
Pagi hari menjelang, hari ketiga ketika Do Hyun sudah keluar dari Agensi semua media memberitakan masalah Do Hyun yang keluar dari Mars, semua penggemar pun memprotes Agensi mereka menyalahkan pihak Agensi yang sudah mengeluarkan Do Hyun dari Mars dengan berbagai komentar dari para Fans seluruh dunia, banyak yang menghujat Agensi ada juga yang menghujat Do Hyun karena menikah dengan Santi Do Hyun menjadi keluar dari Agensi.
Santi sedang membaca semua komentar dari penggemar, lalu Do Hyun yang sudah selesai mandi akan sarapan melihat Santi dengan wajah muram "My Sun kan kita janji jangan melihat berita di media dulu" (korea)
"Aku penasaran apakah masih banyak yang mendukung kamu" (korea)
"Itu bukan masalah, walau pun aku sudah tidak punya penggemar buat aku tidak apa-apa itu kan hak mereka" (korea) Do Hyun berkata sambil makan sarapannya dengan tenang
"Aku akan mengantar kamu ke asrama" (korea)
"Tidak usah, kamu tunggu saja takutnya di sana banyak wartawan" (korea)
"Ya sudah, tapi hati-hati takutnya ada sasaeng yang tidak terima keputusan kamu keluar dari Mars" (korea)
"Baiklah, aku akan hati-hati" (korea) Do Hyun berkata dan selesai sarapan dia berpamitan pergi ke asrama akan mengambil barang-barangnya juga berpamitan kepada semua member.
Santi di Apartemen sangat gelisah, dia memikirkan masa depan suaminya lalu dia berpikir akan membantu bicara kepada pimpinan Agensi, Santi menghubungi Pimpinan Agensi dan meminta jadwal bertemu untuk berbicara. Pimpinan Agensi meminta Santi datang ke Restoran tante Yuni ketika makan siang.
Ketika sedang bersiap akan pergi ponselnya berdering
ddrrtt
ddrrtt
ddrrtt
Santi melihat nama Natasya dan Viona yang melakukan sambungan video call, dia ragu mengngkat telpon dari sahabatnya namun dia merasa sedang membutuhkan seseorang untuk mendengarkan keluh kesahnya, akhirnya Santi mengangkat telpon dari kedua sahabatnya,
"Santi.....demi apa Do Hyun keluar dari Mars" pekik Viona
"Sumpah....San gue kaget plus sedih, gue udah jadi penggemar dia dari awal debut dia masih remaja, lu ga bisa rayu dia supaya ga keluar dari Mars" kata Natasya
"San kok diem, pasti lu sedih juga ya" Viona berkata
"Dia ga akan keluar, gue janji mau balikin dia lagi ke Mars" Santi berkata dengan muram
"Nah gitu dong San rayu dia, rubah pikirannya jangan sampai dia berhenti karirnya yang lagi bagus" Natasya berkata
"Oh ya San gue mau ucapin makasih, lu udah ngomong ya ke calon suami gue dan akhirnya dia mau nikah sama gue" Viona berkata
"Alhamdulilah syukur deh, ya sebelum ke Korea gue nemuin calon suami lu dulu" Santi berkata
"Emang lu ngomong apa San gue penasaran, sampai cowok nya Viona brubah gitu" Natasya bertanya
"Gue ngomong bahwa Ali itu cowok brengsek dan gue bilang Viona sayang banget dan mau nikah sama dia, keputusan tetep di tangan dia gue cuman cerita apa adanya aja" Santi menjelaskan
"Sekarang malah gue jadi berhutang budi sama lu San, lu mau apa dari gue tapi lu kan udah punya segalanya ya" Viona berkata
"Gue minta doa aja dari kaliaan, masalah gue yang ga ada habisnya bikin gue down nih, gue butuh temen cerita"
"San kalau lu butuh kita kapan aja telpon, lu mah malah matiin hp, dari kemarin kita nelpon baru sekarang aktif" Natasya berkata
"Ya maaf, gue lagi ga mau baca berita di sosmed abis banyak yang tag gue di IG pusing rasanya pengen lempar hp gue"
"Sabar ya San mungkin dengan semuanya cinta lu sama Do Hyun lebih jadi kuat" Viona berkata
"Sumpah, emang lu kenal sama pimpinan Agensi Do Hyun" Natasya bertanya
"Kan dulu bos nya Santi juga Nat" Viona menjawab
"Eh....ya gue lupa, semangat ya San semoga lu bisa merubah keputusan Do Hyun" Natasya berkata
