
Pukul 03:00 tengah malam Lutfi terbangun ia pun membangunkan Dzifa.
"Dzifa bangun!"ucapnya sambil membelai rambut Dzifa
"Hemm"
"Ayo bangun,kita mandi terus sholat"Ajak Lutfi.
"Gendong"ucap Dzifa
"Ko jadi manja?"ucap Lutfi
"Ya udah kalo gak mau!"Ucapnya sambil beranjak dari tempat tidurnya.dengan langkah tertatih Dzifa berjalan menuju kamar mandi,Lutfi yang melihat tak tega ia pun segera menghampiri Dzifa dan menggendongnya ala bridal.
"Terimakasih karena telah memberikan hakku!"Ucap Lutfi
"Itu kewajibanku memberikan hakmu!"jawabnya.
"Kamu gak takut hamil?"
"Untuk apa takut?kan udah punya suami..."jawabnya"Ajari aku jadi bidadari dunia dan Akhiratmu"lirih nya.
"Insyaallah,makanya kita harus saling mengingatkan dalam hal apapun!"jawab Lutfi sambil mengecup kening Dzifa
"Terimakasih ya Alloh telah pertemukan ku dengan nya,laki-laki yang baik,yang menerima ku apa adanya,bijak dalam bicara dan tau tentang agama,terimakasih Ayah Ibu telah menjodohkan ku dengan Lutfi ia membuatku bahagia,dan terimakasih Umi Abi engkau telah mendidik suamiku menjadi laki-laki yang begitu dewasa dan bertanggung jawab..jadilah suami impianku,sekarang dan selamanya.."ucap Dzifa dalam hati.
☺☺☺
📨Wina
Kak,kemarin kemana?
📨Lutfi
Gak kemana-mana.
📨Wina
kakak ifar gak kenapa-napa kan?
📨Lutfi
Emangnya kenapa?
📨Wina
kakak ko pagi ini kakak nyebelin dan ngeselin banget sih!
📨Lutfi
Gimana keadaan Bima sama Arda?
📨Wina
kalo kak Arda dia udah di pindah ke RS yang lebih besar sama tante semalem,kalo Bima ntar juga sekolah.
📨Lutfi
oh.
"Nyebelin banget sih nih punya kakak,aku nanya di jawab gak bener,sekalinya dia nanya aku jawab eh ujungnya cuma oh aja.Ahhh nyebelin pagi-pagi mood ku udah ancur!"ucap Wina.
"Kenapa Ancur sayang?"tanya ibu nya luna
"Ini nih Umma kak Lutfi nyebelin,bikin mood ku ancur!"Adu Wina pada ibunya
"Emang kenapa?"
"Nih,liat deh!"Ucapnya sambil memberikan handphone nya kepada ibunya dan ibunya tertawa.
"Kenapa malah ketawa?"
"hehe,makanya jangan kepo sayang,mereka kan udah nikah jadi lebih baik kamu gak usah ganggu mereka,mereka punya hidup mereka yang gak perlu kita tau."jelas Ibunya.
"Nikah itu enak ya Umma?"
"Nikah itu memang enak sayang,namun lebih baik kamu pokus dulu menjadi pribadi yang lebih baik, karena jodoh adalah cerminan dari diri mu sendiri.
dalam Al-Qur'an Surat An-nuur ayat 26 menerangkan yang artinya 'Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji,dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji PULA.Sedangkan Perempuan-perempuan baik untuk laki-laki baik,dan laki-laki baik untuk perempuan-perempuan baik PULA...."ucap sang ibu
"Dengan senang hati sayang,karena kamu adalah tanggung jawab Umma dan Abah sebelum nanti kamu bertemu dengan jodohmu dan Menikah"ucap Ibu Wina sambil mencium kening Wina
"Apakah tanggung jawab Umma dan Abah hilang saat aku menikah?"
"tidak sayang,namun sebagian besar tanggung jawab mu adalah kewajiban suamimu!"
"tentang apa saja ?"
"Nafkah,mendidik,menyayangi,melindungi dan banyak lagi.semua tanggung jawab Umma dan Abah menjadi tanggung jawabnya...Abah dan Umma hanya akan mengawasi kalian dari jauh dan hanya bisa mendoakan supaya rumah tangga kalian baik-baik saja dan ingat sayang nanti bila kamu menikah seberat apapun masalah yang kamu dan suamimu hadapi,hadapilah dengan kepala dingin dan jangan sampai orang lain tau cukup kamu dan suamimu saja yang tau namun bila kamu dan suamimu sudah di hadapkan dengan kebuntuan datanglah pada Umma dan Abah mintalah solusi dan bantuan kami,insyaallah sebisa mungkin kami akan bantu"Jelas ibu Wina
"Makasih Umma,Umma udah siang aku sekolah dulu ya!"Ucap Wina
"Iya sayang!"
