
Santi masih menikmati tidurnya karena sangat lelah, pagi hari Safira mengetuk pintu kamar Santi mencoba membangunkannya
tok
tok
tok
"Ka bangun udah pagi mau sarapan ga" pekik Safira
Santi membuka kunci pintunya lalu kembali tidur "Ka bangun kenapa ga sarapan, tidur malem ya pasti nonton drakor terbarunya Do Hyun" Safira berkata masuk ke dalam kamar
Santi diam tidak menjawabnya karena mengantuk dan lelah akhirnya Safira keluar kamar karena Santi tidak menjawab pertanyaanya membuat Safira kesal lalu pergi menemui mamah Mila
"Susah di bangunin mah, ka Santi kayanya bergadang deh nonton soalnya di leptopnya ada drakor" Safira berkata
"Ya udah kita pergi aja bertiga tanpa ka Santi daripada ke maleman, Lucky kamu ga ikut kan jaga rumah aja jangan latihan basket dulu ya" mamah Mila berkata
"Oke" Lucky berkata
Mama Mila, papah Beni dan Safira pergi ke luar kota akan menghadiri resepsi pernikahan putra rekan kerja sekantor papah Beni
Siang hari menunjukan pukul 12 Santi terbangun karena merasa panas menyalakan AC kamarnya mencari remot AC di bawah ranjangnya namun tidak ada ketika melihat meja belajarnya ada sosok seorang pria yang sedang duduk tersenyum manis, Santi menggosok matanya dengan tangan "gue mimpi bukan sih" Santi bekata dalam hati
Ketika Santi mencubit pipinya dan merasa kesakitan pria itu tertawa "Kamu tidak sedang bermimpi ha ha ha ha" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dengan tertawa
"Ga mungkin aku pasti mimpi tapi sakit kok di cubit, apa halu ya saking kangennya, tapi suaranya jelas kok" Santi berkata masih menggosokan mata dengan tangannya
Lalu Do Hyun mendekati Santi dan mencium kening Santi membuat Santi terbelalak kaget lalu baru menyadari bahwa ini bukan mimpi "Aaaaaaaa.....kenapa kamu ada di kamar aku" (bahasa inggris) pekik Santi berdiri dan menjauh dari Do Hyun
Do Hyun kaget dengan reaksi Santi "Aku tadi di suruh sama Lucky untuk membangunkan kamu tapi aku tidak tega jadi aku hanya duduk saja" (bahasa inggris) Do Hyun menjelaskan
"Keluar aku belum mandi" (bahasa inggris) Santi berkata menutupi wajahnya karena malu
"Oke, aku keluar tapi kamu cantik kalau sedang tidur" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dengan senyumnya yang manis lalu keluar kamar Santi
Santi hanya diam merasa itu mimpi mencoba mencari ponselnya dan menghubungi Lucky adiknya untuk bertanya "Halo lucky kamu dimana"
"Ya di rumah lah, nelpon segala sih ka" Lucky berkata dan masuk ke kamar Santi
Santi hanya diam melihat adiknya Lucky "jadi bukan mimpi ya de"
"Mimpi apa, cepet mandi ka Do Hyun udah nunggu lama"
"Jadi bener tadi yang di kamar kaka itu Dion" Santi masih kaget dengan ucapan adiknya
"Iya abis siapa lagi, Dion itu Do Hyun kan atau ada cowok lain lagi, bingung deh jadinya sama omongan kaka" Lucky berkata menggaruk kepalanya
"Iya orang yang sama tapi kaka pikir cuman mimpi aja, lagiaan siapa yang ijinin dia masuk ke kamar kaka" Santi berkata
"Aku, abis kaka susah banget di bangunin jadi Lucky suruh aja ka Do Hyun bangunin sendiri"
"Ya udah sana temenin dulu dia, kaka mandi dulu" setelah Lucky keluar kamar Santi mengunci kamarnya karena akan mandi khawatir Do Hyun masuk lagi ke kamarnya
Selesai mandi Santi masih berpikir bahwa tadi hanya hayalannya saja "ah gila apa gue udah sebucin ini sama Dion sampe halu dia ada di kamar gue" Santi bergumam di depan cermin
Santi masih diam di kamarnya merasa linglung dan menarik nafas karena dia berpikir tidak mungkin Do Hyun ada di rumahnya kalau bener bukan mimpi pasti Safira sudah teriak histeris melihat Do Hyun dan pasti bukan Lucky yang menemui Santi di kamar, lalu terdengar ketukan pintu kamar
tok
tok
tok
"Ka cepet dong lama banget udah beres belum mandinya" pekik Lucky
Santi membuka kamarnya "apa sih de ganggu mulu tumben hari sabtu ada di rumah biasanya latihan bakset"
"Gara-gara ka Santi susah bangun jadi Lucky di suruh jagain rumah"
"Jagain rumah, emang mamah sama Safira kemana" Santi bertanya
"Papah, mama sama Safira lagi ke luar kota ada nikahan temen kerjanya papah" Lucky menjelaskan
"Telat udah pada bubar lagiaan aku udah latihan sama ka Do Hyun tadi lumayan sejam keringetan"
"Apa... Dion beneran ada di rumah de" Santi berkata dengan kaget
"Ya ampun kaka sebenernya udah bangun belum sih, cepet ke bawah lapar nih siapin makan siang buat kita" Lucky berkata lalu pergi ke bawah
Santi masih tidak percaya lalu pergi ke bawah dengan Lucky dan melihat Do Hyun sedang duduk di sofa dekat kolam renang, Santi terbelalak diam membeku ternyata bukan mimpi
