
Hari minggu pagi hari yang cerah, seperti biasa Santi dan keluarganya sedang sarapan "San jadi Dion ke rumah hari ini" papah Beni bertanya
"Malem waktu nelpon bilangnya jadi katanya pah" Santi menjawab
"Oh...jadi oppa Dion yang mau ke rumah, yah kirain Han Daegang ka" Safira berkata dengan wajah kecewa
"Loh kamu kok kaya ga seneng de, kakanya mau di lamar masa ngarepin yang datang cowok lain sih" mamah Mila berkata
"Kan malem ka Santi bilang ada kejutaan, Fira pikir yang mau datang Han Daegang, wah kaka mau nikah sama oppa Dion asiikk" Safira berkata
"Pantes kamu udah mandi sama dandan de ha ha ha" Santi berkata dan tertawa
"Ka Dion sama Han Daegang kayanya temenan deh" Lucky berkata
"So tau kamu" Santi berkata
"Tau lah ka Dion sendiri yang bilang" Lucky berkata
"Wah hebat dong oppa Dion kenal sama Han Daegang" Safira berkata dengan wajah ceria
"Emang dia ngomong apa sama kamu" Santi bertanya
"Ka Dion nanya waktu Han Daegang ke rumah ngapain aja" Lucky berkata
"Terus kamu bilang apa" Santi bertanya
"Yah aku bilang ga ketemu terus aku nanya kenal ga sama Han Daegang, ka Dion bilang kenal dia seniornya" Lucky bercerita
"Apa senior, maksud kaka mereka satu sekolah" Safira berkata
"Iya kayanya satu sekolah" Santi menjawab
"Yah sia-sia dong aku dandan" Safira berkata dengan cemberut
"Ga akan sia-sia de, kan mau ada oppa Dion" Santi berkata dengan tersenyum
"Oppa Dion kan bukan idola aku ngapain juga aku dandan" Safira mengeluh
"Emang kamu keliataan cantik harus sama idola kamu aja ya, sebagai adik kamu harus keliataan cantik di depan keluarga calon kaka kamu dong" mamah Mila berkata
"Tuh dengerin, dandan cuman buat idola kasiaan banget cowok kamu nanti" Santi mengejeknya
"Santi kamu belum mandi ya, sana siap-siap dandan yang cantik" mamah Mila berkata
"Dion ga suka kalau aku dandan mah, malah dia muji Santi cantik tanpa makeup" Santi menjawab
"Aduh kaliaan kalau lagi jatuh cinta so sweet deh" mamah Mila berkata
"Ka berarti kaka udah nikah ikut ke Korea dong" Safira bertanya
"Iya, kaka harus ikut suami" Santi berkata
"Sepi deh, kenapa sih harus dapetin orang Korea padahal nikah sama cowok indonesia aja biar deket, jadi kalau aku kangen bisa ketemuaan, padahal dulu kaka benci banget sama cowok korea, kan bukan tipe kaka" Safira berkata
"Ga tau udah jodoh kali de, kan kita bisa VC kalau lagi kangen" Santi berkata
"Tuh makannya jangan terlalu benci sama cowok nanti malah jodoh sama kamu" mamah Mila berkata
"Santi ga benci sama cowok korea kok tapi benci sama boysband K-pop mah" Santi menjawab
"Oh....pantes jodohnya sama Dion ha ha ha kok bisa gitu ya" mamah Mila berkata dan tertawa
Santi melihat wajah Fira adiknya yang tidak merespon apa-apa oleh perkataan mamah Mila, "San keluarga Dion datang jam berapa" mamah Mila bertanya
"Santi suruh siang udah duhur biar sekaliaan makan siang" Santi menjawab
"Bagus deh, jadi mamah bisa masak dulu fira Santi bantuin mamah ya" mamah Mila berkata
Setelah Santi mandi lalu membantu mamah Mila memasak, membuat masakan khas indonesia. selesai masak mereka bersiap-siap berkumpul di ruang keluarga untuk menyambut kedatangan keluarga Do Hyun "Mah Dion tadi nelpon katanya lagi di jalan aduh Santi degdegan nih"