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
☺☺☺
"Bim,lo udah masuk?"tanya Arya.
"Ya"jawabnya."Win,keterlaluan lo,gw belum bunuh tuh orang!"ucap Bima pada Wina
"Apa gunanya lo bunuh Arda?yang ada lo bakal masuk jeruji besi"Jawab Wina
"Gak peduli gw,yang jadi korban itu Gw sama Dzifa.gara-gara si b****** itu gw di keluarin dari sekolah dengan tuduhan ngelecehin Dzifa dan Dzifa ia menanggung malu,setiap hari ia gak dapet ketenangan di sekolah gara-gara si Arda sialan itu!"jelas Bima.
Wina hanya bisa menelan salivanya saat mendengar ucapan Bima,sebesar itu ke salah yang di buat kak Arda,sungguh tak di sangka,ia pun hanya tertunduk bingung untuk menjawab apa!"
"Jangan sekali-kali menyimpan dendam karena dendam akan menghitamkan hati!"ujar Willy
"Lo gak tau apa-apa!"sakras Bima
"Emang gw gak tau apa-apa gw cuma..."ucapnya tergantung saat melihat Lutfi yang tangannya di rangkul Dzifa"Wah wah wah pagi-pagi udah bikin iri aja!"sindir Willy
"Apaan sih lo"Ucap Dzifa sambil melepas rangkulannya.
"Kepentok apa lo?"tanya Arya
"Kepentok Cinta,Sayang,Dan segalanya!"jawab Dzifa dengan wajah penuh kebahagiaan.
"Lo gak lagi stres kan?"tanya Sandi,bukan hanya Sandi dan Arya yang melihat ke anehan Dzifa namun semua teman-temannya yang sedang berkumpul pun merasakan ke anehan dari Dzifa
"Ya Enggak lah!kalian lagi ngapain mau belajar bareng disini?"tanya Dzifa.
"Bukan kita lagi liat apa Bima sekolah hari ini atau enggak,eh ternyata sekolah!"jawab Danu.
"Punya nyawa berapa lu?kalo mau adu kekuatan di Ring sono!"ucap Dzifa yang membuat semua melongo atas kata-kata yang di ucap Dzifa,namun beda halnya dengan Lutfi,Lutfi tetap tenang menanggapi apa yang di ucap Dzifa.
"Ko lo gitu sama gw?"
"Terus gw harus gimana?belain lu,jelas-jelas lu salah,denger ya Bim gak semua bisa di selesaikan dengan kekerasan,pake otak janga pake otot,babak belur kan lo,sakit-sakit kan badan lo....!"
"Terus apa yang akan kita lakuin?buat ngasih pelajaran sama si Arda sialan itu"ucap Sandi.
"Gak perlu ngotorin tangan kita,cukup serahkan sama keluarganya aja!"ucap Dzifa
"Lo tau keluarganya?"tanya Ais
"Enggak,Gw serahin aja sama Lutfi dan Wina!"ucap Dzifa
"Ko Lutfi dan Wina?"tanya Ais.
"Ya karena dia anak dari tante gw!"jawab Wina.
"Pantes lo cekokin gw pake obat tidur!ucap Bima ketus.
"Denger ya Bim,gw gak ada di pihak siapapun gw cuma gak mau lo mati sia-sia?"bela Wina.
"Lo mau lindungin gw,,???gw gak butuh !"
"Denger kalo gw gak pake cara itu elo gak akan berhenti dan lo akan ngdekam di penjara dan lo tau sekarang kak Arda gimana?dia di bawa ke RS pusat dengan pengawasan khusus di kemarin malem di nyatakan koma.lo pasti bersyukur dengar ini !"jawab Wina.Bima dan yang lain terdiam tak ada yang bicara menjawab apa yang di ucap Wina
"Gw juga udah jelasin sama tante Sari semalem karena gw gak mungkin sendirian jagain Kak Arda dalam kondisinya sekarang ini,dan lo tenang aja Kak Khairul nanti siang sampe di Indonesia dia sendiri yang akan nemuin lo minta maaf langsung ke lo dan ke Dzifa dia yang akan ngurus dan ngasih hukuman buat kak Arda setelah ia sadar"jelas Wina.
"Dzifa lo udah maafin dia"tanya Sandi