Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Menjauhinya



Santi sedang makan malam dengan keluarganya lalu safira dengan penasaran menanyakan tentang do hyun


"ka katanya punya pacar cowok korea ya kok ga di kenalin sama kita sih" safira berkata


"loh bukannya ka santi ga suka cowok korea" lucky bertanya


"duh kaliaan kepo deh, pokoknya nanti kaka kenalin, kaka bukan ga suka cowok korea de tapi ga suka kpop" santi menjelaskan


"kalau kaka pacaran sama cowok korea berarti kaka harus suka semua yang berbau korea termasuk kpop juga" safira berkata


"ga gitu juga kali, hak kaka dong mau suka atau engga, pacar kaka aja ga larang kok" santi berkata


"santi kamu pacaran jangan sampe macem macem ya, papah ga mau anak papah mencemarkan nama baik keluarga terus dia agamanya apa" papah beni menasehati


"islam kok pah om bagus yang dampingi syahadatnya" santi berkata


"oh islam ka, wah ganteng ga ka kaya member mars" safira berkata


"kaka ga tau de idola kamu itu" santi berkata


"mah bener islam, udah hubungi bagus tanya mah" papah beni berkata


"bener kok pah, mamah udah telpon bagus katanya udah 2 bulan masuk islam, sholatnya udah sempurna dan ngajinya udah bagus" mamah mila berkata


"ya udah suruh ke rumah papah mau buktiin dia bisa ngaji dan sholat" papah beni berkata


"pah santi kan belum tentu juga nikah sama dion" santi berkata


"tetep aja walau kaliaan pacaran papah pengen cowok kamu itu orang islam dan ibadahnya bener masuk islam bukan karena kamu aja" papah beni bertanya


"pah dia itu masuk islam sebelum ketemu santi, pas ke bali dikenalin om bagus dia memang udah islam bukan gara gara santi" santi menjelaskan


"oh bagus kalau gitu jadi bukan karena cinta" papah beni berkata


"wah asik aku punya kaka ipar asli oppa korea" safira berkata dengan senangnya


"apa sih de lagiaan kaka juga belum tentu nikah sama dia kok" santi berkata


"santi pokoknya mamah mau kamu bisa jaga diri jangan menyalah gunakan kepercayaan mamah sama papah ya" mamah mila menasehati


"ya mah, santi janji engga akan lakuin macem macem" santi berkata


orang tua santi mempunyai aturan untuk anak anaknya supaya berpacaran di umur 17 tahun beranjak akan sekolah menengah umum dan selalu terbuka dengan anak anaknya maka santi, lucky dan safira selalu terbuka dengan kedua orang tuanya


waktu makan malam dan sarapan adalah waktu mereka untuk mencurahkan perasaan mereka satu sama lain walau di hari libur kadang mempunyai kegiataan masing masing namun orang tua santi selalu terbuka dengan ketiga anaknya tidak banyak melarang namun selalu memantau anak anaknya bergaul


selesai makan malam santi membantu membereskan meja makan seperti biasa membantu mamah mila di dapur, lalu ketika akan ke kamarnya melewati kamar safira mendengar safira sedang bernyanyi lagu yang pernah do hyun nyanyikan untuknya, santi membuka pintu kamar safira


"de itu lagu siapa, judulnya apa" santi masuk ke kamar safira dan melihat leptop safira sedang memutar musik video di youtube


"do hyun ka enak ya suaranya bagus dia" safira berkata


santi mendekati leptop dan melihat wajah do hyun


"ini do hyun boysband mars" santi terbelalak kaget melihat wajah do hyun untuk pertama kalinya di musik video yang sedang bernyanyi


"iya ganteng kan, selain nyanyi dia main di drakor juga dramanya bikin baper terus udah banyak dapet penghargaan juga loh keren kan" safira menjelaskan


"kok mirip ya" santi bergumam karena do hyun mirip dengan kekasihnya dion


"mirip siapa ka, mirip pacar kaka ya" safira bertanya


santi pergi dengan tergesa gesa keluar kamar safira lalu masuk ke dalam kamarnya dan membawa ponsel untuk menghubungi natasya


"halo nat kirim foto idola lu sekarang tanpa make up" santi berkata dan menutup telponnya


jantung santi berdetak kencang tidak percaya melihat video di youtube penyanyi do hyun mirip dengan kekasihnya dion, beberapa menit natasya mengirim pesan


"santi kenapa lu tiba tiba minta foto idola gue" pesan natasya pada santi dengan mengirim banyak foto do hyun


santi masih tidak percaya lalu mengetik pesan kepada do hyun menanyakan nama asli koreanya


