Become The Idol's Secret Wife

Become The Idol's Secret Wife
Fokus hanya kepada pria itu



Dua bulan telah berlalu, Santi belum memiliki perkerjaan yang cocok sudah beberapa kali mengikuti wawancara pekerjaan namun belum ada yang memanggilnya kembali. sedang menikmati siang hari di taman belakang duduk di sofa dekat kolam Santi melihat sosial media yang memberitakan tentang Do Hyun dengan lawan mainnya di drama romantis


Santi terkejut mengapa Do Hyun tidak memberi tahunya tentang drama yang dia ambil, sebelumnya Do Hyun sangat terbuka selalu meminta pendapat tentang semua acara yang akan dia ambil namun mengapa sekarang dia tidak memberitahu Santi


"Tenang Santi mungkin Dion belum sempet ngasih tahu oke tarik nafas hembuskan" Santi bergumam merasa kesal


Lalu ada akun fansbase yang memposting video Do Hyun sedang malakukan adegan berciuman dengan lawan mainnya sangat romantis, Santi terbelalak kaget dan menarik nafasnya merasa sesak karena sebelumnya Do Hyun berjanji tidak akan melakukan adegan ciuman lagi dengan lawan mainnya


Santi menutup leptopnya dan menutup matanya merasa kecewa oleh janji Do Hyun " kenapa sih dia bohong dan kenapa ga ngomong dulu sama gue, apa dia udah ga cinta sama gue apa ini tak tik manajernya tapi ga mungkin kalau drama kan harus tanda tangan kontrak dan dia pasti baca naskah caritanya dulu, aaaaaaa......" Santi bergumam dengan kesal pikirannya sudah tidak bisa tenang dan logikanya sudah hilang hanya perasaan yang sakit yang dia rasakan saat ini


Beberapa menit kemudiaan ponselnya bergetar ada pesan masuk dari Han Daegang "Santi saya ingin bertemu dengan kamu, saya harap kamu menemui aku di restoran hotel besok malem setelah aku selesai konser" (bahasa inggris)


Santi membacanya namun tidak membalasnya "Aduh kenapa sih ni cowok ga nyerah aja, kalau gue lagi kesel sama Dion dia datang. gue ga mau kaya gini" Santi bergumam lalu ponselnya berdering


ddrrtt


ddrrtt


ddrrtt


Ternyata Natasya, Cantika menghubunginya lewat group wahtsapp "Hallo Santi lu yakin ga mau ketemu Han Daegang besok di konsernya" Cantika berkata


"Santi kalau lu bener pernah deket sama Han Daegang buktiin kalau dia kenal sama lu" Natasya berkata belum percaya dengan cerita Santi


"Ogah ngapain gue harus ngebuktiin sama lu, untungnya apa buat gue" Santi berkata dengan kesal


"Ya lu untung banyak bisa jalan bareng lagi sama dia" Natasya berkata


"Ga mau gue ga mau berurusan lagi sama cowok yang banyak penggemarnya cukup satu aja" Santi berkata dengan reflek


"Maksudnya satu aja gimana, emang lu deket sama idola lagi ya" Natasya berkata dengan penasaran


"Eh...kok Viona ga angkat telpon dari kita ya" Santi berkata dengan mengalihkan pembicaraan


"Lagi kerja kayanya tapi dia besok mau liat konser Nucat, masa kamu engga sih, ayolah kapan lagi kita nonton konser bareng" Cantika berkata


"Ya San lu kenapa sih, udah nikah nanti susah loh mana lu mau ke korea kan kalau udah nikah" Natasya berkata


"Lagi bad mood gue, lagiaan tiketnya udah susah ga mau ah kalau yang mahal" Santi berkata


"Kenapa lagi sama Dion, kan udah baikan" Cantika berkata


"Haii guys sori gue baru gabung, tadi lagi ada kerjaan dan ada kabar buruk nih" Viona berkata baru bergabung


"Jangan bilang lu besok ga bisa" Natasya berkata


Viona menarik nafas dengan wajah sendu "ya gue besok ga bisa ijin karena gue baru dan besok kan ada tamu dari kantor pusat jadi semua harus hadir" Viona berkata


"Yah ga seru dong kalau ga lengkap" Cantika berkata


"Sayang tiketnya, udah aja beli sama lu San" Natasya berkata


"Oh...ya beli sama lu aja, walau gue ga rela tapi mau gimana lagi" Viona berkata dengan cemberut


"Harus banget ya gue ikut" Santi berkata


"Harus dong bukannya sekaliaan lu ketemu Han Daegang" Cantika berkata


"Nah iya bener lu kan kenal sama Han Daegang jangan lupa salam dari gue, San bentar lagi gue kan ulang tahun, suruh dia bikin video ucapan ulang tahun buat gue dong" Viona berkata


"Tuh sekaliaan lu buktiin sama gue kalau lu kenal sama Han Daegang bikin video ucapan ulang tahun buat Viona" Natasya berkata


