
"Zina!"Ucap Arya
"Siapa yang Zina Ya?"tanya Bima
"tuh"sambil mengarahkan dagunya ke arah depan.
"Jangan asal ngomong lu"ucap Danu.
"Heh ngomongin apa sih lu pada?"tanya Willy yang sedang mengemudi.
"Lu gak usah pegang-pegang gitu,itu namanya zina tangan bukan muhrim"Ucap Arya
"Bukan muhrim,mahrom kali!"jawab Danu
"Emang beda?"
"Ya Beda lah,kalo muhrim itu orang yang berikhram dalam ibadah haji sebelum bertahalul.nah kalo Mahrom itu orang yang haram untuk di nikahi selamanya karena sebab keturunan,persusuan dan pernikahan dalam syariat islam"Jelas Danu.
"oh gitu,,Will berhenti pegangan tangan lu!ucap Arya pada Willy yang sedari tadi memegang tangan Siska.
"Sirik lu?"
"Bukan sirik ege gw cuma peringatin lo jangan pegang-pegangan gitu,emangnya mau nyebrang?"
"Geje lo"Ucap Bima sambil menoyor kepala Arya karena dia duduk pas di belakang Arya.
"Sakit bim,lo ya..."
"Yang jelas lah lo ngomong gak usah bertele-tele.ngomong aja lo mau!"Ucap Sandi.
"Bukan,gw kemarin ngobrol sama si Dzifa dan si Lutfi itu tuh namanya zina majaaaa apalah gw lupa"
"Mazaji mungkin"jawab Danu
"Nah entuh!"ucap Arya
"Terus Dzifa sama Lutfi kan mereka suka tuh pegang-pegang bahkan kaya kemaren itu jawuh lebih dari yang kita lakuin,kita kan cuma pegangan doank"ucap Siska
"*ya salam keceplosan"ucap Arya dalam hati
"Kembali pada diri masing-masing aja lah"jawab Danu.
"Iya bener tuh"jawab Willy
"zina majazi itu zina kecil ia kan?namun apa boleh kita menegur?boleh ! jelasin nya dengan baik dan diterima sama enggaknya itu kembali lagi sama orangnya,kalau lo ngomong nya kaya tadi anggapan orang lo itu panatik,lebih baik lo introspeksi ke diri lo sendiri dulu,sorry bukan mau apa,tapi ini demi kebaikan lo"Bisik Danu pada Arya.
"Sorry Will,Sis gw gak maksud,cuma tau situasilah kita di belakang kan para jomblo"ucap Arya
"Gak papa Ya,Emang bener yang lo omongin gw juga tau tentang itu cuma,entah lah setan apa yang merasukiku!"jawab Willy.
"Emang ada ya dalam islam"tanya Siska
"Ada lah,aku sih gak tau jelasnya yang,cuma tau aja!"jelas Willy
"kalau tau harus dipake donk?"jawab Danu.
"Heh lo sih jomblo gak ngerasain beratnya godaan!"
"Sapa suruh lo pacaran!"
"Dari pada keburu di gondol orang?"
"Emangnya kalo udah di jadiin pacar udah pasti gak bakal di gondol orang,gimana kalau lu jagain jodoh orang!"jawab Danu
"Emangnya judul lagu!"ucap Willy
"Cih di bilangin juga"jawab Danu
"Tapi bener tuh,mending halahil langsung."ucap Arya
"Pengennya sih!jawab Willy.
"Terus nunggu apa lagi?"tanya Danu.
"Entahlah!"jawab Willy
"Kalian kan saling cinta,nunggu apalagi coba?"Ucap Danu.
"Udahlah,turun yuk udah nyampe!"jawab Willy
Willy tau kalau Siska terganggu dengan pertanyaan yang menyuruh Willy segera menikahinya,sedangkan Willy tau mungkin dalam hati Siska masih ada keraguan untuk memilihnya,entah apa itu.
Mereka pun semua keluar dari mobil dan Lutfi membagikan kunci kamar untuk mereka tempati.
"Dzif,elu sama gw ya?"ajak Ifat
"Sama gw juga!"sambung Wina.
"Bakal jadi perkedel gw!"keluh Dzifa sambil memutar bola matanya malas.
"Noh si Ifat tidurnya grasak grusuk!"
"Ya udah sabar lah!"jawab Lutfi sambil mengelus kepala Dzifa
"Gw mau nanya sama lo berdua!"ucap Siska
"Nanya Apa?"jawab Dzifa
"Tentang hubungan kalian,kan si Lutfi tau jelas noh tentang agama,utamanya hukum tentang bersentuhan?tapi kenapa kayanya kalian gak ada batasan!"Jelas Siska.
