Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Tersedak kaget



Santi masih berada dalam mall ketika sudah sore hari mereka akan pulang santi merasa pusing dan lemas lalu teman temannya kaget melihat santi terjatuh di lantai mall


"santi....lu kenapa" pekik natasya


"aduh gimana nih ayo angkat aja dulu" viona berkata


"kita duduk aja dulu di sana ada kursi" cantika berkata


mereka bertiga memapah santi ke kursi kosong di pinggir


"gue pusing, ga tidur semalem" santi mengeluh memegang kepalanya


"lu malem ngapain sih sampe ga tidur" natasya berkata


"pasti telpon sama dion ya semaleman" viona berkata


"gue ngantuk pengen tidur ga kuat mata gue" santi berkata lalu tidak sadarkan diri


"gimana nih ada yang bisa nyetir ga angkat dia ke mobilnya gimana" natasya berkata


"mana berat lagi" viona berkata


"gue telpon supir aja biar antar santi ke rumahnya" cantika berkata


"terus mobilnya gimana" viona berkata


lalu ali yang sedang berada di mall melihat viona dan natasya yang sedang bingung dan melihat santi di kursi sedang kedaan terlentang dan ali mendekati mereka


"santi kenapa" ali bertanya melihat santi dengan wajah pucat dan tidur di pangkuaan viona


"ali kok ada di mall" viona berkata


"ya kebeneran aku ke mall mau beli donat" ali berkata menunjukan bungkusan donat ternama


"ali kamu bisa bantu bawa santi ke mobil, berat nih" natasya meminta tolong


"boleh tapi santi bukannya ga suka di pegang sama pria baru kenal" ali berkata


"udah ga apa apa dia aja ga sadar ayo li" natasya berkata


ali membopong santi dan viona kaget melihat ali membopong santi, sampai di parkiran santi dimasukan dalam mobilnya


"ali lu bisa nyetirkan" natasya bertanya


"bisa" ali menjawab


"ya udah antar santi ke rumahnya ya" natasya berkata


"emang kaliaan ga ada yang bisa nyetir" ali bertanya


"ga ada, alamatnya di pondok indah hati hati ya" natasya berkata


"terus kaliaan gimana" ali bertanya


"nanti supir gue jemput kok, natasya ama viona biar aku anter" cantika berkata


"ya udah gue duluaan ya anter santi" ali berpamitan


viona diam merasa sedikit cemburu melihat ali mengantar santi namun merasa tidak berhak seperti itu maka menepis perasaan cemburunya, di jalan ali melihat ke arah santi lalu setelah sampai di perumahaan ali meminggirkan mobilnya hanya untuk melihat wajah santi yang sedang tidur


"cewek yang cantik dan unik, santi kalau lu belum punya pacar gue mau sama lu" ali berkata dalam hati dengan melihat wajah santi tersenyum


ketika ali sedang melihat wajah santi ada yang mengetuk pintu mobil dan ali kaget melihat seorang pria tinggi memakai masker mengetuk pintu mobil santi lalu ali keluar mobil dan bertanya


"kamu siapa" ali bertanya


"santi pacar saya" (bahasa inggris) do hyun berkata


"saya tidak percaya apa buktinya" (bahasa inggris) ali bertanya


lalu do hyun menunjukan foto bersama santi


"sori saya akan membawa mobil santi sampai rumahnya" (bahasa inggris) do hyun berkata lalu masuk ke dalam mobil santi


do hyun merasa santi sudah menjadi miliknya tidak boleh ada pria lain di sisinya merasa cemburu melihat santi dengan pria lain, ali hanya diam melihat do hyun lalu ali membawa tasnya dan terdiam melihat mobil santi pergi di bawa do hyun


*throwback


do hyun ternyata akan ke rumah santi karena santi tidak datang ke apartemennya maka do hyun menyusulnya ke rumah santi, sedang di perjalanan do hyun melihat mobil santi terparkir di pinggir jalan perumahan


do hyun menghentikan taxi dan mengetuk kaca pintu mobil santi dan ternyata kaget santi dengan seorang pria namun do hyun melihat santi sedang tertidur membuat perasaannya merasa aneh


*kembali


setelah sampai menggunakan google maps do hyun berhenti di rumah santi dan membuka gerbang lalu membangunkan santi namun dia sama sekali tidak bangun dan bergerak


do hyun menekan bel rumah santi dan mamah mila membukannya, mamah mila kaget melihat seorang pria tinggi


"mau kesiapa" mamah mila bertanya


"selamat sore saya dion mau mengantar santi" (bahasa inggris) do hyun berkata dengan membuka maskernya


mamah mila mambuka pintu mobil depan melihat santi lalu membangunkannya namun santi tidak merespon


"saya tidak tahu, saya melihat mobilnya di pinggir jalan perumahan" (bahasa inggris) do hyun berkata


"aduh ngomong apa dia, tolong bawa santi ke kamarnya gendong aja" mamah mila berkata dengan memberi isyarat lewat gerakan tangan


do hyun mengangguk lalu membopong santi atas ijin mamah mila dan mamah mila menunjukan kamar santi yang berada di lantai dua, do hyun menidurkan santi di tempat tidurnya lalu keluar kamar santi dan duduk di ruang tamu


