Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Senyumnya lucu



Masih di Mall, Santi dan Do Hyun sedang memilih hadiah untuk Safira lalu Do Hyun melihat toko bunga dan menarik Santi ke toko bunga "Tidak usah membeli bunga untuk Safira" (korea)


"Aku ingin membeli bunga untuk istri aku" (korea)


"Aku...." (korea)


"Siapa lagi, kamu istri Do Hyun bukan" (korea) Do Hyun berkata melihat wajah Santi yang sedang bingung


"Aku tidak butuh bunga" (korea) Santi berkata lalu Do Hyun mengambil bunga kecil dan menaruhnya di telinga Santi


"Sangat cantik, noona San dan Do Hyun hyung selamat datang di toko kami" (inggris) terlihat sosok pria tinggi putih pemilik toko bunga berkata


"Kamu kenal sama kita" Santi tersenyum ramah


"Siapa yang tidak kenal kaliaan, semua media memberitakan anda menikah dengan Idol K-pop, kaliaan pasangan yang sedang viral di kalangan Kpopers dan saya salah satu Fans kaliaan" Pemilik toko bunga berkata


"Wah....terima kasih" Santi mengganggukan kepalanya dan Do Hyun memilih buket bunga mawar putih yang masih kuncup


"Saya mau ini dan tolong tulis kata-kata yang manis untuk istri ku" (inggris) Do Hyun berkata melihat ke arah Santi


"Pilihan yang sangat bagus, kaliaan pasangan yang sangat serasi boleh saya minta foto bersama kaliaan berdua" (inggris) pemilik toko bunga berkata


"Boleh, Silakan" (inggris) Santi menjawab lalu mereka berfoto dan bunga pun diberikan kepada Santi


"Jadi semua berapa" (inggris) Do Hyun bertanya


"Saya kasih gratis untuk kaliaan pasangan yang romantis" (inggris) pemilik toko bunga berkata


"Tidak, kamu akan rugi bunga sebanyak ini tidak bisa di berikan begitu saja" (inggris) Santi kaget dan menaruh bunganya kembali


"Saya tidak akan rugi memberikan bunga ini ke orang yang tepat dan saya akan menyesal kalau saya menerima uang dari kaliaan, saya mohon terima lah bunganya sebagai ucapan selamat atas pernikahan kaliaan" (inggris) pemilik toko bunga berkata


"Ya sudah aku akan menerimanya, terima kasih semoga usaha anda lancar dan banyak pembelinya" (inggris) Santi berkata melambaikan tangan dan Do Hyun menundukan kepalanya lalu menarik tangan Santi untuk segera pergi


Mereka berdua sudah berada di dalam mobil "Baik banget pemilik toko bunga itu" (korea)


"Baik karena melihat wajah kamu yang cantik" (korea)


"Kamu cemburu" (korea) Santi kaget dengan jawaban Do Hyun


"Tidak, kenapa aku harus cemburu sama tukang bunga" (korea) Do Hyun berkata dengan memalingkan wajahnya


Santi menahan tawa "Bunganya sangat indah dan harum sekali, makasih suami ku yang tampan" (korea) Santi melihat bunga itu dan menciumnya lalu Do Hyun mengambilnya


"Ini bukan bunga dari aku, nanti aku akan belikan yang lebih banyak dan bagus dari ini" (korea) Do Hyun berkata lalu menyimpan bunganya ke bawah


"Dion, ini kan pilihan kamu, sayang kalau di buang" (korea)


"Aku akan berikan ini ke Safira saja, untuk kamu nanti aku akan beli dari uang aku sendiri tanpa gratis" (korea) Do Hyun berkata dengan tegas


"Ha ha ha ha ha jadi suami aku benar-benar sedang cemburu" (korea) Santi tertawa dan melihat wajah Do Hyun yang memang sedang kesal.


