
Sedangkan do hyun berada di rumah santi makan siang dan bermain dengan lucky lalu mengajak lucky untuk berjalan jalan di kota jakarta dengan motornya lucky berkeliling selama berada di rumah santi do hyun menghubungi santi namun tidak tersambung
do hyun merasa santi menghidari dirinya semenjak mengutarakan perasaannya santi terlihat menghindar, do hyun aneh dengan sikap santi sementara terakhir kali bertemu santi sangat manis dan terlihat bahagia bersama do hyun
pesan do hyun pun tidak di balas oleh santi, sudah seminggu santi tidak menghubungi dirinya do hyun berpikir mungkin ada pria lain yang santi suka maka santi menghindar dari do hyun
perasaan do hyun hancur karena santi tidak ada kabar, ketika do hyun sedang melamuni nasib hubungan percintaannya dengan santi ponsel do hyun berdering
ddrrtt
ddrrtt
ddrrtt
do hyun berharap itu santi namun ternyata manajernya yang menghubungi do hyun
"halo do hyun apa kabar kamu, sepertinya kamu masih di indonesia" (bahasa korea) manajer do hyun berkata
"iya aku masih di indonesia, bagaimana kabar member mars" (bahasa korea) do hyun bertanya
"mereka sangat sedih kamu tidak ada, mereka masih suport kamu, banyak pekerjaan menunggu kamu dua minggu lagi kamu harus sudah pulang ke korea" (bahasa korea) manajernya berkata
"makasih masih suport aku, wah alhamdulilah masih ada kerjaan untuk aku" (bahasa korea) do hyun berkata
"alhamdulilah apa itu" (bahasa korea) manajer do hyun bertanya
"ucapan rasa bersyukur, saya sudah masuk agama islam sekarang saya muslim" (bahasa korea) do hyun menjelaskan
"apa, kamu masuk agama islam" (bahasa korea) manjernya kaget memdengar pengakuaan do hyun
"iya saya sudah putuskan untuk masuk agama islam dan saya harap semua memghargai keputusan saya" (bahasa korea) do hyun berkata
"selama tidak mengganggu kontrak kerja tidak masalah, ya sudah kamu di sana jaga diri jangan berbuat yang aneh aneh jangan sampai fans tahu kamu ada di indonesia" (bahasa korea) manajer berkata
"saya akan jaga diri sebaik mungkin" (bahasa korea) do hyun berkata dan menutup telponnya
do hyun merasa harus berpamitan untuk pulang ke korea dan akan ke rumah santi juga menyelesaikan masalahnya dengan santi, do hyun akan menemui santi di kampusnya
santi berada di kantin bersama teman temannya karena pelajaran kampus sudah selesai maka santi memutuskan untuk diam di kantin tidak ingin langsung pulang ke rumahnya
"santi mau sampai kapan sih lu menghindar dari dion kasiaan tahu jangan gantung dia" viona berkata
"ga tau ah lu udah bosen ya nemenin gue di kampus" santi berkata
"bukan bosen gue harus anter nyokap, terus perasaan dion gimana lu menghindar mulu kaya gini" viona berkata
"ya gue juga harus ketemu cowok gue dia marah kita belum ketemu selama semiggu gue nemenin lu mulu" natasya berkata
"ya udah kaliaan pulang aja gue ga apa apa sendiri juga" santi berkata
"santi sama gue aja kebeneran gue juga masih kesel sama ka robi jadi mau diam di kampus aja" cantika berkata
"ya udah gue ama natasya pulang, santi inget jangan gantung cowok karma lu kalau mau putus ya udah putus aja" viona berkata
"bener kalau lu mau putus mening kasih jawaban dari pada lu jadi penghuni kampus gini ga jelas" natasya berkata, lalu mereka berdua berpamitan untuk pulang
hanya ada santi dan cantika di kantin yang sudah sunyi hanya ada beberapa mahasiswa yang belum pulang
"santi emang kenapa dion sampe lu menghindar gini" cantika bertanya
"belum waktunya tahu, nanti pasti gue carita sama lu, oh ya cantika bukannya gue mau ikut campur ya tapi kenapa lu terima lagi ka robi sih" santi berkata
"ga tau san kalau ka robi minta maaf gue luluh ama dia" cantika menjelaskan
"lu cinta buta ama dia, jelas jelas dia tuh tukang selingkuh" santi berkata
"lu tahu dia suka selingkuh" cantika kaget dengan ucapan santi
"aduh gue keceplosan, engga maksudnya" santi berkata dengan gugup
"santi gue mohon kalau lu ada rahasia tentang ka robi mening bilang sama gue, tenang aja san gue ga akan marah sama lu dan gue percaya sama lu di banding dia" cantika berkata
"oke gue mau jelasin semuanya" santi bercerita dari mulai melihat robi berciuman dengan cewek lain di kampus dan di bali
"uuhh ternyata selama ini gue banyak di bohongin sama dia, makasih ya san lu udah bilang semuanya" cantika berkata
"gue ga mau ngomong karena takut kesehatan lu menurun, makannya diam aja dan gue mau minta maaf udah kenalin sama cowok brengsek kaya dia, gue ga tau dia playboy dan baru tahu semenjak gue putusin dia dan dekat sama lu" santi menjelaskan
"ga apa apa san sebnernya gue juga pernah pergokin dia sama cewek lain tapi karena dia minta maaf dengan manis banget perkataannya jadi gue luluh lagi deh, emang gue yang bodoh kayanya terus terusan maafpin dia dan di bobongin dia aja" cantika berkata dengan wajah sendu