"tunggu sebentar saya bawa minum dulu buat kamu" mamah mila berkata


do hyun hanya menganggu sedikit mengerti apa yang di katakan mamah mila, sedang menunggu mamah mila datanglah lucky yang baru pulang sekolah kebetulan safira sedang menginap di rumah temannya karena besok hari libur sekolah


"nah lucky untung kamu pulang, ini dion pacarnya ka santi coba kamu ngomong sama dia, bahasa inggris kamu kan bagus" mamah mila berkata membawa minum untuk do hyun


"kenalkan saya lucky adik ka santi" (bahasa inggris) lucky berkata


"saya dion" do hyun berkata


"bisa bahasa indonesia" lucky bertanya


"bisa sedikit" do hyun berkata


"coba lucky tanyain ka santi kenapa soalnya tadi pulang sama dion ka santi tidur sampe sekarang ga bisa di bangunin" mamah mila berkata khawatir


do hyun menjelaskannya dan lucky menjelaskan kepada mamah mila dan kaget mendengar santi di pinggir jalan bersama seorang pria dan tidak sadarkan diri


do hyun menyarankan memanggil dokter untuk memeriksa santi, akhirnya mamah mila memanggil dokter dan memeriksa santi


"anak ibu baik baik saja dia hanya tidur sepertinya lelah saja" dokter berkata


"kok sampai susah di bangunin dok" mamah mila berkata


"karena badannya lelah bisa jadi anak ibu kurang tidur namun kegiataannya banyak" dokter barkata


lalu santi bangun dan berkata


"mah aku ngantuk jangan ganggu ya pusing" santi berkata lalu tidur kembali


"ya ampun santi bikin khawatir orang aja" mamah mila barkata


dokter pun hanya memberi resep vitamin untuk santi dan pulang berpamitan, do hyun bertanya tentang santi dan mamah mila menjelaskan keadaan santi, lalu mamah mila mengajak do hyun makan malam di rumahnya


do hyun sedang asik berbincang dengan lucky di taman belakang kolam renang papah beni pulang dan berkenalan dengan do hyun


"kamu dion pacarnya santi yang baru masuk islam" (bahasa inggris) papah beni bertanya dan lancar berbahasa inggris karena pekerjaannya memang berhubungan dengan banyak orang asing maka harus menguasai bahasa inggris


"iya pak, paman bagus yang mengajari saya banyak tentang islam dan saya ingin masuk agama islam" (bahasa inggris) do hyun berkata


"bukan karena santi" (bahasa inggris) papah beni bertanya


"sebelum saya mengenal santi saya sudah berniat masuk agama islam" (bahasa inggris) do hyun berkata


"bagus kalau gitu nanti sholat magrib kamu jadi imam saya ingin tahu bacaan sholat kamu" (bahasa inggris) papah beni berkata


"baik pak" (bahasa inggris) do hyun menjawab


do hyun menjadi imam sholat berjamaah di rumah santi, mamah mila terpesona melihat do hyun yang sangat tampan dan sopan karena do hyun selalu mengganggukkan kepalannya sebagai menghormati yang lebih tua dan baru do hyun pria yang dekat dengan keluarga santi


setelah sholat berjamaah do hyun makan malam di rumah santi do hyun di terima sangat baik oleh kerluarga santi apalagi lucky senang bermain basket bersama do hyun di belakang rumahnya sedangkan papah beni banyak membicarakan segala hal tentang kehidupan dan pekerjaannya


do hyun pintar menjawab pertanyaan dari papah beni membuat papah beni terpesona dengan jawaban do hyun, sedangkan santi belum terbangun dari tidurnya karena sudah larut malam do hyun berpamitan untuk pulang


tengah malam santi merasa lapar perutnya berbunyi lalu terbangun dari tidurnya


"aduh gue lapar, jam berapa sekarang" santi bergumam dan melihat jam


"ah jam satu malem, mamah kok ga bangunin aku ya" santi bergumam lalu pergi ke dapur untuk makan malam


mamah mila mendengar di dapur ada yang sedang makan lalu terbangun dan pergi untuk melihatnya


"sayang baru bangun kamu kenapa sih bikin khawatir aja" mamah mila berkata dengan rasa khawatirnya


"kemaren malem santi ga tidur mah terus di mall santi lemes pusing" santi bercerita


"jadi kamu pingsan di mall, emang ama siapa aja kamu ke mall" mamah mila bertanya


"natasya, viona sama cantika emang kenapa mah" santi berkata sedang mengunyah makanannya


"bukan sama dion atau cowok lain selain dion" mamah mila bertanya


"engga sama cewek cewek kok mah" santi berkata


"kamu itu bener bener ya gimana kalau kamu di culik untung dion ngeliat mobil kamu di pinggir jalan" mamah mila berkata


"mamah ngomong apa sih aku ga ngerti" santi bertanya karena tidak mengerti apa yang di bicarakan mamah mila


"yang anter kamu itu dion" mamah mila berkata


santi batuk tersedak makanannya kaget mendengar ucapan mamah mila, karena yang dia ingat sedang berada di mall dengan teman teman wanitanya kenapa do hyun bisa mengantarkan santi ke rumahnya


santi berpikir apakah teman temannya bertemu dengan do hyun dan adiknya safira pasti kaget melihat idolanya ada di rumah, banyak pertanyaan di benak santi apakah do hyun sudah di ketahui oleh teman dan keluarganya