"Tarik nafas baca bismilah, dulu juga mamah gitu kok" mamah Mila berkata
"Kok Fira ikut degdegan juga ya kaya mau ketemu idola deh he he he"
"Bukannya emang mau ketemu idola kamu ya" Lucky berkata
"Han Daegang mau datang juga ya ka" Safira berkata penasaran dengan perkataan Lucky
"Engga lah ngapain datang, nanti kan oppa Dion jadi idola kamu juga de ha ha ha" Santi berkata dengan tertawa
Wajah Safira penuh dengan rasa penasaran "Jangan-jangan Han Daegang datang juga, ka Santi kayanya ga bilang karena mau ngasih kejutaan sama aku" Safira berkata dalam hatinya
"Idola kamu bukannya Do Hyun de" mamah Mila bertanya
"Dulu mah sebelum aku vc sama Han Daegang he he he " Safira menjawab dengan tersenyum
"Oh jadi ganti idola kamu" mamah Mila berkata
"Nanti juga ganti lagi kayanya mah ha ha ha ha" Santi berkata dengan tertawa
Safira hanya tersenyum mendengar percakapan Santi dan mamah Mila tidak ada rasa curiga apapun tentang Dion adalah Do Hyun. setelah beberapa jam bel pintu berbunyi
tingtong
tingtong
tingtong
Lucky membuka pintunya dan memanggil mamah Mila dan papah Beni, Do Hyun datang dengan ayah, kaka kandung dan ustad Adi
"Wah ada ustad Adi juga, silakan masuk" papah Beni bersalaman dengan semuanya
"Iya saya di undang sama nak Dion buat melamar nak Santi katanya sudah ga kuat mau bawa Santi ke Korea ha ha ha ha" Ustad Adi berkata dan tertawa semua ikut tertawa
"Dion apa kabar, kita sudah lama tidak bertemu" (bahasa inggris) mamah Mila berkata
"Saya baik tante, maaf saya sibuk menerima syuting lagi, perkenalkan ini ayah dan kaka kandung saya" (bahasa inggris) Do Hyun berkata lalu mereka bersalaman
"Lucky coba panggil Santi sama Safira" papah Beni berkata
Setelah memanggil Santi dan Safira mereka berkumpul di ruang tamu, Do Hyun masih menggunakan maskernya lalu Santi dan Safira bersalaman, Safira dengan rasa curiga memandang Do Hyun terus
"Lepas masker kamu" (bahasa korea) Ayah Do Hyun berkata
Ketika Do Hyun melepas maskernya teriakaan Safira pun menggema "Aaaaaaaa......oppa Do Hyun aaaaaa" seketika Safira terbelalak kaget melihat wajah Dion yang adalah tiada lain Idolanya. Safira menutup mulutnya dengan tangannya semua kaget dengan teriakaan Safira
"Jadi selama ini kaka tunangan sama Idola aku Do Hyun omagat hik hik hik" Safira berkata dengan menangis
"Mulai deh, de jangan sekarang nangisnya" bisik Santi kepada Safira
"Maaf adik saya Safira penggemar Do Hyun" (bahasa inggris) Santi berkata dengan senyum merasa malu
Semua tersenyum melihat ekpresi Safira ketika melihat wajah Dion yang ternyata Do Hyun
"Saya saja baru tahu kalau Dion itu ternyata penyanyi K-pop" Ustad Adi berkata
"Oh sepertinya adiknya baru tahu bahwa Do Hyun penyanyi K-pop" (bahasa inggris) kaka Do Hyun bertanya
"Iya betul karena sewaktu bertunangan Safira sedang tidak ada di rumah, dan selama kita berhubungan aku tidak pernah bilang" (bahasa inggris) Santi menjelaskan
Susana yang sangat hangat terasa kekeluargaan walau beda bahasa namun tidak menghalangi mereka untuk berkomunikasi, pertemuaan keluarga yang lancar dan kedua keluarga terlihat sangat bahagai terutama Santi dan Do Hyun terlihat tersenyum bahagia.