukan berarti memberi berjuta hak untuknya membangkang namun memanjakan adalah hal yang membuat ia senang,karena membahagiakannya adalah kewajiban kita.'Rasulullah SAW bersabda takutlah kepada Alloh dalam memperlakukan wanita,karena kamu mengambil mereka dengan Amanat Alloh dan kamu menghalalkan ******** mereka dengan kalimat Alloh,Dan kewajiban kamu adalah memberi nafkah dan Pakaian kepada mereka dengan baik'.kalian tau kan dengan hal itu?Istriku meminta makanan dan itu kewajiban ku menyediakannya karena itu sama dengan kita memberikan dia nafkah,memberinya makan adalah kewajibanku dan aku ingin membahagiakannya dengan apa yang dia mau selama itu tidak melanggar syariat islam."Jelas Lutfi
"Lalu apa yang kamu dapat dari memanjakannya?"tanya Yusril.
"Kebahagiaan,melihat dia bahagia adalah kesuksesanku,tau kah kamu?aku jadi seperti ini,bisa berdiri seperti ini karena ada nya dia.Banyak orang berkata 'Lutfi kamu Sukses dan Dzifa beruntung'sebenarnya Akulah yang beruntung,mengapa?kamu taukan tadi dia bilang aku dulu cupu,ia benar dan dia yang merubahku.dia yang ada di balik kesuksesanku.dia merangkulku ketika ku dihadapkan dengan kesusahan dia menyemangatiku,membantuku,memberi idea idea yang sungguh aku tak terpikir kesana.Aku bahagia bersamanya,ia menerima ku apa adanya dan dia mendampingiku berjalan sejajar denganku memberi motivasi,menjadi penguat dalam setiap langkahku.Ril,Kamu tau dia bukan sebatas pakaian bagiku.kemanapun aku pergi aku selalu ingin dia di sampingku.mengapa?karena dia meneduhkanku,penghibur bagiku dan penyemangat bagiku."
"Segitu bucinnya?"tanya Davi.
"Dia tulang rusukku.dia separuh dari hidupku,Penyempurna ibadahku.tak sempurna diriku tanpa nya.terserah kau anggapku Bucin tapi sungguh hari-hari ku lebih sangat-sangat lebih menyenangkan setelah menikah."
"Ya lah kan ada penghangat."Ucap Alfi yang dapat plototan dari Khairul dan cubitan pedas di pahanya oleh Saga.
"Seorang istri bukan hanya untuk pemuas Nafsu!"Ucap Khairul dengan tatapan tajam.
"Benar A.karena wanita punya kedudukan yang sama."
"Wanita itu di muliakan,wanita memiliki hak dan kedudukannya sendiri.Lutfi sangat-sangat memuji istrinya karena iya merasakan betapa berharga nya keberadaannya di sisi nya.dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 228 yang Artinya 'Dan wanita memiliki hak seimbang dengan kewajiban nya dengan cara yang ma'ruf.akan tetapi laki-laki,mempunyai satu tingkatan kelebihan dari pada istrinya.Dan Alloh maha perkasa lagi maha bijaksana'.
Dan dalam Surat An-nisa 124 yang artinya 'Barang siapa yang mengerjakan amal soleh,baik laki-laki maupun perempuan sedang ia orang yang beriman,maka mereka itu masuk kedalam surga dan mereka tidak di aniyaya sedikitpun'.Dari dua surat itu kita bisa simpulkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam rumah tangga bukan hanya nafsu semata."Jelas Khairul
"Kita sedikit bercermin tentang perjuangan dakwah nabi saja dimana Istri-istri beliau ikut andil dalam perjuangannya,seperti itulah istriku di mataku!"Sambung Lutfi.
"Kamu katanya baru memperbesar usahamu ?"tanya Alfi.
"Hemm"
"Subhanallah!sepertinya kamu jago dalam mengatur keuangan."
"Itu semua berkat istriku,dulu menang aku yang pegang tapi tak sebesar sekarang."
"Apa yang dia lakukan?dan kamu tak bebas donk menggunakan uang mu?"tanya saga.
"Dia merubahku.dulu pakaianku tak seperti ini dia yang mendandaniku,dan juga dia yang merubah toko ku jadi kekinian lalu dia juga membuat pakaian casual yang modis untuk laki-laki dan aku sebagai percobaan nya,awalnya aku menolak tapi dia selalu saja marah-marah bilangnya gak usah pergi bareng aku kalau gak mau ganti sama apa yang aku pilih,selalu itu yang di ucap namun lama kelamaan aku merasa mendapat idea dari apa yang ia lakukan,ku ajak diskusi dia dan alhamdulillah jadilah seperti sekarang ini."jawab Lutfi.
"Kalau soal Uang?"
"Kita gak membagi hanya dia meminta secukupnya untuknya di sekolah,namun semua penghasilan toko masuk ke tapi dia tau.aku gak mau ada kebohongan di rumah tanggaku jadi aku terbuka padanya.kalau aku memberi orang lain semisal keponakan,Nenek,orang tua atau orang lain dia gak pernah komen katanya memang di rejeki kita da milik orang lain,makanya dia tak pernah mempermasalahkan itu."
"Susah nyari yang seperti itu!"jawab Alfi
"kamu akan merasakan sendiri bagaimana susahnya mengendalikan wanita."
"Pengeluaran Wanita bejibun,apalagi perawatannya!"Ucap Saga.
"Kita kerja untuk dia kan?"tanya Lutfi
"Tapi.....
❤❤❤❤❤❤