
Santi dan Han Daegang masih berada di bukit melihat pemandangan dan berjalan membuatnya lapar dan perut Santi berbunyi
krucuk
krucuk
krucuk
"Sepertinya ada yang lapar, ayo kita makan" (bahasa inggris) Han Daegang berkata melihat ke arah perut Santi
Santi tersipu malu memegang perutnya "malu-maluin nih perut" Santi bergumam
Han Daegang mengajak Santi ke rumah orang tuanya karena ibunya sangat pintar memasak
"Kita mau kemana ini" (bahasa inggris) Santi bertanya
"Nanti kamu akan tahu, semua makananannya sangat lezat aku dari kecil suka masakannya" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dengan senyum manis
Santi mengikutinya dan mobilnya berhenti di sebuah rumah yang besar dan asri, Han Daegang memparkirkan mobilnya di depan rumah itu
"Ini rumah siapa?" (bahasa inggris) Santi bertanya
"Rumah orang tua aku" (bahasa inggris) Han Daegang menjawab
"Apa, kamu ajak aku ke rumah orang tua kamu" (bahasa inggris) Santi berkata dan berhenti berjalan
Karena untuk Santi berkenalan dengan orang tua itu sesuatu hal yang sangat serius dan mempunyai hubungan sebagai seorang kekasih
"Memang kenapa, aku hanya mengajak kamu makan malam di rumah aku saja" (bahasa inggris) Han Daegang
"Baiklah hanya makan malam" (bahasa inggris) Santi berkata
Santi berpikir kembali mungkin wajar karena dia berteman dengan Han Daegang layaknya dia berteman dengan Natasya dan Viona dia pun kenal dengan orang tua teman-temannya itu
Lalu mereka masuk ke gerbang yang terbuka sendiri, dan ada seorang asisten rumah tangga yang menyambut dan membuka pintu. Santi masuk ke ruang keluarga di sambut oleh ibu Han Daegang dengan senyuman yang ramah
"Hallo, silakan masuk ayo duduk" (bahasa korea) ibu Han Daegang berkata dan tersenyum
"Dia tidak bisa bahasa korea bu, hanya bisa bahasa inggris" (bahasa korea) Han Daegang berkata
"Ah....hallo nama kamu siapa" (bahasa inggris) ibunya bertanya
"My name is Santi" menundukan kepalanya, mengajak salaman dan mencium tangan seperti tatak krama orang indonesia
Ibu Han Daegang sempat kaget tangannya di cium namun tetap ramah tersenyum "Santi, kamu darimana" (bahasa inggris) ibunya bertanya
"Saya dari indonesia, tadi saya mencium tangan anda itu adalah tata krama di negara saya karena yang muda harus mencium tangan yang lebih tua" (bahasa inggris) Santi menjelaskan
"Indonesia, owh sangat sopan sekali" (bahasa inggris) ibunya berkata
"Terima kasih, anda sangat ramah dan cantik" (bahasa inggris) Santi memuji ibu Han Daegang
"Ha ha ha ha kamu bisa saja, kamu juga cantik dan sopan" (bahas inggris) ibu nya memuji Santi
"Aku lapar bu, anda masak apa hari ini dan Santi ingin sekali merasakan masakan ibu yang super lezat" (bahasa korea) Han Daegang berkata
"Ayo kita makan, kebetulan ibu memasak banyak hari ini karena kata Han Daegang mau ada tamu, ternyata tamu special" (bahasa inggris) ibu berkata dan mengajak Santi ke ruang makan dan duduk di kursi
Santi melihat banyak makanan yang terlihat lezat "Maaf saya merepotkan anda karena Han Daegang tidak bilang akan mengajak menemui orang tuanya" (bahasa inggris) Santi berkata
"Aku hanya mau bikin kejutaan buat kamu" (bahasa inggris) Han Daegang berkata
"Tidak apa-apa ibu sangat senang sekali dia membawa teman wanitanya, selama ini dia selalu mengajak teman prianya saja ke rumah, ibu merasa khawatir" (bahasa inggris) ibu berkata menepuk dadanya
Santi hanya tersenyum manis dan mereka memulai makan malam lalu ibunya memberikan daging "Ini coba pork roast sangat enak" (bahasa inggris) ibunya berkata dan memberikan daging pork ke piring Santi
"Pork, tapi maaf saya tidak makan daging pork karena saya muslim" (bahasa inggris) Santi berkata
"Ah...maaf saya tidak tahu" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dan membawa daging pork dari piring Santi
"Kamu muslim, kalau begitu makan daging sapi saja ini enak" (bahasa korea) Ibunya berkata
Santi hanya diam melihat dagingnya
"Itu daging sapi silakan makan" (bahasa inggris) Han Daegang berkata
"Makasih" (bahasa korea) Santi berkata menganggukan kepalanya dan menikmati makanannya lalu memuji masakan ibu Han Daegang