"Gue yakin pasti bisa, calon suami gue aja bisa berubah pikiran gara-gara di omingin lu padahal dia kan keras kepala susah mengubah keputusan dia, keluarganya aja pada ga bisa ngerayu pada diem" Viona bercerita
"Gue ikut bahagia buat lu Vie, ya dah gue pergi dadah....." Santi berpamitan melambaikan tangannya lalu mengakhiri sambungan telponnya
Santi pergi menemui Pimpina Agensi di Restoran tante Yuni, setelah sampai Santi mencari Pimpinan Agensi lalu ada pelayan yang menyapa "Noona San mencari ibu Yuni, kebetulan tidak ke sini hari ini" (korea) pelayan berkata
"Saya akan bertemu dengan seseorang di sini, kamu melihat Pimpinan Agensi tidak" (korea)
"Ah....Pimpinan Agensi Do Hyung sshi" (korea) pelayan bertanya
"Betul, dia dimana" (korea)
"Di ujung sana, di tempat biasa Mars berkumpul" (korea)
"Baiklah makasih, oh ya buatkan aku menu biasa" (korea) Santi berkata lalu pergi mencari
Ternyata sudah ada Pimpinan Agensi yang sedang makan siang, Santi menghampiri Pimpinan Agensi menundukan kepala sebagai penghormatan "Silakan duduk noona San" (korea) Pimpinan berkata
"Maaf saya terlambat" (korea) Santi berkata lalu duduk di depan Pimpinan Agensi
"Tidak masalah, Saya juga baru datang, mungkin kita makan dulu baru bicara, silakan memesan" (korea)
"Saya sudah memesan, silakan teruskan makannya" (korea)
Setelah beberapa jam Santi selesai makan dan bertemu dengan Pimpinan Agensi, mereka berbicara panjang lebar, Santi sudah membuat keputusan, dan Pimpinan berpamitan pergi, mereka saling menundukan kepala dan Santi duduk dengan lemas.
Santi menyetir pulang ke Apartemen dengan pikirannya yang sangat kacau, dia sepanjang jalan pikirannya hanya melamun memikirkan Do Hyun suaminya. Sedangkan Do Hyun sedang berbicara dengan para member, mereka sangat sedih dengan keputusan Do Hyun namun demi kebaikan temannya para member menerimanya dengan berat hati.
Setelah Do Hyun bepamitan dengan semuanya dia berjalan membawa semua barang dan pakiaannya, ketika sedang memasukan semua barang ke dalam mobil ada Han Daegang melihatnya dan membantunya memasukan barang ke dalam mobil Do Hyun "Hyung kamu tidak akan mengubah keputusan ini, apakah sudah yakin tidak akan bersaing dengan aku lagi" (korea)
"Wah.....ada yang merasa bersaing dengan aku ternyata, kamu bukan saingan sepadan buat aku" (korea) Do Hyun tersenyum
"Kata siapa, buktinya aku sudah mengalahkan kamu di acara musik, Nucat menang" (korea)
"Selamat, tapi kamu hanya asia aku sudah internasional" (korea)
"Sombong sekali senior aku, padahal sudah keluar Mars masih saja sombong" (korea)
"Yang penting aku sudah mengalahkan kamu satu hal, aku memiliki Santi dan kamu tidak" (korea)
"Itu beda lagi, aku mengalah bukan kalah" (korea)
"Baiklah, anggap saja aku sekarang sedang mengalah demi karir kamu sebab kalau aku tidak mengalah kamu tidak akan mendapatkan piala" (korea) Do Hyun berkata lalu masuk ke dalam mobil dan melambaikan tangan.
Do Hyun pergi meninggalkan Asrama, dengan berat langkahnya melihat ke arah kaca sepion, Asrama yang banyak kenangan indah semasa dia trainee, Do Hyun menarik nafas menyetir mobil dengan pikiran penuh dengan kenangan masa-masa bersama Mars, keputusannya sangat berat namun ini yang terbaik untuk dirinya.
Sesampainya di Apartemen Do Hyun melihat Santi yang sedang menangis mereka saling pandang, lalu seketika mereka saling berpelukaan dengan rasa lelah memeluk istrinya dengan erat, tanpa Do Hyun bicara sepatah kata pun Santi sudah tahu perasaan suaminya yang sangat sedih meninggalkan Asrama dan Mars yang telah dia kembangkan bersama member lainnya sampai nama Mars terkenal sampai saat ini.