
Santi puas dengan hasil perubahan di wajah do hyun seperti seorang pekerja kantoran lalu do hyun melihatnya di cermin
"waaahh kamu bisa merubah seseorang menjadi dewasa seperti papah kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata
"emang itu tujuaannya, supaya kamu terlihat seperti papah aku" (bahasa inggris) santi berkata
"bagus setidaknya tidak seperti ajumma seperti yang pertama" (bahasa inggris) do hyun berkata
"apa ajumma" santi bertanya
"wanita dewasa yang sudah menikah" (bahasa inggris) do hyun menjelaskan
"ha ha ha, kamu keren seperti ini, coba aku foto dulu" (bahasa inggris) santi berkata
santi mengambil gambar do hyun lalu selfi dengan do hyun ketika selfi yang kedua do hyun mencium pipi santi dengan cepat
"dion....." santi kaget dan menjauh
"maaf aku ga tahan kalau liat kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata
"ayo kita ke mall makan dan nonton" (bahasa inggris) santi berkata
"lets goo" do hyun berkata
mereka pergi ke mall dan melakukan rencana yang sudah di susun, benar ternyata tidak ada yang mengenali do hyun
"kamu jangan banyak bicara, nanti suara kamu ketahuaan" (bahasa inggris) santi berkata dengan pelan
"oke" do hyun berkata
setelah makan karena lapar mereka memutuskan untuk menonton di bioskop, sesekali santi membetulkan kumis palsu do hyun karena khawatir akan copot, do hyun tersenyum senang karena kekasihnya bener bener unik selaian tidak ingin memiliki kekasih seorang idola santi pun pintar menyusun rencana walau tidak nyaman dengan kumis palsunya do hyun bertahan demi berkencan ke mall dengan kekasihnya santi
setelah selesai menonton akan pulang bertemu dengan teman kampusnya satu fakultas
"santi" temannya memanggil
"hai..." santi kaget dan tersenyum
"lu ama siapa" temannya bertanya
"ini mmmmm cowok gue ya cowok gue" santi berkata dengan senyum terpaksa
"oow....kirain bokap lu" temannya santi berkata dengan melihat wajah dan pakiaan do hyun
"bukan, keliataan tua ya, emang dia udah kerja" santi menjelaskan
"tapi tunggu gue kaya hafal matanya" temannya berkata melihat wajah do hyun dengan teliti
"eh sori ya gue buru buru" santi berkata lalu menarik tangan do hyun pergi dari mall menuju ke perkiran mobilnya
setelah di mobil do hyun melepas kumisnya
"tadi siapa, kenapa terburu buru" (bahasa inggris) do hyun bertanya
"teman aku dan dia itu fans mars dan hampir kenal sama kamu, jalan sama kamu itu bikin jantungan" (bahasa inggris) santi berkata
"bukannya dekat sama aku juga jantung kamu suka berdetak kencang" (bahasa inggris) do hyun menggoda dan tersenyum
"tidak biasa saja, sudah kita pulang" (bahasa inggris) santi berkata wajahnya tersipu malu
do hyun mengantarkan santi ke rumahnya, karena sudah larut malam maka do hyun khawatir kalau santi menyetir sendiri lalu sedang menunggu taxi untuk do hyun mereka berbincang sebentar di dalam mobil yang terparkir di depan rumah santi
"apakah aku tidak boleh masuk ke dalam rumah kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan melihat kedalam rumah santi
"safira adik aku minggu depan mau ke yogyakarta selama 3 hari dia tidak ada di rumah jadi kalau kamu mau main ke rumah boleh lebih aman" (basaha inggris) santi berkata
"benarkah, aku akan ke rumah kamu kangen dengan masakan mamah kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata
"memang masakan mamah lezat sekali" (bahasa inggris) santi berkata
"dion....di kasih hati minta jantung" (bahasa inggris) santi berkata dengan melotot pada do hyun
"aku tidak minta hati atau jantung kamu hanya ingin menginap di rumah kamu saja" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan tersenyum senang melihat santi dengan wajah kesalnya
"itu pribahasa, sudah sana pulang taxi kamu sudah datang" (bahasa inggris) santi berkata
"my sun aku pulang dulu" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan tersenyum manis dan mengedipkan matanya
"hati hati, dion kamu genit" (bahasa inggris) santi berkata dengan tersenyum
