
Pagi hari yang cerah, semua sudah terbangun dan kamera pun di nyalakan satu persatu di mulailah meliput Nucat kembali. Han Daegang sarapan dan mecari sosok wanita yang dia suka belum terlihat juga "kamu mencari siapa" (bahasa korea) salah satu member Nucat bertanya
"Tidak ada hanya melihat susana pagi yang cerah dan mencari bunga yang indah" (bahasa korea)
"Ha ha ha ha kamu sejak kapan jadi pria yang romantis" (bahasa korea)
"Sejak melihat bunga yang cantik" (bahasa korea)
"Jijik aku mendengar kamu seperti seorang pujangga uo uo uo" (bahasa korea) salah satu member berkata dan pura-pura muntah
"Memang ada bunga di sini, aku lihat tidak ada mana ada musim dingin bunga yang mekar" (bahasa korea) member lain berkata
"Dia dari semalam berkata aneh jangan di anggap, biarkan dia berkhayal dengan bungannya" (bahasa korea) salah satu member berkata
Han Daegang terdiam hanya tersenyum mendengar perkataan teman-temannya, lalu Santi keluar tanpa masker menghirup udara segar dan membuat sarapan untuk para crew di bantu oleh karyawan wanita "Santi menurut kamu diantara member Nucat siapa yang tampan" (bahasa korea) teman sekantor Santi bertanya
"Entahlah semuanya tampan mereka terlihat sangat baik" (bahasa korea)
"Kalau aku lebih suka Han Daegang dia tampan dan banyak fansnya di IG saja fansbasenya paling banyak tapi lebih banyak Do Hyun sih sepertinya mereka bersaing" (bahasa korea)
"Oh..."
"Kamu sudah bertemu Do Hyun belum, dia itu ganteng aduh meleleh aku kalau dia sudah senyum, dia baik selalu membelikan para crew kopi dan perhatiaan kepada karyawan manajemen" (bahasa korea)
"Oh....."
"Kenapa jawabnya hanya oh saja sepertinya kamu tidak mempunyai idola" (bahasa inggris)
"Aku suka Do Hyun apalagi lagunya" (bahasa korea)
"Wah bener itu lagunya bikin hati meleleh itu kan liriknya dia yang buat hebat kan dia, makannya sukses kaya sekarang mana aktingnya bagus, walau dia sudah pindah agama tapi aku masih suka sama dia beruntung banget nanti yang jadi istrinya, kekayaannya saja banyak dan dia dari keluarga terpandang ayahnya mantan pejabat" (bahasa korea)
Santi hanya tersenyum mendengarkan pembicaraan teman kantornya itu, merasa suaminya yang di bicarakan maka dia mengerti sosok suaminya dari sudut pandang orang lain "Belum tau aja dia manja dan kalau bercinta hebat" (bahasa korea) Santi berkata dalam hatinya dan menggigit bibirnya
Lalu mereka sarapan dengan lahap, dan melakukan kegiataan lainnya meliput Nucat yang sedang bermain game, Han Daegang kurang fokus karena melihat Santi menjadi kalah saja dalam permainan
"Tumben Han Daegang kalah saja, tidak biasanya mungkin dia lagi sial ha ha ha" (bahasa korea) salah satu crew berkata
Santi hanya diam dan merasa itu gara-gara keberadaannya membuat Han Daegang tidak fokus pada permainan. Lalu Santi menyemangatinya "Han Daegang hwaiting" pekik Santi membuat semua meliriknya terutama Han Daegang menjadi semangat dan menang dari permainan.
"Semangat kamu membuat dia menang kembali, jangan-jangan kamu fans Han Daegang" (bahasa korea) salah satu karyawan berkata
Santi hanya tersenyum merasa ikut senang Han Daegang menang dalam permainannya. lalu berakhir lah acaranya dan Han Daegang berkata "Karena aku menang maka aku akan mentraktir kaliaan semua makan siang bersama" (bahasa korea) serempak semua bertepuk tangan dan beteriak "yeah...."
"Dengan crew juga" (bahasa korea) salah satu member bertanya
"Iya pastinya karena mereka telah menyemangati aku" (bahasa korea) Han Daegang berkata dan melihat ke arah Santi dengan senyumnya yang manis membuat para crew wanita beteriak "Santi kamu mendapatkan senyum Han Daegang yang manis" (bahasa korea) salah satu crew wanita berkata
Santi hanya senyum dan menganggap itu wajar sebagai seorang teman. dan tibalah mereka di satu restoran yang menyediakan berbagai makanan Korea mereka makan siang dengan senangnya karena Han Daegang yang membayar semuanya
"Berkat Santi kita bisa makan enak di restoran, karena dia Han Daegang menang ha ha ha" (bahasa korea) salah satu crew pria berkata dan tertawa
"Wah aku iri pada mu bisa mendapatkan senyum manis dari Han Daegang" (bahasa korea) salah satu crew wanita berkata
Santi hanya tersenyum menundukan kepalanya dan tidak ingin berkomentar. Setelah selesai makan mereka pulang ke kantor manajemen, ketika Han Daegang dalam mobilnya di basment akan pergi melihat Santi masuk ke dalam city car putih lalu dia mngikuti Santi dari belakang
Dan terlihat Santi masuk ke apartemen yang terkenal mahal dan mewah itu "Oh dia tinggal di sini" (bahasa korea) Han Daegang bergumam di mobilnya melihat Santi masuk ke dalam basment Apartmen.
