
Pagi hari mereka sekeluarga sedang sarapan lalu bersiap untuk mengantar Santi dan Do Hyun ke bandara. sesampainya di bandara Santi menyuruh Do Hyun duluaan masuk "Dion inget ya rencana kita" (bahasa inggris) Santi berkata
"Oke, aku duluaan masuk" (bahasa inggris) Do Hyun berkata lalu berpamitan dengan semua keluarga Santi mencium tangan mamah Mila dan papah Beni, bersalaman dengan Safira juga Lucky lalu keluar dari mobil dengan membawa koper, Safira menahan teriakannya karena bersalaman dengan Do Hyun
"Rencana apa sih, kok pisah gitu ga bereng emang pesawatnya beda" mamah Mila bertanya
"Mah kalau Santi bareng sama Dion bahaya nanti pasti ada yang foto tiba-tiba ada di sosmed, waktu itu juga pernah kan ketahuaan di foto sama fans nya untung aja muka Santi ga keliataan"
"Ka jadi yang waktu itu pelukaan sama Do Hyun ceweknya kaka aaaaa.....bener-bener banyak rahasia" Safira berkata
"Iya, pokoknya diam ya Fira jangan cerita siapa-siapa"
"Siap, ah...aku malah jadi nge fans sama ka Santi deh kayanya"
"Ha ha ha ha lebay"
"San tapi kan Dion pake masker trus pake topi ga akan ada yang tau kali"
"Kata siapa waktu itu juga Dion pake makser sama topi, tanya noh fansnya" Santi berkata menunjuk ke Safira
"Tau mah, idolanya mau pake topeng sekali pun Fira tau dari badan sama suara juga tau"
"Tuh kan makannya bahaya, tapi nanti di pesawat kita duduk sebelahan kok mah tapi tetep bakalan pura-pura ga kenal"
"Terus nanti di bandara Korea gimana ga bareng juga dong" mamah Mila khawatir
"Aku di jemput tante Yuni, Dion naik taxi ke apartemen"
"Aduh kok gini sih, ini rencana siapa kaliaan kan suami istri"
"Mah tenang aja, ini rencana Santi walau Dion awalnya ga mau tapi aku ga mau sampe masuk media, udah mamah tenang aja aku ga apa-apa kok"
"Mah tau ga di bandara Korea itu tiap hari kayanya ada wartawan dari semua media dan fans yang nongkrong nunggu idolanya pulang dari luar negeri dan idolanya masuk bandara" Safira menjelaskan
"Masa sih segitunya"
"Eh kalau ga percaya nanti Fira liatin ya pasti oppa Do Hyun sekarang lagi di tunggu tuh sama wartawan dan fansnya di bandara Korea"
"Udah mah jangan terlalu khawatir Santi udah gede" papah Beni berkata
"Ka terus kaka nanti tinggal dimana" Lucky bertanya
"Di apartemen Dion di anter tante Yuni gitu jadi aman ga keliatan media sama fansnya"
"Aduh ribet ya nikah sama artis, kenapa ga bilang-bilang aja sih San"
"Udah ah kan udah tau alesannya, mamah malah nanya lagi" Santi berkata dan turun di ikuti Safira dan mamah Mila juga Lucky sedangkan papah Beni memarkir mobilnya "papah nanti nyusul parkirin dulu mobil"
Do Hyun sudah masuk ke ruang tunggu penerbangan dan Santi pun berpamitan dengan keluarganya "Nak sampe Korea langsung kabarin mamah ya" mamah Mila berkata dan memeluk Santi
"Ka hati-hati ya, salam buat Han Daegang ya ka" Safira berkata dan memeluk Santi
"Ka aku titip sepatu bakset kalau pulang" Lucky berkata dan memeluk Santi
"San kamu jaga diri di sana nurut sama suami kamu, dan harus hubungi kita selalu ya apalagi wekend kita harus video call" papah Beni berkata dan memeluk Santi
Santi melambaikan tangan dan masuk ke ruang tunggu, disana melihat Do Hyun sedang duduk lalu Santi duduk tepat di belakang Do Hyun mereka saling mengirim pesan "my sun bagaimana keluarga kamu pasti mereka sedih melihat kamu pergi" (bahasa inggris) Do Hyun mengirim pesan
"Iya, aku juga sedih seandainya bisa meluk kamu sekarang" (bahasa inggris) Santi berkata lalu Do Hyun dengan refleknya memeluk Santi dari belakang membuat Santi kaget dan berdiri membuat semua orang melihatnya
"Maaf saya kira orang yang saya kenal" (bahasa inggris) Do Hyun berkata lalu Santi duduk kembali dan mengirim pesan "Dion......jangan kaya gitu" (bahasa inggris) Santi mengirim pesan
"Ha ha ha ha di peluk suaminya kok marah, lagiaan kamu yang pancing aku bilang pengen dipeluk jadi aku sebagai seorang suami siap siaga memeluk istrinya" (bahasa inggris) Do Hyun membalas pesan
