
Santi memberinya air putih, menenangkan Viona "Vie lu ga apa-apa kan, kenapa dia ada di pesta gue sih"
"gue baru mau nanya kenapa lu undang dia" Viona berkata dengan nada lirih
"Engga, ngapain gue undang dia males banget"
"Kayanya temen cowoknya deh yang di undang dan dia ikut nebeng aja, soalnya ga mungkin datang sendiri secara kan harus ada bukti undangan" Natasya berkata
"Bisa jadi sih, soalnya tadi temen cowoknya salaman akrab gitu ama bokap gue"
"Hik hik hik gue takut ama dia, gue nyesel udah jadi pacar dia dan ga denger omongan lu San" Viona masih syok menangis
"Udah dong Vie, gue jadi sedih nih" Santi memeluk Viona
"Kurang ajar tuh cowok pengennya apa sih" Natasya berkata kesal
"Ya udah gue ganti baju dulu ya, Nat lu tenangin dulu Viona"
Santi ganti pakiaan masuk ke dalam kamar sedangkan Natasya dan Viona berada di ruang tamu kamar dan Do Hyun sedang di tempat tidur "Sayang bagaimana teman kamu keadaannya" (korea)
"Masih syok, kamu sendiri dulu ga apa-apa kan sayang" (korea)
"Ga apa-apa, aku juga perlu tidur sebentar" (korea)
"Tangan kamu bagaimana, nanti kita ke Dokter" (korea) Santi melihat dan memeriksa tangan Do Hyun bekas memukul Ali
"Tidak perlu ke Dokter, aku ga apa-apa" (korea)
"Ya sudah aku tenangin dulu Viona" (korea)
Santi ke ruang tamu dan melihat Viona yang sudah merasa tenang "Vie gimana udah tenang"
"Udah San, sori ya gue jadi bikin rusuh di pesta nikah lu"
"Tenang aja lagiaan udah selesai kok pestanya"
"Untung tamu nya udah pada pulang" Natasya berkata
"Gue mau nanya Vie, kenapa Ali bilang lu selingkuh dari dia"
"Nah iya gue juga penasaran sama itu" Natasya berkata
"Sori gue ga cerita semua sama kaliaan, Ali ga mau putus dari gue jadinya sama gue di cuekin sampai gue nemu cowok baru mungkin dia ga nerima gue mau merit sama cowok sekarang" Viona menjelaskan
"Tapi lu udah putusin dia kan"
"Udah sih tapi dia ga mau, gue takut sama Ali ternyata bener kata lu San dia tukang maksa, gue suka di pukul kalau nolak dia" Viona berkata
"Dasar psikopet tuh cowok, tapi cowok baru lu tahu kan" Natasya bertanya
"Tahu, gue bilang semuanya" Viona menjawab
Lalu bel kamar berbunyi
ting tong
ting tong
ting tong
Santi membukannya ternyata Safira, tante Yuni dan mamah Mila "Gimana temen kamu udah baikan" mamah Mila bertanya dan masuk melihat Viona
"Baikan mah"
"Tante, maaf aku udah bikin pestanya berantakan" Viona berkata
"Ga kok lagiaan udah beres yang penting kaliaan ga apa-apa" mamah Mila berkata
"Ka Santi bukannya cowok tadi ka Ali yang pernah main ke rumah" Safira bertanya
"Iya bener dia"
"Kok kasar gitu sih, dia kan dulu suka sama kamu, hampir aja mamah restuin dia sama kamu" mamah Mila berkata tanpa tahu Ali mantan Viona
"Itu mantan kamu San" tante Yuni bertanya
"Bukan, dia mantan Viona" Santi berkata serempak semua melihat Viona
"Eh....kok bisa, maaf tante ga tau dia mantan kamu" mamah Mila berkata
"Ga apa-apa tante, aku juga tahu kok Ali suka sama Santi dari jaman kuliah" Viona berkata
"Tapi untung udah putus, cowok kasar mana ada yang mau sama dia, eh anak kesayangan Ibu kemana San" tante Yuni berkata
"Aduh, Ibu mertua nanyain anak kesayangannya lagi bobo cape katanya ha ha ha" semua ikut tertawa
"Oppa Do Hyun keren tadi pas nyelamatin ka Santi aku teriak loh kaya nonton drakor" Safira bercerita
"Semua aja di samain sama drakor de"
"Iya tapi bener aku setuju sama Safira mirip adegan di drakor " Natasya berkata
"Dulu kok sekarang aku biasnya Han Daegang" Natasya berkata
"Kok sama sih ka, Fira juga biasnya sekarang Han Daegang" Safira berkata
"Loh jadi ga ngebiasin lagi sama anak ganteng tante" tante Yuni berkata
"Aku masih kok tante, bisa ngebiasin dua Idol kenapa harus satu" Safira berkata
"Viona kamu biasnya siapa sekarang" tante Yuni menghibur
"Bias aku Do Hyun Mars sama Jaemin NCT" Viona berkata
"Ih ka aku juga suka sama Lucas NCT loh" Safira berkata
"Semuanya aja suka, pusing deh denger kaliaan ngomomgin Idol nya"
"Belagu mentang-mentang bisa menggapai Idol, kita sih masih halu juga udah seneng ya ga" tante Yuni berkata dan semua tersenyum
"Kalau mamah fans mantu mamah sendiri ha ha ha ha" mamah Mila berkata dan semua tertawa
"Permisi, maaf mengganggu, My San boleh sebentar ke sini" (inggris) Do Hyun berkata seketika semua melihat ke arah Do Hyun yang membuka pintu kamar
"Aaaaaaaaa........" pekik Safira dan Natasya lalu menutup mulutnya
"Eh....udah yuu bubar masa kita malah ganggu pengantin baru" tante Yuni berkata lalu semuanya pergi keluar kamar
"Apaan sih tante, udah bukan pengantin baru kali, sampai besok ya kita ketemu lagi dah semuanya......" Santi melambaikan tangan ke semuanya.