Han Daegang pulang ke rumahnya dan menemui mamahnya "mamah aku ingin tinggal di apartmen" (bahasa korea)
"Sekarang aku sudah dewasa jadi aku butuh privasi, aku akan pindah besok" (bahasa korea)
"Tidak bisa secepat itu, paman kamu tinggal di sana bersama istrinya dan bulan depan baru akan pindah ke rumah baru mereka" (bahasa korea)
"Lama sekali tapi tidak apa-apa aku akan pindah bulan depan kalau begitu" (bahasa korea) Han Daegang berkata lalu pergi ke kamarnya
Han Daegang yang selama ini tidak ingin meninggalkan rumahnya hanya karena Santi tinggal di apartemen yang sama yang dia miliki maka berubah lah pikirannya merasa sangat ingin sekali tinggal di apartemen walau sendiri tanpa mamahnya.
Santi yang sudah mandi dan beristirahat di kamarnya karena lelah tiba-tiba merasakan sentuhan dan ciuman di area lehernya dan itu terbawa mimpi olehnya sekaan dalam mimpinya Han Daegang mencium dan menyentuh area pahanya "Aaaaaa....jangan" pekik Santi dan terbangun dari tidurnya melihat Do Hyun yang baru pulang sedang menatapnya karena kaget dengan terikan Santi
Santi menarik nafasnya "sayang aku kaget" (bahasa korea) Wajah Santi menegang
"Sepertinya kamu mimpi buruk, kenapa jam segini kamu sudah tidur" (bahasa korea)
"Memang ini jam berapa" (bahasa korea) Santi melihat jam dan kaget, dalam ponselnya menunjukan jam 8 malem
"Aduh aku belum sholat magrib dan lupa menyiapkan makan malam" (bahasa inggris) Santi panik berdiri
Do Hyun menariknya lalu memeluknya "Sayang kita pesan saja, kamu sepertinya sedang lelah" (bahasa korea)
"Iya aku baru pulang nanti aku jelaskan, kamu mandi dulu aku akan pesan makan malam" (bahasa korea)
"Oke" Do Hyun berkata dan mengecup bibir Santi lalu pergi ke kamar mandi dan Santi memesan makan malamnya
Ketika sedang berada di dapur Santi melamun mengingat mimpinya tadi "Kenapa gue mimpi di cium dia sih" Santi berkata dalam hati dan bel pintu pun berbunyi pesanan makanannya telah datang
Do Hyun pun sudah selesai mandi dan mereka makan malam berdua seperti biasa, sesudah makan mereka berbincang perihal Santi yang sangat lelah "Aku dapat tugas dari kantor kemarin harus ikut meliput boysband ke Villa karena kekurangan orang" (bahasa korea)
"Bukannya tugas kamu hanya diam di kantor, berarti kamu menginap di villa" (bahasa korea)
"Iya aku baru pulang tadi sore, sangat lelah aku sudah menolaknya karena itu bukan tugas aku yang harus meliput dapet tuga lain ikut ke konser kamu Mars jadi aku di tugaskan menggantikannya" (bahasa korea)
"Kenapa kamu ga bilang sama aku mau menginap di villa" (bahasa korea)
"Mmmmm....karena takut ga di ijinin sama kamu" (bahasa korea)
"Karena boysband nya Nucat" (bahasa korea)
"Kok kamu tahu" (bahasa korea)
"Tadinya tidak tahu melihat kamu seperti itu jadi tahu" (bahasa korea)
"Kamu engga marah kan, oppa" (bahasa korea) Santi berkata manja dengan melihat wajah Do Hyun
"Kenapa harus marah itu kan tugas dari kantor bukan sengaja kamu yang pergi sendiri" (bahasa korea)
"Makasih sayang" (bahasa korea) Santi berkata dan memeluk Do Hyun yang sedang menahan rasa cemburunya karena pasti Santi bertemu dengan Han Daegang
Hari berganti Do Hyun sedang berada di asrama karena sudah lama tidak menginap maka Do Hyun ijin kepada Santi untuk menginap di asarma bersama teman-temannya, teman sekamar Do Hyun adalah Chung Hee dia sedang melihat youtube reality shownya Nucat yang di Villa
"Akhirnya keluar juga reality show mereka" (bahasa korea)
"Reality show siapa" (bahasa korea) Do Hyun berkata dan melihat leptop Chung Hee
"Nucat, sangat seru" (bahasa korea)
Do Hyun melihatnya dan terlihat di sana Han Daegang sedang tersenyum ke arah Santi ternyata adegan Santi menyemangati Han Daegang terekam oleh kamera membuat perasaannya sangat buruk, semakin cemburu saja melihat Santi tersenyum kepada Han Daegang.