Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Mencium dengan lembut



Santi masih menunggu Do Hyun di apartemennya berita itu membuatnya cemas dan perasaannya menjadi kacau tak menentu. Santi memberanikan diri membuka sosial media dan melihat foto-foto suaminya sangat banyak. Berita Do Hyun menjadi tranding di setiap sosial media, foto Santi dan Do Hyun muncul kembali sewaktu di bali dan bandara sedang berpelukaan di posting kembali oleh fansbasenya dengan caption 'Apakah ini calon Do Hyun'


Santi membaca banyak komentar dari Fans Do Hyun 'woi ada yang kenal ceweknya siapa, gila bikin gue iri'


'Wah judulnya bikin patah hati sedunia ini mah'


'Kok bisa sih jodoh ama idola gue, wajib berguru nih sama tuh cewek'


'Dari bajunya sih sama tasnya brand kayanya anak orang kaya nih'


'Kayanya bukan cewek sembarangan deh, Do Hyun kan tipe cowok susah jantuh cinta'


Walau wajah Santi tak terlihat namun semua berkomentar bahwa calon istri Do Hyun cantik dan bukan cewek sembarangan "No bad sih komentarnya, mudah-mudahan pas mereka tahu itu gue ga ada komentar jelek" Santi bergumam lalu ponselnya berdering


ddrrtt


ddrrtt


ddrrtt


Terlihat Natasya menghubunginya dari group, Santi mengangngkatnya "Santi......siapa cewek itu, lu kemana aja sih gue nelpon ga di angkat mulu"


"San itu bener Do Hyun mau nikah, ama siapa" Viona bertanya


"Mana gue tau, gue bukan baby siter nya"


"Lu kan kerja di manjemen Do Hyun pasti tau dong" Viona berkata


"Engga Vie, belum di kasih tau nanti juga pasti tau lagiaan itu kan privasi Do Hyun pada kepo deh"


"Berarti cewek yang di bandara pelukaan itu pacarnya aaaaaaaa......sakit hati gue" Natasya berkata


Santi dan Viona menutup telinganya "Gue masih sedih nih inget Cantika waktu gue nelpon dia dan dia pengen banget kita kumpul di cafe yang ngusir kita gara-gara lu teriak Nat"


"Gue juga masih sedih, kasiaan kisah cintanya ga bahagia" Natasya berkata


"Udah dong jangan sedih lagi, Cantika udah bahagia di surga dia udah ga ngerasain sakit lagi" Viona berkata


"Ya udah ah jangan sedih, Santi pokoknya lu harus cari tahu siapa cewek itu" Natasya berkata


"Nat lebih baik lu dukung aja idola lu mau nikah sama siapa aja biarin itu kan pilihan Do Hyun mungkin cewek itu yang terbaik buat dia"


"Ya bener tuh kita dukung aja Nat, lu belum posting foto Do Hyun sama cewek itu gue udah ngasih selamat di IG dia ga sabar deh gue liat juniornya Do Hyun" Viona berkata


"Kalau udah keliataan wajah ceweknya gue baru posting, tapi gue rasa bukan cewek biasa nih hebat ya tuh cewek sukses bikin semua cewek iri sama dia" Natasya berkata


"Kenapa harus iri sih, menurut gue ya Do Hyun itu manusia biasa jadi pasti ada jeleknya sama kaya cowol lu Nat kalau nyebelin pasti lu kesel kan"


"Tapi kan beda status, Do Hyun tuh keren seorang idola banyak di cintai semua cewek, wajah yang tirus, idung mancung, badan sixpack tinggi ah ga ada jeleknya sih sempurna banget" Natasya mulai memuji idolanya


"Ga ada yang sempurna yang lu liat semua itu cuman cover doang, tapi emang sifatnya kayanya baik, romantis terus tipe cowok cemburuaan" Santi berkata sambil tersenyum memikirkan suaminya Do Hyun


"Eh...ya lu kok kaya yang kenal Do Hyun San" Natasya bertanya


"Eng....ga itu gue juga tau dari karyawan di sana dan dia sering teraktir beliin minum starbucks sama semua karyawan kantor"


"Aaaaaaaaaa......serius san berarti lu juga suka di teraktir sama Do Hyun" pekik Natasya


"San gue mau nanya waktu gue nelpon sama lu ngasih tau kabar Cantika meninggal gue denger suara cowok bahasa korea kok mirip kaya Do Hyun sih suaranya emang lagi ada siapa waktu itu" Viona berkata dengan penasaran


