Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Satu Pria saja



Do Hyun kembali ke apartemennya, Santi bahagia masalahnya sudah berlalu dan Do Hyun kembali bersamanya. Satu hari setelah pulang dari Rumah Sakit, Santi dan Do Hyun sesudah makan siang duduk di sofa melihat televisi berita yang sedang viral 'Do Hyun Mars mengalami kecelakaan karena pengaruh minuman keras' Santi melihatnya sangat kesal "Maksudnya apa, bohong banget itu beritanya, kamu harus ngasih klarifikasi kalau perlu minta bukti dari Dokter kalau kamu tidak mabuk" (korea)


"Sudah tenang saja, nanti juga ada klarifikasi dari agensi tidak usah kamu pikirkan, sekarang kamu urus suami kamu tersayang saja" (korea) Do Hyun tersenyum


"Tidak bisa seperti itu, nama baik kamu jadi jelek kalau mamah sama papah tahu bagaimana di tambah temen-temen aku tahu juga" (korea)


"Kamu kan bisa klarifikasi sama mereka" (korea)


"Tapi...aku bersyukur melihat mobil kamu yang hancur depannya tapi Allah masih melindungi kamu" (korea) Santi tersenyum melihat Do Hyun


"Aku juga senang bahwa aku sehat dan tidak memiliki penyakit apapun dan kita bisa mengadakan resepsi di negara kamu" (korea) Do Hyun tersenyum lalu Santi memeluknya


"Hampir lupa, benar juga bulan depan kita akan mengadakan resepsi coba aku telpon mamah dulu" (korea) Santi melepaskan pelukaannya lalu mengambil ponselnya dan menghubungi mamah Mila.


Beberapa kali baru terhubung "Hallo sayang baru mamah mau nelpon kamu"


"Pasti mau nanyain menantu kesayangan deh"


"Iya, kita di sini kaget gimana Do Hyun sekarang"


"Baik mah, dia ga apa-apa kok cuman luka kena pecahan kaca aja di tangannya"


"Beneran mukanya gimana aduh mamah sama Safira mikirin muka Do Hyun yang luka karena liat mobilnya hancur gitu bagiaan depannya"


"Aman kok mah kan mobil Do Hyun ada airbag nya jadi aman"


"Alhamdulilah syukur deh, terus apa betul Do Hyun mabuk"


"Nah itu salah bohong mah jangan percaya 100% berita, dia itu lagi ngebut ada anak kecil jadi banting setir, Santi pas ke Rumah Sakit mulutnya ga bau alkohol tanya aja tante Yuni kalau ga percaya"


"Mamah percaya kok sama kamu dan Do Hyun yang penting kaliaan ga apa-apa, aduh tiap-tiap ada berita tentang kaliaan yang jelek bikin jantung mamah mau copot lemes dengernya, ternyata gini punya anak sama mantu terkenal"


"Iya mah doain kita aja supaya di lindungi terus sama Allah"


"Pasti setiap hari mamah doain kaliaan biar jauh-jauh dari bencana apapun"


"Amin, oh ya mah aku mau nanya tentang resepsi aku di sana gimana"


"Eh...iya mamah kemarin di telpon di tanyain kamu kalau bisa pulang seminggu sebelum acara soalnya harus cobain baju adat sunda dan betawi"


"InsyaAllah Santi pulang seminggu sebelumnya, tapi ga tau Do Hyun soalnya ada promo lagu solo dia"


"Iya udah kamu aja pulang, mamah kangen apalagi Safira nangis mulu nih liat berita kaka ipar nya kecelakaan"


"Aku juga kangen sama semuanya di Indonsesia, bilangin Fira, idolanya ga apa-apa, kemarin nelpon tapi Santi ga bawa hp ke Rumah Sakit, pas liat hp banyak panggilan tak terjawab dan Fira paling banyak"


"Iya dia panik banget, katanya kalau kaliaan di Rumah Sakit Jakarta udah ke sana langsung gitu kata dia sambil nangis segukan"


"Gemes deh ha ha ha ha, dia lagi sekolah ya"


