Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Tidur di luar



Setelah beberapa menit di jalan menuju sanur sampailah mereka lalu mencari paman bagus, paman bagus memanggil santi dan do hyun karena past boat akan berangkat mereka belari memasuki past boat dan duduk berdekatan karena paman bagus sudah terlebih dahulu dan hanya ada 2 kursi tersisa untuk santi dan do hyun


karena kursi di past boat penuh santi dan do hyun duduk berdempatan itu membuat santi tidak nyaman, santi sesekali menarik nafas dan menggeser tubuhnya supaya tidak terlalu berdepetan dengan tubuh do hyun, namun do hyun berbeda hanya tersenyum melihat wajah santi yang tidak nyaman


do hyun sengaja diam karena senang menggoda santi dengan wajah yang kesal, sementara masih bisa do hyun bergeser namun do hyun diam tidak mau bergeser hanya tersenyum kecil karena wajah santi menggemaskan untuknya bila sedang kesal, terlihat wanita angkuh yang tidak bisa melakukan seenaknya


"duh nih cowok bisa geser ga sih" santi berkata dalam hati


do hyun hanya tersenyum geli melihat wajah santi


setelah 45 menit sampailah di nusa penida, paman mengajak mereka ke salah satu penginapan temannya yang baru buka santi dan do hyun di perkenalkan kepada teman pamannya lalu mereka berdua menikmati pemandangan pantai laut luas


"wah sangat indah" (bahasa korea) do hyun berkata


"tolong gunakan bahasa inggris" (bahasa inggris) santi berkata


lalu do hyun melihat wajah santi yang tersorot sinar matahari pagi, sesaat do hyun terpesona melihat wajah santi ketika do hyun sedang melihat wajah santi tidak sengaja paman bagus melihatnya lalu menggoda do hyun


"jangan di lihat saja nanti jatuh cinta" (bahasa inggris) paman bagus berkata dan tersenyum


"uncle bagus" do hyun berkata tersipu malu


"dion dan santi kaliaan silakan kalau mau mengelilingi nusa penida paman sudah sewa mobil sama supirnya plus pemandu wisata untuk kaliaan" (bahasa inggris) paman bagus berkata


"terus om ga ikut, masa aku berdua ama dia om nanti kalau dia macem macem gimana" santi berkata dengan cemberut


"om harus bantu bantu persiapan di sini kamu bakalan bosen mumpung di sini meningan jalan jalan sana, dion baik ga bakalan berani macem macem sama ponakan om" paman bagus berkata


"tapi om..." santi berkata dengan ragu


"dion jaga santi ya" (bahasa inggris) paman bagus berkata


"baik paman" (bahasa inggris) do hyun berkata


"aku bisa jaga diri" santi berkata lalu pergi dan masuk ke dalam mobil


do hyun hanya menggangguk tersenyum lalu masuk ke dalam mobil mengikuti santi


mereka bersenang senang di diamond beach, walau santi masih merasa canggung dengan do hyun namun do hyun mencoba membuat santi nyaman dengan dirinya, ketika santi akan melakukan selfi melihat ponselnya ternyata daya batre ponsel santi tidak cukup untuk mengambil gambar


"yah... mati hpnya" santi berkata dengan cemberut


do hyun melihatnya lalu menawarkan untuk mengambil gambar dari ponsel do hyun


"dari ponsel aku saja nanti aku kirim fotonya ke ponsel kamu" (bahasa inggris) do hyun berkata


"boleh kalau begitu foto saya sekaliaan" (bahasa inggris) santi berkata dengan berpose dengan latar pantai yang indah


mereka berkeliling nusa penida sedikit demi sedikit santi merasa nyaman dengan do hyun dan sebaliknya do hyun pun merasa nyaman dengan santi yang tidak mengenal siapa do hyun sebenarnya membuat do hyun seperti mempunyai kehidupan yang baru


setelah makan siang bersama, do hyun membayar makan siang santi


"baik juga dia" santi berkata dalam hati


"makasih" santi berkata


"sama sama" do hyun berkata dalam bahasa indonesia dengan kaku


setelah di dalam mobil pemandu wisata bertanya


"mau liat sunset yang indah ga mba" pemandu wisata bertanya


"mau dong, dimana pak" santi bertanya


"pantai kelingking, kita nanti lihat dari atas tebing" pemandu wisata berkata


do hyun hanya menggangguk sedikit mengerti apa yang di bicarakan santi dan pemandu wisata, sampai lah di pantai kelingking santi dan do hyun takjub dengan pemandangannya


"wah indah banget, oh ya pak kita bisa turun ke sana" santi bertanya


"bisa tapi enaknya dari pagi soalnya agak jauh sunsetnya ga terlalu jelas kalau di bawah" pemandu wisata menjelaskan


"oh...ya di sini aja deh" santi berkata


mereka menunggu sunset, do hyun sesekali mengambil gambar dan video juga menawarkan santi untuk berfoto, lalu pemandu wisata menawarkan untuk mengambil gambar mereka berdua, dengan kakunya do hyun dan santi berfoto bersama