Santi sudah terbiasa dengan kecemburuaan Do Hyun yang tidak masuk akal, Santi tidak ingin berdebat tantang itu karena perasaan suaminya sangat halus walau jauh beda dengan wajahnya yang sangat dingin Santi merasa itu hal yang alami dan mengalah demi hubungannya yang sedang membaik.


Pagi menjelang Santi dan Do Hyun bersiap memberikan kejutaan untuk Safira, mereka sampai di rumah membuka pintu dan menyanyikan lagu ulang tahun untuk Safira "Happy Birthday to You........Happy Birthday to You..........Happy Birthday to Safira......Happy Birthday to You........yeah....." Santi dan Do Hyun bernyanyi lalu Safira seketika berteriak bahagia melihatnya


"Aaaaaaa..........." pekik Safira dengan wajah tersenyum berseri bahagia melihat Santi dan Do Hyun


"Makasih ka Santi dan oppa Do Hyun" Safira berkata lalu memeluk Santi dan dipeluk Do Hyun juga membuat Safira beteriak kecil "Aaaa...." menutup mulutnya


"Sehat dan panjang umur ya Fira, apa yang kamu mau semoga tercapai" kata Santi


"Rajin belajar supaya keinginan kamu terwujud" (inggris) kata Do Hyun


"Udah terwujud kok, punya kaka ipar Idol K-pop itu salah satu impiaan aku" (inggris) kata Safira


Santi dan Do Hyun tersenyum "Emang cita-cita kamu cuman itu doang de" Lucky bertanya


"Banyak, tapi salah satunya ini" Safira berkata melihat ke arah Santi dan Do Hyun


"Kaliaan udah sarapan belum" mamah Mila bertanya


"Udah mah tadi di hotel" Santi menjawab dan duduk di sofa dengan Do Hyun


"Ka tau ga, hebo di sosmed ada video waktu oppa Do Hyun mukul ka Ali" Safira mengadu


"Serius de, mana liat" Santi di berikan ponsel adiknya dan melihat video Do Hyun sedang memukul Ali dengan caption 'Do Hyun Mars memukul sasaeng yang menggoda Noona San'


"Emang kenapa San kan bagus biar semua orang tau Ali itu jahat" mamah Mila bertanya


"Do Hyun bisa kena skor sama Agensinya, belum BA dia pasti di stop, aduh gimana nih"


"Kok gitu, artis biasannya kalau udah viral gini pasti jadi terkenal dan banyak job" mamah Mila berkata


"Beda mah, itu artis indonesia kalau artis Korea kena black list jelek kekerasan mah, bisa dhapus ga sih itu video nya jangan sampai kesebar" Santi wajahnya menjadi panik


"Tenang ka biar nitijen Indonesia semua Fans Mars belain oppa Do Hyun karena kan emang ga salah" Safira berkata


"Dion gimana, kalau Agensi kamu tahu bahaya" (korea) Santi berkata


Do Hyun menarik nafasnya "Sayang kita berdoa saja semoga belum tersebar" (korea) Do Hyun berkata lalu Safira dengan kekuataan jarinya mencoba chat kepada pemilik akun meminta meghapus video itu namun belum ada respon sama sekali


"San tenang sudah berdoa aja, mudah-mudahan Agensinya belum liat dan belum kesebar juga" papah Beni berkata melihat Santi yang sedang bingung


"Iya pah" Lalu bel rumah pun berbunyi "Biar Santi aja yang buka mah" Santi pergi akan membuka pintu lalu ketika membuka pintu wajahnya langsung mengkerut "Kamu, kenapa ada di sini" (korea) Santi bertanya


"Aku di minta Do Hyun hyung untuk memberi kejutaan kepada Safira" (korea) ternyata Han Daegang yang datang


"Bukannya kamu tidak bisa" (korea)


"Aku berubah pikiran ketika melihat Safira kemarin di pesta ternyata adik kamu tidak kalah cantik sama dengan kakanya" (korea)


"Kamu jangan macam-macam" (korea)


"Kenapa, kamu cemburu kalau aku akan mendekati Safira" (korea) Han Daegang berkata lalu tersenyum menggoda tapi Santi hanya mengerutkan keningnya