Lalu mereka menaiki pesawat dan duduk sebelahan, mereka membeli tiket bisnis maka leluasa tidak terlalu banyak orang dan duduk hanya berdua. Santi duduk di dekat jendela sesekali Do Hyun meremas dengan lembut tangan Santi yang di tutupi bantal. Santi tersenyum menggigit bibirnya dia senang dengan kenakalan suaminya
Setelah beberapa jam perjalanan sampailah mereka di Korea, dan Do Hyun mempersilahkan Santi pergi duluaan di bandara sudah banyak wartawan dari segala media dan ada juga fans menunggu para idolanya, Santi berjalan cepat menjauhi Do Hyun dan menarik nafas mencari tante Yuni
Do Hyun di jemput manajernya, mata Do Hyun tak bisa lepas selalu memperhatikan Santi dia khawatir istrinya tidak ada yang menjemput, setelah melihat tante Yuni dia merasa tenang Santi sudah ada yang menemani
"Tante juga kangen, ayo masuk mobil ga aman di sini" tante Yuni membantu membawakan koper
"Kok manajernya jemput ya, kalau gitu aku ga mau ke apartemen Dion dulu"
"Pasti jemput lah San, kalau engga kasiaan Do Hyun liat aja wartawan sama fans nya udah kaya gula aja di kerumunin semut"
"Tante aku ga mau ketemu manajernya jadi ga apa-apa kan di apartemen tante Yuni dulu"
"Iya ga apa-apa dong kamu mau tinggal sama tante selamanya juga dengan senang hati jadi bisa liat bangun tidurnya Do Hyun deh ha ha ha" tante Yuni berkata dan tertawa
"Ha ha ha tante apaan sih dasar"
"Eh gimana lancar ga akadnya, maaf ya tante bener-bener ga bisa datang"
"Ga apa-apa kok udah di wakilin sama om Bagus"
"Dia datang, sama istrinya ga"
"Engga katanya lagi kerja, ih ngapain nanya cemburu ya ha ha ha"
"Engga ngapain cemburu, tante juga udah punya calon dong"
"Siapa cowok yang beruntung itu dapetin tante aku yang cantik ini"
"Dia duda anaknya cowok dua, istrinya meninggal tapi kita beda agama jadi ga tau mau nikah atau engga"
"Awas ya tente jangan sampai tante yang masuk agama dia, aku ga rela mening cari cowok lain aja"
"Iya engga lah tante juga mikir, malah katanya dia mau masuk agama tante tapi mau ijin dulu sama anak-anaknya"
"Wah mudah-mudahan kaliaan di restui, cepet masuk islam dan menikah amin"
"Amin, eh jadi gimana kamu belum mau go publik nih sama Do Hyun"
"Belum waktunya, nanti aja kalau aku udah siap"
"Kapan siapnya, udah go publik aja biar heboh seru kan jadi restoran tante kesorot juga ha ha ha sekaliaan ikut nebeng tenar"
"Restoran tante udah tenar kata Dion juga udah banyak yang tau jadi ga perlu nebeng lagi secara langganannya artis kpop"
"Ya sih bener juga tapi kan bangga punya ponakan nikah sama artis kpop"
"Ga usah bangga Dion juga manusia biasa cuman takdirnya aja jadi terkenal aslinya mah manja tapi so sweet sih he he he"
"Serius dia manja, eh bangun tidurnya gimana sih masih ganteng ga dia, terus tidurnya ada ilernya ga sih"
"Ha ha ha ha ha tante apaa sih nanya nya detail banget, awas loh lagi nyetir"
"Bener serius nanya jawab dong penasaran nih"
"Gimana ya, ganteng sih kalau kata aku, mukanya soft banget kaya anak kecil tanpa dosa mana mulus mukanya"
"Wah jadi penasaran deh, San nanti pokoknya harus ajak Do Hyun nginep di apartemen tante ya, terus kaliaan mau punya anak berapa"
"Ha ha ha ha tante semangat banget nanyanya, aduh belum mikirin anak masih mau pacaran"
"Eh orang nikah pasti mau punya anak, pacaran kaliaan kan udah lama"
"Ya lama tapi jauhan jadi kaya bukan pacaran rasanya canggung kalau ketemu"
"Iya sih emang gitu kalau pacaran jauh, alhamdulilah udah sampe, San kamu ga apa-apa kan di apartemen sendiri, tante harus bantu di restoran soalnya ada yang booking buat acara ulang tahun"
"Ga apa-apa tenang aja, kan aku udah tau daerah apartemen tante" Santi berkata dan turun dari mobil pergi sendiri menuju apartemen tante Yuni
Santi berjalan menuju apartemen tante Yuni lalu melihat mini market dimana tempat bertemu dengan Han Daegang "kok gue mikirin dia sih, Santi hello lu udah jadi istri orang jangan main api ya" Santi berkata dalam hatinya.