Ibu Han Daegang merasa senang selalu tersenyum ramah kepada Santi, setelah makan malam Han Daegang mengajak Santi ke halaman belakang rumahnya, taman yang sangat indah tertata rapih ada tempat duduk dan perapiaan di tengahnya membuat suasana menjadi romantis
"Rumah kamu sangat bagus dan indah ibu kamu sangat pintar merawat rumah dan masakannya sangat lezat, terima kasih sudah mengajak aku ke rumah kamu" (bahasa inggris) Santi berkata
"Itu alesannya mengapa aku belum berniat tinggal sendiri karena aku selalu rindu ibu" (bahasa inggris) Han Daegang
"Kenapa harus tinggal sendiri, kalau memang ada rumah yang bagus dan apakah kamu punya sodara kandung" (bahasa inggris) Santi berkata
"Di korea seharusnya umur seperti aku sudah tinggal mandiri memiliki apartemen, aku anak tunggal" (bahasa inggris) Han Daegang berkata
"Wah anak tunggal pasti di manja dan ibu kamu pasti overprotektif sama kamu" (bahasa inggris) Santi berkata
"Bener sekali, aku seperti masih bayi di depannya beda dengan ayah aku yang tegas dan selalu berbeda pendapat dengan aku" (bahasa inggris) Han Daegang berkata
"Wajar karena seorang ayah ingin yang terbaik untuk anaknya, sebaiknya kamu mendengarkan apa kata orang tua kamu supaya hidup kamu sukses" (bahasa inggris) Santi menasehati
"Sekita kamu seperti orang tua menasehati anaknya ha ha ha" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dan tertawa
"ha ha ha karena memang itu benar, aku ingin sekali selfi di rumah kamu" (bahasa inggris) Santi berkata mengeluarkan ponselnya dan ternyata ponsel baterainya habis "yah...habis baterainya" (bahasa inggris)
"Pakai ponsel aku saja nanti aku kirim ke ponsel kamu, sini mendekat kita selfi berdua" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dan mengangkat ponselnya untuk selfi berdua
Ketika Santi tersenyum melihat kamera ponsel, Han Daegang mentap Santi dengan terpesona lalu foto kedua Han Daegang tanpa ijin mencium pipinya membuat Santi terbelalak kaget. Han Daegang tersenyum merasa puas melihat hasil fotonya yang sangat natural Santi terbelalak kaget ketika di cium Han Daegang
Santi berdiri dan sangat kesal dengan Han Daegang "Aku mau pulang, kamu tidak sopan dan hapus foto itu aku tidak suka" (bahasa inggris) Santi berkata dan pergi meninggalkan Han Daegang
Han Daegang langsung berhenti tersenyum melihat Santi marah lalu menyusul Santi untuk meminta maaf " Santi aku minta maaf tadi cuman bercanda tidak ada maksud lain hanya ingin membuat foto lucu saja" (bahasa inggris) Han Degang berkata menghalangi jalannya Santi
"Itu tidak lucu, saya sudah bertunangan walau memang hubungan kita sedang berantakan tapi aku baru mengenal kamu dan itu tidak sopan" (bahasa inggris) Santi berkata
"Oke aku minta maaf sekali lagi membuat kamu tidak nyaman" (bahasa inggris) Han Daegang berkata
"Aku akan memaafkan kamu tapi aku harus pulang bisa antar aku pulang" (bahasa inggris) Santi berkata
Han Daegang memberi jalan dan mereka masuk ke dalam rumah ketika berpamitan kepada Ibunya datanglah Ayah Han Daegang yang baru pulang bekerja. Santi mengenalkan diri dan menggagukan kepalanya, wajah Ayahnya tegas dan hanya senyum kecil Santi pun merasa tidak nyaman dan berpamitan untuk pulang
Han Daegang mengantarkan Santi pulang sepanjang jalan mereka hanya diam, Santi merasa kecewa dengan perlakuaan Han Daegang karena Santi paling kesal dengan pria yang seenaknya memperlakukan dia seperti wanita gampangan
Sesampainya depan apartemen Santi tidak mengucapkan apapun hanya diam dan keluar dari mobil Han Daegang dengan kecewa, Han Daegang menyusulnya dan memegang tangannya
"Santi saya akan melakukan apapun supaya kamu memaafkan aku" (bahasa inggris) Han Daegang berkata dengan tulus
"Aku sudah memafkan kamu, makasih untuk semunya hati-hati dijalan" (bahasa inggris) Santi berkata dan tersenyum manis
Lalu Han Daegang melepaskan tangannya dan Santi pun pergi masuk ke dalam apartemen tante Yuni. Han Daegang pergi menaiki mobilnya, Santi menaiki lift dengan wajah cemberut karena masih merasa kecewa dengan sikap Han Daegang.