"San ada siapa" mamah Mila berkata mendekati Santi dan melihat tamunya "Bukan kah kamu Han Daegang, ayo masuk kenapa di luar saja" mamah Mila berkata lalu Han Daegang menunundukan kepalanya sebagai penghormatan


"Fira ada kejutaan nih dari ka Santi kamu tutup mata" pekik mamah Mila


"Ada apa lagi, oke aku udah tutup mata" pekik Safia dan mamah Mila menarik lengan Han Daegang supaya masuk ke dalam rumah


Santi kaget melihat mamah Mila begitu sangat bersemangat melihat Han Daegang datang ke rumah, Do Hyun pun kaget melihat Han Daegang datang ke rumah Santi "Udah belum ka, aku buka mata ya" Safira berkata


"Boleh buka aja de" mamah Mila berkata dan ketika Safira buka mata dia terbelalak kaget melihat sosok pria tampan tinggi putih dan itu adalah Idola dia


"Aaaaaaaaaa........." pekik Safira yang menggosok matanya karena belum percaya apa yang dia lihat di depan matanya dan semua menutup telinganya lalu Han Daegang tersenyum melambaikan tangan kepada Safira


"Happy Birthday to You" Han Daegang berkata lalu memberikan hadiah berupa album terbaru Mars yang sudah di tanda tangan dan ucapan ulang tahun khusus untuk Safira


"Aaaaaa......aku ga mimpi kan, ya ampun oppa Han Daegang datang ke rumah aku hik hik hik" (inggris) Safira berkata lalu menangis bahagia


"Lah kok nangis de" mamah Mila berkata


"Lebay mulai deh, nangis segala sih de" Lucky menggoda


"Terharu tau ka, ada Idol datang ke rumah aku, ini bukan sedih tapi nangis bahagia merinding aku jadinya" Safira berkata sambil menangis


"Udah ah jangan nangis juga kali de, ini kejutaan dari oppa Do Hyun bukan kaka ya" Santi berkata lalu Safira memeluk Santi


"Terima kasih oppa Do Hyun sama ka Santi" (inggris) Safira berkata


"San ajak makan Han Daegang nya, mamah ga bisa pake bahasa korea" mamah Mila berkata


"Ajak aja sama Safira, dia jago bahasa inggris kok" Santi berkata tidak ingin berkomunikasi dengan Han Daegang


"Oppa Han Daegang silakan ikut aku untuk makan" (inggris) Safira mengajak ke ruang makan


"Ayo makan, silakan" (inggris) papah Beni berkata


Han Daegang menundukan kepala lalu mengikuti Safira dan duduk di tempat kursi makan dan Safira menyiapkan makan, Safira tak henti melihat ke arah Han Daegang yang sedang makan "Maaf aku tidak sempat membeli hadiah hanya membawa album terbaru Nucat saja" (inggris) Han Daegang berkata


"Ah.....tidak apa-apa, kebetulan aku belum membeli album Nucat yang terbaru" (inggris)


"Bagus kalau begitu, ini khusus buat kamu dan di kirim langsung dari Korea" (inggris) Han Daegang berkata lalu tersenyum


"Terima kasih oppa, walau tidak memberi hadiah kedatangan kamu saja buat aku sebuah hadia besar" (inggris) Safira berkata dengan tersenyum manis


"Senyumnya mirip Santi lucu juga, hampir lupa dia kan memang adiknya" (korea) Han Daegang berkata dalam hatinya dan menatap Safira dengan penuh makna


Selesai makan Han Daegang ke halaman belakang melihat Santi dan Do Hyun sedang duduk lalu dia menghampirinya dan duduk sebelah Do Hyun lalu Santi pergi untuk membantu mamah Mila membereskan dapur "Aku bantu mamah dulu" (korea) Santi berpamitan kepada Do Hyun lalu pergi meninggalkan Do Hyun dan Han Daegang berdua.