Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Rumah atau Apartemen



Santi dan Do Hyun sudah berada di Switzerland kota yang romantis, membuat mereka bahagia tak henti wajah mereka tersenyum lebar banyak tempat yang mereka kunjungi di sana dan tak terasa waktu bulan madu mereka sudah berakhir, mereka berdua pulang kembali ke Korea.


Terlihat Safira sedang kesal membalas semua komentar nitijen yang mengatakan kakanya Santi seorang playgirl gara-gara foto Santi yang di cium Han Daegang tersebar kembali nama baik Santi mulai banyak di komentari negatif oleh fans Do Hyun dan Han Daegang


'Percuma cantik ternyata tukang mainin cowok'


'Kasiaan Do Hyun dapet bekas Han Daegang, padahal mereka bisa dapetin sekelas Lisa black pink'


'Kesel sama ni cewek so cantik banget mainin idola gue seenaknya'


'Pengen gue jambak deh kalau ketemu ni cewek'


Itu komentar para haters di setiap foto dengan akun bodong tidak ada foto profilnya membuat Safira kesal dan membalas satu-satu komentar haters dengan akun fansbase Safira membalas "Eh....kalau ga tahu ceritanya jangan seenaknya ngomong, Han Daegang itu yang aku tahu teman biasa dan itu foto sewaktu Santi belum menikah dengan Do Hyun"


Di sisi lain banyak komentar kasiaan di IG nya Han Daegang para fans menuliskan 'Sabar Han Daegang kamu bisa dapetin yang lebih cantik dari dia' banyak tag tertuju ke Han Daegang membuat dia kesal namun dia tidak peduli dengan komentar jelek kepada Santi karena masih kesal dengan Santi yang tidak jujur kepada dia dan semua teman membernya menyangka Han Daegang dan Do Hyun mencitai wanita yang sama karena dia pernah becerita tentang suka dengan seorang wanita namun sudah memiliki tunangan.


Tidak ada yang berani menanyakan hal itu karena member Nucat merasa kasihan kepada temannya Han Daegang yang gagal dalam percintaan. Santi dan Do Hyun sudah sampai di Bandar Udara Internasional Incheon, di sana sudah banyak wartawan yang menanti mereka pulang dari bulan madu fans Do Hyun pun banyak yang menunggu keadaan di sana sangat crowded, tante Yuni dan Kaka sudah menunggu menjeput mereka berdua.


Do Hyun merangkul pinggang Santi melindunginya dari banyak sentuhan orang lain, mereka tidak menyangka akan seperti ini. Kaka Do Hyun membawakan koper, tante Yuni menjaga Santi dan Do Hyun dari banyaknya orang yang mengambil foto ketika berjalan menuju ke parkiran mobil ada salah satu fans wanita yang berteriak "kamu tidak pantas untuk Do Hyun" (bahasa korea).


Keadaan menjadi ramai membuat Fans lain berkata "tutup mulut mu uuuuuuuuuu......" (bahasa korea). setelah sampai di dalam mobil mereka berempat menarik nafas "Alhamdulilah akhirnya sampai juga, wah gila tante baru ngalamin kaya gini" (korea)


"Manurut tante aku sering, makannya aku ga suka terkenal kaya gini kesel aku mana sudah punya haters segala, denger tidak tadi ada cewek bilang aku ga pantes buat kamu" (korea) Santi berkata dengan kesal


"Tarik nafas sayang jangan kesal, kamu harus terbiasa itu nanti jadi Fans kamu juga" (korea) Do Hyun memeluk Santi yang sedang kesal karena itu salah satu ketenangan Santi dalam pelukaan Do Hyun merasa nyaman dan aman, Santi menarik nafas "aaaahhh....nyaman sekali pelukaan kamu" (korea)


"Ehm ehm...anggap saja dunia serasa milik berdua" (korea) Kaka menyindirnya sambil menyetir lalu Santi melepaskan pelukaannya namun Do Hyun memeluknya sangat erat "Santi kalau tidak di peluk pasti kesalnya lama" (korea) Do Hyun menjelaskan


"Wah bulan madunya masih kerasa ke sini" (korea) tante Yuni berkata dengan tersenyum


