
Do Hyun sudah sampai di apartemennya dan melihat Santi sedang duduk di sofa dengan tangan di lipat di dadanya "Dari mana kamu" (bahasa korea)
"Tadi ada yang ketinggalan di asrama" (bahasa korea)
"Ke asrama atau ke apartemen yang membuat surat itu" (bahasa korea)
"Sayang bisa aku jelaskan semuanya" (bahasa korea) Do Hyun berkata dan duduk di sebelah Santi
"Kamu ga usah jelasin semuanya, aku cuman butuh satu nama siapa yang membuat surat itu" (bahasa korea)
"Memang kamu sudah tau arti surat itu" (bahasa korea)
"Aku tidak bodoh, aku punya guru private bahasa korea dan semua sudah di terjemahakan" (bahasa korea) Santi berdiri merasa kesal
"Sayang itu semua tidak benar" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan wajah panik
"Aku bilang tidak butuh penjelasan, aku butuh nama yang kirim siapa dia" (bahas korea)
"Itu perbuataan Manajer Hyung" (bahasa korea)
"Sudah kuduga, dan kamu baru dari sana, kenapa kamu ga aja aku" (bahasa korea)
"Itu urusan aku sama dia, sayang jangan percaya sama surat itu semua fitnah, kamu harus percaya sama aku saja" (bahasa korea)
"Ha ha ha ha wajah kamu lucu sekali kalau lagi panik" (bahasa korea)
Seketika wajah Do Hyun terbelalak kaget melihat istrinya tertawa "kenapa kamu tertawa, bukannya kamu sedang marah" (bahasa korea)
"Kata siapa aku marah, aku cuman lagi belajar akting saja ternyata yang jago akting bisa ketipu juga" (bahasa korea)
"Jadi kamu engga marah" (bahasa korea)
"Ngapain marah dari isi surat itu keliataan banget dia mau menghancurkan hubungan kita, suratnya ga natural terlalu di buat-buat kaya di drama saja masa tiba-tiba kita mau nikah kamu punya anak lah, sudah tidur sama banyak wanita, sudah hamilin banyak wanita emang aku bodoh bisa di bohongi seperti itu" (bahasa korea)
"Alhamdulilah istri aku masih pintar dan masih punya akal sehat" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan wajah merasa tenang menarik nafas
"Emang kamu kalau cemburu udah ga punya akal sehat" (bahasa korea)
"Itu beda, pasangan mana yang ga marah liat istrinya di peluk terus ada foto sedang di cium oleh pria lain" (bahasa korea)
"Kamu kaya ga pernah peluk artis wanita dan fans kamu aja, aku liat di soial media kamu peluk fans peluk artis wanita aku ga masalah" (bahasa korea)
"Karena aku ga ada perasaan lebih sama mereka hanya sebatas teman saja" (bahasa korea)
"Aku juga sama ke Han Daegang sebatas teman ga lebih" (bahasa korea)
"Tapi Han Daegang nya suka sama kamu" (bahasa korea)
"Emang fans kamu ga suka sama kamu" (bahasa korea)
"Sayang kenapa kita jadi ribut, bukannya sudah selesai masalahnya" (bahasa korea)
"Kamu sih gitu, ya sudah kamu ngalah buat aku" (bahasa korea)
"Iya aku janji tidak akan peluk fans sama teman artis wanita lagi, salaman boleh kan" (bahasa korea)
"Aku ga larang kamu, kalau aku mau larang udah dari awal kita pacaran aku ngatur hidup kamu tapi aku engga mau karena aku tahu tekanan kamu yang sudah banyak di atur Manajer dan agensi kamu jadi aku engga mau membebani kamu lagi" (bahasa korea)
Santi membuat Do Hyun terpesona "Sepertinya aku menikah dengan orang yang tepat dan sekarang aku merasakan jatuh cinta kembali sama kamu" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan memeluk Santi
"Gombal, kamu sedang merayu aku" (bahasa korea) Santi berkata memegang tangan Do Hyun yang terlingkar di tubuhnya
"Sayang kita tidur, aku sangat lelah" (bahasa korea)
"Tapi aku belum selesai....." (bahasa korea) Santi berkata dan perkataannya di potong oleh Do Hyun dengan mencium bibirnya lalu membopong Santi ke dalam kamar
Pagi hari menjelang Santi sudah mandi dan menyiapkan sarapan untuk suaminya "Kamu mau kemana hari ini tumben sudah mandi"
"Boleh aku ke restoran tante Yuni"
"Sangat boleh, kalau nanti sempat aku akan makan siang ke sana"
Sesampainya di restoran, tante Yuni kaget melihat Santi "Kenapa kaget, telpon aku kok ga di angkat"
"Sayang kamu baik-baik aja kan"
"Baik sehat tante ku, emang kenapa pasti gara-gara isi surat itu ya"
"Santi jangan percaya dulu sama isi surat itu, siapa tau cuman fitnah aja"