"memang penting nama asli aku" (bahasa inggris) do hyun menjawab


"penting karena kamu sekarang kekasih aku" (bahasa inggris) santi berkata dengan wajah penasaran


"nama asli korea aku do hyun" (bahasa inggris) do hyun menjawab pesan


santi terbelalak kaget melihat dion adalah do hyun kekasihnya ternyata seorang idola besar di korea nafas santi sesak tidak menyangka selama 2 bulan ini santi dekat dengan idola semua wanita


"ah....gila sih ini ga mungkin apa gue mimpi ya" santi bergumam dengan mencubit pipinya


selama semalam santi mematikan ponselnya karena do hyun menghubunginya dan natasya pun menghubunginya karena santi belum menjawab pertanyaannya, santi belum bisa percaya dengan keadaan sekarang yang telah menerima seorang idola menjadi kekasihnya


santi tidak bisa tidur karena bergulat dengan pikiran jeleknya santi berpikir bahwa dia bukan kekasih yang terbaik buat do hyun bahwa santi tidak pantas untuknya dan santi tidak ingin mempunyai kekasih seorang idola menurut santi mempunyai kekasih seorang idola tidak bisa di miliki seutuhnya karena idola itu banyak penggemar wanita yang ingin memiliki do hyun


maka santi memutuskan untuk menjauhi do hyun karena tidak sanggup memiliki kekasih seorang idola besar terkenal di seluruh dunia


pagi hari santi merasa lemas karena malam tidak bisa tidur, sesudah sarapan santi berpamitan untuk pergi ke kampus


"sayang kok lemes banget kenapa mata kamu merah gitu ga tidur ya malem" mamah mila bertanya


"ya mah ga bisa tidur, aku berangkat dulu ya mah" santi berkata dan mencium tangan mamah mila


sesampai di kampus santi bertemu viona dan cantika


"santi kamu kenapa kaya kurang tidur gitu" cantika bertanya


"iya nih lemes kurang tidur" santi berkata


"lagi jatuh cinta gitu amat ya sampai ga bisa tidur" viona berkata


santi hanya diam mengingat do hyun seorang idola membuat santi menambah lemas, lalu natasya baru datang


"santi kenapa hape lu ga aktif terus foto idola gue buat apa tumben mau liat" natasya berkata


"buat bandingin dion sama idola lu gantengan mana" santi berkata dengan berbohong


"ya ampun segitunya sampe mau bandingin sama idola segala ha ha ha" viona berkata dan tertawa


"terus gantengan siapa san" cantika bertanya


"aahh... gue ga tau, gue ngantuk" santi berkata


"lu kenapa sih ga jelas gitu malem ga tidur ya" natasya berkata


"ya gue malem ga tidur sekarang malah ngantuk, gue ke kamar mandi dulu ya cuci muka" santi berkata


ketika santi keluar kamar mandi tidak sengaja menyenggol ali yang sedang berjalan


"eh sori ali" santi berkata


"santi lu ga apa apa wajah lu pucat" ali bertanya


"engga, gue ke kelas dulu ya" santi berkata dan pergi meninggalkan ali


ali hanya berdiri melihat santi dengan berjalan tidak seperti biasannya, lalu ali menghampiri santi dan memapahnya


"santi kamu sakit biar aku antar kamu ke kelas" ali berkata memegang tangan santi


"ga usah, aku engga biasa di pegang pria baru kenal sori" santi berkata melepaskan tangannya dari ali


"kalau gitu gue ga akan pegang" ali berkata mengikuti santi sampai di depan kelas santi masuk dan ali pun pergi


"santi lu kok bisa sama ali lagi" viona berkata


"tadi ketemu, gue baru keluar dari kamar mandi" santi berkata


"emang itu siapa san, lu banyak di kelilingi cowok ganteng ya" cantika berkata


"ha ha ha bisa aja lu, itu anak baru" santi berkata


setelah selesai pelajaran di kampus santi mengajak teman temannya pergi ke mall karena santi tidak ingin pergi ke apartemen do hyun


"wah asikk pake mobil baru" natasya berkata


"tumben lu ga ketemu dion" viona berkata


"engga" santi berkata dengan singkat


"gue juga ikut dong boleh kan" cantika bertanya


"emang bebeb kamu ga nunggu" natasya berkata


"engga ah ka robi belum berubah kemaren aku pergokin ada pesan dari cewek lain ngajakin jalan kesel aku" cantika menjelaskan


"syukur deh kamu udah sadar" viona berkata


lalu mereka berempat pergi ke mall untuk bersenang senang, santi untuk sementara akan menjauhi do hyun karena statusnya sebagai idola membuat santi tidak nyaman dan santi tidak ingin teman temannya tahu bahwa dia sedang dekat dengan pria yang di dambakan semua wanita