Dzifa membulat kan matanya begitu juga Arya,Willy dan Danu.
"Apa sih yang,kasar banget nanya nya?"Bisik Willy.
"Gak papa kan gw nanya kaya gini?sorry kalau gw ngomong nya kasar!"Ucap Siska.
"Gak papa,ya udah lah sekarang pada istirahat aja dulu,nanti gw jelasin semuanya!"Ucap Lutfi"Dzifa ikut aku dulu ke rumahnya Mang Ucup,sambilan liat bi Ami katanya kemarin baru lahiran."ajak Lutfi
"Terus kita bawa apa kesananya?"tanya Dzifa
"Kan kemarin kamu beli selimut hello kitty!katanya gak suka pink kan?ya udah itu aja yang di bawa kesana buat kado,kan baby nya cewek,sama sekalian bagiin oleh-oleh yang buat para tetangga."jelas Lutfi
"Oke sip!tapi nanti aku pake selimut yang mana?"tanya Dzifa
"Emangnya di rumah ini gak ada selimut apa?"tanya Lutfi.
"Kirain!"
"Ya udah sana kekamar,ganti krudung nya pake krudung rumahan dulu!"titah Lutfi
"oke!"
"Eh iya aneh deh lo Fa?"tanya Ais
"Aneh Apa?"
"Si Luna sama Wina kan udah biasa tuh pake krudung di mobil sama di rumah juga kalau kita lagi ngumpul gak pernah lepas kan tuh ya!"ucap Ais
"Ngomong apa sih lo gak jelas banget sih?"tanya Sandi
"Ke intinya aja bisa gak?"tanya Dzifa.
"Sejak kapan lo demen pake kerudung?itu kan yang mau di tanyain sama si Dzifa!"Ucap Ifat pada Ais.
"Hehe iya itu!"
"Entahlah gw juga gak tau tepatnya,cuma gw liat kerudung gw bejibun,kan kalo gak di pake jadi dosa buat gw!"jawab Dzifa
"Emangnya gak gerah?"tanya Ais
"Gerah itu datengnya gak sama orang yang berhijab doank kan?"tanya Dzifa balik
"Ya iya!"
"Nah lo tau!Lagi pun nutupin aurat kan kewajiban,bener gak fi?"tanya Dzifa.
"Iya Bener.ada ko dalam Al-Qur'an juga,iya kan Dan?"tanya Lutfi pada Danu.sambil mengedipkan mata.
"Cih,elu Fi ngeremehin hapalan gw!"jawab Danu
"Siapa yang ngeremehin lu,tapi kalau lu gak bisa biar gw yang jelasin.!"jawab Lutfi
"Stop,gini ya para cewek-cewek yang cantik....."
"Dalam Al-Qur'an Alloh berfirman dalam surat Al-Ahzab Ayat 59 yang artinya Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu,anak-anak perempuan mu dan istri-istri orang mukmin.Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal,Sehingga mereka tidak di ganggu.Dan Alloh maha pengampun lagi maha penyayang."Ucap Wina memotong ucapan Danu yang menurutnya bertele-tele.
"Napa lo manyun?"tanya Lutfi.
"Kesel gw,Win ngapa sih lu janji srobot aja?"keluh Danu
"Hahaha maknya kalau ngomong jangan berbelit-belit"jawab Lutfi.
"Nah itu sepenggal ayatnya yang menjelaskan tentang kewajiban menutup aurat.Rosululloh SAW juga bersabda mengenai batasan Aurat.Berdasarkan hadist Abu Daun,dari Aisyah radhiallohu 'anhu beliau berkata yang Artinya: Asma' binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah SAW dengan menggunakan pakaian yang tipis.Rasulullah SAW pun berpaling darinya dan bersabda "Wahai Asma' sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh(sudah baligh)tidak boleh terlihat darinya kecuali ini dan ini"Ucap Lutfi sambil menunjuk ke wajah dan telapak tangan.
"Waw ternyata di Al-Qur'an ada toh!"ucap Ais
"Hehehe,gw mah belum siap pake hijab kaya lo pada,belum siap lahir batin gw!"ucap ifat
"Yah kalau itu kembali lagi pada orang-orang nya sih"
"Udah ah gw mau kekamar!"jawab Dzifa.
"Dzif,jangan di bongkar tasnya"Bisik Lutfi
"Why?"
"Udah sana,aku tunggu di depan"