"Nah iya gue mau nanya itu juga, emang Dion sama persis suaranya sama Do Hyun dan kenapa pagi-pagi udah ada di apartemen lu" Natasya pun penasaran


"Ya ampun kaliaan bener-bener kepo, kaya wartawan aja dia Dion emang suaranya mirip, gue pernah bilang kalau nyanyi mirip sama Do Hyun, masalah ada di apartemen mau jemput gue buat pergi bareng dan kita lagi sarapan"


"Itu kan bukan lagi nyanyi" Natasya berkata


"Udahlah jangan di bahasa, eh...guys udah dulu ya gue mau nelpon Dion, dadah chingu" Santi berkata dan menutup telponnya


Santi merasa lelah dan tertidur di sofa beberapa jam terdengar pintu apartemen terbuka Santi bangun dan melihat Do Hyun dengan wajah muram "Sayang kemana aja sih aku nelpon ga di angkat" (bahasa korea)


Do Hyun hanya diam membawa minuman di kulkas dan duduk di kursi bar "Sayang kenapa diam aja, kamu lagi ada masalah apa bilang dong sama aku" (bhasa korea) Santi berkata dan menghampiri Do Hyun dan duduk di sebelahnya


Lalu Do Hyun menghidar pergi berpindah duduk di sofa depan televisi, Santi menarik nafas mencoba bersabar menghadapi suaminya yang lagi kesal dan tidak tahu masalahnya apa. Santi mendekati Do Hyun kembali mencoba menghiburnya


"Sayang masalah berita itu, kamu yang bilang" (bahasa korea)


"Iya aku yang bilang sama manajemen, kenapa kamu keberataan" (bahasa korea)


"Alesannya apa kan udah janji mau kita rahasiakan" (bahasa korea)


"Udah satu tahun aku ingin sekali semua dunia tahu bahwa kamu istri aku" (bahasa korea)


"Emang kamu ga malu nikah sama aku wanita biasa, yang bukan siapa-siapa di mata fans kamu" (bahasa korea)


"Aku ga masalah mungkin kamu yang tidak ingin pernikahaan kita di ketahui oleh seseorang" (bahasa korea) yang di maksud Do Hyun adalah Han Daegang


"Kamu kenapa sih tiba-tiba marah kesal sama aku, salah aku apa" (bahasa korea)


Do Hyun hanya diam dengan wajah dingin kepada Santi lalu berdiri dan berkata "kamu pikirkan saja kesalahan terbesar apa yang sudah kamu perbuat sama aku dan kamu di belakang aku sudah melakukan apa" (bahasa korea) Do Hyun pergi ke kamar


Santi hanya diam dan berpikir kesalahan apa yang sudah dia lakukan kepada suaminya, tapi dia tidak merasa melakukan hal yang melanggar atau berselingkuh, Santi hanya diam dan bersabar "Gue salah apa sih, ga ngerti apa ini cobaan gue" Santi berkata dalam hatinya


Semalaman Santi di perlakuakan seakan tidak ada di apartemen oleh Do Hyun. dia hanya diam dan bingung dengan perlakuaan suaminya, biasanya mereka menonton televisi dengan ramai bercerita dan bercanda, Santi di peluk duduk di pangkuaan Do Hyun tapi mengapa suaminya saat ini begitu berbeda, lalu terasa lelah Santi masuk kamar ingin tidur "Sayang ayo kita tidur" (bahasa korea) Santi menarik tangan Do Hyun


"Kamu saja duluaan, aku masih mau menonton" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan wajah melihat ke arah televisi


"Ya udah aku duluaan tidur, aku lelah selamat malam" (bahasa korea) Santi berkata dan akan mencium bibir, Do Hyun menghindar lalu Santi hanya diam melihat suaminya dengan bingung


Santi masuk kamar dan menangis di atas tempat tidur seakan dirinya tidak diinginkan lagi oleh Do Hyun sudah lelah dengan tangisan dia terlelap tidur dengan nyenyak, tengah malam Do Hyun masuk ke kamar akan membawa bantal untuk tidur di sofa di ruang televisi dan melihat wajah istrinya Santi mengeluarkan air mata lalu Do Hyun melihat dengan rasa bersalah sudah kasar kepada istrinya.


Air mata Santi di usapnya perlahan dari pipinya dan rasa sayangnya tidak bisa di pungkiri lagi Do Hyun mencium bibir Santi dengan lembut namun mengingat lagi kejadiaan dimana Santi berpelukaan dengan Han Daegang membuatnya emosi kembali dan pergi keluar kamar untuk tidur di sofa.