"Iya sekolah matanya bintitan loh"


"Oh ya....dasar, oh ya mah nanti Santi nelpon lagi ya makasih udah mau direpotin ketemu sama WO dan crew tv nya"


"Ga repot buat anak kesayangan dan mamah suka kok jadi ada kegiataan tiap hari di telpon terus meating, gaya kan mamah sok sibuk"


"Wah hebat mamah, ya udah mah Santi mau nemenin Do Hyun dulu"


"Salam sama Do Hyun ya San"


"Iya mah, dadah mamah sayang" Santi berkata dan memberi kecupan


Malam tiba setelah makan malam mereka akan tidur seperti biasa menjalankan rutinitas di atas tempat tidur berbicara hati ke hati sebelum tidur,


Do Hyun memeluk Santi dan mencium keningnya, sedangkan Santi tidur di dada suaminya "Dion apa resepsi kita undur lagi aja nunggu luka kamu sembuh dulu" (korea)


"My sun kita harus segera mengadakan resepsi sebelum perut kamu membesar, lagiaan luka aku tiga hari juga pasti sembuh" (korea)


"Sayang aku mau jujur, sebenarnya..... aku tidak hamil" (korea) Santi mengelus dada Do Hyun


Do Hyun seketika melepaskan pelukannya dan duduk "Apa.... terus kenapa kamu berbohong" (korea)


"Supaya kamu tidak meninggalkan aku jadi aku terpaksa berbohong" (korea) Santi berkata dengan manja


Do Hyun menarik nafas "Tapi kamu seperti sedang hamil sensitif dan manja" (korea)


"Aku manja karena ingin meluluhkan perasaan kamu" (korea)


Do Hyun memalingkan wajahnya berpura-pura marah lalu Santi kaget "Aku kira akan menjadi seorang Ayah" (korea)


"Entah lah aku sepertinya akan ke asrama lagi saja kalau seperti ini" (korea)


Seketika Santi menangis segukan "Kamu jahat aku berbohong karena kamu akan meninggalkan aku" (korea)


Do Hyun kaget lalu melihat ke arah Santi yang sedang menangis seperti anak kecil "Kamu yakin tidak sedang hamil, kamu cengeng seperti dulu" (korea) Do Hyun menghapus air matanya dan Santi menggelengkan kepalanya "Aku janji tidak akan meninggalkan kamu lagi" (korea) Do Hyun memeluk Santi


Santi tersenyum "Jadi kamu hanya pura-pura marah" (korea)


"Aku hanya menggoda kamu saja, kamu malah nangis jangan jadi istri cengeng cukup manja saja" (korea)


"Entah lah aku semakin sensitif setelah mengalami banyak rintangan dipernikahan kita" (korea)


"Terima kasih sayang sudah menunggu dan sabar menjalani semua rintangan dalam pernikahan kita" (korea) mereka berdua tersenyum bahagia dan berpelukaan dengan erat.


Ketika akan tidur bel apartemennya berbunyi, Santi kaget dan membangunkan Do Hyun "Dion, siapa yang bertamu malam-malam begini" (korea)


Do Hyun bangun dan keluar akan melihatnya, Santi mengikutinya merasa khawatir "Jangan-jangan sasaeng, kita lapor polisi saja" (korea) lalu mereka melihat layar dan terlihat wajah yang mereka kenal "Han Daegang" Santi terbelalak kaget


"Mau apa dia malam begini datang ke apartemen" (korea)


"Tidak usah di buka, kita tidur saja paling mau mengganggu" (korea)


"Tapi dari wajahnya dan membawa bungkusan sepertinya berniat baik, kita buka saja dia sudah banyak membantu aku" (korea)


Do Hyun membuka pintu dan menyuruh Han Daegang masuk, ketika masuk Han Daegang langsung fokus melihat Santi saja matanya tidak berkedip sama sekali "Seksi" Han Daegang bergumam pelan lalu Do Hyun menutupi tubuh Santi yang hanya memakai baju tidur seksi mini memakai kimono, Santi pergi ke dalam kamar karena malu terlihat oleh Han Daegang.