santi masuk ke dalam rumahnya, dan do hyun pun sampai di apartemen mereka merasa senang hari yang mereka inginkan berkencan seperti remaja lainnya berjalan lancar tanpa ada fans yang mengetahuinya
pagi hari menjelang santi dengan aktifitas belajarnya di kampus dan do hyun belajar membaca alquran dan menyempurnakan sholatnya supaya bisa menjadi iman yang baik, pak ustad adi datang ke apartemen do hyun seminggu 3 kali
selain private mengaji do hyun pun banyak bertanya mengenai ilmu agama islam yang dia belum tahu
"pak adi saya mau bertanya, mengenai masalah menikah mengapa di agama islam harus menikah tadi saya dengar salah satu ibadah adalah menikah" (bahasa inggris) do hyun bertanya
"menikah dalam islam itu sunah yang harus di jalankan agar terhindar dari zinah umur kamu sekarang sudah mempunyai nafsu kepada lawan jenis maka kalau kamu sudah mampu menafkahi seseorang nikahkanlah dia, selain itu juga walau kita sekarang banyak teman atau keluarga namun kita perlu seseorang yang menemani dan merawat kita di hari tua nanti" (bahasa inggris) ustad adi menjelaskan
"ilmu lagi buat saya" (bahasa inggris) do hyun berkata
"apakah kamu akan menikahi santi" (bahasa inggris) ustad adi berkata
"woah...kenapa bapak tau saya berniat menikahi santi" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan kaget dan tersipu malu
"sudah lama saya lihat kaliaan saling pandang beda saja seperti kamu dan santi ada kemistri, kapan kamu akan melamar santi" (bahasa inggris) ustad adi berkata
"tidak tahu doakan saja supaya santi mau menikah dengan saya" (bahasa inggris) do hyun berkata
"saya doakan secepatnya kaliaan menikah aamiin" (bahasa inggris) ustad adi berkata
"aamiin, makasih untuk ilmunya hari ini pak" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan mengganggukan kepalannya
setelah 2 jam berbincang dengan ustad adi, dan makan siang bersama lalu ustad adi berpamitan untuk pulang
santi seperti biasa datang menemui do hyun di apartemennya hari demi hari telah mereka lalui dan tibahlah saatnya safira pergi wisata ke yogyakarta bersama teman teman sekolahnya
do hyun telah merencanakan sesuatu di hari safira pergi akan ke rumah santi ingin bertunangan dengan santi tanpa memberitahu santi do hyun menyiapkaan semuanya dari minta ijin kepada ayah dan kakanya lalu membeli cicin dan kalung juga meminta paman bagus datang untuk menemani do hyun mendampinginya untuk berbicara kepada kedua orang tua santi karena orang tua dan kakanya tidak bisa datang ke indonesia
hari minggu yang ceria santi bangun dengan rasa bahagia sarapan dengan keluarganya seperti biasa namun santi melihat banyak sekali makanan di meja makan
"mah banyak banget makananya emang mau ada tamu" santi bertanya
"kan mau ada dion mantu mamah, mau masak yang spesial" mamah mila berkata
"terlalu berlebih deh mah, kemarin juga dion ke sini ga kaya gini" santi berkata
"udah kamu juga dandan yang cantik biar dion tambah cinta sama kamu" mamah mila berkata
"ngapain dandan dion itu suka kalau aku ga pake makeup lebih natural katanya keliataan cantik" santi berkata dan tersenyum
"ke salon ka mau aku anter ga" lucky berkata
"idih ngapain ke salon tumben kamu mau anter biasanya paling males kamu anter kaka ama mamah ke salon" santi berkata
"emang mau ada siapa lagi selain dion mah" papah beni bertanya
"ga ada pah, mamah mau masak banyak karena dion katanya mau pulang ke korea dia suka masakan mamah" santi berkata
"oh kapan dion mau pulang ke korea san" papah beni berkata
"belum tahu cuman katanya minggu ini akhir cutinya beres" santi berkata
santi masuk ke dalam kamar dan melihat ponselnya tidak ada pesan selamat pagi atau telpon dari do hyun, santi mandi dan lama memilih pakiaan sudah 10 dress yang bagus dia coba dengan melihat di cermin, karena santi berpikir ingin membuat do hyun terpesona supaya do hyun tidak bisa melupakan santi nanti sesampainya di korea