"Tante belain anak tirinya bukan anak sendiri" Santi berkata dengan pura-pura kesal
"Bukan gitu, tante cuman mau pernikahan kaliaan langggeng, lagian isi surat itu banyak kata-kata yang ga masuk akal"
"Iya makannya aku di sini mau janjian sama orang yang kirim surat"
"Ah....kamu udah tau arti surat itu"
"Udah dong, nanya tante malah ga ada jawaban"
"Bukan gitu tante ga tega aja kamu tau artinya jadi mening ga tau sekaliaan, emang siapa orangnya"
"Nanti juga tante tau sendiri, bentar lagi datang"
Terlihat Manajer Hyung masuk ke dalam restoran dan sudah di hadapan Santi lalu Santi mendundukan kepalanya sebagai penghormatan kepada yang lebih tua "tante bisa tinggalin kita berdua" Santi berkata dan tante Yuni pergi
"Silakan duduk" (bahasa korea)
"Ada apa kamu mengundang aku makan" (bahasa korea) Manajer berkata dengan wajah angkuh
"Saya hanya ingin berhubungan baik dengan Manajer suami saya" (bahasa korea)
"Ha ha ha suami, kamu jangan sombong mentang-mentang bisa meluluhkan hati Do Hyun, kamu tahu kan siapa dia" (bahasa korea)
"Saya tahu dia adalah seorang idola" (bahasa korea)
"Kalau gitu seharusnya kamu tahu diri apa pantas kamu berdampingan dengan seorang idola, kamu mau fans Do Hyun hilang feeling melihat dia punya istri seperti kamu" (bahasa korea)
"Apa salah kalau saya mencintai Do Hyun dan menjadi istrinya, apakah saya seburuk itu di mata anda" (bahasa korea)
"Di mata saya buruk apalagi di mata para fans" (bahasa korea)
"Saya harus melakukan apa supaya anda merestui hubungan kita" (bahasa korea)
"Jangan harap saya menyetujui hubungan kamu dan Do Hyun" (bahasa korea)
"Bagaimana kalau Do Hyun menjadi lebih terkenal dan banyak tawaran job setelah menikah dengan saya apakah anda akan menyetujui hubungan kita" (bahasa korea)
"Tidak mungkin pekerjaan kamu saja tidak jelas" (bahasa korea)
"Anda bukan ayah atau kaka Do Hyun tapi anda begitu sombong merasa Do Hyun milik anda, apakah Do Hyun nyaman dengan aturan yang anda berikan" (bahasa korea)
"Saya lebih dari Ayah dan Kaka Do Hyun, saya yang membuat dia sukses seperti sekarang kamu mana bisa, wanita biasa seperti kamu hanya akan membuat nama baik Do Hyun jelek di mata fans nya, Do Hyun itu seharusnya berdampingan dengan keluarga yang terpandang dengan anak pejabat atau anak pengusaha yang bisa menambah kekayaannya bukan malah mengurangi kekayaannya untuk membiayai wanita pengangguran seperti kamu" (bahasa korea)
"Sudah cukup menghinanya, kamu tidak tahu siapa saya tapi bisa bicara seperti itu, ternyata ucapan kamu seperti ular yang berbisa, dengar tadinya saya ingin berhubungan baik dengan kamu tapi kamu menghina terus menerus membuat saya muak, tanpa kamu setuju atau tidak dengan hubungan saya dan Do Hyun, saya tidak peduli karena yang penting buat saya Do Hyun mencitai saya lebih dari hartanya" (bahasa korea)
"Kurang ajar kamu tidak sopan, kamu siapa bisa bicara seenaknya kepada saya" (bahasa korea)
"Saya adalah istri Do Hyun dan saya bisa membeli hidup anda, juga menhancurkan hidup anda dengan mudah silakan kamu pergi dari restoran saya" (bahasa korea) Santi berkata seketika Manajer terbelalak kaget dengan ucapan Santi pemilik restoran terkenal
Dengan wajah bingung dan panik Manajer pergi terburu-buru meninggalkan restoran. Santi menarik nafasnya lalu tante Yuni mengampirinya "Itu manajernya Do Hyun, jadi dia yang kirim surat kurang ajar"
"Kok ada ya orang kaya gitu udah di baikin aku ngomong mau apa biar hubungan kita baik eh malah hina aku abis-abisan tadi aku di hina tante, gila tuh orang kesel aku"
"Oh ya keliataan dari mukanya songong gitu, padahal tadi kerjain aja kasih minuman pake cabe biar tau rasa mulutnya kaya gitu, sabar ya sayang"
"Dia pikir siapa bisa hina aku seenaknya, pas aku bilang yang punya restoran ini dia langsung panik bingung kaya orang bego aku usir aja sekaliaan"
"Masa ha ha ha pantes mukannya kesel gitu bagus kamu jangan diam aja kalau di hina orang apalagi orang seperti dia"
Santi diam merasa dirinya terhina oleh perkataan Manajernya Do Hyun dia harus mengambil tindakan dan membuktikan bahwa dia bukan beban untuk Do Hyun.