Santi menutup pintu dan masuk ke dalam kamar lalu tidak melihat Do Hyun namun mendengar suara air yang mengalir di kamar mandi "Sayang ada apa" (korea) Santi berkata dan mengetuk pintu
"Masuk, aku ingin kamu memijat punggung saja" (korea) Do Hyun menjawab lalu Santi masuk ke dalam kamar mandi dan melihat Do Hyun sedang berendam di bathtub
"Oke aku akan memijat kamu dengan senang hati" (korea) Santi duduk di bathtub dan mulai memijat punggung suaminya
"Sayang bagaimana teman kamu sudah tidak syok lagi" (korea)
"Datangnya mamah, tante dan adik ku, Viona menjadi tertawa terhibur" (korea)
"Seru sekali kaliaan para wanita membicarakan Idol" (korea)
"Kenapa kamu mengerti" (korea)
"Bagaimana aku tidak mengerti kaliaan menyebut nama-mana Idol K-pop" (korea)
"Oh.....itu memang mereka kan Fans berat Idol K-pop, Dion besok pagi kita ngasih kejutaan buat Safira dia kan ulang tahun" (korea)
"Oke, malam kita cari kue ulang tahun dan hadiah buat Safira" (korea)
"Ya ampun kamu kaka ipar yang sangat baik sekali, kamu engga manjain aku juga" (korea)
"Kamu mau aku manjain tapi ada syaratnya" (korea)
"Kok pake sayarat segala, apa sayaratnya" (korea) Santi berkata lalu cemberut meremas bahu Do Hyun
"Mmmmmmmm.......Mandi bersama aku" (korea) Do Hyun berkata lalu menarik Santi ke dalam bathtub
"Do Hyun baju aku jadi basah" (korea) Santi kaget namun tersenyum dan Do Hyun mencium bibirnya dengan bergairah.
Selesai mandi mereka bersiap akan pergi ke mall membeli kue dan hadiah, mereka menaiki lift akan turun ke lobby hotel "Dion pake masker aja, biar aman" (korea)
"Tidak usah, kamu bukan istri rahasia aku lagi, aku sudah sewa pengawal" (korea)
"Kapan kamu menyewanya" (korea)
"Sewaktu kamu mandi, aku menghubungi pihak hotel meminta pengawalan ke mall" (korea)
Sesampainya di Lobby Santi kaget melihat dua pengawal memakai pakaiaan hitam tinggi dan tegap juga sudah ada mobil yang Do Hyun sewa, dua pengawal duduk di depan yang Satu menjadi supir. Santi dan Do Hyun duduk di tengah seperti Raja dan Ratu.
"Dion terlalu berlebihan, kita hanya perlu satu pengawal saja ini sudah seperti drakor saja" (korea)
"Ha ha ha ha memang aku pemain drakor" (korea)
"Menyebalkan, cuman mau beli kue saja nanti kita jadi pusat perhatiaan" (korea) Santi berkata karena tidak nyaman dengan adanya pengawal membuat dia khawatir akan menjadi pusat perhatiaan
"Lagiaan kan ada aku jadi bikin nyaman saja" (korea)
"Tidak nyaman jalan-jalan sama orang engga kenal" (korea)
"Sekali ini saja, nanti tidak akan lagi" (korea)
"Ya sudah, lain kali tidak ada pengawal banyak-banyak" (korea)
"Iya aku janji" (korea) Do Hyun berkata tersenyum lalu Santi yang sedang cemberut melihat senyuman Do Hyun menjadi tersenyum juga.
Sampailah di Mall, dan benar apa yang di takutkan Santi mereka berdua menjadi pusat perhatiaan banyak yang melihat lalu mengambil foto dan video "Tolong jangan mengambil foto" Pengawal berkata dengan tegas
Santi dan Do Hyun membeli kue ulang tahun lalu ke toko salah satu brand Paris untuk membelikan Safira hadiah.