
Malam hari Santi pulang ke rumahnya dan masuk ke dalam kamar, lalu ada yang mengetuk pintu kamarnya
tok
tok
tok
"masuk" Santi berkata sedang duduk di meja belajarnya melihat leptop
"Ka aku mau nanya sesuatu" Lucky berkata masuk ke dalam kamar Santi
"Nanya apa, serius amat sih de" Santi berkata lalu Lucky duduk di tempat tidur
"Ka jujur sama Lucky, Ka Dion itu Do Hyun Mars bukan" Lucky bertanya
Santi terbelalak kaget panik lalu mendekatin Lucky duduk di sebelahnya menutupi mulut adenya "ssuuttt jangan keras-keras kok kamu bisa tahu sih"
"Bener kan, awalnya Lucky ga percaya itu kaka ipar lucky wah jadi selama ini kaka tunangan sama seorang idola, dia itu idolanya Anisa terus liatin poster wajahnya kaya yang kenal makannya aku yakinin nanya ke kaka"
"De please ya jangan bilang siapa-siapa dulu, kaka ga mau semua tahu" Santi berkata
"Kenapa ka, bukannya keren tunangan sama seorang idola" Lucky bertanya
"Kalau kamu sayang sama kaka, ga mau kaka di buly sama fans fanatiknya ka Dion jaga rahasia ini oke" Santi berkata
"Namanya kenapa jadi Dion ka" Lucky bertanya
"Dari om Bagus nama Indonesia katanya, jujur awalnya kaka ga tau dia seorang idola K-pop kaka tahu udah dua bulan kenal sama dia" Santi bercerita
"Wow keren sih kaka bisa jadi tunangan artis K-pop, jadi kapan nikahnya ka aku bakalan kasih liat foto kaka sama ka Dion ke temen-temen soalnya mereka ga percaya bahwa Do Hyun udah ke rumah aku" Lucky berkata
"De jangan bilang-bilang dong please, lagiaan kaka belum tentu nikah sama ka Dion, makannya jangan kasih tahu siapa-siapa nanti malu di sangka halu kan malu" Santi berkata
"Iya sih bener juga, ya udah Lucky bakalan jaga rahasia kaka tenang aja tapi nanti pas udah nikah beneran boleh kan Lucky pamer punya kaka ipar artis K-pop" Lucky berkata dengan senang
"Jangan berharap banyak ya de, kaka aja kayanya mau putus sama ka Dion" Santi berkata
"Yah...jangan dong aku belum pamer nih" Lucky berkata
"Nyebelin deh bukannya mikirin perasaan kakanya malah mau pamer ga jelas, udah ah sana kaka lagi butuh sendiri" Santi berkata mengusir Lucky keluar kamar
Lucky tersenyum dan keluar kamar dengan rasa senang ternyata selama ini yang bermain bakset dengannya dan tidur di kamarnya adalah kaka iparnya seorang idola yang banyak di gemari wanita seluruh dunia
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tiga hari berlalu Santi mencari kerja dan akan mencoba melupakan Do Hyun dan Han Daegang dengan kesibukannya mencari kerja dan wawancara kerja membuat sedikit bisa lupa dengan kejadiaan di Korea
Malam hari Santi baru pulang bertemu Cantika masuk ke dalam kamar dan ponselnya berdering
ddrrtt
ddrrtt
ddrrtt
Santi melihat tante Yuni menghubunginya lalu mengangkat telponnya "Santi..........." pekik tante Yuni dengan nada panjang
Santi kaget melepas ponselnya dari telinganya karena teriakan tante Yuni membuat telinganya sakit "tante kenapa kok teriak" Santi berkata dengan wajah berkerut
"Kamu tau ga hari ini tante di buat hampir gila pengen teriak gara-gara dua cowok korea kamu, yang ternyata dua-duanya artis K-pop kenapa kamu ga bilang sama tante sih, licik kamu main rahasia dari tante awas ya kalau ketemu aaaaaa....." tante Yuni histeris
"Tante kok bisa tahu, darimana" Santi berkata dengan panik
"Mereka ke apartemen cari kamu dan nanya nomor hp kamu, gila ya selama ini kamu tunangan sama member boysband terkenal sedunia dan kamu ga bilang sama tante" tante Yuni berkata dengan kesal
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
*Throwback
"Maaf apakah anda tantenya Santi" (bahasa korea) Han Daegang bertanya menundukan kepalannya
"Betul kamu siapa ya" (bahasa korea) tante Yuni bertanya
"Saya Han Daegang temannya Santi" (bahasa korea) membuka tutup kepala dan mengulurkan tanganya untuk mengajak bersalaman