Santi menghampiri Do Hyun dan mencubit pipinya "Apakah aku sedang bermimpi" (bahasa inggris) Santi berkata
Do Hyun hanya diam dan tersenyum "sudah puas mencubit pipinya" (bahasa inggris)
"Maaf aku kira ini cuman mimpi" (bahasa inggris) Santi berkata lalu duduk di sebelah Do Hyun
"Apakah kamu kangen sama aku" (bahasa inggris) Do Hyun bertanya
"Tidak, kamu kemana saja dalam sebulan tidak menelpon dan sekarang datang ke rumah tanpa ada kabar" (bahasa inggris) Santi berkata dengan cemberut
"Maaf aku sibuk promo film dan syuting terakhir membuat aku lelah tidak ada waktu untuk menelepon kamu" (bahasa inggris) Do Hyun berkata
"Lalu hubungan kita apa sekarang, setelah sebulan aku di abaikan" (bahasa inggris) Santi merasa kesal
"My sun maukah kamu menjadi istri aku, menikahlah dengan aku" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dengan melihat wajah Santi
Santi terbelalak kaget "Kamu itu bener-bener bikin aku syok, apakah kamu sedang bercanda " (bahasa inggris)
"Aku serius kalau tentang hubungan kita, aku ke indonesia sudah mengajak ayah dan kaka aku, mereka berada di hotel dan besok akan melamar kamu jadi besok aku dan keluarga aku datang menemui kaluarga kamu" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dengan santai
"Apa, gila ya kamu, kruk kruk kruk" (bahasa inggris) Santi memegang perutnya yang berbunyi karena lapar
"Kamu lapar, ayo kita makan aku dan Lucky pun sudah lapar" (bahasa inggris)
"Kita mau kemana" (bahasa inggris) Santi bertanya
"Ke restoran kita makan" (bahasa inggris) Do Hyun menjawab
"Makan di rumah saja, bahaya kalau keluar" (bahasa inggris)
"Biar Lucky yang beli aja ka, mau beli apa" (bahasa inggris) pekik Lucky yang berada di dalam
"Ya udah kamu beli pizza, spagheti, lasagna, chiken wings, choco puff bentar kaka bawa uangnya dulu" Santi berkata dan pergi ke atas membawa uang
Ketika Santi turun mencari Lucky yang sudah pergi membeli pizza lalu Han Daegang memeluknya dari belakang "aku sangat kangen sekali sama kamu" (bahasa inggris) Do Hyun berkata dengan memeluk tubuh Santi sangat erat
Santi membalikan tubuhnya dan memeluk kembali karena perasaan rindunya yang sangat besar kepada Do Hyun mengalahkan rasa kesalnya "Aku juga kangen sama kamu, kenapa kamu jahat mengabaikan aku lama sekali" (bahasa inggris) Santi berkata
"Maaf tapi itu rencana aku, supaya manajer aku tidak banyak mengatur dan rencana aku juga akan menikah dengan kamu setelah syuting drama ini" (bahasa inggris)
Seketika Santi melepaskan pelukannya dan pergi ke halaman belakang duduk di sofa "Kamu serius akan menikahi aku, tapi aku hanya wanita biasa aku takut membuat karir kamu hancur" (bahasa inggris)
Do Hyun duduk di sebelah Santi "sangat serius, aku ingin sekali setiap hari melihat dirimu dan selalu dekat dengan kamu, aku sangat sayang sama kamu dan setiap hari aku merindukan kamu" (bahasa inggris) Do Hyun berkata
Santi diam membisu karena untuk dirinya sangat sulit menjadi istri seorang idola, sebagai tunangannya saja tidak mudah cobaannya sangat berat apalagi nanti menjadi istri Han Daegang dengan perkerjaan hidupnya yang di sorot oleh publik membuat hidupnya tidak bebas, beberapa menit Santi berpikir keras
"Apa lagi yang kamu pikirkan, kalau kita menikah kita bisa hidup barsama dan tidak ada lagi salah paham seperti dulu" (bahasa inggris) Do Hyun meyakinkan Santi
"Oke kita akad dulu saja tapi tetap aku tidak ingin banyak orang yang tahu hanya keluarga saja, yang penting kita sah dulu di hadapan Allah dan tercatat di negara" (bahasa inggris)
"Baik aku setuju, yang penting aku menikah dengan kamu dan membawa kamu ke Korea" (bahasa inggris)
"Memang kamu bawa persyaratan untuk nikah" (bahasa inggris) Santi bertanya
"Sudah lengkap, aku bertanya kepada paman Bagus dan selama sebulan aku mempersiapkan semua suratnya" (bahasa inggris) Do Hyun menjawab
Santi kaget tidak menyangka Do Hyun sangat serius "Berarti dia serius sama gue" Santi berkata dalam hati
"Pantas tante Yuni mengatakan kamu akan menikahi aku" (bahasa inggris)
"Aku minta pendapatnya soal menikahi kamu dan meminta ijin juga mengundangnya namun katanya dia tidak bisa pulang dalam waktu dekat ini" (bahasa inggris)
Santi hanya diam membayangkan menjadi istri dari seorang idola yang banyak di sorot oleh publik, dia membayangkan pasti banyak yang tidak setuju dalam hubungannya dan juga pasti banyak yang berkomentar jelek tentang dirinya.