"Mau apa kamu malam begini bertamu" (korea)


"Aku hanya ingin menengok kamu saja hyung, tadi ke Rumah Sakit katanya sudah pulang dan ini ada sedikit makanan" (korea)


"Ya sudah duduk dulu" (korea) Do Hyun membawa minuman dalam kulkas dan Han Daegang duduk di sofa


"Kamu baik-baik saja hyung" (korea)


"Aku baik, hanya luka di tangan saja kena pecahan kaca" (korea)


"Apa benar kamu mabuk" (korea)


"Tidak, kabar itu salah aku hanya menghidari anak kecil yang melintas dan aku waktu itu sedang tidak fokus" (korea)


"Maaf malam-malam menganggu aku baru pulang dari Jerman langsung ke sini, kaget mendengar kamu kecelakaan" (korea)


"Tidak masalah aku belum tidur, maaf selama ini sudah merepotkan, benar apa yang kamu bilang meningalkan seseorang yang berharga akan menyesal seumur hidup dan ternyata aku tidak sakit kangker, ternyata hasil kesehatan aku tertukar dengan pasein lain" (korea)


"Serius, syukur lah kalau begitu" (korea)


"Menagapa wajah kamu seperti tidak senang mendengar kabar aku sehat" (korea)


"Ah....senang sekali, jadi hyung tidak jadi menceraikan Santi" (korea)


"Jadi kamu masih mengharapkan aku menceraikan Santi" (korea) Do Hyun melotot melihat ke arah Han Daegang


"Tadinya aku sudah menyiapkan resepsi mewah untuk aku dan Santi" (korea) Han Daegang menggodanya


"Apa......bener-bener kamu junior tidak tahu diri" (korea) Do Hyun kesal dan akan memukul kepalanya


"Ampun hyung ha ha ha ha aku hanya bercanda masih saja kamu cemburu pada aku" (korea)


"Bagaimana aku tidak bisa cemburu sama kamu, aku tahu Santi suka sama kamu juga, tapi dia berusaha menjaga perasaannya dan setia kepada aku" (korea)


"Jadi benar Santi suka sama kamu" (korea)


"Jangan senang dulu, aku bisa menebaknya dia suka karena terlihat berusaha melupakan kamu dan menghindari kamu, aku pernah memdengar dalam tidurnya menyebut nama kamu tapi aku diam dan mulai cemburu kepada kamu" (korea)


"Kenapa kamu membicarakan ini kepada aku" (korea)


"Aku hanya ingin kamu supaya tahu bahwa Santi menyukai kamu juga tapi sayang dia milik aku maka kamu harus menjauhinya dan hargai aku sebagai suaminya" (korea)


"Baiklah aku akan menjauhinya, terima kasih hyung sudah membuat aku menjawab semua rasa penasaran aku selama ini" (korea) Han Daegang senyum lalu bediri akan pulang "Satu lagi hyung, Santi seksi, ketika ada celah aku akan merebutnya dari kamu" (korea) Han Daegang berlari keluar sedangkan Do Hyun melotot kesal


"Dasar anak ini, awas kalau ketemu di tempat latihan" (korea) pekik Do Hyun melihat Han Daegang yang sudah keluar dari apartemennya.


Han Daegang tersenyum bahagia mendengar bahwa Santi ternyata selama ini suka kepada dirinya setidaknya walau hanya suka membuat dirinya puas dan merasa terbalas perasaannya walau tidak bisa memiliki Santi.


Sedangkan Santi mendengar pembicaraan kedua pria itu dari balik pintu kamar, dia tersenyum karena Do Hyun sudah mengerti perasaannya tanpa cemburu lagi kepada Han Daegang. Walau Santi suka kepada Han Daegang namun tidak mudah untuk dia jatuh cinta atau sayang kepada pria lain karena cinta dan sayang nya hanya kepada suaminya, perasaan dan pikirannya sudah terikat oleh satu pria saja yaitu Do Hyun seorang.