Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Berpelukaan



Do hyun mengejar santi karena merasa bersalah memanggil santi dan meminta maaf, namun santi hanya diam dan hanya ingin pulang ciuman do hyun membuat santi syok lalu do hyun mengantar santi sampai tempat parkiran selama di lift mereka hanya diam


sesampainya di parkiran do hyun masuk ke dalam mobil santi dan duduk di sebelah santi ingin mengantar santi pulang


"santi kalau aku salah sudah mencium kamu tanpa ijin maafkan aku" (bahasa inggris) do hyun berkata dan santi masih diam memalingkan wajahnya


"aku tergoda dengan bibir kamu tadinya aku hanya ingin mencium kening kamu saja" (bahasa inggris) do hyun berkata


"dion tahu tidak, itu ciuman pertama aku" (bahasa inggris) santi berkata dengan pura pura marah


"ciuman pertama berarti baru aku yang cium bibir kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata


"kening, pipi, bibir baru kamu yang cium jadi kamu harus tanggung jawab" (bahasa inggris) santi berkata dengan kesal


"oke bagaimana aku harus bertanggung jawab kepada kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan wajah merasa bersalah


"nikahi aku" (bahasa inggris) santi tersenyum kecil melihat wajah do hyun yang sedang bingung


"serius kamu mau nikah sama aku, oke aku akan bawa ayah dan kaka aku untuk melamar kamu secepatnya" (bahasa inggris) do hyun berkata


"ha ha ha lucu liat wajah kamu yang lagi bingung" (bahasa inggris) santi tertawa


"jadi kamu tidak marah, kenapa kamu pergi" (bahasa inggris) do hyun bertanya


"tidak marah, aku hanya kaget saja baru tahu rasanya di cium seorang pria" (bahasa inggris) santi berkata dan tesenyum


"aaaahhhh......kamu bener bener cewek unik bikin aku jantungan saja" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan memegang dadanya


"sana kamu keluar aku mau pulang" (bahasa inggris) santi berkata


"aku mau antar kamu pulang karena masih kangen sama kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata


"aku pulang sendiri aja, besok kita ketemu lagi" (bahasa inggris) santi berkata


"kemarin saja kamu tidak menepati janji kamu untuk mengajak aku jalan jalan" (bahasa inggris) do hyun berkata


"maafkan aku, aku syok tahu kamu seorang artis tapi besok janji aku akan ke apartemen kamu" (bahasa inggris) santi berkata


"tapi tunggu tentang menikah aku serius akan melamar kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata


"dion aku hanya bercanda, dan aku belum mau menikah" (bahasa inggris) santi berkata


"kita lihat saja nanti" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan tersenyum dan keluar mobil


mereka saling melambaikan tangannya, santi pergi untuk pulang dan sampai rumah santi tersenyum lebar wajahnya berseri seri


"ka santi kok senyum senyum, eh ka aku belum kenal sama oppa dion ajak lagi dong ke sini kata mamah ganteng kaya artis" safira berkata sedang menonton telivisi dengan mamah mila


"engga biasa aja kok, ah mamah terlalu berlebih" santi berkata


"ih emang iya ganteng mamah kalau dion jadi penyanyi kpop mau jadi fansnya soalnya mantu kesayangan" mamah mila menggoda santi


"apaan sih mah alay deh mamah ih...." santi berkata dan pergi masuk ke dalam kamarnya


"ka kapan oppa dion ke rumah lagi" pekik safira


"kapan kapan" pekik santi


santi di dalam kamarnya tersenyum lebar lalu akan tidur santi membayangkan sewaktu do hyun mencium bibirnya membuat santi menggigit bibirnya dan jentungnya berdetak


"kenapa ciuman pertamanya sekarang sih gue kan pengennya udah nikah sama suami gue, kalau do hyung ga jadi suami gue gimana dong aaaaaahhhhhh......." santi bergumam kesal


sedangkan do hyun akhirnya setelah seminggu murung karena santi menjauhinya sekarang senyumnya kembali ceria membayangkan mencium bibir santi


"aigo ternyata ciuman pertamanya dengan aku, kalau tahu itu ciuman pertamanya akan aku beri yang lebih dari tadi" (bahasa korea) do hyun berkata dengan tersenyum


pagi hari yang cerah santi bangun dengan bahagia mengingat hubungannya dengan do hyun kembali membaik, santi turun untuk sarapan wajahnya tersenyum lebar