"Aku pengennya setiap hari bulan madu bu" (korea) Do Hyun berkata dengan tersenyum


"Mana bisa besok aja jadwal kamu udah padat, dan aku di tinggal sendiri deh, tante mamah udah pulang ya" (korea) Santi berkata


"Udah kan Fira sama Lucky harus sekolah, eh...San gimana kalau bantuin tante aja besok, tante kan buka cabang restorannya di Busan dan tante sudah dapet rumah di sana" (korea)


"Serius, jauh dong jadinya sama tante" (korea)


"Busan deket, kamu pake kereta bisa kamu kan udah jago jalan jauh sekarang udah hafal semua jalan di Korea" (korea)


"Boleh ya aku besok bantuin tante" (korea) Santi meminta ijin kepada Do Hyun


"Kemana lagi" (korea)


"Besok kamu akan tahu" (korea)


Sampailah mereka di apartemen, tante dan Kaka pulang setelah di beri oleh-oleh. Santi dan Do Hyun sedang beristirahat Santi akan mengunggah videonya ke Youtube lalu banyak komentar dan Subcribe nya menambah menjadi 5 juta Santi tebelalak kaget "Aaaaaaaaa......" pekik Santi dengan mulut terbuka


"Kenapa sayang, ada apa" (korea) Do Hyun menghampiri Santi duduk di sofa


"Sayang wah....Subcribe aku 5juta yang nonton video aku di Maldives 3juta baru seminggu, kata Viona kemarin 1juta wow naiknya cepet banget dengan komentar 100rbu" (korea)


"Wow keren kamu, coba tidak di edit yang ada aku nya pasti nyampe 10juta" (korea)


"Viona juga bilang gitu, tapi apa engga aku seperti jual kamu atau numpang terkenal sama kamu" (korea)


"Ha ha ha ha ya ampun kamu lucu, kamu istri aku kenapa harus menjual aku itu kan video kamu hak kamu mau masukin aku di dalamnya karena aku milik kamu dan kamu tidak numpang tapi memang sudah terkenal" (korea) Do Hyun berkata mencium bibir Santi karena gemas


"Wah...suami aku so sweet aku sayang kamu" (korea) Santi berkata dengan tersenyum manja


Lalu Santi mencoba mengedit video yang di switzerland di bagi menjadi tiga karena waktunya sangat panjang dan mencoba memasukan Do Hyun di video itu, Santi biasannya membuang bagiaan yang ada Do Hyun nya namun dia akan mencoba saran dari sahabat dan suaminya, ingin melihat pengaruh suaminya sebesar apa di youtube nya, selesai mengedit Santi mengupload nya ke Youtube.


Pagi hari menjelang setelah sarapan Do Hyun mengajak Santi ke suatu tempat lalu berhenti di sebuah rumah mewah "Rumah siapa ini" (korea)


"Ayo turun kita lihat" (korea)


Santi bingung suaminya mengajak ke rumah yang dia tidak kenal lalu masuk mengikuti Do Hyun, di sana ada seorang pria dewasa berkata "Selamat datang pak Do Hyun dan ibu Santi silakan masuk dan ini rumah cocok untuk pengantin baru" (korea)


"Ah...kamu mau beli rumah" (korea) Santi bertanya dengan kaget


"Iya kalau kamu suka mau aku beli, lihat saja dulu" (korea)


"Tapi apartemen kita besar itu juga udah cukup, aku belum butuh rumah" (korea)


"Kita akan mempunyai banyak anak jadi pasti butuh rumah yang ada halaman supaya mereka bisa bermain" (korea)


Santi melihat lihatnya rumah dengan halaman belakang luas dan ada rumput cocok untuk berkumpul, lalu ada 3 kamar dan 2 kamar mandi dengan dapur mengarah ke taman, garasi mobil cukup 2 mobil. terlihat asri dan nyaman.


Namun Santi berpikir kalau dia tinggal di rumah harus memiliki asisten rumah tangga karena banyak ruang yang harus dia bersihkan, merasa belum cocok mereka pergi ke rumah kedua yang tidak kalah besarnya. Santi merasa belum waktunya memiliki rumah dia masih nyaman berada di apartemen, di sana sangat mudah mebersihkannya dan tidak memakan waktu lama untuk membersihkannya.