"Omo kamu bukannya member boysband Nucat, kenapa bisa berkenalan dengan keponakan saya" (bahasa korea) tante Yuni berkata dengan terbelalak kaget melihat wajah Han Daegang dengan jelas
"Saya pernah menolongnya ketika dia terjatuh, boleh saya minta nomor telpon Santi" (bahasa korea) Han Daegang berkata
Tante Yuni masih kaget mulutnya menganga terpesona oleh wajah Han Daegang yang tampan dan masih belum percaya Santi keponakannya mempunyai teman artis K-pop
"Ajumeoni maaf boleh minta nomor hape Santi" (bahasa korea) Han Daegang berkata dan melambaikan tangan di depan wajah tante Yuni yang tidak bergerak seperti sedang melamun
"Ah....boleh tunggu" (bahasa korea) tante Yuni membawa ponselnya dan mencari nomor ponsel Santi dan meberikannya kepada Han Daegang
"Makasih banyak ajumeoni" (bahasa korea) Han Daegang berkata menundukan kepalanya dan pergi meninggalkan tante Yuni
Sedangkan tante Yuni masih terbelalak melihat Han Daegang pergi tidak bisa berkata apa-apa, lalu tante Yuni masuk lift dengan lamunannya ketika berjalan di lorong melihat seorang pria memakai makser dan topi di depan pintu apartemen
"Assalamualikum, anda dengan tantenya Santi" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dan menundukan kepalanya
"Walaikumssalam betul dan kamu siapa" (bahasa inggris) tante Yuni berkata dengan curiga
Do Hyun membuka maskernya dan topinya "saya tunangannya Santi" (bahasa inggris) Do Hyun berkata
Tante Yuni untuk kedua kalinya terbelalak kaget terpseona oleh ketampanan pria kedua yang mengaku tunangan keponakannya Santi "kamu Dion" tante Yuni berkata dengan mulutnya terbuka karena kaget
"Ya betul itu nama di indonesia, yang beri nama paman Bagus" (bahasa inggris) Do Hyun berkata
"Omo ga nyangka Santi bertunangan dengan seorang idola, kamu adalah member Mars" (bahasa korea) tante Yuni berkata lalu menyruh Do Hyun masuk ke dalam apartemennya
"Masuk ayo nanti ada yang lihat" (bahasa korea)
Do Hyun masuk duduk di ruang televisi dan di beri minuman segar oleh tante Yuni "Silakan minum" (bahasa korea)
"Terima kasih" Do Hyun berkata
"Kamu bisa bahasa Indonesia juga" tante Yuni berkata
"Sedikit paman Bagus mengajarinya" (bahasa inggris) Do Hyun berkata
"Ah...kamu sudah dekat dengan Bagus, kamu mau apa ke sini" (bahasa korea) tante Yuni berkata
"Saya ke sini mau menanyakan nomor telpon Santi" (bahasa inggris) Do Hyun berkata
"Kaliaan sedang ada masalah sampai Santi pulang ke Indonesia dan kamu tidak tahu" (bahasa korea) tante Yuni berkata
"Masalah apa, saya merasa tidak ada masalah dengan Santi" (bahasa korea) Do Hyun berkata
"Lalu kenapa kamu tidak tahu nomor telpon Santi, dan kamu sudah membuat Santi menangis" (bahasa korea) tante Yuni berkata
Do Hyun kaget mendengar perkataan tante Yuni "Saya juga tidak tahu nomor telpon Santi ada yang menghapusnya di hape saya" Do Hyun berkata
"Santi sudah cerita katanya salah satu teman kamu tidak setuju dengan hubungan kaliaan dan Santi di suruh menjauh dari kamu jadi dia merasa sedih dan pulang ke indonseisa" (bahasa korea) tante Yuni berkata
"Teman saya, siapa?apakah Santi memberi tahu namanya" (bahasa korea) Do Hyun kaget mendengarnya
"Tidak memberi tahu, kenapa kamu baru mancari Santi" (bahasa korea) tante Yuni berkata
"Karena saya sedang berada di pulau Jeju selama tiga hari ada kontrak kerja" (bahasa korea) Do Hyun berkata
"Selesaikan masalah kaliaan sepertinya hanya salah paham kamu jelaskan semuanya pada Santi" (bahasa korea) tante Yuni menasehati
Tante Yuni memberikan nomor ponsel Santi kepada Do Hyun dan akan menghubungi Santi setelah pulang dari apartemen tante Yuni karena Do Hyun sangat rindu kepada Santi dan merasa aneh temannya yang mana yang ingi merusak hubungan dia dengan Santi
Do Hyun berpikir tidak mungkin salah satu member Mars mengetahui rahasia dia dengan Santi sebagai sepasang kekasih, karena Do Hyun tidak pernah bercerita masalah percintaannya kepada member Mars.