"pagi semua" santi berkata


"udah senyum lagi ka, kemarin manyun aja di tanya aja nyebelin" lucky berkata


"udah dong de masa kaka harus manyun aja kan yang namanya manusia ada seneng dan sedihnya" santi berkata


"jadi kamu udah baikan sama dion" papah beni bertanya


"kamu itu ga boleh kaya gitu sama orang san mau itu pacar atau temen kalau kamu ga suka sama orang bilang jangan di hindari bikin orang bingung itu ga boleh" mamah mila menasehati karena selama do hyun ke rumah tidak pernah ketemu santi


"iya mah aku salah nanti aku bakalan lebih terbuka sama dion, masalahnya aku kemarin bener bener ga tau harus berbuat apa" santi berkata


"bicarin san kalau kamu ada masalah jangan menghindar nanti kalau kamu udah nikah juga ga boleh gitu komunikasi harus jalan terus" papah beni menasehati


"iya pah" santi berkata


"emang kenapa menghindar dari oppa dion" safira bertanya


"engga kenapa kenapa de cuman kaka ngerasa ga pantes aja jadi pacarnya dion, karena dia itu keliataan sempurna" santi berkata


"jangan gitu, ka santi itu cantik cocok pacaran sama siapa aja" safira berkata


"kalau sama idola kamu pantes ga" santi bertanya


"pantes kalau kaka mau, seneng deh kayanya aku punya kaka ipar seorang idola sayangnya ka santi ga suka boysband kpop" safira berkata


"tapi ka santi suka loh lagunya do hyun" santi berkata


"ah...serius ka kok bisa" safira bertanya


"dion waktu itu pernah nyanyiin lagu do hyun jadi kaka suka" santi berkata


"wah....bentar lagi kaka suka kpop nih" safira berkata


santi hanya tersenyum karena membayangkan reaksi safira nanti bila tahu kekasih santi itu idolanya


santi pergi ke kampus dengan senyuman mengembang di bibirnya


"san bentar, lu udah senyum lagi alhamdulilah akhirnya kembali juga santi yang dulu" viona berkata dengan meilhat wajah santi


"gimana ga bahagia ada yang di jemput ke kampus tuh kemaren" cantika berkata


"siapa, dion ke kampus wah tau gitu gue ga pulang duluaan" natasya berkata


"ih...apa sih dia cuman pamit mau pulang ke korea kok" santi berkata


"loh kok udah pulang lagi jangan dong gue kan belum kenal" natasya berkata


"cutinya udah mau abis jadi harus kerja lagi, cantika lu baik baik aja kan" santi berkata


"tenang san gue udah baik baik aja udah pasrah biarin ajah ga mau di pikirin" cantika berkata


"wah kayanya kemarin ada kejadiaan nih, kita ga ada sehari langsung deh ketinggalan info ada apa sih" viona berkata


"ga ada apa apa cuman ka robi kemarin nyakitin santi untung ada dion" cantika menjelaskan


"daebak, waktu itu di ganggu ka robi di bantu ali terus kemaren di bantu dion" natasya berkata


"emang sebelumnya ka robi pernah ganggu kamu san" cantika bertanya


santi melotot kepada natasya mereka saling pandang cantika melihat mereka bertiga yang memberikan kode lewat mata mereka


"udah dong jangan ada yang di tutupin, lagiaan gue juga udah putus sama ka robi" cantika berkata


"iya sih bener juga biar gue aja yang cerita, kejadiaanya waktu lu ga kuliah ka robi ngajak balikan lagi ke santi sampe maksa dan kampus ramai karena ali sama ka robi berantem" natasya berkata


santi hanya diam tidak menjelaskan apa apa karena memang robi sudah tidak penting lagi untuk santi


"bener san, gue pengen lu yang cerita lu kan janji ga akan ada yang lu tutupin lagi tentang ka robi" cantika berkata


"iya bener apa kata natasya, gue ga mau cerita karena sayang sama lu cantika karena gue pengen lu tahu sendiri tanpa gue jelekin ka robi sama lu, itu bikin kita salah paham nantinya" santi menjelaskan


"gue tahu dan gue salah dulu sempet percaya sama ka robi, tapi sekarang gue ga akan percaya dia lagi makasih ya san udah mau cerita semuanya" cantika berkata


santi memeluk cantika dan mereka tersenyum senang


"gue juga mau di peluk dong" viona berkata dan memeluk santi juga cantika


"gue juga dong" natasya memeluk teman temannya


mereka berempat berpelukaan dengan bahagia dan masalah tentang robi telah selesai akhirnya cantika telah mengetahui semua keburukan robi