"kok jauhan, biasannya kalau pacaran rangkulan fotonya" pemandu wisata berkata


"eh...engga kita bukan pacaran" santi salah tingkah kaget dengan ucapan pamandu wisata


do hyun hanya diam tersenyum yang dia tahu hanya kata pacaran saja


do hyun melihatnya dan memuji sunset seperti memuji seorang wanita dalam bahasa korea lalu dengan spontan santi melirik ke arah do hyun dan melihat wajah do hyun yang tersorot sinar matahari sore hari


"ah kok ganteng sih" santi berkata dalam hati dengan wajah terpesona lalu beberapa detik tersadarkan dengan ucapannya dan memalingkan wajahnya ke arah sunset lagi


malam hari telah tiba mereka pun pulang ke penginapan teman paman bagus, ternyata paman bagus telah kembali duluaan dan berpesan kepada santi dan do hyun untuk menginap saja di penginapan temannya karena jadwal past boat adanya besok pagi


"ya ampun om bagus gimana sih kok ga bilang" santi berkata


"katanya hp mba santinya ga aktif, trus besok mau ada tamu jadi om bagus nya duluaan pulang" teman paman bagus berkata


"ya tadi mati, terus kita tidurnya beda kamar kan om" santi berkata


"iya dong kebetulan kan paman kamu udah booking 2 kamar buat kamu sama pacar kamu trus paman kamu bilang jangan macem macem belum nikah" teman paman bagus berkata dan tersenyum


"apaan sih kita ga pacaran om" santi berkata


"ya udah kamarnya udah di siapin ikutin aja karyawan om ya" teman paman bagus berkata


"makasih ya om" santi berkata


"terima kasih" do hyun berkata


kamar santi dan do hyun berdekatan, setelah santi mandi dan tidak membawa pakaiaan ganti karena memang tidak ada niat untuk menginap maka santi memakai pakaiaan yang tadi lalu ada yang mengetuk pintu kamarnya


tok


tok


tok


setelah di buka ternyata do hyun dan meberikan pakiaan untuk tidur


"ini pakaian untuk tidur" (bahasa inggris) do hyun berkata


"tidak usah, kamu beli" (bahasa inggris) santi bertanya


"iya silakan gunakan daripada kamu tidak nyaman pakai saja" (bahasa inggris) do hyun berkata


"makasih ya" santi berkata


"sama sama" do hyun menjawab lalu santi menutup pintu dan mengganti kaos yang do hyun berikan


"wah lucu juga bajunya" santi berkata menggunakan kaos putih dengan tulisan i love u bali


beberapa jam kemudiaan kamar santi ada yang mengetuk dan ternyata do hyun mengajak makan malam, lalu melihat do hyun memakai kaos yang sama mata santi terbelalak kaget begitu pun do hyun dengan wajah kagetnya


"kok sama" santi berkata dengan melihat kaos dia dan do hyun


"aku tidak tahu tadi aku meminta karyawan penginapan membelikan kaos untuk aku dan kamu" (bahasa inggris) do hyun menjelaskan


setelah mereka ke restoran penginapan ada karyawan penginapan yang memuji pakiaan santi dan do hyun


"tuh lucu kan kaos couplenya" karyawan penginapan berkata dengan tersenyum


santi dan do hyun hanya tersenyum dan santi menarik nafas tersipu malu, mereka makan malam seafood dengan nikmatnya, lalu ada sepasang turis asing yang bertanya kamar kosong, karena mereka ketinggalan fast boat dan sudah mencari penginapan lainnya penuh semua


do hyun merasa kasiaan lalu do hyun menawarkan kamarnya untuk sepasang kekasih itu dan santi kaget dengan kebaikan do hyun


"baik banget tuh orang, terus dia mau tidur dimana" santi berkata dalam hati


setelah selesai makan do hyun kembali ke kamarnya untuk membawa barang barangnya, lalu sepasang turis itu berterima kasih kepada do hyun


santi hanya diam dan akan membayar makan malamnya ternyata do hyun sudah membayar makan malam santi


"loh siapa yang bayar" santi bertanya


"pacarnya mba yang tadi makan bareng" pelayan menjawab


santi berkeliling mencari do hyun, tidak menemukannya dan ke kamar do hyun sudah di isi oleh turis asing itu, lalu bertanya pada karyawan penginapan


"bli liat temen aku ga" santi bertanya


"tuh di pendopo dekat pantai, kasiaan mba katanya mau tidur di situ saja, kenapa tidak tidur sekamar saja bareng mba" karyawan penginapan berkata


"oh makasih ya" santi berkata lalu pergi ke pendopo dekat pantai


santi mencari pendopo dekat pantai dengan rasa khawatir, santi berpikir do hyun baik namun mengapa bodoh rela tidur diluar hanya demi orang asing yang dia saja baru kenal