"udah dong cowok kan bukan dia aja, lu tuh cantik cantika pantes sama cowok yang lebih baik karena lu baik" santi berkata
"tapi emang cuman dia yang mau sama gue ha ha ha makannya gue luluh aja kalau dia udah buat salah" cantika berkata dengan tertawa namun matanya mengelurkan air mata
"udah dong jangan sedih, ini yang gue ga mau kalau bilang kejelekan ka robi" santi berkata dan memeluk cantika
"ya san gue bingung sama perasaan sendiri gue sayang banget sama dia tapi gue ga mau di bohongin mulu sakit rasanya" cantika berkata
"amin semoga doa kamu terkabul" cantika berkata
"pulang yuu udah sepi, aku anter kamu pulang" santi berkata
ketika mereka berdua ke parkiran, ada do hyun yang melihatnya menunggu dekat mobil santi namun setelah melihat seorang pria mendekati santi dan cantika do hyun bersembunyi tidak jadi mendekati santi hanya melihat dari jauh saja
santi dan cantika bertemu robi yang memaksa ingin berbicara dengan cantika
"cantika aku mohon kita perlu bicara" robi berkata
"ka robi udah ya aku cape di bohongin terus mening kita udahan aja jangan ganggu aku lagi" cantika berkata
"cantika denger, aku sayang sama kamu" robi berkata
"kalau ka robi sayang sama aku kenapa selingkuh" cantika berkata
santi hanya diam akan menjauh tidak ingin ikut campur namun cantika memegang tangan santi
"santi kamu ngomong apa sama cantika" robi bertanya dengan kesal
"jangan bawa bawa santi, jelas jelas aku liat isi pesan kamu sama cewek itu" cantika berkata
lalu ketika akan pergi tangan cantika di pegang paksa oleh robi sehingga cantika mengerang kesakitan lalu santi menepis tangan robi
"ka robi kasiaan cantika kesakitan jangan kasar dong" santi berkata dan memegang cantika
"jangan ikut campur kamu santi, kamu udah nolak aku sekarang kamu mau larang aku deketin temen kamu" robi berkata dengan menarik tangan santi
"ka robi lepasin santi, tolong" pekik cantika
"robi aku ga suka ya di pegang kamu" santi berkata dengan berusaha melepaskan tangannya
lalu do hyun tidak tega melihat santi di sakiti robi dia mendekati santi dan memegang tangan robi diputarlah tangan robi ketika akan memukul wajah robi santi kaget melihat do hyun ada di kampus lalu menghentikannya
"dion stop jangan, lepaskan dia" (bahasa inggris) santi berkata karena khawatir dengan do hyun dan do hyun tidak jadi memukul robi
"ka robi pergi sekarang sebelum aku laporin dosen inget ka robi kalau buat kekerasan lagi bakalan di laporin ke orang tua kamu" santi mengancam
do hyun melepaskannya dan robi pergi dengan emosi dan melihat ke arah do hyun menunjuknya seakan mengancam, do hyun hanya diam dan memainkan matanya seakan tidak takut oleh robi
santi panik lalu menyuruh do hyun masuk ke dalam mobilnya
"dion masuk ke mobil" santi panik memegang tangan do hyun
mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil cantika di belakang hanya tersenyum
"wah akhirnya ketemu juga, san berarti kamu harus selesaiin masalah sama dion jangan menghindar saja" cantika berkata
santi hanya diam dan menyetir ke arah rumah cantika, do hyun pun diam karena ada cantika
"kok pada diem sih, ngobrol dong kan kenal" cantika berkata
"dion bicara kenapa diam saja" (bahasa inggris) cantika berkata
ketika do hyun akan membuka maskernya santi menghentikannya
"jangan di buka" (bahasa inggris) santi berkata
"kenapa" (bahasa inggris) cantika bertanya
"dion lagi flu, iya kan kamu flu" santi menjawab khawatir cantika mengenal siapa do hyun
"aaahh iya aku lagi flu uhu uhu" (bahasa inggris) do hyun berkata dan pura pura batuk
setelah sampai di rumah cantika berpamitan pergi
"makasih ya santi dan dion makasih sudah membantu kita dari pria brengsek" cantika berkata
"sama sama" do hyun berkata
"wah bisa bahasa indonesia bagus, santi kalau bisa jangan putusin dion ya dia keliataannya cowok baik" cantika berkata
"iya, aku pulang dulu ya dah dah" santi berkata dan melambaikan tangan kepada cantika
lalu santi tersadar telah berdua dengan do hyun ketika do hyun membuka maskernya seketika jantung santi berdetak tak karuaan seakan baru pertama kali ketemu dengan do hyun santi tidak fokus menyetir sehingga menanbrak trotoar
"aw....ah....." pekik santi kaget mobilnya menabrak trotoar
"kamu tidak apa apa, aku saja yang menyetir" (bahasa inggris) do hyun berkata lalu membuka pintu dan pindah ke tempat duduk akan menyetir
santi pindah tempat duduk jadi di sebelah, santi menelan ludah melihat wajah do hyun menjadi sesak nafasnya
"aduh gue kenapa sih kok jadi gini" santi berkata dalam hati
do hyun menyetir selama perjalanan mereka terdiam, santi hanya diam jantungnya masih berdetak seakaan baru mengenal pria asing