"Nah iya sambil buktiin juga lu ga halu" Viona berkata


"Chek.....ih apa untungnya buat gue, lu mau ngasih apa kalau gue bisa ngasih video ucapan ulang tahun dari dia, lagiaan ya gue ga peduli kaliaan mau percaya atau engga" Santi berkata dengan cueknya


"Kalau gue percaya sih, soalnya kan Santi emang kaya gue ga kenal sama artis-artis Korea jadi kalau kenalan kayanya gue juga ga bakalan tahu dia artis K-pop" Cantika berkata


"Kalau lu bisa bikin video Han Daegang kasih ucapan sama viona tiket konser gue bayarin" Natasya berkata


"Kalau gue bakalan sujud sama lu dan gue teraktir apa yang lu mau" Viona berkata


"Serius ga akan nyesel kaliaan, tapi gue males ketemu ama dia takut ngasih harapan" Santi berkata


"Harapan apa sih, lu ya bener-bener halu tingkat tinggi" Natasya berkata dengan kesal


"Ah percuma bilang juga nanti lu ga percaya, mening diem aja deh" Santi berkata


"Maksud lu Han Daegang suka sama lu gitu" Viona berkata


"Iya dia kemarin kirim foto gue sama dia dan udah gue hapus semua dan dia ngajak ketemuaan besok" Santi berkata


"Aaaaaaaaa....." pekik Natasya dan Viona


"Demi apa San lu ga lagi halu maksimal kan" Natasya berkata


"Ha ha ha ha ha aduh udah San jangan jawab percuma sih kalau ga percaya lu nanti di anggap gila sama mereka" Cantika berkata dan tertawa


"Iya udah ah gue mau berhalusinasi lagi gue mau telponnan sama Do Hyun jangan ganggu gue oke" Santi berkata dan menutup telponnya


"Santi woi kok jadi sama bias gue sih, eh dia udah gila apa ya awalnya sama Han Daegang kok nelpon sama Do Hyun bener tuh anak udah halu" Natasya berkata


"Nanti gue ke rumahnya deh takut gila tuh anak, sambil ngasih tiket" Viona berkata


"Ya udah sampe ketemu besok ya, buat Viona semangat kerja" Cantika berkata dan menutup telponnya


Pagi hari pun menjelang, Santi dan Safira sarapan dan bersiap akan pergi melihat konser Boysband Nucat


" Yeah akhirnya pergi ke konser bareng kaka lagi, berarti ini yang kedua nonton konser bareng kaka" Safira berkata


"Tadinya engga mau sih, tapi di bayarin Natasya mayan lah buat hiburan" Santi berkata


"Wah baik banget ka Natasya bayarin nonton konser" Safira berkata


"Banget, eh de ga pergi bareng temen kamu, terus tiap tahun kaliaan bolos sekolah demi konser ga sayang mata pelajaran" Santi berkata


"Ga tiap bulan ini kan, lagiaan wali kelas aku ngijinin kok yang penting ga lagi ujiaan" Safira berkata


"Si Anisa juga bolos tuh, demi nonton konser" Lucky berkata


"Kenapa kaka ga ikut juga, kan seru ngedate di tempat konser" Safira berkata


"Lucky kamu pacaran sama Anisa" mamah Mila bertanya


"Enagga kok mah, kita temenan aja fira jangan gosip ya" Lucky berkata


"Banyak yang tahu kaka suka sama ka Anisa satu sekolah hampir tahu tapi kaka di cuekin" Safira berkata


"Lah kok bisa, kamu kan ganteng kenapa bisa di cuekin sama Anisa" Santi berkata


"Fira awas ya bilangin papah mamah kamu juga deketin cowok" Lucky berkata


"Bohong mah" Safira berkata


"Udah ah, kaliaan pokoknya kalau mau pacaran boleh tapi jangan serius dulu dan jaga diri jangan macem-macem" mamah Mila menasehati


"Ya mah" Safira dan Lucky berkata


Lucky pergi ke sekolah sedangkan Santi dan Safira selesai sarapan langsung pergi ke tempat konser. di sana sudah ada teman-teman mereka menunggu untuk masuk bersamaan


Konser di adakan sore hari mereka menunggu dengan mencari makan dan minuman juga ke kamar mandi terlebih dahulu sebelum memasuki gedung. setelah masuk gedung konser seperti biasa lampu di matikan menandakan konser akan berlangsung dan boysband Nucat akan keluar dengan member berjumlah tujuh orang.


Konser yang sangat meriah dan teriakaan yang membuat suasana menjadi sangat meriah, Santi sudah terbiasa dengan semuanya dia hanya terpaku pada sosok yang dia kenal yaitu Han Daegang, Cantika senyum melihatnya ketika Han Daegang mengenalkan diri Santi fokus kepada sosok pria itu.